Breaking

Showing posts with label WHO. Show all posts
Showing posts with label WHO. Show all posts

Thursday, September 29, 2022

Thursday, September 29, 2022

EUA Vaksin Inavac Ditargetkan Terbit Oktober, Warga Bisa Lepas Masker Saat WHO Cabut Status Pandemi

 


Pemerintah Indonesia Hingga Saat Ini Masih Terus Memantau Perkembangan COVID-19 Di Tanah Air. Vaksin COVID-19 Dalam Negeri Pun Masih Terus Dikembangkan Guna Melawan Virus Corona.

Negaratoto - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diketahui menargetkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin COVID-19 jenis Inavac bisa diterbitkan pada awal Oktober 2022. Vaksin ini sendiri dikembangkan dengan platform inactivated virus oleh tim peneliti dari Universitas Airlangga yang bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.

Penny K Lukito selaku Kepala BPOM mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memproses pengajuan uji klinik Inavac sebagai vaksin penguat alias booster. "Vaksin Merah Putih (Inavac) masih dalam finalisasi, jadi sebentar lagi. Ini kan September, awal Oktober akan dapat EUA," ujar Penny dalam keterangannya di Kompleks Gedung DPR RI, Rabu (28/9).

Lebih lanjut, Penny menerangkan bahwa seluruh vaksin buatan dalam negeri dinyatakan halal berdasarkan hasil audit dan sertifikasi Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Sebagai informasi, vaksin Inavac sendiri merupakan salah satu merek vaksin dalam konsorsium Merah Putih. Selain Unair, ada juga sejumlah universitas dan lembaga lainnya yang turut mengembangkan vaksin Merah Putih buatan dalam negeri. Namun memang vaksin tim Unair lah yang paling cepat berproses untuk mulai memasuki tahap uji klinik kepada manusia.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut bahwa Indonesia baru boleh merilis kebijakan lepas masker secara bebas, bila Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mencabut status pandemi COVID-19 dan menjadi endemi. Kendati begitu, Mohammad Syahril selaku Juru Bicara Kemenkes berharap pemakaian masker oleh masyarakat menjadi budaya baru dikarenakan merupakan salah satu pola dalam menjalani perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Protokol kesehatan kan untuk diri sendiri, silakan kapan pakai kapan tidak pakai (bila endemi) tidak wajib jadinya," tutur Syahril kepada CNNIndonesia.com, Rabu (28/9).

Selanjutnya, Syahril mengingatkan apabila nantinya pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir, itu bukan berarti virus COVID-19 hilang sepenuhnya. Ia mengatakan yang berubah hanyalah aspek kewilayahan. Dalam hal ini, bila pandemi yang cakupannya secara global, maka endemi cakupan pengawasannya bersifat per wilayah.

Syahril lantas mengungkapkan di Indonesia mengalami berbagai penyakit yang dikategorikan endemi seperti tuberkulosis, malaria, hingga demam berdarah dengue. Mengenai status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) nantinya juga akan disetop bila aturan terkait status gawat darurat COVID-19 di Indonesia dicabut.


Sunday, July 24, 2022

Sunday, July 24, 2022

WHO Nyatakan Wabah Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global


Negaratoto - Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. Dia menyebut wabah ini harus menjadi perhatian internasional.

"Saya telah memutuskan bahwa wabah #monkeypox global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir AFP, Sabtu (23/7/2022).

Sebelumnya, Komite darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali mengadakan pertemuan terkait wabah cacar monyet atau monkeypox. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas apakah wabah ini akan menjadi darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian global.


Dalam pertemuan tersebut, para ahli dari seluruh dunia berkumpul untuk memeriksa berbagai informasi terbaru tentang penyakit ini.

Dikutip dari laman NHK, Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus sebelumya mengatakan akan mempelajari hasil diskusi dan memutuskan dalam beberapa hari terkait penetapan status wabah tersebut sebagai kondisi darurat kesehatan global.

Tetapi komite mencatat, saat ini banyak aspek yang 'tidak biasa' dari wabah cacar monyet tersebut. Misalnya, seperti terjadinya kasus di negara-negara, di mana peredaran virus cacar monyet sebelumnya tidak ditemukan.

Friday, June 3, 2022

Friday, June 03, 2022

Simak! Pesan WHO soal Cacar Monyet: Jangan 'Kecele' Seperti Saat COVID-19


Negaratoto - Riset terkait cacar monyet yang saat ini menyebar di beberapa negara masih sedikit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan meski penyakit ini minim risiko menjadi pandemi, negara-negara harus bersatu menghadapinya, jangan mengulang kesalahan yang sama seperti saat COVID-19.

Direktur WHO Afrika, Dr Matshidiso Moeti, mengatakan dunia harus cepat menemukan cara yang efektif untuk menghalau laju penyebaran cacar monyet. Jangan sampai penyakit yang awalnya hanya endemi di wilayah Afrika itu akhirnya jadi endemi di negara-negara lain.


