Breaking

Showing posts with label Covid-19. Show all posts
Showing posts with label Covid-19. Show all posts

Saturday, December 10, 2022

Saturday, December 10, 2022

Update 10 Desember 2022: Kasus Covid-19 Baru Bertambah 2.191, Sembuh 3.507

 



Negaratoto - Indonesia mencatat 2.191 kasus positif baru Covid-19 pada Sabtu (10/12). Sehingga jumlah kasus yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi 6.697.201 kasus.

Adapun kasus aktif turun 1.339 sehingga terdapat 41.977 orang yang masih dirawat atau isolasi. Selain itu, tercatat juga penambahan 3.507 orang sembuh dan 23 meninggal.

Sebagai upaya untuk mengendalikan Covid-19, vaksinasi terus digalakkan. Baik dosis pertama, kedua, ketiga dan keempat.

Data Kementerian Kesehatan Sabtu (10/12), jumlah orang yang mendapatkan vaksin dosis pertama adalah 14.572 sehingga total yang sudah mendapatkan vaksin 1 adalah 203.827.128. Ini menunjukkan, sudah 86,9 persen masyarakat sudah divaksin dosis pertama dari target sasaran yang telah melakukan vaksinasi.

Untuk dosis 2, tercatat sudah 74,3 persen dari target vaksin yang mendapatkan dosis 2. Angka tersebut setara dengan 174.439.167 orang. Adapun yang mendapatkan vaksin dosis kedua pada hari ini sebanyak 22.081.

Vaksin 3 atau booster juga digencarkan. Total terdapat 67.506.011 orang yang sudah divaksin booster. Khusus hari ini, yang baru mendapatkan suntikkan dosis tiga berjumlah 75.015. Berarti, baru 28,8 persen yang mendapatkan vaksin dosis 3.

Kemudian, vaksin dosis 4 yang diperuntukkan bagi lansia dan tenaga kesehatan sudah mencapai 1.016.903 orang.


Saturday, October 22, 2022

Saturday, October 22, 2022

Update Covid-19 di Indonesia Hari Ini 22 Oktober, Kasus Positif Bertambah 2.087

 

NEGARATOTO - Indonesia mencatat 2.087 kasus positif baru Covid-19 pada Sabtu (22/10) sehingga jumlah kasus yang terkonfirmasi menjadi 6.469.276 kasus.
Adapun kasus aktif turun 239 sehingga terdapat 18.919 orang yang masih dirawat atau isolasi. Selain itu, tercatat juga penambahan 2.308 orang sembuh dan 18 meninggal.

Sebagai upaya untuk mengendalikan Covid-19, upaya vaksinasi terus digalakkan.

Per Sabtu (22/10), jumlah yang mendapatkan vaksin dosis pertama adalah 16.575 sehingga total yang sudah mendapatkan vaksin 1 adalah 205.088.011. Maka dari itu, sudah 87,4 persen dari target sasaran yang telah melakukan vaksinasi.

Untuk dosis 2, tercatat sudah 73,2 persen dari target vaksin yang mendapatkan dosis 2. Angka tersebut juga setara dengan 171.776.852 orang. Adapun yang mendapatkan vaksin dosis kedua pada hari ini sebanyak 25.010.

Vaksin 3 atau booster juga digencarkan. Total terdapat 64.759.696 orang yang sudah divaksin booster. Per Sabtu (22/10) yang baru mendapatkan suntikkan dosis tiga berjumlah 63.999. Berarti, baru 27,6 persen yang mendapatkan vaksin dosis 3.

Thursday, September 29, 2022

Thursday, September 29, 2022

EUA Vaksin Inavac Ditargetkan Terbit Oktober, Warga Bisa Lepas Masker Saat WHO Cabut Status Pandemi

 


Pemerintah Indonesia Hingga Saat Ini Masih Terus Memantau Perkembangan COVID-19 Di Tanah Air. Vaksin COVID-19 Dalam Negeri Pun Masih Terus Dikembangkan Guna Melawan Virus Corona.

Negaratoto - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diketahui menargetkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin COVID-19 jenis Inavac bisa diterbitkan pada awal Oktober 2022. Vaksin ini sendiri dikembangkan dengan platform inactivated virus oleh tim peneliti dari Universitas Airlangga yang bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.

Penny K Lukito selaku Kepala BPOM mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memproses pengajuan uji klinik Inavac sebagai vaksin penguat alias booster. "Vaksin Merah Putih (Inavac) masih dalam finalisasi, jadi sebentar lagi. Ini kan September, awal Oktober akan dapat EUA," ujar Penny dalam keterangannya di Kompleks Gedung DPR RI, Rabu (28/9).

Lebih lanjut, Penny menerangkan bahwa seluruh vaksin buatan dalam negeri dinyatakan halal berdasarkan hasil audit dan sertifikasi Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Sebagai informasi, vaksin Inavac sendiri merupakan salah satu merek vaksin dalam konsorsium Merah Putih. Selain Unair, ada juga sejumlah universitas dan lembaga lainnya yang turut mengembangkan vaksin Merah Putih buatan dalam negeri. Namun memang vaksin tim Unair lah yang paling cepat berproses untuk mulai memasuki tahap uji klinik kepada manusia.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut bahwa Indonesia baru boleh merilis kebijakan lepas masker secara bebas, bila Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mencabut status pandemi COVID-19 dan menjadi endemi. Kendati begitu, Mohammad Syahril selaku Juru Bicara Kemenkes berharap pemakaian masker oleh masyarakat menjadi budaya baru dikarenakan merupakan salah satu pola dalam menjalani perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Protokol kesehatan kan untuk diri sendiri, silakan kapan pakai kapan tidak pakai (bila endemi) tidak wajib jadinya," tutur Syahril kepada CNNIndonesia.com, Rabu (28/9).

