Breaking

Showing posts with label India. Show all posts
Showing posts with label India. Show all posts

Wednesday, October 5, 2022

Wednesday, October 05, 2022

25 Orang Tewas Usai Bus Rombongan Tamu Pengantin Masuk Jurang Di India

 



Tragedi Itu Terjadi Pada Selasa (4/10) Malam Ketika Bus Yang Mengangkut Rombongan Tamu Pengantin Jatuh Ke Sebuah Ngarai Di Distrik Pauri Di Negara Bagian Uttarakhand.

Negaratoto- Sebuah kecelakaan nahas terjadi di India ketika bus yang membawa rombongan tamu pengantin terperosok ke jurang. Para pejabat mengatakan jika tragedi itu telah menewaskan 25 orang dan lebih dari sepuluh orang mengalami luka-luka.

Menurut pengakuan polisi kepada kantor berita Press Trust of India, bus tersebut berisi 45 hingga 50 orang penumpang yang merupakan bagian dari pesta pernikahan. Tragedi itu terjadi pada Selasa (4/10) malam ketika bus jatuh ke sebuah ngarai di distrik Pauri di negara bagian Uttarakhand.

Kepala polisi Ashok Kumar mengatakan jika polisi negara bagian dan pasukan tanggap bencana segera mengevakuasi korban dan dibantu oleh penduduk setempat untuk menyelamatkan 21 orang lainnya. Seorang pejabat senior pemerintah Vijay Kumar Jogdande mengatakan jika mereka akan melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

Untuk membantu operasi penyelamatan, petugas membersihkan area semak-semak dan pohon. Tim penyelamat juga mengambil mayat menggunakan tali sebelum membawa jenazah pergi dengan tandu. Perdana Menteri India Narendra Modi turut buka suara mengenai insiden ini.

Dia mengatakan semua kemungkinan bantuan akan diberikan kepada mereka yang terkena dampak. "Pada saat yang tragis ini, pikiran saya bersama keluarga yang ditinggalkan. Saya harap mereka yang terluka segera pulih," katanya melalui cuitan di Twitter.

Sementara itu, kecelakaan lalu lintas yang mematikan kerap terjadi di India, terutama di Uttarakhand, yang meliputi bagian dari Himalaya India dan merupakan rumah bagi banyak situs ziarah keagamaan. Secara keseluruhan, lebih dari 110.000 orang tewas setiap tahun dalam kecelakaan lalu lintas di India.

Kecelakaan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor seperti cara mengemudi yang sembrono, jalan yang tidak terawat, hingga kendaraan yang menua. Menurut laporan Bank Dunia yang dirilis tahun lalu, India menyumbang 11 persen jumlah kematian di jalan raya secara global.

Thursday, September 8, 2022

Thursday, September 08, 2022

Orang Tua Di India Tutupi Jenazah Anak Dengan Garam, Berharap Bisa Hidup Kembali

 



Setelah Mendapatkan Informasi Dari Media Sosial, Orang Tua Suresh Memutuskan Untuk Meletakkan Tubuhnya Di Bawah Tumpukan Garam Selama Empat Jam Untuk Menghidupkannya Kembali.

Negaratoto- Sepasang suami istri di India melakukan sesuatu yang tidak biasa untuk berusaha menghidupkan kembali anak mereka yang telah meninggal. Pasangan yang merupakan penduduk desa Siravar, Karnataka itu menutupi putra mereka yang telah meninggal dengan garam dengan harapan dapat menghidupkannya kembali dari kematian.

Adapun tindakan itu dilakukan setelah mereka melihat postingan di media sosial, yang mengatakan bahwa garam dapat menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal, sebagaimana dilaporkan oleh The Times of India pada Rabu (7/9). Menurut laporan itu, anak mereka Suresh Siravar yang berusia 10 tahun baru-baru ini tenggelam di sebuah kolam.

Setelah mendapatkan informasi dari media sosial, orang tua Suresh memutuskan untuk meletakkan tubuhnya di bawah tumpukan garam selama empat jam untuk menghidupkannya kembali. Tippeswamy dan Ganesh mengatakan kepada Times of India bahwa menurut informasi yang mereka dapat dari media sosial, garam dapat menghidupkan orang meninggal jika dibalurkan pada jenazah dua jam setelah kematiannya.