"Kita harus punya respons seragam sehingga cacar monyet tidak menjadi endemi di lebih banyak negara," kata Dr Moeti seperti dikutip dari ABC, Jumat (3/6/2022).

"Yang sangat penting sekarang adalah mencegah potensi terulangnya akses yang tidak merata, seperti saat vaksin COVID-19 yang terbatas bagi negara-negara Afrika di awal pandemi," lanjutnya.

Dalam laporan terakhir WHO menyebut sudah ada 550 kasus cacar monyet yang terkonfirmasi dari 30 negara. Sebagian besar penularan terkait dengan pesta dan aktivitas seksual.

Hingga saat ini belum ada kematian akibat cacar monyet yang dilaporkan.

Friday, May 27, 2022

Friday, May 27, 2022

Resolusi Ukraina dan Rusia Gagal di Sidang WHO


Negaratoto - Sebuah resolusi Rusia tentang krisis kesehatan di Ukraina yang dilanda perang--yang tidak mengacu pada invasi Rusia-- ditolak mentah-mentah oleh negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Seperti dilansir AFP, Jumat (27/5/2022), 15 negara memberikan suara mendukung resolusi yang disponsori bersama oleh Suriah, sementara 66 memilih menentang di Majelis Kesehatan Dunia, pertemuan tahunan 194 negara yang berfungsi sebagai badan pembuat keputusan badan kesehatan PBB.


Sebuah resolusi Ukraina sebelumnya yang mengutuk "agresi militer" Rusia di Ukraina "dalam istilah yang paling keras", dan meminta Moskow untuk "menghentikan serangan terhadap rumah sakit", disahkan dengan 88 suara berbanding 12.

"Kami dengan tegas menentang sejumlah ketentuan yang tidak berdasarkan fakta," kata wakil duta besar Rusia Alexander Alimov kepada majelis setelah pemungutan suara.

"Tidak dapat diterima menggunakan WHO sebagai dasar untuk menstigmatisasi satu negara demi mempertahankan kekuatan dominasi global dari kelompok negara lain," katanya.

Menurutnya, setiap upaya untuk mengisolasi atau menyalahkan Federasi Rusia secara khusus atas situasi kesehatan di negara itu tidak dapat diterima.

"Rusia membawa perdamaian ke Ukraina."

Friday, May 20, 2022

Friday, May 20, 2022

Sampai Disorot WHO, Ini Asal Usul Penyakit Cacar Monyet


Negaratoto - Sejumlah negara Eropa melaporkan kasus cacar monyet. Hingga 18 Mei 2022, Inggris melaporkan 9 kasus cacar monyet, Portugal 5 kasus, dan Spanyol 23 kasus potensial. Lantas, dari mana penyakit ini awalnya ditularkan?

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) sebelumnya melaporkan tiga kasus cacar monyet. Dua di antaranya melibatkan orang-orang yang tinggal di satu rumah yang sama, kasus ketiga terjadi terjadi pada seseorang yang baru saja melakukan perjalanan dari Nigeria. Diketahui, penyakit ini umumnya ditemukan pada hewan.

Virus cacar monyet termasuk ke dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae. Virus ini pertama kali ditemukan pada 1958, ketika penyakit semacam cacar terjadi pada monyet laboratorium yang dipelihara untuk kepentingan penelitian.


Namun begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut penyebaran virus ini kemungkinan besar berawal dari hewan pengerat. Walhasil, monyet bukan satu-satunya binatang yang 'disalahkan' sebagai sumber penyebaran penyakit ini. Pasalnya, reservoir alami cacar monyet pun masih belum diketahui.

"Di Afrika, bukti infeksi virus cacar monyet telah ditemukan pada banyak hewan termasuk tupai tali, tupai pohon, tikus rebus Gambia, dormice, berbagai spesies monyet," terang WHO dikutip dari Euro News, Kamis (19/5/2022).

Diketahui, Republik Demokratik Kongo (DRC) melaporkan kasus cacar monyet pertama pada manusia, yakni pada 1970. Sejak itu, kasus cacar monyet juga ditemukan di 11 negara Afrika yakni Benin, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Pantai Gading, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, Sierra Leone, dan Sudan Selatan.

Di luar Afrika, mengacu pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, kasus cacar monyet pertama kali dilaporkan pada 2003 di Amerika Serikat. Kemudian pada 2018 dan 2019, CDC Eropa melaporkan dua pelancong dari Inggris, satu dari Israel, dan satu dari Singapura menderita cacar monyet. Seluruhnya memiliki riwayat perjalanan ke Nigeria.

Saturday, May 14, 2022

Saturday, May 14, 2022

Korut Hadapi 'Bencana Besar' COVID-19, WHO Siap Bantu Suplai Vaksin


Negaratoto - Korea Utara (Korut) dikabarkan tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Pemimpin Korut Kim Jong Un mendeskripsikannya sebagai bencana besar dengan data terbaru sudah ada 280.810 orang yang dikarantina.