Selanjutnya, Syahril mengingatkan apabila nantinya pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir, itu bukan berarti virus COVID-19 hilang sepenuhnya. Ia mengatakan yang berubah hanyalah aspek kewilayahan. Dalam hal ini, bila pandemi yang cakupannya secara global, maka endemi cakupan pengawasannya bersifat per wilayah.

Syahril lantas mengungkapkan di Indonesia mengalami berbagai penyakit yang dikategorikan endemi seperti tuberkulosis, malaria, hingga demam berdarah dengue. Mengenai status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) nantinya juga akan disetop bila aturan terkait status gawat darurat COVID-19 di Indonesia dicabut.


Sunday, September 25, 2022

Sunday, September 25, 2022

Hong Kong Cabut Aturan Wajib Karantina Untuk Kedatangan Internasional

 

Pembaruan Baru Tersebut Diumumkan Oleh Pemimpin Hong Kong John Lee Pada Jumat (23/9). Meski Begitu, Wisatawan Internasional Masih Harus Melakukan Tes PCR Saat Tiba.

Negaratoto- Hong Kong akhirnya akan mengakhiri aturan karantina hotel wajib bagi kedatangan internasional. Aturan itu mulai berlaku pada Senin (26/9) pekan depan.

Aturan tersebut secara efektif mencabut dua setengah tahun pembatasan yang mengisolasi Hong Kong dari seluruh dunia. Di bawah aturan yang baru, tiga hari wajib karantina hotel akan dikurangi menjadi nol bagi mereka yang tiba di Hong Kong dari luar negeri dan Taiwan, sebagaimana dilaporkan AFP.

Pembaruan baru tersebut diumumkan oleh Pemimpin Hong Kong John Lee pada Jumat (23/9). Meski begitu, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa wisatawan internasional masih harus melakukan tes PCR saat tiba.

Washington Post melaporkan jika hal tersebut diikuti oleh pemantauan medis di hotel atau rumah pilihan mereka selama tiga hari melalui aplikasi yang memberikan kartu kesehatan berkode warna. Selama waktu tersebut, mereka dilarang memasuki bar atau restoran, namun masih bisa pergi bekerja atau sekolah.

Tes tambahan dan empat hari pemantauan mandiri akan diperlukan pada periode setelah kedatangan. Sedangkan untuk aturan tes PCR 48 jam sebelum keberangkatan akan diganti dengan tes antigen.

Sebagaimana diketahui, sejumlah penerbangan telah berhenti beroperasi ke dan dari Hong Kong akibat pembatasan COVID-19 yang ketat. Aturan karantina hotel untuk kedatangan bahkan mencapai tiga minggu sebelum dilonggarkan tahun ini secara bertahap.

Keputusan Hong Kong untuk melonggarkan aturan karantina disambut antusias oleh warganya. Perubahan ini datang setelah aturan yang ketat membuat orang-orang frustrasi baik dari Hong Kong sendiri maupun internasional.

Coey Wong, seorang pekerja di bidang sumber daya manusia, mengatakan bahwa dia segera memesan tiket ke Thailand. "Ini akan menjadi perjalanan pertama saya dalam dua tahun," ujarnya.

Aturan yang sangat ketat membuat Hong Kong bahkan kehilangan statusnya sebagai penghubung internasional. Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Willie Walsh. "Hong Kong telah kehilangan posisinya sebagai hub global dan akan berjuang untuk mendapatkannya kembali," ujarnya belum lama ini.

Thursday, September 22, 2022

Thursday, September 22, 2022

Hong Kong Kehilangan Status Hub Global Imbas Kebijakan Covid Ketat Tiongkok


Direktur Jenderal IATA Willie Walsh Mengatakan Jika Pembatasan Pandemi Tiongkok Telah Menghancurkan Status Hong Kong Sebagai Pusat Keuangan Internasional.

NEGARATOTO  - Hong Kong telah kehilangan posisinya sebagai pusat penerbangan global akibat kebijakan ketat penanganan COVID-19. Strategi "Dynamic Zero Covid" yang diterapkan oleh Tiongkok telah menyebabkan Hong Kong kehilangan status tersebut, sebagaimana dikatakan oleh kepala asosiasi perdagangan industri penerbangan global.

Direktur Jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) Willie Walsh mengatakan jika pembatasan pandemi Tiongkok telah menghancurkan Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional. Kebijakan ketat tersebut juga dikatakannya telah memukul maskapai nasional Cathay Pacific. Walsh dalam konferensi pers penerbangan di Qatar mengatakan jika Hong Kong ingin mendapatkan kembali status itu maka harus berjuang.

"Cathay Pacific adalah bayangan dari dirinya sebelumnya," ujarnya. "Hong Kong telah kehilangan posisinya sebagai hub global dan akan berjuang untuk mendapatkannya kembali karena hub lain telah memanfaatkannya."

Bandara Internasional Hong Kong merupakan salah satu gerbang tersibuk di dunia sebelum pandemi. Namun selama periode April-Juni, bandara ini hanya menangani 591.000 penumpang. Sedangkan Bandara Changi Singapura selama periode yang sama telah mencatat adanya 7,3 penumpang yang melewati bandara tersebut.

Hong Kong menjadi salah satu dari sedikit tempat di dunia yang masih mematuhi pembatasan ketat COVID-19. Hal itu dilakukan ketika pihak berwenang mencoba menyelaraskan dengan strategi tanpa toleransi Tiongkok daratan untuk membasmi virus tersebut.

