Breaking

Showing posts with label Kasus. Show all posts
Showing posts with label Kasus. Show all posts

Tuesday, November 8, 2022

Tuesday, November 08, 2022

Kasus Aborsi Tujuh Janin, Dua Sejoli di Makassar Dituntut Hukuman Berbeda

 


Negaratoto Kasus aborsi tujuh janin yang menjerat sejoli yakni Jumrianita Mangewa dan Salmon Panggau menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Indah Putri J Basri menuntut keduanya dengan hukuman berbeda.

Dalam persidangan, JPU menyatakan terdakwa Jumrianita Mangewa dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana aborsi. Jumrianita dituntut Pasal 77 a Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2004 Tentang Perlindungan Anak.

"Saudari Jumrianita Mangewa dituntut dua tahun enam bulan denda Rp20 juta subsider 4 bulan kurungan," ujarnya di Ruang Sidang Ali Said Gedung CCC Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (8/11).

Tuntutan berbeda diberikan JPU kepada terdakwa Salmon Panggau. JPU memberikan tuntutan hukuman lebih berat kepada Salmon Mangewa yakni lima tahun penjara.

Terdakwa Salmon Panggau dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana aborsi. Tindakan terdakwa melanggar Pasal 77 a Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2004 Tentang Perlindungan Anak.

Selain tuntutan hukuman lima tahun penjara, Salmon juga dikenakan denda Rp20 juta subsider empat bulan kurungan.

Sementara itu, Pengacara Jumrianita Mangewa, Irwandi mengajukan pembelaan. Irwandi berharap kliennya bisa mendapatkan keringanan hukuman kepada majelis hakim yakni Majelis Hakim Royke Harold Inkiriwang, Djulita Tandi dan Purwanto.

"Kita berharap majelis hakim memberikan keringan tuntutan kepada terdakwa karena selama persidangan sangat kooperatif," sebutnya.

Permohonan keringanan tuntutan tidak hanya diajukan oleh Jumrianita Mangewa, terdakwa Salmon Panggau pun turut memohon keringan hukuman.

"Saya memohon untuk keringanan yang mulia. Saya akan bertanggung jawab," kata Salmon yang tidak didampingi pengacara.

Ketua Majelis Hakim persidangan, Royke Harold Inkiriwang mengatakan setelah pembacaan tuntutan, agenda sidang berikutnya yakni pembacaan putusan. Sidang selanjutnya akan digelar 15 November 2022.


Friday, November 4, 2022

Friday, November 04, 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Sita Bahan Baku dan Produk Obat PT Afi Farma

 

NegaratotoBareskrim Polri melakukan penyitaan barang bukti terkait kasus gagal ginjal akut yang melibatkan perusahaan farmasi PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afi Farma). Diketahui, kasus ini telah naik menjadi penyidikan, pada Selasa (1/11).

"Hari ini masih running ya melakukan pendalaman-pendalaman dengan menyita beberapa sampel dari produk, bahan baku sedang uji lab. Kita akan uji lab lagi terkait bahan baku yang diduga ada pencemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG)," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dir Tipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dihubungi, Kamis (3/11).

Meski sudah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti, penyidik masih berada di Kediri melakukan penyidikan lebih dalam.

"Belum (pulang dari Kediri) masih proses penyidikan," ujarnya.

Dia menyebut, sudah ada beberapa drum yang diberi police line atau garis polisi. Nantinya, bahan-bahan baku yang ada pada drum itu pun akan dilakukan uji laboratorium.

"(Targetnya) Mudah-mudahan minggu ini ada kejelasan, kita kan juga membawa sampel baru juga dari bahan-bahan baku, kan ada beberapa drum yang kita cek. Kan ada beberap drum yang kita amankan sedang kita police line, ini nanti kita ambil sampelnya," sebutnya.

"Dari drum-drum itu misalnya kira-kira 10-10nya melakukan uji sampel. Kemudian nanti mana yang mengandung EG dan DEG, atau cemaran-cemaran lainnya," sambungnya.

Penyidik Bareskrim Polri merampungkan gelar perkara kasus gagal ginjal akut yang menewaskan 159 anak diduga melibatkan tiga perusahaan farmasi. Hasil gelar dilakukan penyidik Bareskim Polri bersama BPOM menaikkan status PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afifarma) dari penyelidikan menjadi penyidikan terkait kasus gagal ginjal akut pada anak..

"Perkara penyidik bareskrim dan BPOM sepakat meningkatkan dari penyelidikan ke penyidikan terhadap PT Afi Farma," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto.