"Kami telah melihat unggahan di media sosial yang menyatakan bahwa kami dapat menghidupkan kembali seseorang," kata mereka. "Jika tubuh mereka dilumuri garam dalam waktu dua jam setelah kematian."

Berbekal informasi dari media sosial tersebut, keduanya menempatkan jenazah Suresh di bawah lebih dari 100 kilogram garam. "Mengikuti saran itu, kami menempatkan lebih dari 100 kilogram garam di tubuh Suresh, yang kami simpan (tubuhnya) dengan cara ini selama lebih dari empat jam. Hanya wajahnya yang dibiarkan terbuka," jelas mereka menambahkan.

Tentu saja, jenazah Suresh tetap tidak bisa hidup kembali. Setelah gagal menghidupkan Suresh, penduduk desa kemudian mengkremasi jasadnya.

Mirisnya, kebohongan media sosial bukanlah hal baru di India. Anggota keluarga yang putus asa mencoba eksperimen untuk menghidupkan kembali orang yang mereka cintai.

Pada tahun 2019 silam, India Today melaporkan adanya sejumlah akun Facebook yang berbagi video dan foto yang mengklaim bahwa orang yang tenggelam dapat dihidupkan kembali dengan menutupi mereka dengan garam. Postingan itu mengklaim bahwa garam secara perlahan akan mengalirkan air keluar dari tubuh.


Friday, July 22, 2022

Friday, July 22, 2022

Pemilihan Presiden India Dimenangkan Oleh Wanita Dari Etnis Minoritas Ini

 

Droupadi Murmu Akan Menggantikan Ram Nath Kovind, Seorang Pemimpin Nasionalis Hindu Dari Komunitas Dalit, Yang Berada Di Ujung Terendah Dari Hierarki Kasta Hindu.

NEGARATOTO - Droupadi Murmu dari Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India berhasil terpilih sebagai Presiden baru India pada Kamis (21/7). Wanita yang berasal dari komunitas etnis minoritas tersebut dipilih oleh Parlemen India dan legislatif negara bagian dalam pemungutan suara pada Senin (18/7)

Dengan kemenangan ini, Murmu menjadi anggota etnis minoritas Santal pertama dan wanita kedua yang memegang jabatan Presiden India. Ia akan resmi dilantik menjadi Presiden India pada Senin (25/7) pekan depan.

Murmu akan menggantikan Ram Nath Kovind, seorang pemimpin nasionalis Hindu dari komunitas Dalit, yang berada di ujung terendah dari hierarki kasta Hindu. Kovind telah menjadi presiden sejak 2017.

Adapun Murmu berhasil mengalahkan kandidat presiden lainnya yang bernama Yashwant Sinha. Diketahui, Sinha merupakan mantan pemberontak BJP yang mundur dari partai menyusul perbedaan pendapat dengan Perdana Menteri India Narendra Modi mengenai masalah ekonomi pada 2018.

Sementara itu, Modi telah memberikan selamat kepada Murmu dengan mengunjungi kediamannya di New Delhi. Dalam cuitannya di Twitter, Modi mengaku "yakin dia akan menjadi Presiden yang luar biasa yang akan memimpin dari depan dan memperkuat perjalanan pembangunan India".

Partai BJP Modi telah memproyeksikan Murmu sebagai pemimpin yang mewakili komunitas suku miskin, yang biasanya kekurangan layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan di desa terpencil. Murmu yang berasal dari negara bagian Odisha sebelumnya sempat menjabat sebagai Gubernur negara bagian Jharkhand dari 2015-2021. Ia memulai karier sebagai guru sebelum masuk ke dunia politik dan telah dua kali menjadi anggota parlemen di bawah naungan partai BJP Modi.

Pendukung Murmu dan partai BJP melihat kemenangan ini sebagai kemenangan masyarakat suku dan momen terobosan bagi komunitasnya. Meski begitu, partai-partai oposisi justru ragu apakah Murmu akan dapat membantu memberdayakan dan membawa perubahan apa pun kepada komunitas yang terpinggirkan.