Bahkan, kebijakan COVID-19 ketat yang dibarengi dengan tindakan keras Beijing terhadap hak dan kebebasan di bekas jajahan Inggris, telah mendorong eksodus penduduk dan bisnis dari pusat keuangan. Lebih dari 200.000 orang meninggalkan kota antara tahun 2020 dan pertengahan 2022, yang merupakan arus keluar terbesar yang pernah tercatat.

Sementara itu di bawah aturan Hong Kong saat ini, semua kedatangan diharuskan menjalani karantina hotel selama tiga hari. Belum cukup sampai di situ, mereka juga harus mengikuti periode pengawasan medis selama empat hari yang melarang mereka memasuki tempat-tempat seperti bar dan restoran.

Sunday, September 4, 2022

Sunday, September 04, 2022

Jepang Sudah Buka Perbatasan, Turis Asing Justru Enggan Datang Karena Alasan Ini?

 



Sebagai Informasi, Jepang Menerima Wisatawan Internasional Pada 10 Juni Untuk Pertama Kalinya Dalam Dua Tahun. Pada Bulan Juli, Baru Ada Kurang Dari 8.000 Turis Internasional Yang Masuk Ke Jepang.

Negaratoto- Pembatasan perbatasan Jepang telah dilonggarkan, namun turis asing yang memasuki negara tersebut masih sedikit. Sumber-sumber industri mengatakan bahwa para turis asing masih menghindari berlibur ke Jepang karena aturan tes PCR dan paket perjalanan yang didampingi, hingga tingginya angka COVID-19.

"Jepang masih memberlakukan pembatasan ketat," kata seorang pejabat TAS Co., sebuah perusahaan berbasis di Tokyo yang mengkhususkan diri dalam perjalanan masuk. "Ini tertinggal dari negara lain dalam membiarkan turis masuk meskipun (Jepang) mengklaim sebagai tokoh pusat pariwisata."

Sebagai informasi, Jepang menerima wisatawan internasional pada 10 Juni untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Salah satu aturannya, peserta harus berasal dari negara dan wilayah yang situasi virusnya terkendali.

Pejabat TAS mengatakan perusahaan mengatur tur kelompok untuk sekitar 200 wisatawan dari Singapura, Thailand dan tempat lain pada bulan Juli. Angka tersebut merupakan 10 persen dari jumlah bulan yang sama di tahun 2019.

Pejabat itu mengatakan bahwa kelemahan utama adalah Jepang mengizinkan para turis untuk memasuki negara itu hanya dalam tur kelompok yang dipantau, bukan sebagai turis individu. Jadi menurut pejabat tersebut, alih-alih Jepang, pelancong lebih memilih untuk mengatur rencana perjalanan mereka sendiri di Korea Selatan, Thailand, dan negara-negara Eropa.

Adapun pada bulan Juli, baru ada kurang dari 8.000 turis internasional yang masuk ke Jepang. Ketiadaan turis asing ini sangat terasa di Pasar Kuromon, sebuah arkade yang dipenuhi dengan toko-toko ikan dan tempat makan di distrik Minami di Osaka. Sebelum pandemi COVID-19, jalan itu selalu dipadati turis asing dari luar negeri.

"Orang-orang dari Hong Kong dan Taiwan termasuk di antara pelanggan kami yang sangat baik, dan saya berterima kasih," kata Kazuo Hata, presiden perusahaan yang mengoperasikan toko Minami yang berspesialisasi dalam hidangan ikan. "Tapi hampir tidak ada yang kembali dari sana bahkan sekarang."

Sunday, September 04, 2022

Makin Banyak Pria Di Jepang Alami Menopause Di Tengah Pandemi COVID?

 


Dilaporkan Lebih Banyak Pria Di Jepang Yang Mengalami Menopause Di Tengah Pandemi Covid-19. Mereka Disebut Mengalami Gejala Yang Mirip Dengan Depresi Dan Efek Samping Covid-19.

Negaratoto- Jumlah pasien pria menopause yang menyebabkan masalah fisik dan psikologis akibat penurunan hormon pria meningkat di tengah pandemi Covid-19. Gejalanya mirip dengan depresi dan efek samping Covid-19, sehingga sulit untuk dikenali. Terutama dengan banyak yang tampaknya menderita tanpa dapat berbagi kondisinya.

Nama resmi untuk menopause pria adalah late-onset hypogonadism (LOH). Penuaan dan stres menyebabkan penurunan testosteron pria, mengakibatkan gejala seperti kelelahan dan insomnia.

Melansir Japan Times, di tengah pandemi, beberapa klinik rawat jalan khusus mengalami peningkatan pasien beberapa kali lipat. Beberapa pakar mengatakan bahwa latar belakang peningkatan ini mungkin karena ”kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang telah menurun tajam karena pekerjaan jarak jauh dan faktor lainnya”. Namun, menopause pria dan informasi terkait penyakit ini belum banyak diketahui.

Menurut Shigeo Horie, profesor urologi di Sekolah Pascasarjana Universitas Juntendo, usia pria yang mengalami LOH berkisar antara 30 hingga 70 tahun.

“Mereka yang bertanggung jawab membuat keputusan di perusahaan atau dengan rasa tanggung jawab yang kuat cenderung mengatakan bahwa mereka memiliki gejala (LOH),” ungkap Horie.