Pipit mengatakan, penyidikan terhadap PT Afi Pharma akan menyasar terkait produksi obat yang mengandung cemaran etilen glikol (EG) melebihi ambang batas yakni parasetamol drop dan sirop buatan.

"Yang diduga memproduksi sediaan farmasi jenis obat sirop merk paracetamol (obat generik) yang mengandung EG melebihi ambang batas yaitu 236,39 mg (yang harusnya 0,1 mg) setelah di uji lab oleh BPOM," ujar dia.

Dalam kasus ini diketahui ada tiga industri farmasi dilaporkan BPOM ke Bareskrim. Tiga industri farmasi itu adalah PT Afi Farma, yakni PT Yarindo Pharmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries (Unipharma).


Sunday, October 23, 2022

Sunday, October 23, 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut di NTT Tambah Jadi Empat, Tiga Meninggal

 

Negaratoto Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melaporkan tambahan dua kasus anak penderita gagal ginjal akut misterius. Satu anak dinyatakan meninggal dunia.

Dua tambahan kasus yang dilaporkan IDAI NTT tersebut berada di RSUD Nagekeo. Sedangkan anak yang baru berusia 1 tahun 10 bulan, dinyatakan meninggal dunia di RSUD Prof WZ Yohanes, Jumat (21/10).

Dengan tambahan dua kasus tersebut, NTT mencatat empat kasus anak dengan diagnosa gagal ginjal akut misterius, dengan korban meninggal dunia tiga orang.

"Sementara ada tambahan dua kasus anak gagal ginjal akut lagi yang dilaporkan semalam, Sabtu (22/10) malam ke Kemenkes," kata Ketua IDAI NTT, dr. Woro Indri Padmosiwi, Minggu (23/10) siang.

Menurut Woro Indri Padmosiwi, pasien anak yang didiagnosa mengalami AKI (acute kidney injury) Apitikal yang meninggal dunia di RSUD Prof WZ Yohanes Kupang adalah laki-laki berinisial AR, Warga Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

"Meninggal di RSUD Prof WZ Yohanes Kupang, Kamis 21 Oktober 2022, jam 17.15 WITA," katanya.

Woro Indri Padmosiwi menjelaskan, kasus gagal ginjal akut lainnya yang juga dilaporkan dialami seorang anak laki-laki, berusia 11 tahun 5 bulan dan merupakan pelajar SD di Kabupaten Nagekeo berinisial MAA.

Pasien anak laki-laki tersebut saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Nagekeo. Pasien merupakan warga Desa Nataute, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Namun Woro Indri Padmosiwi tidak menjelaskan tentang sejak kapan kedua kasus yang baru dilaporkan tersebut menjalani perawatan, termasuk korban meninggal dunia yang dirawat di RSUD Prof WZ Yohanes.

Sebelumnya, IDAI NTT melaporkan dua kasus anak yang didiagnosa mengalami gagal ginjal akut meninggal dunia pada akhir September 2022 dan tanggal 19 Oktober 2022.

Dua kasus tersebut terjadi di Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Sumba Barat. Kedua kasus anak penderita gagal ginjal akut tersebut adalah, anak laki-laki berusia 2 tahun dan anak berusia 1 tahun 10 bulan.


Friday, October 21, 2022

Friday, October 21, 2022

Pendopo Kota Banjar Diduga Dibakar, Polisi Buru Pelaku

 

NEGARATOTO Aula Pendopo Kota Banjar yang berada di Jalan Letjen Suwarto, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, diduga dibakar, Jumat (21/10) dini hari. Polisi masih menyelidiki kejadian ini untuk mengungkap pelaku dan motifnya.

Sekretaris Daerah Kota Banjar Ade Setiana mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran pendopo sekitar pukul 03.30. Atas informasi tersebut, ia langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar untuk langsung melakukan pemadaman.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, yang terbakar adalah dua kursi sofa, satu kursi plastik, podium, dan atap. "Kerugian mencapai Rp270 juta," jelas Ade.

Terkait penyebab kebakaran, Ade mengaku belum mengetahuinya. Namun ia memastikan tidak ada tanda-tanda korsleting listrik di sekitar pendopo. "Kami menunggu dari kepolisian," ucapnya.

Empat Saksi Diperiksa

Kepala Kepolisian Resor Kota Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan langkah penyelidikan terkait kebakaran itu. Mereka meminta keterangan dari para saksi di lokasi kejadian dan memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar pendopo Kota Banjar.

"Nanti kami akan pastikan ini disengaja atau ada kelalaian," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa setidaknya ada empat orang yang diperiksa pihaknya, mulai petugas piket hingga warga. Berdasarkan keterangan sementara, di antara saksi ada yang menyatakan melihat tiga orang yang lari dari sekitar lokasi kejadian.