Sebagai informasi, peran Presiden di India sebagian besar hanya bersifat seremonial. Namun posisi tersebut dapat menjadi penting selama masa ketidakpastian politik, saat jabatan presiden mengambil alih kekuasaan yang lebih besar. Presiden India terikat oleh nasihat Kabinet yang dipimpin oleh perdana menteri, yang merupakan kepala eksekutif.

Thursday, July 21, 2022

Thursday, July 21, 2022

Negara Ini Bakal Geser China Jadi Penduduk Terbanyak di Dunia


Negaratoto - Sudah berabad-abad China menjadi negara dengan populasi terbanyak di dunia. Tetapi, negara ini diprediksi akan mengalahkan jumlah penduduk China. Negara mana kah itu? Apakah detikers ada yang bisa menebaknya?

Menurut laporan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), adalah India yang akan mengalahkan jumlah populasi di China pada 2023. Pada 15 November 2022, diprediksi populasi dunia akan menduduki delapan miliar, meskipun rata-rata pertumbuhan penduduk dunia saat ini mengalami perlambatan.

Diperkirakan, populasi global akan mencapai 8,5 miliar di 2030, 9,7 miliar di 2050 dan 10,4 miliar di 2100.


Ditemukan lagi fakta bahwa hampir dari setengah populasi global ini terkonsentrasi di delapan negara. Populasi di sejumlah negara tersebut bahkan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat di antara 2022. Delapan negara tersebut adalah Republik Kongo, Mesir, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Filipina, dan Republik Tanzania.

Sementara itu, kemungkinan 61 negara justru akan mengalami penurunan kelahiran. China disebut akan turun menjadi 1,317 miliar populasi di pertengahan abad ini. Sementara itu, India diprediksi akan naik populasinya, menjadi 1,668 miliar di 2050.

Kembali ke negara China yang sudah menjadi negara terbanyak di dunia bertahun-tahun, populasi China saat ini berada di angka 1,426 miliar. Sedangkan populasi India berada di 1,412 miliar di tahun ini.

Wednesday, July 20, 2022

Wednesday, July 20, 2022

Mengerikan! Monyet India Culik Bayi, Lalu Dilempar Hingga Tewas


Negaratoto - Jangan remehkan kekuatan monyet liar. Mereka bisa jadi ganas dan membahayakan. Mereka bisa melempar bayi sampai tewas.

Dilansir dari The Sun, Selasa (19/7/2022) serangan monyet di India telah menewaskan seorang bayi berusia 4 bulan. Serangan ini begitu mengerikan karena terjadi di rumah penduduk.

Kronologinya, sebuah keluarga kecil tengah bersantai di teras lantai 3 rumah mereka di Bareilly, India pada Jumat (15/7/2022). Keluarga itu terdiri atas Nirdesh (25), istri, dan bayi laki-laki.

Saat itu, tiba-tiba muncul sekelompok monyet. Monyet-monyet itu langsung mengepung mereka yang ketakutan melihatnya.

Nirdesh yang putus asa kemudian berlari menuju tangga sambil membawa putranya. Namun nahas, bayinya justru lolos dari dekapannya.


Ia kemudian berusaha mengangkat bayinya yang terjatuh untuk dibawa dalam pelukannya. Sementara istrinya hanya dapat menyaksikan dengan ketakutan.

Sayangnya, monyet-monyet itu justru memukuli mereka dan membawa bayi tersebut. Bayi itu kemudian dilempar dari atap rumah tiga lantai tersebut.

Peristiwa terjadi begitu cepat. Bayi laki-laki tadi langsung jatuh dan tewas.

Kasus mengerikan ini mengejutkan orang tua di seluruh dunia. Monyet memang tampak menggemaskan tetapi bisa jadi mengganggu, memukul, merampok, dan bahkan menculik manusia di siang hari bolong.

Kasus serupa juga pernah menimpa seorang ibu bernama Shayima Said yang tinggal di Desa Mwamgongo di Tanzania. Kala itu, ia sedang menyusui bayi laki-lakinya sebelum tiba-tiba segerombol monyet menculik bayinya.