Kim mengaku ke depannya akan mencontoh kebijakan pengendalian COVID-19 seperti yang dilakukan China.

"Kita harus mengambil contoh dari pengalaman dan pencapaian pencegahan virus yang dilakukan Partai Komunis China dan rakyatnya," kata Kim seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (14/5/2022).


Sebelumnya, Korut tidak pernah melaporkan ada kasus COVID-19 dari awal pandemi hingga akhirnya 'kebobolan' pada Kamis (12/5/2022). Korut juga diketahui tidak menjalankan program vaksinasi COVID-19 dan sempat menolak donasi vaksin dari luar negeri.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam hal ini mengaku sudah berhubungan dengan otoritas kesehatan di Korut. WHO siap memberi bantuan suplai vaksin COVID-19 lewat skema COVAX.

"Bersama para mitra, termasuk di antaranya Unicef dan Gavi, WHO telah mendukung Korut mengembangkan rencana pemberian vaksin COVID-19," ungkap WHO seperti dikutip dari laman resmi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

"WHO tetap berkomitmen bekerja sama dengan otoritas nasional Korut dengan memberi mereka informasi yang diperlukan tentang vaksin COVID-19 melalui COVAX," lanjutnya.=

Wednesday, May 11, 2022

Wednesday, May 11, 2022

WHO Dalami Kasus Hepatitis Akut Misterius, Berkaitan Dengan COVID-19?

 

Kasus Hepatitis Akut Misterius Sejauh Ini Telah Dilaporkan Oleh Sejumlah Negara, Hingga Menjadi Sorotan Dunia. Sementara Itu, WHO Masih Terus Melakukan Penelitian Terkait Penyebab Hepatitis Akut Misterius.

NEGARATOTO - Kasus Hepatitis Akut Misterius belakangan ini tengah menjadi perbincangan masyarakat dunia. Pasalnya, penyebab dari penyakit ini belum ditemukan. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, bahkan sudah melaporkan kematian akibat Hepatitis Akut Misterius.

Di Indonesia, kematian akibat Hepatitis Akut Misterius bertambah menjadi 5 orang anak. Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mencatat 15 kasus suspek Hepatitis Akut Misterius.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (10/5) kemarin, mengatakan bahwa ada 348 kemungkinan kasus Hepatitis yang tidak diketahui asalnya telah diidentifikasi, seiring penelitian tentang peran potensial adenovirus dan infeksi COVID-19 semakin cepat.

Sejauh ini, WHO mengatakan bahwa hipotesis utama penyebab Hepatitis Akut Misterius adalah yang melibatkan adenovirus. Di samping itu, kasus telah dilaporkan di 20 negara, dengan 70 kasus tambahan dari 13 negara lainnya yang menunggu klasifikasi karena tes menunggu penyelesaian.

Akan tetapi, hanya enam negara yang melaporkan lebih dari lima kasus, dengan lebih dari 160 di Inggris. Terkait dengan perkembangan penelitian terkait peran potensial antara Hepatitis Akut Misterius dengan COVID-19 itu merupakan hasil penelitian seminggu terakhir.

"Selama seminggu terakhir, ada beberapa kemajuan penting dengan penyelidikan lebih lanjut dan beberapa perbaikan hipotesis kerja," ujar Philippa Easterbrook, dari program hepatitis global WHO dalam konferensi pers, dikutip pada Rabu (11/5).

Lebih lanjut, Easterbrook mengatakan bahwa Inggris telah mengoordinasikan serangkaian studi komprehensif yang melihat genetika anak-anak yang terkena dampak, respons kekebalan mereka, virus, dan studi epidemiologi lebih lanjut.

Easterbrook mengungkapkan bahwa WHO pertama kali mendapat laporan terkait Hepatitis Akut Misterius pada 5 April 2022, di mana terdeteksi 10 kasus Hepatitis yang tidak bisa dijelaskan di Skotlandia, yang menginfeksi anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Di sisi lain, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya sedang menyelidiki 109 kasus seperti itu, termasuk lima kematian yang dilaporkan.

"Saat ini, hipotesis utama tetap yang melibatkan adenovirus dengan juga masih pertimbangan penting tentang peran COVID-19 juga, baik sebagai koinfeksi atau infeksi masa lalu," beber Easterbrook.

Easterbrook menuturkan bahwa pengujian lebih lanjut dalam seminggu terakhir mengkonfirmasi bahwa sekitar 70 persen dari kasus dites positif untuk adenovirus, dengan sub-tipe 41 - biasanya terkait dengan gastroenteritis - sub-tipe yang lazim.

Selain itu, kata Easterbrook, pengujian juga menunjukkan bahwa sekitar 18 persen kasus secara aktif dinyatakan positif COVID-19. "Fokus besar selama minggu depan adalah melihat pengujian serologis untuk paparan sebelumnya dan infeksi COVID-19," tutup Easterbrook.

Tuesday, April 12, 2022

Tuesday, April 12, 2022

WHO Analisis 2 Subvarian Baru Omicron, Lebih Berbahaya Dan Menular?