Pada bulan Maret, kementerian kesehatan melakukan survei pertamanya tentang gangguan menopause di antara pria dan wanita. Hanya 15,7% pria berusia 50-an, kelompok usia yang cenderung mengalami gejala seperti itu, menjawab bahwa mereka "terinformasi dengan baik" tentang masalah menopause. Sementara 42,4% wanita dari generasi yang sama mengatakan demikian.

Deteksi dini berarti perawatan yang lebih singkat, jadi konsultasi yang cepat itu penting. Namun ada beberapa tempat di mana pasien dapat bertukar informasi, seperti asosiasi pasien, atau klinik rawat jalan khusus.

"Saya berharap saya memiliki kesempatan untuk mendengar tentang gejala yang berbeda dari saya sendiri dan pengalaman pemulihan total," kata seorang pasien laki-laki.

Bahkan perusahaan yang memberikan dukungan bagi karyawan wanita yang menderita menopause tidak memiliki sistem pendukung untuk pria. Sompo Japan Insurance telah menyiapkan manual dan seminar online tentang menopause untuk wanita, tapi tidak untuk pria.

"kami belum menerima konsultasi apa pun dari karyawan pria, dan kami tidak menjalankan inisiatif khusus untuk pria," kata perusahaan itu.

Rohto Pharmaceutical yang mensubsidi biaya tes untuk karyawan wanita juga tidak memberikan dukungan untuk pria. Namun, dalam menanggapi minat yang meningkat, perusahaan sedang mempertimbangkan untuk mengadakan seminar in-house.

"Ada banyak aspek yang tidak sepenuhnya dipahami, dan penelitian jangka panjang diperlukan. Berdasarkan hasil, kami ingin mempertimbangkan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah," pungkas seorang pejabat kementerian kesehatan tentang menopause pria.

Sunday, September 04, 2022

Strategi Zero Covid Tiongkok Tes Swab Ikan Hidup Jadi Bahan Olok-Olok

 


Otoritas Setempat Memastikan Bahwa Benar-Benar Tidak Ada Jalan Bagi Virus Untuk Masuk Sehingga Tak Hanya Nelayan, Namun Juga Tangkapan Mereka Juga Harus Diuji Setiap Hari.

Negaratoto- Strategi Zero Covid Tiongkok rupanya tak hanya menyasar manusia, namun juga binatang. Seperti yang terjadi di kota pesisir Xiamen. Bukan hanya para pelayan yang harus menjalani tes swab COVID-19 namun juga ikan hasil hasil tangkapan mereka.

Tiongkok terus mempertahankan komitmennya untuk strategi Zero Covid. Otoritas setempat terus bekerja untuk memastikan bahwa benar-benar tidak ada jalan bagi virus untuk masuk. Oleh sebab itu tak hanya nelayan, namun juga tangkapan mereka juga harus diuji dengan asam nukleat setiap hari.

Menurut komite politik dan hukum distrik Xiamen Jimei, para pekerja yang kembali dan materi yang mereka bawa harus segera dites setelah turun dari kapal. Kebijakan itu dilakukan lantaran beberapa pelayan telah melakukan perdagangan ilegal maupun berkontak dengan kapal luar negeri. Sehingga hal itu menyebabkan timbulnya pintu masuk bagi virus corona.

Seorang karyawan di biro pengembangan kelautan kota Xiamen mengatakan, "Saat ini, semua orang di Kota Xiamen membutuhkan pengujian asam nukleat, dan hasil tangkapan ikan juga harus diuji." Melansir The Guardian, laporan berita TV menunjukkan bahwa petugas terlihat melakukan tes pada mulut ikan dan bagian bawah kepiting.

Namun, tidak ada laporan adanya jejak virus yang terdeteksi. Meski aturan ini telah diterbitkan bulan lalu, namun kembali menjadi pembicaraan pekan ini. Langkah itu menjadi bahan olok-olok publik di media sosial. Di Weibo, medis sosial Tiongkok, tagar terkait dibaca 120 juta kali dan didiskusikan oleh lebih dari 6.000.

"Absurd, ini menunjukkan puluhan tahun keanehan," kata salah satu komentar populer. Tak hanya itu, ada publik yang menyarankan pihak berwenang agar memasukkan makhluk hidup laut ke dalam sistem kode kesehatan wajib. Dengan bercanda, mereka menyarankan pemerintah untuk memerintahkan ikan yang bepergian dari perairan internasional ke wilayah Tiongkok untuk melakukan karantina tujuh hari.

Saturday, September 3, 2022

Saturday, September 03, 2022

Studi Temukan COVID Terkait Dengan Peningkatan Risiko Kabut Otak Hingga Demensia

 



Sebuah Studi Mengungkap Adanya Keterkaitan COVID-19 Dengan Risiko Kondisi Gangguan Neurologis Dan Kejiwaan. Termasuk Gangguan Kabut Otak, Demensia Hingga Psikosis.


Negaratoto- Jutaan orang yang pernah mengalami Covid-19 masih menghadapi risiko kondisi neurologis dan kejiwaan yang lebih tinggi dua tahun setelah penyakit itu menyerang jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki infeksi pernapasan lainnya. Risiko itu termasuk kabut otak, demensia, dan psikosis, menurut satu studi terbesar dari jenisnya yang dipublikasikan dalam jurnal Lancet Psychiatry.

Melansir The Guardian, mereka juga menghadapi peningkatan risiko kecemasan dan depresi, menurut penelitian tersebut, tetapi ini mereda dalam waktu dua bulan setelah terinfeksi Covid-19. Lebih dari dua tahun risikonya tidak lebih mungkin daripada setelah infeksi pernapasan lainnya.