Bayi tersebut dicari penduduk desa dan mereka mencoba membebaskannya sebelum bayi tersebut meninggal karena luka-lukanya. Beruntung bayi itu berhasil diselamatkan tepat waktu.

Wednesday, July 13, 2022

Wednesday, July 13, 2022

Negara dengan Penduduk Terbanyak, China Bakal Disalip India


Negaratoto - China selama ini adalah negara dengan populasi penduduk terbesar di dunia. Namun predikat itu diprediksi bakal tergeser oleh India tidak lama lagi.

Laporan terbaru dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut bahwa populasi India akan menyalip China pada 2023 atau tahun depan. Saat ini, jumlah penduduk di kedua negara sama-sama di kisaran 1,4 miliar.

Seperti dikutip dari CNN, dalam laporan PBB itu, populasi dunia diperkirakan bakal mencapai angka 8 miliar pada November 2022 mendatang, kemudian bakal bertambah lagi menjadi 8,5 miliar di 2030 dan 10,4 miliar di 2100, karena melambatnya angka kematian berkat semakin bagusnya layanan kesehatan.


Sebenarnya di sisi lain, angka kesuburan populasi dunia menurun. Di tahun 2021, rata-rata kesuburan adalah 2,3 kelahiran per wanita, anjlok dari sebelumnya 5 kelahiran per wanita di 1950. Kesuburan global bahkan diestimasi akan semakin anjlok ke angka 2,1 kelahiran per wanita di tahun 2050.

"Ini adalah saatnya untuk merayakan keberagaman kita, mengakui kemanusiaan kita yang sama, dan mengagumi kemajuan di kesehatan yang memperpanjang usia dan menurunkan secara dramatis kematian ibu dan anak," kata Sekjen PBB, Antonio Guterres dalam pernyataannya.

Namun ia mengingatkan bahwa planet Bumi harus semakin dilestarikan di tengah pertumbuhan populasi dan banyaknya tantangan. Laporan PBB itu juga mencatat bahwa setengah dari peningkatan populasi global akan terkonsentrasi di 8 negara saja, yaitu Republik Demokratik kongo, Mesir, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Filipina dan Tanzania.

Sementara itu, populasi di 62 negara, terutama di negara-negara maju, akan turun 1% atau bahkan lebih antara tahun 2022 sampai 2050, dipicu oleh kian turunnya kesuburan.

Sunday, May 22, 2022

Sunday, May 22, 2022

Oh No! Ekstremis Hindu Mau Hapus Situs Muslim Taj Mahal


Negaratoto - Taj Mahal menjadi ikon dari Agra, India. Namun identitasnya sebagai situs muslim kini jadi masalah di tanah India.

Mayoritas penduduk India beragama Hindu. Seperti Indonesia, India pun punya penganut ekstremis. Setelah gonjang-ganjing kamar rahasia di Taj Mahal, kini situs tersebut malah mau dihapuskan.

Dilansir dari AFP, Sabtu (21/5/2022) ekstremis Hindu dikabarkan menargetkan penghapusan sejumlah situs muslim. Nama Taj Mahal masuk dalam daftarnya.

Kelompok tersebut mengklaim bahwa Taj Mahal merupakan situs yang dibangun di atas kuil Hindu. Ini adalah buntut dari kasus kamar rahasia Taj Mahal.

Mereka percaya istana megah itu dibuat oleh Kaisar Mughal Shah Jahan di wilayah kuil Siwa.

"Itu dihancurkan oleh penjajah Mughal sehingga sebuah masjid dapat dibangun di sana," kata juru bicara organisasi Hindu garis keras India, Masabha, Sanjay Jat, kepada AFP.

Kelompok ekstremis itu juga membuat petisi yang mendesak Survei Arkeologi India (ASI) untuk membuka 20 ruangan di Taj Mahal. Menurut mereka, ruangan tersebut menyimpan barang-barang berhala Hindu.

ASI membantah tuduhan tersebut dan pengadilan juga menolak petisi itu. Walaupun telah ditolak, Jat dan kelompoknya menegaskan tak akan menyerah.


"Saya bakal terus memperjuangkan hal ini sampai saya mati," kata Jat.