Pandemi COVID-19 Hingga Saat Ini Belum Juga Selesai, Bahkan Sejumlah Negara Juga Masih Terus Berjuang Melawan Angka Kasus Yang Terus Melonjak. Belum Lagi Virus COVID-19 Yang Bermutasi.

NEGARATOTO - Seperti yang diketahui sebelumnya, virus COVID-19 telah bermutasi menjadi varian Delta hingga Omicron. Hingga kini, tampaknya masing-masing dari varian COVID-19 juga bermutasi.

Pada Senin (11/4), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pihaknya melacak beberapa lusin kasus dua subvarian baru dari jenis virus COVID-19 Omicron. Sebagaimana diketahui, varian Omicron sebelumnya dikatakan sebagai varian yang memiliki tingkat penularan tinggi.

Maka dari itu, WHO memutuskan untuk meneliti lebih lanjut apakah dua subvarian Omicron yang baru itu juga sangat menular dan berbahaya. Adapun subvarian Omicron yang baru itu adalah BA.4 dan BA.5, yang juga disebut sebagai varian saudara dari varian BA.1 Omicron asli, ke daftar WHO untuk pemantauan.

WHO sendiri diketahui telah melacak BA.1 dan BA.2, yang saat ini disebut telah menjadi kasus COVID-19 dominan secara global. Selain itu, pihaknya juga sudah melacak subvarian BA.1.1 dan BA.3.

Lebih lanjut, WHO mengatakan bahwa pihaknya telah mulai melacak subavarian tersebut lantaran "mutasi tambahan yang perlu dipelajari lebih lanjut untuk memahami dampaknya pada potensi pelarian kekebalan".

WHO pun mengungkapkan bahwa virus terus bermutasi sepanjang waktu, tetapi hanya beberapa mutasi yang memengaruhi kemampuannya untuk menyebar atau menghindari kekebalan sebelumnya dari vaksinasi atau infeksi, atau tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya.

Misalnya seperti subvarian BA.2, kata WHO, sekarang mewakili hampir 94 persen dari semua kasus berurutan dan lebih menular daripada saudara kandungnya, tetapi bukti sejauh ini menunjukkan bahwa hal itu tidak lebih mungkin menyebabkan penyakit parah.

Menurut WHO, hanya beberapa lusin kasus BA.4 dan BA.5 yang telah dilaporkan ke database Global Initiative on Sharing All Influenza Data (Gisaid). Sementara itu, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan pada pekan lalu, BA.4 telah ditemukan di Afrika Selatan, Denmark, Botswana, Skotlandia, dan Inggris dari 10 Januari hingga 30 Maret 2022.

Pada pekan lalu, semua kasus BA.5 disebut berada di Afrika Selatan. Namun pada Senin (11/4), Kemenkes Botswana mengatakan telah mengidentifikasi empat kasus BA.4 dan BA.5, semuanya di antara orang berusia 30 hingga 50 tahun yang divaksinasi penuh dan mengalami infeksi ringan.

Sunday, April 3, 2022

Sunday, April 03, 2022

WHO Hentikan Pasokan Vaksin Buatan India, Ada Apa?

Negaratoto - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan menangguhkan pasokan vaksin COVID-19 buatan Bharat Biotech India, Covaxin. Dalam pernyataan pada Sabtu (2/4/2022), WHO mengatakan pihaknya telah menangguhkan pasokan Covaxin melalui badan-badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) setelah melakukan inspeksi.

Dikutip dari Reuters, WHO juga meminta negara-negara yang telah menerima Covaxin untuk mengambil "tindakan yang tepat". Meski tidak dirinci apa "tindakan yang tepat" yang dimaksud.


Meski demikian, WHO mengatakan Covaxin tetap efektif untuk COVID-19 dan tidak ada masalah keamanan. Penangguhan sendiri tampaknya sebagai tanggapan atas hasil pemeriksaan daftar penggunaan darurat (EUL) WHO yang dilakukan pada 14-20 Maret.

Bharat Biotech belum menanggapi komentar atas pernyataan WHO tersebut.

WHO sebelumnya telah memberikan izin penggunaan darurat untuk Covaxin pada November 2021 lalu. Vaksin ini banyak digunakan di India untuk pencegahan COVID-19.

WHO telah menetapkan bahwa vaksin buatan India tersebut memenuhi standar WHO untuk perlindungan terhadap COVID-19, dan manfaat vaksin jauh lebih besar daripada risikonya serta vaksin dapat digunakan secara global.

Tuesday, March 29, 2022

Tuesday, March 29, 2022

WHO Tolak Review Vaksin COVID-19 dari Tembakau, Ini Alasannya

Negaratoto - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menolak mengevaluasi vaksin COVID-19 berbahan tembakau yang dikembangkan perusahaan farmasi asal Kanada Medicago. Alasannya perusahaan farmasi tersebut masih berkaitan dengan industri rokok.