"Kami sudah amankan barang bukti berupa korek api kayu dan sepasang sepatu. Motif masih kami selidiki. Jadi mohon bersabar," jelasnya.


Wednesday, October 19, 2022

Wednesday, October 19, 2022

Melihat Lebih Detil Upaya Ferdy Sambo 'Amankan' Kasus Brigadir J Tak Masuk Pidana

 

NEGARATOTOFerdy Sambo merancang skenario peristiwa kematian Brigadir J, ajudannya sendiri. Rekayasa kasus yang dipikirkan Ferdy Sambo sampai kepada pencegahan agar peristiwa tembak-menembak antara dua ajudannya tidak masuk ranah pidana.

Padahal, seharusnya jika aksi tembak menembak antara Bharada E dan Brigadir J benar terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo, proses hukum sudah memenuhi unsur pidana karena ada korban jiwa.

Peristiwa Sambo 'amankan' kasus Brigadir J terjadi keesokan harinya, Selasa 8 Agustus 2022 di gedung Divisi Propam Polri.

Dalam dakwaan Brigjen Hendra Kurniawan, Ferdy Sambo memanggil Brigjen Hendra, Benny Ali dan Agus Nurpatria ke ruangannya.

"Mohon rekan-rekan untuk masalah ini diproses apa adanya sesuai kejadian di TKP, keterangan saksi dan barang bukti yang diamankan," demikian dikutip dalam dakwaan Brigjen Hendra Kurniawan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (19/10).

Kemudian, Ferdy Sambo melarang peristiwa Magelang ditindaklanjuti. "Untuk kejadian di magelang tidak usah dipertanyakan, berangkat dari kejadian Duren Tiga saja," sambungnya.

Lebih jauh, Ferdy Sambo meminta agar kasus tersebut terhenti di Paminal Polri, tidak masuk ranah pidana.

"Untuk penanganan tindak lanjutnya di Paminal saja. Padahal kejadian penembakan terhadap Brigadir J adalah tindak pidana kejahatan yaitu merampas nyawa orang lain," kata Jaksa.

Sementara, kewenangan Paminal terkait penanganan pelanggaran disipliner dan SOP anggota Polri. "Bukan bertugas atau mempunyai fungsi dalam hal penyidikan kejahatan pidana umum," tuturnya.

Tuesday, October 4, 2022

Tuesday, October 04, 2022

Soroti Kasus Baim Wong, Pengacara Hotma Sitompul Sampaikan Pesan Ke Para Konten Kreator

 




Hotma Sitompul Memberikan Tanggapan Terkait Konten Prank Polisi Yang Dilakukan Oleh Baim Wong Dan Paula Verhoeven. Hotma Lantas Memberikan Pesan Ini Kepada Para Konten Kreator.

Negaratoto- Pengacara Hotma Sitompul ikut menyoroti kasus yang terjadi pada Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven. Sebelumnya, Baim Wong dan Paula Verhoeven sempat membuat konten prank ke polisi.

Dalam video itu, Paula Verhoeven mengaku mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari sang suami. Paula bahkan mengeluhkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Kini, konten tersebut sudah dihapus dari kanal YouTube mereka.

Prank laporan polisi yang dilakukan oleh Baim Wong dan Paula Verhoeven itu disebut mengarah ke dugaan tindak pidana pembuatan laporan palsu. Mereka dinilai berpotensi melanggar Pasal 220 KUHP.

Hotma Sitompul mengaku belum melihat secara langsung video prank yang dibuat Baim Wong dan Paula Verhoeven. Hotma Sitompul mengungkapkan ada kemungkinan prank itu akan berakibat hukum, namun bisa juga tidak.

"Saya terus terang tidak lihat sendiri ya prank-nya. Tapi satu hal apakah ada maksud yang kurang baik atau cuma buat prank?" ucap Hotma Sitompul dilansir dari JawaPos, Selasa (4/10).

"Bahwa kemudian berakibat hukum, itu kan dilihat perkembangannya. Kalau bikin prank semua ketawa-ketawa saja nggak masalah," lanjut Hotma Sitompul.

Selain itu, Hotma Sitompul mengaku tak bisa memberikan komentar apa-apa terkait konten tersebut. Namun, Hotma Sitompul menyampaikan pesan kepada para kreator untuk menghindari membuat konten yang berpotensi berakibat pada risiko hukum.