"Kami menghargai pengadilan tetapi bila diperlukan, kami akan menghancurkan Taj Mahal dan membuktikan keberadaan kuil di sana."

Sementara itu, seorang profesor sejarah Asia Selatan di Universitas Rutgers, Audrey Truschke, mengatakan klaim atas Taj Mahal itu tak masuk akal.

"Sejauh yang saya pahami, tidak ada teori koheren terkait Taj Mahal yang terlibat dalam wacana ini. Namun, yang terlibat adalah kebanggaan [kelompok] nasionalis yang heboh dan rapuh, yang tak mengizinkan apapun yang bukan Hindu menjadi bagian India dan desakan untuk menghapus bagian Islam dari warisan India," katanya.

Tak hanya menyasar Taj Mahal, para ekstremis dikabarkan bakal menyerang Gyanvapi, Varanasi, India. Penyerangan ini muncul setelah beredar laporan keberadaan shivalinga di masjid itu.

Shivalinga merupakan simbol dewa Siwa bagi umat Hindu.

"Ini berarti masjid itu adalah situs kuil," kata menteri pemerintah Kaushal Kishore, yang berasal dari partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP), dikutip dari AFP.

Kishore juga menyampaikan umat Hindu seharusnya bersembahyang di sana. Kelompok ekstremis juga disebut bakal menyasar masjid Ayodhya, yang mereka percaya dibangun di tanah kelahiran Rama, dewa Hindu lain.

Ada pula masjid Shahi Idgah di Mathura, yang kini menjadi sasaran penghancuran kelompok ekstremis. Masjid itu dibangun oleh Kaisar Mughal Aurangzeb pada 1670 dan berada dekat dengan tempat yang dipercaya merupakan tanah kelahiran dewa Krishna.

Tuesday, April 12, 2022

Tuesday, April 12, 2022

Nyamar Jadi Pejabat Pemerintah, Komplotan Pencuri India Preteli 500 Ton Besi Jembatan Untuk Dijual

 

Pembongkaran Jembatan Itu Dilakukan Selama Dua Hari. Komplotan Pencuri Menyamar Sebagai Pejabat Departemen Pengairan Negara Bagian Yang Berdalih Mengganti Struktur Besi.

NEGARATOTO - Sebuah pencurian fasilitas umum terjadi di India. Jembatan sepanjang 18 meter seberat 500 ton dicuri oleh komplotan pencuri yang menyamar sebagai pejabat pemerintah, sebagaimana dilaporkan oleh The Hindu.

Jembatan itu terbuat dari besi dan sudah berusia 45 tahun. Bangunan itu menjadi laporan polisi yang diajukan pada 8 April, setelah beberapa warga dari desa Amiyawar di distrik Rohtas, Bihar, mengetahui bahwa itu hilang. Seorang warga yang dikutip The Hindu cukup terkejut dengan pencurian itu. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya, infrastruktur jembatan masih ada.

"Bahkan tiga hari lalu, struktur jembatan itu ada tapi tiba-tiba hilang," kata warga tersebut. "Dan kami laporkan ke pejabat setempat."

Pembongkaran jembatan itu dilakukan selama dua hari. Komplotan pencuri menyamar sebagai pejabat Departemen Pengairan Negara Bagian yang berdalih mengganti struktur besi yang membusuk dengan yang baru.

Hal itu menimbulkan kebingungan. Pasalnya, pengajuan untuk membongkar jembatan itu sebelumnya telah diajukan ke departemen tersebut. Para pencuri rupanya menggunakan pemotong gas dan mesin pemindah tanah untuk mendobrak jembatan, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Bahan-bahan yang dicuri kemudian kemungkinan dijual sebagai besi tua. Praktik semacam ini merupakan bisnis yang umum dan bisa memberikan keuntungan di India. Kasus pencurian bagian logam dari properti publik untuk dijual di tempat pembuangan sampah besar yang tidak terorganisir untuk mendapatkan uang secara instan adalah hal biasa di negara itu.

"Orang-orang datang dengan alat berat, pemotong gas," kata Gandhi Chaudhary, seorang penduduk desa. "Dan bekerja selama dua hari di siang hari untuk membongkar jembatan itu."