Asisten Direktur Jenderal WHO Mariangela Simao menjelaskan pihaknya memiliki aturan yang ketat soal kerja sama dengan industri rokok atau senjata. Karena itu, kemungkinan vaksin COVID-19 berbahan tembakau tidak akan mendapat izin dari WHO.

"Karena hubungan perusahaan, sebagian besar dimiliki Philip Morris, proses evaluasinya ditunda," kata Mariangela seperti dikutip dari laporan The BMJ, Selasa (29/3/2022).

Kanada sendiri telah memberi izin penggunaan vaksin COVID-19 yang bernama Covifenz tersebut. Meski tidak mendapat izin WHO, Kanada tetap bersedia melakukan pengiriman vaksin Covifenz bagi negara yang berminat.

"Health Canada siap bekerja sama dengan otoritas di negara lain untuk berbagi informasi evaluasi terkait Covifenz dan mendukung perizinannya. Termasuk juga memungkinkan negara lain mengakses suplai vaksin Covifenz yang mungkin akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang," kata juru bicara dari Health Canada.

Vaksin Covifenz sederhananya bekerja dengan cara memanfaatkan protein berbasis tanaman untuk memproduksi partikel yang mirip dengan target patogen virus.

Wednesday, March 23, 2022

Wednesday, March 23, 2022

WHO: Negara Eropa Cabut Pembatasan Corona Terlalu 'Brutal'

Negaratoto - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sejumlah negara Eropa termasuk Jerman, Prancis, Italia dan Inggris, mencabut pembatasan virus Corona (COVID-19) dengan terlalu 'brutal'. WHO menyatakan negara-negara itu sekarang mengalami kenaikan kasus yang kemungkinan dipicu varian BA2 yang lebih mudah menular.

Seperti dilansir AFP, Rabu (23/3/2022), Direktur WHO untuk Eropa, Hans Kluge, menuturkan dalam konferensi pers di Moldova bahwa dirinya 'optimis tapi waspada' soal perkembangan situasi pandemi Corona di Eropa.

Kluge mengatakan bahwa kasus Corona tercatat meningkat di sebanyak 18 negara, dari total 53 negara yang ada di kawasan WHO Eropa.

"Negara-negara di mana kita melihat kenaikan tertentu adalah Inggris, Irlandia, Yunani, Siprus, Prancis, Italia dan Jerman," sebut Kluge dalam pernyataannya.

Dia menyebut alasan utama di balik kenaikan kasus Corona ini kemungkinan varian BA2, yang menurut para pakar sekitar 30 persen lebih menular, namun tidak lebih berbahaya daripada pendahulunya, BA1.

"Negara-negara itu mencabut pembatasan secara brutal, dari terlalu banyak menjadi terlalu sedikit," ucap Kluge.


Menurut database WHO, jumlah kasus baru Corona di Eropa menurun drastis setelah mencapai puncak pada akhir Januari. Namun jumlah kasus baru kembali meningkat sejak awal Maret.

Dalam tujuh hari terakhir, lebih dari 5,1 juta kasus baru dan 12.496 kematian tercatat di kawasan Eropa. Angka tersebut menjadikan total kasus Corona di kawasan Eropa sejauh ini mencapai nyaris 194,4 juta kasus, dengan total kematian melebihi 1,92 juta orang.

Kluge juga menyatakan bahwa Eropa masih relatif cukup baik dalam menghadapi Corona sekarang. "Ada modal imunitas yang sangat besar ... baik berkat vaksinasi maupun infeksi," imbuhnya.

"Musim dingin akan berakhir sehingga orang-orang akan lebih jarang berkumpul di tempat-tempat kecil, ramai, dan kita tahun Omicron lebih ringan pada orang-orang yang divaksinasi sepenuhnya termasuk booster," ujar Kluge.

Namun dia juga mengingatkan bahwa 'di negara-negara dengan tingkat vaksinasi rendah, itu masih menjadi penyakit yang membunuh'.

Lebih lanjut, Kluge menyatakan dunia 'harus hidup dengan' COVID 'untuk waktu yang cukup lama, tapi itu bukan berarti kita tidak bisa menyingkirkan pandemi'.

Untuk bisa melakukan itu, Kluge mencetuskan agar negara-negara melindungi mereka yang rentan, memperkuat pengawasan dan pengurutan genom, dan mendapatkan akses terhadap obat antivirus baru.

Saturday, March 19, 2022

Saturday, March 19, 2022

Pertama dalam Setahun, China Laporkan 2 Kematian COVID-19

Negaratoto - Otoritas China melaporkan dua kematian COVID-19 pertamanya dalam waktu lebih dari setahun.

Dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (19/3/2022), Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan pada Sabtu (19/3), kedua kematian itu tercatat di provinsi Jilin di saat negara itu menghadapi peningkatan kasus terburuk sejak awal pandemi virus Corona.

Dua kematian tersebut adalah yang pertama dilaporkan di China sejak 26 Januari 2021. Ini menjadikan total korban jiwa akibat virus Corona di negara itu kini menjadi 4.638.