"Kalau dilihat dari sudut hukum, saya belum bisa komentar karena saya belum nonton videonya," pungkas Hotma Sitompul. "Tapi itu pelajaran bagi yang lain, kalau risiko berakibat hukum mending enggak usah lah."

Seperti diketahui, konten yang dibuat Baim dan Paula itu mendapat banyak kecaman. Di awal video itu memuat iklan, kemudian masuk ke prank KDRT. Baim Wong dan Paula mendatangi salah satu kantor polisi untuk membuat laporan.

Setibanya di kantor polisi, Paula tampak masuk sendirian, sementara Baim Wong sedang bersembunyi. Setelah Paula mengeluhkan KDRT yang dialami, Baim Wong kemudian masuk dan mengatakan bahwa itu hanya prank.

Thursday, September 8, 2022

Thursday, September 08, 2022

Hotman Paris Ungkap Hasil Perjuangannya Terkait Kasus Kematian Santri Di Gontor

 




Seorang Santri Diduga Tewas Akibat Tindakan Kekerasan Oleh Santri Lain. Ibu Korban Pun Sempat Mengadukan Kasus Dugaan Penganiayaan Yang Menimpa Putranya Itu Ke Hotman Paris Hutapea Pada 4 September 2022.

Negaratoto- Kasus kematian seorang santri di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 1 Pusat Ponorogo belakangan ini menghebohkan publik. Santri tersebut diduga tewas akibat tindakan kekerasan oleh santri lain.

Sebelumnya, ibu korban sempat mengadukan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa putranya itu ke pengacara kondang Hotman Paris Hutapea pada 4 September 2022. Hotman kemudian mengunggah video ibu tersebut ke Instagram agar kasus itu bisa mendapat perhatian publik.

Pihak Ponpes Gontor kemudian meminta maaf sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada 5 September 2022. Pihak Gontor mengaku telah memberikan sanksi tegas kepada para pelaku, yakni dengan mengeluarkan santri yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan itu secara permanen.

Hotman sendiri terus mengawal kasus kematian santri tersebut dan mengungkapkan hasil perjuangannya. Melalui unggahan Instagram-nya pada Kamis (8/9), Hotman mengungkapkan bahwa korban akan diautopsi.

"Autopsi Alm Santri di Gontor! Perjuangan Hotman 911 mulai membuahkan hasil! Penyidikan dimulai," tulis Hotman.

Perjuangan Hotman tersebut lantas mendapat apresiasi dari banyak warganet. Sejumlah warganet juga menyampaikan terima kasih kepada Hotman karena mau memberikan perhatiannya terhadap kasus tersebut.

"Nunggu om Hotman bergerak dulu br ditindak, semoga sehat terus om dan tetap menjadi org baik," komentar salah satu warganet. "Puji Tuhan, makasih banyak untuk bang Hotman Paris Hutapea 911 sudah mau membantu korban almarhum santri. Kiranya Tuhan yang Maha Kuasa yg akan membalas kebaikan Abang Hotman Paris Hutapea 911. Terima kasih sekali bang," tambah warganet lain.

Di sisi lain, Hotman juga telah berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah mulai bergerak untuk menyelidiki kasus kematian santri tersebut. Hotman juga menyampaikan terima kasih kepada semua tim yang telah bergerak ke Palembang dan pertama kali menemui ibu korban.

"Terima kasih kepada aparat kepolisian di daerah Gontor, karena setelah Hotman 911 memviralkan kasus kematian di Gontor akhirnya aparat kepolisian sudah mulai bergerak untuk menyelidiki kasus ini," beber Hotman.

Thursday, July 21, 2022

Thursday, July 21, 2022

Pengacara Klaim Dapat Bukti Baru, Duga Leher Brigadir J Dijerat-Minta Autopsi Ulang Dengan TNI


Buntut Panjang Kasus Baku Tembak Yang Menewaskan Brigadir J, Kini Tengah Diusut Oleh Pihak Kepolisian. Pihak Pengacara Pun Menemukan Bukti Baru Atas Kematian Brigadir J.

NEGARATOTO - Kasus baku tembak yang melibatkan dua anggota polisi yakni Brigadir J alias Yosua Hutabarat dengan Bharada E hingga kini masih terus bergulir. Tim kuasa hukum Brigadir J bahkan kini mengklaim memiliki bukti baru atas tewasnya Brigadir J dalam baku tembak di kediaman Kadiv Propam Polri Non Aktif Irjen Ferdy Sambo.

Adapun bukti baru yang dimaksud oleh tim kuasa hukum Brigadir J adalah adalah dugaan korban dijerat lehernya sebelum akhirnya ditembak menggunakan senjata api. Pihak pengacara mengatakan bukti ini terlihat dari barang bukti foto jenazah Brigadir J.