Hampir 600 juta kasus Covid-19 telah tercatat di seluruh dunia sejak awal pandemi. Semakin banyak pula bukti bahwa orang yang selamat dari Covid menghadapi peningkatan risiko kondisi neurologis dan kejiwaan.

Studi sebelumnya menemukan bahwa orang menghadapi risiko lebih tinggi atas beberapa kondisi kesehatan neurologis dan mental dalam enam bulan pertama setelah infeksi. Namun, hingga saat ini, belum ada data skala besar yang meneliti risiko dalam jangka waktu yang lebih lama.

Studi baru oleh Universitas Oxford dan Institut Nasional untuk Penelitian Kesehatan dan Perawatan Pusat Penelitian Biomedis Kesehatan Oxford, menganalisis 1,28 juta kasus Covid-19 selama dua tahun. Hasil studi itu pun mengungkap temuan baru.

"Temuan ini menjelaskan konsekuensi kesehatan mental dan otak jangka panjang bagi orang-orang setelah infeksi Covid-19. Hasilnya berimplikasi pada pasien dan layanan kesehatan dan menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami mengapa hal ini terjadi setelah Covid-19, dan apa yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan ini terjadi, atau mengobatinya saat terjadi," ujar Dr Max Taquet, yang memimpin analisis di University of Oxford.

Studi ini menganalisis data pada 14 diagnosis neurologis dan psikiatri dari catatan kesehatan elektronik yang sebagian besar berasal dari AS. Ditemukan bahwa pada orang dewasa risiko depresi atau kecemasan meningkat setelah Covid-19 tetapi kembali sama seperti infeksi pernapasan lainnya dalam waktu sekitar dua bulan. Namun, risiko beberapa kondisi kesehatan neurologis dan mental lainnya tetap lebih tinggi setelah Covid-19 daripada infeksi pernapasan lainnya pada akhir dua tahun masa tindak lanjut.

Lebih banyak gangguan neurologis dan psikiatri terlihat selama gelombang varian Delta dibandingkan dengan varian Alpha sebelumnya. Gelombang Omicron dikaitkan dengan risiko neurologis dan psikiatris yang serupa dengan Delta.

Para peneliti memperingatkan bahwa ada beberapa batasan penting untuk dipertimbangkan. Studi ini mungkin kurang mewakili kasus Covid-19 yang didiagnosis sendiri dan tanpa gejala karena ini tidak mungkin dicatat. Itu juga tidak melihat tingkat keparahan atau lamanya kondisi setelah Covid-19 dan bagaimana mereka membandingkannya dengan infeksi pernapasan lainnya.

"Ini adalah kabar baik bahwa kelebihan diagnosis depresi dan kecemasan setelah Covid-19 berumur pendek, dan itu tidak diamati pada anak-anak. Namun, mengkhawatirkan bahwa beberapa gangguan lain, seperti demensia dan kejang, terus lebih mungkin didiagnosis setelah Covid-19, bahkan dua tahun kemudian," pungkas Prof Paul Harrison, yang memimpin penelitian di Universitas Oxford.

Saturday, September 03, 2022

Pengunjung Panik Dan Berusaha Kabur Kala IKEA Di Shanghai Mendadak Di-Lockdown

 


IKEA Xuhui Di Shanghai Ditutup Sementara Pada Minggu (14/8) Dan Senin (15/8) Sebagai Respons Pedoman Pencegahan Epidemi. Toko Tersebut Akan Dibuka Kembali Pada Selasa (16/8).

Negaratoto- Para pengunjung IKEA di Shanghai panik ketika otoritas kesehatan setempat memerintahkan toko tersebut untuk di-lockdown pada Sabtu (13/8). Video yang beredar menunjukkan para pengunjung berupaya melarikan diri dan berteriak demi bisa keluar dari gedung sebelum pintu dikunci.

Dalam video yang beredar di media sosial, sebuah pengumuman yang mengatakan para pejabat meminta pusat perbelanjaan untuk segera ditutup dan menghentikan orang masuk atau keluar dapat terdengar di dalam IKEA. Ketika penjaga keamanan dan petugas kesehatan dengan alat pelindung diri mencoba menutup pintu untuk mencegah orang keluar, lusinan orang berteriak dan mendorongnya sampai mereka bebas.

Salah seorang pengunjung mengunggah pengalamannya di platform berbagi video Douyin. Menurutnya, para pengunjung yang tidak berhasil keluar disegel di dalam toko sejak jam 8 malam hingga mereka dipindahkan ke hotel karantina pada tengah malam.

Otoritas kesehatan Shanghai mengatakan bahwa mereka memberlakukan "langkah-langkah pengendalian sementara" di toko itu usai seorang kontak dekat COVID-19 diketahui sempat berada di toko tersebut. Namun tak dijelaskan kapan kontak dekat seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang terinfeksi tanpa gejala itu berada di toko.

Wakil Direktur Komisi Kesehatan Shanghai, Zhao Dandan, mengatakan bahwa semua orang di IKEA dan daerah lain yang terkena dampak perlu dikarantina selama dua hari. Setelah itu, mereka juga perlu melakukan pengawasan kesehatan selama lima hari

Sementara itu, IKEA Xuhui di Shanghai ditutup sementara pada Minggu (14/8) dan Senin (15/8) sebagai respons pedoman pencegahan epidemi. Toko tersebut akan dibuka kembali pada Selasa (16/8).

Adapun lockdown kilat ini merupakan bagian dari strategi nol COVID-19 di Tiongkok. Langkah tersebut sempat beberapa kali menyebabkan kepanikan di seluruh negeri. Sebagai contoh, penduduk di Shenzhen, Chengdu, hingga pulau Hainan telah memanjat pagar, berlari ke pantai dan keluar dari gedung kantor setelah mengetahui bahwa lockdown akan diberlakukan.