Penduduk setempat sempat menanyai identitas mereka yang bekerja. Mereka mengatakan jika mereka telah disewa oleh departemen irigasi untuk membongkar jembatan.

Reuters melaporkan bahwa beberapa anggota geng pencuri jembatan telah diidentifikasi oleh penegak hukum setempat. Subash Kumar, seorang pejabat polisi yang menyelidiki kasus tersebut telah mengonfirmasi kasus ini. "Mereka menghancurkan properti umum dan mencuri sebuah jembatan," ujarnya.

Sunday, April 3, 2022

Sunday, April 03, 2022

WHO Hentikan Pasokan Vaksin Buatan India, Ada Apa?

Negaratoto - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan menangguhkan pasokan vaksin COVID-19 buatan Bharat Biotech India, Covaxin. Dalam pernyataan pada Sabtu (2/4/2022), WHO mengatakan pihaknya telah menangguhkan pasokan Covaxin melalui badan-badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) setelah melakukan inspeksi.

Dikutip dari Reuters, WHO juga meminta negara-negara yang telah menerima Covaxin untuk mengambil "tindakan yang tepat". Meski tidak dirinci apa "tindakan yang tepat" yang dimaksud.


Meski demikian, WHO mengatakan Covaxin tetap efektif untuk COVID-19 dan tidak ada masalah keamanan. Penangguhan sendiri tampaknya sebagai tanggapan atas hasil pemeriksaan daftar penggunaan darurat (EUL) WHO yang dilakukan pada 14-20 Maret.

Bharat Biotech belum menanggapi komentar atas pernyataan WHO tersebut.

WHO sebelumnya telah memberikan izin penggunaan darurat untuk Covaxin pada November 2021 lalu. Vaksin ini banyak digunakan di India untuk pencegahan COVID-19.

WHO telah menetapkan bahwa vaksin buatan India tersebut memenuhi standar WHO untuk perlindungan terhadap COVID-19, dan manfaat vaksin jauh lebih besar daripada risikonya serta vaksin dapat digunakan secara global.

Tuesday, March 29, 2022

Tuesday, March 29, 2022

Positif COVID-19, PM Israel Tunda Kunjungan ke India

Negaratoto - Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett menunda kunjungannya yang direncanakan akhir pekan ini ke India. Kunjungan tersebut ditunda setelah pemimpin negeri Yahudi itu dinyatakan positif COVID-19.

"Perjalanan Perdana Menteri Naftali Bennett ke India telah ditunda dan akan dijadwalkan ulang," kata kantornya dalam sebuah pernyataan, seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (29/3/2022).

Semula, perjalanan tiga hari, yang diatur setelah undangan dari Perdana Menteri India Narendra Modi itu, telah dijadwalkan untuk dimulai pada hari Minggu (3/4) mendatang.

Pihak kantor Bennett menyatakan, lawatan itu telah ditetapkan untuk menandai 30 tahun sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik. Itu akan menjadi perjalanan resmi pertama Bennett ke India.


Sebelumnya pada hari Senin (28/3), kantor PM Israel mengatakan Bennett telah dites positif untuk COVID-19 tetapi "merasa sehat dan akan melanjutkan jadwalnya seperti yang direncanakan dari rumahnya".

Modi mengunjungi Israel pada 2017 dan mantan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan balasan setahun kemudian.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz, yang telah dijadwalkan terbang ke India untuk bertemu dengan mitranya dalam kunjungan terpisah minggu ini, juga menunda perjalanannya.

India secara historis menjadi pendukung vokal Palestina, tetapi telah semakin dekat dengan Israel dalam beberapa tahun terakhir, sebagian melalui pembelian perangkat keras militer dari Israel.

Pada hari Senin (28/3), para diplomat top dari Israel, Bahrain, Uni Emirat Arab, Maroko, Mesir dan Amerika Serikat bertemu dalam pertemuan puncak di Israel selatan.

Palestina mengatakan negara-negara Arab telah mengkhianati tujuan mereka dengan meninggalkan kebijakan boikot Israel selama beberapa dekade sampai konflik Israel-Palestina diselesaikan.