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan, secara keseluruhan, China melaporkan 4.051 kasus infeksi baru COVID-19 pada Sabtu ini, turun dari 4.365 kasus sehari sebelumnya.


Negara tempat virus itu muncul pada akhir 2019 sebagian besar telah berhasil mengendalikan pandemi berkat kombinasi kontrol perbatasan yang ketat, karantina yang panjang, dan lockdown yang keras.

Tetapi varian Omicron yang sangat menular telah menjadi tantangan keras terhadap strategi negara itu, mendorong pihak berwenang untuk menutup kota-kota termasuk pusat teknologi Shenzhen, rumah bagi 17,5 juta orang.

Negara terpadat di dunia itu telah berubah dari melaporkan di bawah 100 infeksi harian hanya tiga minggu lalu, menjadi lebih dari 1.000 kasus per hari selama lebih dari seminggu ini.

Presiden China Xi Jinping mengatakan pada hari Kamis (17/3) bahwa negaranya akan "tetap pada" strategi nol-COVID.

Puluhan juta orang saat ini berada di bawah perintah tinggal di rumah di seluruh China sebagai upaya membasmi wabah terbaru.

Tuesday, February 22, 2022

Tuesday, February 22, 2022

Kena Omicron dan Mau Cepat Sembuh? Catat, Ini 4 Pantangan Utama saat Isoman

Negaratoto - Sejumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, dianjurkan untuk menjaga tubuhnya, baik itu istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi, berjemur, hingga olahraga ringan. Hal ini berguna agar proses penyembuhan akibat COVID-19, termasuk Omicron berjalan secara efektif dan optimal.

Adapun pasien yang diperbolehkan menjalani isoman di rumah adalah mereka yang bergejala ringan atau tanpa gejala. Sedangkan pasien yang mengalami gejala sedang hingga berat wajib dirawat di rumah sakit.

"Ya jadi sebetulnya di manajemen klinisnya Kemenkes dan di buku organisasi profesi itu dikatakan bahwa yang perlu perawatan di rumah sakit adalah pasien yang bila dilakukan evaluasi masuk ke kriteria derajat sedang, berat, dan seterusnya ya, itu yang perlu perawatan di rumah sakit. Tetapi kalau tanpa gejala dan ringan-ringan saja dan tidak ada komorbid boleh isolasi mandiri di rumah maupun isolasi terpusat di fasilitas pemerintah," tutur dr Erlina Burhan, SpP(K), dokter spesialis paru senior dari RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Selasa (22/2/2022).

Lalu, apa yang harus dihindari jika pasien menjalani isoman di rumah?
Menurut dr Erlina, pasien yang menjalani isolasi mandiri harus tetap menjaga kondisi fisiknya agar cepat sembuh. Juga pasien harus menghindari sejumlah hal, seperti:

1. Merokok
2. Mengkonsumsi alkohol
3. Begadang dan harus menjaga tidur sekitar 7-8 jam per hari
4. Stres


"Untuk yang merokok, jangan merokok, jangan konsumsi alkohol. Dan jangan mentang-mentang isolasi mandiri lalu begadang, nonton Netflix atau yang lain-lain. Jadi, tetap waktu tidur 7-8 jam per hari. Dan jangan juga stres, ya ini saya selalu mengatakan jadikanlah isolasi mandiri ini sebagai 'me time' kita. Jadi, apa-apa yang tidak bisa kita lakukan karena sibuk kerja, nah ini punya waktu 10 hari untuk melakukan membaca, menulis puisi, dan lain-lainnya. Pokoknya lakukan hal-hal yang positif dan produktif," lanjutnya.

"Jadi pemikiran yang tidak stres dan happy itu akan juga mungkin bisa mempercepat kesembuhan Anda. Jadi, positif thinking dan happy ya," sambungnya lagi.

Tuesday, February 22, 2022

Awas! 4 Kota di Jawa-Bali Masuk PPKM Level 4, Simak Apa Saja yang Dibatasi

Negaratoto - Pemerintah kembali menaikkan asesmen Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel. Sejumlah wilayah Jawa Bali kini masuk PPKM level 4 dengan aturan diperketat, banyak sektor dibatasi kegiatannya hingga 25 persen.

Jabodetabek tetap berada di level 3 bersama Bali, DIY, Bandung Raya, Surabaya, Malang Raya.

Berikut daftar wilayah PPKM level 4:
Kota Cirebon
Kota Magelang
Kota Tegal
Kota Madiun.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA menekankan kini Jawa Bali nihil wilayah PPKM level 1, usai sebelumnya mencatat 4 wilayah. Penurunan jumlah daerah juga tercatat di wilayah PPKM level 2. Sebelumnya tercatat sebanyak 58 daerah, kini menurun hanya di 25 wilayah.