"Kami semakin mendapatkan bukti-bukti lain bahwa ternyata almarhum Brigadir J ini sebelum ditembak, kami mendapatkan lagi ada luka semacam lilitan di leher, artinya ada dugaan bahwa almarhum Brigadir J ini dijerat dari belakang," ujar Kamaruddin Simanjuntak selaku pengacara Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/7).

Lebih lanjut, Kamaruddin menyebut bahwa jeratan di leher Brigadir J itu meninggalkan bekas luka di jenazahnya. Ia bahkan juga sempat menunjukkan foto bekas luka yang ada di jenazah Brigadir J kepada awak media.

Kamaruddin membeberkan ada luka semacam goresan di leher Brigadir J yang keliling dari kanan ke kiri seperti ditarik menggunakan tali dari belakang dan meninggalkan luka memar. Maka dari itu, pihaknya meyakini bahwa bukti-bukti tersebut menunjukkan jika memang benar ada dugaan penganiayaan yang dialami Brigadir J sebelum akhirnya tewas ditembak.

"Kami semakin yakin bahwa memang pelaku dugaan tindak pidana ini adalah terencana oleh orang-orang tertentu dan tidak mungkin satu orang, karena ada orang yang berperan pegang pistol, ada yang menjerat leher, ada yang menggunakan senjata tajam, dan sebagainya," jelas Kamaruddin.

Sebelumnya, pihak keluarga Brigadir J meminta untuk melakukan ekshumasi alias autopsi ulang. Atas hal ini, Kamaruddin mengatakan bahwa pihaknya meminta agar proses autopsi ulang tidak lagi dilakukan oleh dokter forensik dari Polri.

Kamaruddin lantas meminta agar Kapolri membentuk tim khusus yang melibatkan kedokteran dari forensik TNI hingga rumah sakit swasta. Hal ini dilakukannya lantaran ada keraguan mengenai hasil autopsi yang menunjukkan ada luka lain selain luka tembakan.

"Kami memohon supaya Bapak Kapolri memerintahkan jajarannya, khususnya penyidik yang menangani perkara ini membentuk tim independen, yaitu melibatkan dokter bukan lagi yang dahulu," ungkap Kamaruddin. "Yaitu dari pertama RSPAD, RS AL, RS AU, RSCM, yang berikutnya dari RS salah satu swasta."

Sunday, July 17, 2022

Sunday, July 17, 2022

Biden-MbS Buka-bukaan Kasus Kriminal, dari Khashoggi sampai Abu Akleh


Negaratoto - Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) buka-bukaan soal kasus kriminal dalam pertemuan keduanya, Jumat (15/7).

Biden mengonfrontasi MbS soal kasus pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi pada 2018 dalam pertemuan bilateral. Khashoggi merupakan jurnalis The Washington Post yang kerap mengkritik pemimpin Saudi, termasuk MbS.

Khashoggi diketahui sempat mengunjungi konsulat Saudi di Istanbul pada 2018 untuk memberikan dokumen terkait pernikahannya, tetapi ia dibunuh.

"Dengan mengingat kematian Khashoggi, saya membahas [pembunuhan] itu dalam awal pertemuan, memperjelas apa yang saya pikirkan tentang itu saat insiden terjadi, pun yang saya pikirkan saat ini," kata Biden, dikutip dari CNN.

"Saya membicarakan isu tersebut dengan jujur dan langsung. Saya mengutarakan pandangan saya dengan sangat jelas," tuturnya lagi.

Merespons pembahasan Khashoggi, MbS membantah dirinya bertanggung jawab atas kematian jurnalis itu.

"Putra Mahkota merespons pernyataan Presiden Biden terkait Khashoggi dengan jelas, bahwa kejahatan ini, meskipun sangat disayangkan dan menjijikan, merupakan sesuatu yang dianggap sangat serius oleh kerajaan, pun diperlakukan dengan rasa simpati sesuai posisi [Saudi] sebagai negara yang bertanggung jawab," kata Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan.

"Ini merupakan isu, kesalahan yang bisa terjadi di negara manapun, termasuk AS. Putra Mahkota juga menyebut AS melakukan sejumlah kesalahan dan telah menerapkan aksi yang sesuai untuk membuat orang yang bertanggung jawab dihukum, pun menindaklanjuti kesalahan tersebut seperti yang dilakukan kerajaan," tuturnya.


MbS kemudian membalas Biden dengan mengangkat kasus pelecehan seksual dan fisik tahanan di penjara Abu Ghraib Irak oleh personel militer AS, pun pembunuhan jurnalis Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh di Tepi Barat.