Saturday, September 03, 2022

Meski Sering Bermutasi, Pakar Sebut Virus COVID-19 Jadi Makin Lemah

 

Seperti Yang Diketahui, Virus COVID-19 Telah Bermutasi Menjadi Banyak Jenis Mulai Dari Delta Hingga Omicron. Meski Begitu, Hal Ini Rupanya Justru Membuat Virus COVID-19 Bisa Semakin Lemah.

NEGARATOTO - Indonesia hingga saat ini masih dilanda pandemi COVID-19. pemerintah pun masih terus berupaya untuk bisa mengendalikan angka penyebaran COVID-19, terlebih virus tersebut juga telah bermutasi.

Meski begitu, Guru Besar Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) Amin Soebandrio mengatakan bahwa virus SARS-CoV-2 Omicron semakin lemah akibat seringnya bermutasi. "Walaupun virus itu terus bermutasi, tapi sebagian besar mutasi itu justru membuat virus tambah lemah," ujar Amin dalam talkshow yang digelar secara virtual, Jumat (2/9).

Lebih lanjut, Amin menerangkan bahwa hanya ada empat sampai lima persen dari mutasi tersebut yang bisa membuat virus tersebut menjadi lebih fit. Ia menyampaikan dalam hal ini adalah virus lebih bisa menyesuaikan diri terhadap tekanan lingkungan, baik itu obat maupun antibodi.

Artinya, yang dihadapi adalah hanya yang empat hingga lima persen tersebut. Mantan Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman itu lantas menuturkan bahwa virus tersebut bereplikasi guna memperbanyak diri, namun dalam proses ini bisa saja terjadi sebuah kesalahan penyalinan materi genetik dari virus itu sendiri.

Menurut Amin, kesalahan tersebut bisa kecil, bisa juga besar. Selain itu, penyalinan tersebut terjadi ketika virus masuk ke orang baru. Ia kemudian menjelaskan bahwa semakin banyak orang yang terinfeksi virus COVID-19, maka semakin besar kemungkinan juga virus bermutasi.

"Jadi kalau kita bisa mencegah masuk ke host yang baru, maka replikasi itu bisa dikurangi," beber Amin. Amin kemudian menambahkan 45 persen mutasi virus SARS-CoV-2 menyebabkan virus itu mati.

Kemudian, kata Amin, 30 persen menyebabkan virus bertambah lemah, dan 25 persen mutasi tidak menyebabkan perubahan apapun. Maka dari itu, Amin menekankan agar masyarakat melakukan upaya perlindungan diri agar virus tidak masuk ke dalam tubuh dan terus bereplikasi.

Amin lantas berharap meski masih bermunculan beberapa varian-varian COVID-19 yang cukup mengkhawatirkan, namun pihaknya berharap dengan rentang waktu tertentu, semakin lama justru akan semakin menurun, baik kemampuan menularnya ataupun virulensinya.

Friday, September 2, 2022

Friday, September 02, 2022

Orang Kaya Tiongkok Ramai-Ramai Pindah Ke Singapura, Tak Betah Gegara Lockdown Ketat COVID-19?

 

Negaratoto- Orang-orang kaya dari Tiongkok daratan tengah berbondong-bondong memasuki Singapura. Financial Times melaporkan jika Singapura menjadi tujuan pilihan bagi orang Tiongkok daratan kaya yang telah memutuskan untuk meninggalkan negara itu setelah adanya tindakan keras politik, penguncian COVID-19 yang ketat, dan kegelisahan tentang reputasi global Beijing.

Tak ayal, Singapura saat ini sedang mengalami arus masuk uang. Seorang mantan pejabat Singapura yang tidak disebutkan namanya mengatakan jika retorika politik Tiongkok yang berkembang tentang 'kemakmuran bersama' dan 'mengejar para pengusaha' turut mendorong fenomena ini.

Oleh karena itu, banyak dari orang-orang ini dilaporkan berusaha untuk menjadi penduduk tetap di sini. Sebagian besar dari arus masuk ini disebabkan oleh persepsi bahwa Singapura 'sangat aman' dengan aturan hukum yang kuat, menurut Vikna Rajah, co-head of the private client business di firma hukum Rajah & Tann, sebagaimana dilaporkan Financial Times lebih lanjut.

Namun, ada juga faktor lainnya, termasuk fakta bahwa Tiongkok yang telah menjadi mitra dagang terbesar Singapura. Tak hanya itu, lebih dari tiga perempat dari 5,3 juta penduduk negara kota itu adalah etnis Tionghoa pada 2019. Oleh sebab itu, pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut menilai bahwa Singapura cukup ramah dengan Tiongkok, selain secara budaya dan geografis memang dekat.

Seorang multi-jutawan yang tidak disebutkan namanya dan penduduk lama Singapura juga menunjukkan bahwa permusuhan terhadap Tiongkok dan rasisme terhadap orang-orang Tiongkok tumbuh di Barat. "Singapura adalah tempat paling 'Tiongkok' yang bisa Anda kunjungi," katanya.

Sebelumnya pada bulan Maret, CNBC News melaporkan jika orang Tiongkok daratan yang kaya telah mencari lokasi alternatif untuk menyimpan kekayaan mereka setelah protes tahun 2019 di Hong Kong. Kondisi itu membuat mereka harus mempertimbangkan kembali keamanan untuk menyimpan aset mereka di kota, menurut direktur di Bayfront, perusahaan di Singapura.