"Kenaikan yang cukup tinggi justru terjadi di Level 3, dimana sebelumnya terdapat 66 daerah, namun pada Inmendagri 12/2022 ini menjadi 99 daerah. Begitu pula dengan daerah di Level 4, yang saat ini terdapat 4 daerah yang sebelumnya pada Inmendagri 10/2022 tidak ada," terang Safrizal dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Selasa (22/2/2022).

Aturan lengkap PPKM level 4
Work from office
Aktivitas perkantoran untuk non esensial dibatasi menjadi 25 persen, khusus bagi karyawan yang sudah divaksinasi COVID-19. Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk kantor.

Untuk kantor esensial seperti kekurangan dan perbankan, pasar modal, perhotelan, hingga industri orientasi ekspor kapasitas WFO dibatasi hingga 50 persen.

Mal, restoran/rumah makan, hingga supermarket
Restoran/rumah makan, kafe, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong, pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari, hingga kegiatan pada pusat perbelanjaan atau mal dapat beroperasi hingga pukul 21.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.


Khusus bagi supermarket, hypermarket dan pusat perbelanjaan, perlu menjalani skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diizinkan masuk.

Restoran atau rumah makan dan kafe dengan jam operasional mulai dari pukul 18.00 sampai dengan pukul 00.00 dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Bioskop
Operasional bioskop dibatasi hingga 25 persen dari kapasitas. Hanya pengunjung dengan kategori Hijau PeduliLindungi yang diizinkan masuk, kecuali mereka yang belum divaksinasi COVID-19 karena alasan medis.

Anak di bawah 12 tahun wajib menunjukkan kartu vaksin COVID-19 minimal dosis pertama jika ingin masuk bioskop.

Resepsi pernikahan
Resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Fasilitas umum dan tempat gym
Fasilitas umum dan tempat kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan dapat beroperasi maksimal 25 persen, sedangkan untuk operasional tempat ibadah dapat melaksanakan aktivitas maksimal 50 persen. Pusat kebugaran/gym dapat beroperasi maksimal 25 persen dari kapasitas.

Saturday, February 19, 2022

Saturday, February 19, 2022

Syarat Naik Pesawat Lion Air, Citilink, Garuda Terbaru Saat Pandemi

Negaratoto - Maskapai domestik Lion Air, Citilink dan Garuda Indonesia masih melayani penumpang yang ingin berpergian naik pesawat. Simak dulu syarat-syaratnya ya!

Dilihat detikTravel dari situs Lion Air, Citilink, dan Garuda, rapid test atau PCR test masih jadi salah satu syarat naik pesawat. Hasil tes itu menjamin kondisi kesehatan penumpang sebelum, setelah, dan selama di pesawat.

Berikut syarat naik pesawat Lion Air:
1. Jika menggunakan rapid test COVID-19 dengan hasil non-reaktif, masa berlakunya adalah 1 hari
2. Jika menggunakan Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) COVID-19 dengan hasil negatif, masa berlaku adalah 3 hari

Lion Air Group mewajibkan calon penumpang mematuhi ketentuan penerbangan maskapai yaitu:

1. Tiba empat jam sebelum keberangkatan dengan lokasi terminal yang sama di tiap bandar udara. Penerbangan Lion Air Group domestik tetap di Terminal 2E dan internasional di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta
2. Menunjukkan KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah
3. Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat, dan saat kedatangan serta keluar dari bandar udara
4. Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer
5. Mengikuti aturan physical distancing selama di terminal bandar udara
6. Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat,
7. Mengikuti petunjuk awak pesawat,
8. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC) yang dapat diakses melalui aplikasi seluler e-HAC Indonesia atau https://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

Berikut Syarat Naik Pesawat Citilink:
1. Wajib menunjukkan KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah
2. Wajib mengisi kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) secara online dengan mengunduh aplikasi e-HAC, hardcopy disediakan di check-in counter, dan boarding gate sebagai cadangan
3. Disarankan mengunduh aplikasi Peduli Lindungi resmi dari pemerintah Indonesia
4. Jika tidak dapat menunjukkan dokumen tersebut saat check-in dan menunjukkan copy beserta aslinya, maka calon penumpang tidak diperkenankan check-in/boarding
5. Penumpang yang melakukan web check-in wajib tetap melapor di boarding gate dan menunjukkan kelengkapan dokumen penyerta
6. Jika tidak memenuhi persyaratan, konsekuensinya adalah tindak lanjut sesuai otoritas bandara
7. Maskapai tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan dokumen persyaratan dan berhak membatalkan perjalanan penumpang yang tidak memenuhi persyaratan
8. Menggunakan masker selama perjalanan dan menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain

Syarat Naik Pesawat Garuda Indonesia:
1. Surat kesehatan dengan rapid test non-reaktif berlaku maksimal 1 hari sejak terbit
2. Surat kesehatan dengan PCR test/Swab negatif berlaku maksimal 3 hari sejak terbit
3. Gunakan masker selama dalam penerbangan dan area bandara
4. Mempersiapkan alat penunjang kebersihan diri sesuai kebutuhan masing-masing sebelum penerbangan
5. Mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik (E-HAC) dari Kementerian Kesehatan sebelum melalui titik pemeriksaan KKP
6. Verifikasi dan validasi Surat Kesehatan yang dilakukan petugas bandara
7. Mengunduh aplikasi PeduliLindungi.