Menurut MbS, kedua insiden tersebut berdampak buruk bagi Amerika Serikat, kata Farhan lagi.

Sebagaimana dilansir CNN, penjara Abu Ghraib merupakan pusat penahanan militer AS bagi warga Irak yang ditangkap sejak awal invasi AS di negara itu pada 2003. Penjara itu ditutup pada 2006.

Namun pada 2004, segudang gambar grafis dari penjara bocor, menunjukkan berbagai penyiksaan dan kekerasan seksual yang menimpa tahanan Irak oleh personel militer AS. Sebanyak sebelas personel AS dihukum atas kejahatan tersebut.

Sementara itu, jurnalis Al Jazeera Abu Akleh ditembak mati dalam serangan militer Israel di Kota Jenin, Tepi Barat.

Abu Akleh merupakan jurnalis yang terkenal di dunia Arab. Ia menghabiskan beberapa dekade untuk melaporkan kesulitan warga Palestina di bawah penjajahan Israel.

Dalam cuplikan video yang didapatkan CNN, pun pengakuan dari delapan saksi mata, analis audio forensik, dan ahli senjata peledak, menunjukkan bahwa Abu Akleh ditembak mati dalam serangan yang ditargetkan oleh pasukan Israel. Abu Akleh sendiri mengenakan helm dan rompi pelindung diri bertuliskan "Press."

Biden sendiri mengaku AS telah mengimbau "pertanggungjawaban penuh dan transparan" atas pembunuhan Abu Akleh.

Namun, beberapa pejabat Palestina dan anggota keluarga Abu Akleh mengkritik penyelidikan AS atas kasus ini, pun mendesak AS melakukan lebih banyak hal untuk membuat Israel bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

Di sisi lain, AS merupakan salah satu sekutu Israel.

Kunjungan Biden ke Jeddah sendiri dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang kini berlangsung di AS, yakni lonjakan harga gas dan minyak. Diplomasi dengan Saudi dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan harga barang tersebut.

Wednesday, July 13, 2022

Wednesday, July 13, 2022

Medina Zein Pakai Baju Oren, Polda Metro Banjir Karangan Bunga Dari Para Korban Penipuan

 

NEGARATOTO - Ditahannya Medina Zein di Rutan Polda Metro Jaya seolah menjadi angin segar bagi para korban penipuan. Terlibat dalam beberapa kasus hukum, mulai dari pencemaran nama baik hingga penipuan, Medina terancam 6 tahun penjara.

Foto Medina Zein mengenakan seragam oranye alias baju tahanan juga telah beredar di media sosial. Alih-alih mendapat simpati dan dukungan, istri Lukman Azhari itu justru panen cibiran.

Bahkan sejumlah korban termasuk Denise Chariesta dan Uci Flowdea mengirimkan karangan bunga ke Polda Metro Jaya sebagai ucapan terima kasih. Mereka semua berterima kasih lantaran pihak kepolisian akhirnya berhasil menjebloskan Medina ke penjara atas tindakan tercelanya.

Kalimat-kalimat yang tertera pada karangan bunga pun tak kalah pedasnya. Ada yang menitipkan pesan semoga Medina betah di dalam penjara. "Dari penggemar setiamu, semoga betah di sana ya beb," bunyi tulisan di karangan bunga salah seorang korban.

"Bravo kepolisian Indonesia untuk meringkus master tukang typu (tipu) Medina Zein. Masyarakat anti premanisme dan tukang tipu," imbuh yang lain. "Selamat menikmati nasi cadong, korban tuti Medina Zein," ucap korban lainnya.

Unggahan video yang memperlihatkan pemandangan Polda Metro Jaya penuh dengan karangan bunga ini lantas disambut respons beragam dari netizen. Banyak pula dari mereka yang mengaku lega karena pada akhirnya Medina ditangkap.

Diketahui, Medina Zein dijebloskan ke penjara setelah menjalani pemeriksaan usai dijemput paksa pada Kamis (7/7). Diamankannya Medina ini imbas laporan Marissya Icha dan Uci Flowdea.

Dalam laporan Merissya Icha, Medina dijerat dengan Pasal 310 KUHP, 311 KUHP, dan atau Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas Undang-Undang RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE. Marissya melaporkan Medina atas tuduhan pencemaran nama baik. Sedang pada laporan Uci Flowdea Medina disangkakan dengan Pasal 27 Ayat (4) UU ITE dan Pasal 335 KUHP, kasus penipuan dan pengancaman.