Tren ini meningkat pada tahun 2021 setelah tindakan keras Tiongkok terhadap industri pendidikan dan penekanan yang lebih besar oleh pemerintah pada 'kemakmuran bersama' yang berarti kekayaan moderat untuk semua, bukan hanya segelintir orang.

Saturday, July 30, 2022

Saturday, July 30, 2022

Gejala Tak Biasa Saat Kena Omicron, Keringat Dingin hingga Nyeri Punggung


Negaratoto - Munculnya berbagai subvarian Omicron bikin waswas. Meski relatif lebih ringan dibanding varian terdahulu, ada beberapa gejala tak biasa akibat subvarian ini.
Salah satu subvarian terbaru adalah BA.2.75 atau dikenal dengan julukan 'Centaurus'. Subvarian ini pertama kali terdeteksi di India dan dengan cepat meluas ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kehadiran 'Centaurus' membuat para pakar khawatir akan memperpanjang krisis akibat virus baru. Selain itu, subvarian 'Centaurus' membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetap mengkategorikan varian Omicron sebagai varian of concern (VoC) karena kemunculannya tetap wajib diwaspadai.

Saat terpapar subvarian Omicron terbaru, individu akan merasakan gejala yang tidak biasa bagi tubuh. Misalnya, keringat dingin hingga bahkan nyeri punggung.

Keringat Dingin
Beberapa pasien melaporkan bahwa mereka merasakan gejala 'Centaurus' di malam hari, yaitu munculnya keirngat. Para ilmuwan masih mengalanisis lebih lanjut terkait subvarian itu serta mengimbau masyarakat untuk lebih tingkatkan kewaspadaan.


Tidak hanya itu, gejala lainnya yang perlu diwaspadai adalah suhu tinggi atau menggigil, batuk terus menerus selama lebih dari satu jam, kehilangan indera penciuman, sesak napas, lelah, nyeri tubuh, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau berair, kehilangan seelra makan, dan diare.

Sakit Tenggorokan
Dikutip dari Express UK, Dr Mike Hansen, dokter perawatan kritis dan spesialis penyakit paru-paru di Area Miami-Fort Lauderdale, mengatakan belakangan ini memberitahu bagaimana rasa sakit tenggorokan akibat terpapar gejala Omicron. Gejala yang dirasakan oleh Dr Mike membuat dirinya sangat tersiksa. Bahkan, sangat amat sakit saat menelan air liur.

Menurut data ZOE Health Study, sakit tenggorokan merupakan gejala umum COVID-19 dan dapat dialami oleh semua kelompok usia, dari anak-anak hingga dewasa. Juga, dialami oleh mereka pasca divaksinasi dua atau tiga dosis.

Nyeri Punggung
Menurut studi ZOE COVID, nyeri punggung adalah salah satu gejala yang sering dialami oleh pasien yang terpapar Omicron. Menurut ahli, satu dari lima orang yang terinfeksi varian Omicron mengalami gejala nyeri punggung. Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lengkap tentang penyebab pengidap varian Omicron mengalami nyeri punggung.

"Nyeri punggung digambarkan oleh beberapa pasien sebagai kram menstruasi yang intens, batu ginjal atau kejang otot," kata ahli kesehatan di VaccinesWork, dikutip dari Times of India, Kamis (21/7/2022).

Thursday, July 28, 2022

Thursday, July 28, 2022

Gedung Putih Sebut Joe Biden Sudah Negatif COVID-19


Negaratoto - Gedung Putih menyatakan Presiden AS Joe Biden telah sembuh dari Corona. Joe Biden mengakhiri masa isolasinya.

"Saya pikir saya mendengar gemuruh di staf saya yang berkata, 'Dia kembali,'" canda Biden dilansir AFP, Kamis (28/7/2022).

Biden telah menjalani masa isolasi selama 5 hari. Biden lalu menyinggung Donald Trump.

"Ketika pendahulu saya terkena Covid, dia harus diangkut dengan helikopter ke Walter Reed Medical Center. Dia sakit parah. Syukurlah, dia sembuh. Ketika saya terkena Covid, saya bekerja dari lantai atas Gedung Putih, di kantor di lantai atas," kata Biden.


Biden telah divaksin penuh. Ia juga menggunakan terapi Paxlovid untuk mempercepat pemulihan."Mari terus bangkit dari salah satu momen tergelap dalam sejarah kita," kata Biden.

Dokter Gedung Putih memastikan Joe Biden telah negatif COVID-19 setelah menjalani 2 tes PCR.

"Mengingat faktor-faktor yang meyakinkan ini, presiden akan menghentikan isolasi ketatnya," tulis dokter kepresidenan Kevin O'Connor dalam sebuah memorandum.

Joe Biden tetap mengenakan masker selama 10 hari ke depan. Joe Biden juga akan menjalani tes Corona secara teratur.

"Gejalanya terus membaik, dan hampir sepenuhnya sembuh," imbuhnya.

Tuesday, July 26, 2022

Tuesday, July 26, 2022

Dokter Sebut Gejala COVID Batuk-Nyeri Dialami Biden Mulai Berkurang


Negaratoto - Gejala batuk dan nyeri tubuh yang dialami Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akibat terpapar Corona (COVID-19) telah berkurang. Denyut nadi, tekanan darah, laju pernapasan, dan suhu Biden semuanya dinyatakan normal.

"Gejalanya terus membaik secara signifikan. Gejala utamanya sekarang adalah sakit tenggorokan. Ini kemungkinan besar akibat aktivasi limfoid saat tubuhnya membersihkan virus, dan dengan demikian menggembirakan," kata dokter yang menangani Biden, Kevin O'Connor dalam sebuah keterangan yang dirilis oleh Gedung Putih dilansir Reuters, Selasa (26/7/2022).