Monday, February 14, 2022

Monday, February 14, 2022

Acha Septriasa Kaget, Harga Sembako di RI Lebih Mahal Dibanding Australia

Negaratoto - Acha Septriasa sudah 6 tahun belakangan menjalani kehidupan dan tinggal di Australia bersama keluarga kecilnya.

Pindahnya pemain film Heart ini ke Australia dilakukan setelah ia menikah dengan Vicky Kharisma pada 2014 lalu.

Baru-baru ini ketika Acha pulang ke Indonesia, ia muncul di YouTube milik Raditya Dika. Wanita 32 tahun itu mengaku dirinya tidak bisa menilai mana negara yang nyaman untuk ditinggali.

Namun bila dibandingkan dengan Indonesia, Acha mengakui bahwa Australia memiliki udara yang cukup bersih.

Selain itu, sebuah fakta mengejutkan juga diungkap oleh Acha. Ia menjelaskan bahwa harga sembako di Australia justru lebih murah dibandingkan di Indonesia.

"Surprisingly lebih murah beli sembako di sana menurut gue" ujar Acha.

Acha membandingkan harga tersebut berdasarkan standar dan kualitas sembako. Tentu ada beberapa merk yang jika dibeli di Indonesia, harganya menjadi jauh lebih mahal.

Contohnya adalah dagih sapi Australia yang harganya mahal ketika dibeli di Indonesia. Sedangkan, Acha bisa merasakan daging dengan kualitas sama di Australia namun harganya lebih murah.

"Apalagi untuk daging, di sini australian beef sudah di mark up kan mahal. Kalau di sini australian beef , salmonnya juga murah. Jadi bahan baku lebih murah daripada di Indonesia" lanjutnya.

Acha juga mengaku bahwa ia menghabiskan uang sekitar Rp10 juta per bulan untuk membeli makanan bagi dirinya, sang suami Vicky Kharisma dan anak Bridgia Kalina.

"Paling sebulan max 10 juta, untuk makanan" ucap Acha.

Monday, February 14, 2022

Luhut Bawa Kabar Positif: Tren Kasus Corona di Jakarta Mulai Lewati Puncak

Negaratoto - Koordinator PPKM Jawa Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, membawa kabar positif terkait perkembangan kasus Corona, khususnya di DKI Jakarta. Luhut menyebut tren kasus Corona di Jakarta mulai melewati puncaknya.

"Berita positifnya tren kasus di DKI Jakarta menunjukkan tanda-tanda mulai melewati puncaknya. Baik kasus harian, kasus aktif maupun rawat inap mulai menunjukkan penurunan," kata Luhut dalam konferensi pers virtual di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/2/2022).

Meski demikian, Luhut menyebut ada peningkatan kasus Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Jawa Barat. Namun dia menekankan kasus ini belum mencapai puncak kasus Delta.

"Namun peningkatan mulai terjadi di DIY, Jawa Timur dan Jawa Barat. Tetapi itupun masih di bawah puncak Delta. Tidak hanya kasus, jumlah rawat inap rumah sakit di Provinsi Jawa Bali sebagian besar masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan Delta," kata Luhut.

"Dalam 7 hari terakhir provinsi Banten, Jawa Barat dan Bali menjadi 3 provinsi yang tren kasusnya lebih tinggi dari puncak Delta. Namun belum seperti yang diprediksi banyak orang 3 atau 4 kali lebih tinggi dari Delta," kata Luhut.

Monday, February 14, 2022

13 Pegawai Positif COVID-19, Kantor Dishub Tangsel Ditutup 2 Hari


Negaratoto - Sejumlah pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan dilaporkan terpapar COVID-19. Kantor Dishub Tangsel pun ditutup sementara.

"Jumlah pegawai positif COVID-19 sebanyak 13 orang. Menutup selama dua hari Gedung Dishub Tangsel," kata Kepala Dishub Tangsel, Chaerudin dari keterangan yang diterima wartawan, Senin (14/2/2022).

Penutupan ini berlaku mulai hari ini sampai Selasa (15/2) besok. Kantor tersebut dibuka kembali pada Rabu (14/2) lusa.

Selama penutupan ini, pelayanan di Kantor Dishub tetap dilakukan. Tetapi, pelayanan administrasi melalui daring.

"Menerapkan WFH terhitung mulai 14 Februari sampai 15 Februari 2022. Pelayanan administrasi dilakukan melalui daring maupun sistem digital," tambahnya.

Sebagai tindak lanjut atas penutupan ini, Dishub merencanakan penyemprotan cairan disinfektan. Penemuan kasus positif COVID-19 terhadap 13 pegawai Dishub ini seusai dilakukan swab terhadap seluruh pegawai Dishub.