Wednesday, June 22, 2022

Wednesday, June 22, 2022

Panas! Edy Mulyadi Teriak ke Saksi hingga Hakim Dituding Jaksa Berat Sebelah


Negaratoto - Sidang lanjutan terdakwa kasus keonaran 'tempat jin buang anak' Edy Mulyadi sempat diwarnai cekcok antara jaksa-Edy Mulyadi-dan majelis hakim. Jaksa sempat menilai majelis hakim tidak fair, hakim pun meminta jaksa menulis surat keberatan dan diserahkan di sidang selanjutnya.

Awalnya, sidang memanas lantaran Edy Mulyadi mengeluarkan suara tinggi ketika bertanya ke saksi Hengky Primana selaku Kabid Kepemudaan Kemahasiswaan SEMMI. Suara tinggi itu keluar ketika Edy bertanya terkait BAP Hengky yang menilai pernyataan Edy Mulyadi soal aset-aset negara dijual adalah pernyataan bohong.

"Saya katakan (di video Tolak IKN) negara jual aset, saudara katakan itu bohong betul?" tanya Edy dan diamini Hengky.

Hengky meyakini perkataan Edy itu bohong sebab dia tidak pernah melihat kuitansi jual beli aset negara. Edy pun menganalogikan aset negara dengan sebuah mobil.

"Karena saudara nggak lihat kwitansi. Misal jaksa X punya mobil, Anda pernah lihat kuitansinya?" tanya Edy.

"Karena mobil beliau itu bukan hak milik saya," jawab Hengky.

Ketika itu juga suara Edy meninggi. Edy teriak meminta jawaban Hengky.

"Anda pernah atau tidak!" ucap Edy.

"Itu bukan hak milik saya!" timpal Hengky.

"Anda pernah atau tidak, jawab pernah atau tidak!" teriak Edy.

Hakim pun mengetuk palu hingga tiga kali dan meminta Edy lebih sopan lagi. Hakim heran mengapa Edy bertanya hingga ribut.


"Bentar-bentar ini kenapa ribut-ribut ini," ujar hakim ketua Adeng AK.

Edy pun meminta maaf dengan menggerakkan kedua tangannya ke kepala. Dia meminta maaf karena telah membuat kegaduhan.

"Izin majelis hakim janganlah terlalu... izin biar kami teruskan dulu majelis hakim. Satu, terdakwa menyatakan terhadap saksi kami yang kami hadirkan menyatakan bahwa terkait UU ITE padahal kami bukan hanya menerapkan UU ITE, kami sudah mendiamkan majelis hakim. Kedua terdakwa juga seperti itu, tolonglah biar kita juga fair. Tadi didiamkan majelis, terdakwa menyatakan UU ITE padahal ini bukan UU ITE saja," kata jaksa.

Hakim pun meminta jaksa tidak berkesimpulan dan meminta Edy melanjutkan pertanyaannya ke Hengky dengan syarat Edy harus bersikap sopan.

"Bukan, bukan. Ini kita selesaikan saudara bisa lebih sopan nggak?" tanya hakim Adeng ke Edy dan dijawab 'bisa' oleh Edy.

Hakim Minta Jaksa Tulis Surat Keberatan

Sidang pun dilanjut, Edy kembali dikasih kesempatan oleh majelis hakim untuk melanjutkan pertanyaan ke saksi Hengky. Edy kembalu bertanya seputar pernyataan Hengky yang mengatakan Edy berbohong kala menyebut aset negara dijual dalam video 'Tolak IKN' yang ada di channel YouTube Edy Mulyadi.

Setelah Edy selesai bertanya dan majelis ingin selesaikan sidang. Tiba-tiba jaksa menyampaikan keberatan dan menganggap majelis hakim mendiamkan keberatan jaksa, hakim lantas keberatan dengan pernyataan jaksa.

"Lho kami bukan diamkan. Lah kalau pertanyaannya (pengacara) nggak ini, saya cut kok. Kok saudara jadi menilai kami ini... saudara jadi menilai kami berpihak? Bagaimana kami menilai kalau saudara... silakan bilang bahwa majelis ini tidak bermartabat lagi kalau saudara bilang seperti itu," kata hakim ketua Adeng AK.

Hakim Adeng kemudian meminta jaksa menulis surat keberatan. Hakim Adeng juga meminta panitera mencatat keberatan jaksa.

"Silakan kalau Saudara keberatan dengan majelis ini, saudara adukan kepada ketua kami, dengan senang hati, dengan senang hati. Silakan melalui Jaksa Agung sekalipun ya agar majelis ini diganti karena sudah tidak fair. Dicatat, Pak, karena (jaksa) menilai kami sudah berpihak," kata hakim Adeng.