"Suaranya tetap agak dalam," kata O'Connor.

Sebelumnya, dilansir AFP, Minggu (24/7), Biden yang melakukan karantina di Gedung Putih, menyelesaikan hari kedua penuh Paxlovid pada Jumat (22/7) malam. Hal itu ditulis O'Connor dalam sebuah memorandum kepada sekretaris pers Gedung Putih.

O'Connor mengatakan pemimpin AS itu terus mengalami sakit tenggorokan, pilek, batuk, dan nyeri tubuh. Dia menambahkan gejala yang dirasakan Biden tidak terlalu merepotkan.


"Tidak terlalu merepotkan," katanya.

O'Connor menyebut denyut nadi, tekanan darah, laju pernapasan, dan suhu Biden 'tetap normal sepenuhnya. "Saturasi oksigennya terus sangat baik di udara ruangan, sementara paru-parunya bersih," menurut O'Connor.

Dia menulis bahwa Biden akan terus menggunakan Paxlovid, serta menggunakan Tylenol dan inhaler untuk batuknya 'sesuai kebutuhan'. O'Connor menyebut Biden tidak mengalami sesak napas.

"(Presiden) tidak mengalami sesak napas sama sekali," tambah O'Connor.

Dia mengatakan bahwa hasil pengurutan utama menunjukkan Biden kemungkinan besar telah menderita subvarian Omicron BA.5 yang sangat menular, yang saat ini memicu gelombang COVID baru di Amerika Serikat.

Sunday, July 24, 2022

Sunday, July 24, 2022

Gejala Covid Joe Biden Diklaim Membaik Usai Minum Paxlovid


Negaratoto - Gejala Covid-19 yang dialami Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden diklaim 'berlanjut membaik'. Hal ini diungkap dokter Gedung Putih pada Sabtu (23/7), dua hari setelah pria 79 tahun itu dinyatakan positif Covid-19.

Biden saat ini tengah mengisolasi di Gedung Putih, menyelesaikan hari kedua penuh pengobatan Paxlovid pada Jumat malam, tulis dokter Kevin O'Connor dalam memorandum kepada sekretaris pers Gedung Putih.

Paxlovid adalah pil antivirus Covid-19 buatan Pfizer untuk pasien bergejala sedang dan berisiko dirawat di rumah sakit. Paxlovid direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk pasien di atas 18 tahun. 

Biden dijelaskan terus mengalami sakit tenggorokan, pilek, batuk dan nyeri tubuh. Namun denyut nadi, tekanan darah, laju pernapasan dan suhu disebut 'tetap normal'.


Menurut O'Connor, saturasi oksigen 'terus sangat baik di udara ruangan' dan paru-parunya 'bersih'.

O'Connor juga menulis Biden akan melanjutkan minum Paxlovid serta menggunakan Tylenol dan inhaler untuk batuknya 'sesuai kebutuhan'.

"Presiden tidak mengalami sesak napas sama sekali," tambah O'Connor seperti diberitakan AFP.

Dia mengatakan berdasarkan hasil sequencing Covid-19 menunjukkan Biden kemungkinan besar terjangkit subvarian Omicron BA.5 yang sangat menular. Virus turunan itu saat ini sedang memicu gelombang Covid-19 baru di AS.

Biden adalah presiden AS tertua saat menjabat, ini membuat banyak pihak khawatir kesehatannya saat terjangkit Covid-19.

Gedung Putih telah menekankan sejak Biden didiagnosis positif bahwa dia sudah dua kali divaksin dan dua kali booster.

Friday, July 22, 2022

Friday, July 22, 2022

Positif Corona, Presiden AS Joe Biden Ungkap Kondisinya Kini


Negaratoto - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dinyatakan positif Corona atau COVID-19. Biden mengungkap kondisinya baik-baik saja.

"Saya baik-baik saja," kata Biden melalui akun Twitter pribadinya yang diunggah Jumat (21/7/2022).

Biden awalnya dijadwalkan untuk melakukan perjalanan ke Wilkes-Barre, Pennsylvania, pada hari Kamis untuk pidato tentang pencegahan kejahatan, diikuti oleh penggalangan dana Komite Nasional Demokrat di Philadelphia. Dia juga dijadwalkan melakukan perjalanan ke Orlando dan Tampa, Florida, pada Senin.

Biden meminta maaf atas ketidakhadirannya. "Terima kasih atas perhatianmu. Baru saja menelepon Senator Casey, Anggota Kongres Cartwright, dan Walikota Cognetti (dan sepupu Scranton saya!) untuk menyampaikan penyesalan saya karena melewatkan acara kami hari ini," tulis Biden.


Biden mengatakan dirinya tetap menjalankan tugasnya. "Tetap sibuk!" katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre menyatakan Biden positif Corona. Biden menjalani diisolasi di Gedung Putih.

"Pagi ini, Presiden Biden dinyatakan positif COVID-19. Dia divaksinasi lengkap dan dua kali dikuatkan dan mengalami gejala yang sangat ringan. Dia sudah mulai mengonsumsi Paxlovid. Konsisten dengan pedoman CDC, dia akan mengisolasi di Gedung Putih dan akan terus melakukan semua tugasnya penuh selama itu," kata Jean Pierre seperti dilansir CNN, Kamis (21/7/2022).

Ini adalah pertama kalinya Biden dinyatakan positif COVID-19. Jean-Pierre mengatakan Biden terakhir kali dites negatif pada hari Selasa.