Jaksa pun meluruskan pernyataannya. Jaksa mengatakan bukan bermaksud menilai hakim berat sebelah.

"Izin majelis kami menyampaikan, jadi bukan kami menjustifikasi majelis berpihak, cuma kami kan menunggu dimana tadi kan terdakwa menanyakan terkait substansi ke saksi terkait dengan sangkaan ITE. Makanya kami menanyakan bahwa sangkaan kami bukan hanya ITE, itulah yang jadi pertanyaan kami majelis, seperti itu kurang lebih. Mohon maaf majelis hakim Yang Mulia," ucap jaksa.

Namun majelis hakim tetap meminta jaksa menulis surat keberatan. Hakim kemudian menunda sidang hingga Kamis (23/6) dan memberi kesempatan jaksa membuat surat keberatan.

"Nggak, ini saya minta agar saudara mengajukan keberatan. Kami dengan senang hati pak. Perkara ini mau bebas, mau terbukti, nggak ada urusan lagi, kami hanya memandang dari sisi hukum. Jadi tolong dicatat di berita acara, ini jamnya jam sekian, catat kalau ada keberatan, ditunggu sampai sebelum ada persidangan, berarti Kamis, kami dengan senang hati pak, oke kita sudahi dulu," ujar hakim Adeng.

"Kita sudahi ya daripada kita memeriksa terus tapi kami dianggap tidak netral, tidak fair, jadi sidang kita tunda Kamis jam 09.00 WIB, demikian sidang ditutup," tutup hakim.

Tuesday, May 31, 2022

Tuesday, May 31, 2022

Pengakuan Luna Maya Alami Sakit Mental Gegara Kasus Video Ariel NOAH


Negaratoto - Bertahun-tahun Luna Maya berusaha bangkit dan merintis lagi kariernya dari nol usai hancur karena kasus video dengan Ariel NOAH. Terpuruk dan kena sakit mental, kini Luna Maya merasa dapat kesempatan kedua.

Luna Maya dilihat dari channel YouTube Denny Sumargo mengaku sempat mengalami sakit mental karena kasus tersebut. Luna menyebut sakit mental yang dia alami adalah post power syndrome.

"Gue sempat ngalamin post power syndrome. Post power syndrome itu lo punya power, tiba-tiba nggak ada. Lo ngerasa lo kan seseorang tadinya, terus sekarang nobody, itu struggling banget, mental illness juga," cerita Luna Maya dilansir, Selasa (31/5/2022).

"Di saat tadi orang muja-muja, terus berhenti memuja jadi ngehujat, kan bingung," sambungnya.


Butuh waktu sekitar dua tahun Luna Maya menghadapi kenyataan tersebut. Selama itu, Luna Maya berusaha melewati proses tersebut dengan mengajak dirinya sendiri berdamai.

Banyak hal yang Luna Maya alami dalam kurun waktu itu.

"Gue sih proses sama diri gue sendiri ya, gue observasi semua dari teman, pengalaman gue, habis lo senang, besok bisa nangis, habis jatuh bisa bangkit lagi. Ini kayak siklus saja," tuturnya.

Luna Maya tak mau hanya diam dan terpuruk. Kehidupan harus tetap dia jalani dengan pilihan yang mau tak mau harus dipilih.

"Hidup itu cuma ada dua pilihan, lo mau terpuruk atau ada di atas, ada di bawah, bukan pilihan buat aku. Gue nggak suka nyerah," tegas Luna Maya.

Saat itu, bukan cuma karier, Luna Maya merasa imejnya juga sudah tercoreng. Bahkan dirinya berpikir untuk tidak lagi muncul di dunia hiburan.

Bahkan gara-gara masalah itu, Luna Maya kehilangan banyak pekerjaan.

Sunday, April 24, 2022

Sunday, April 24, 2022

Dandan Ala Sosialita, 3 Ibu Rumah Tangga Diciduk Usai Curi Emas Rp 22 Juta Dari Toko Di Tangerang

 

Polisi Berhasil Menangkap Komplotan Ibu Rumah Tangga Yang Mencuri Emas Senilai Rp 22 Juta Dari Sebuah Toko. Polisi Pun Masih Melakukan Pengembangan Kasus Pencurian Tersebut.

NEGARATOTO - Tiga orang ibu rumah tangga (IRT) terlibat dalam aksi kriminal pencurian emas di sebuah toko di kawasan Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang. Peristiwa pencurian itu sempat terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Aksi pencurian itu sendiri terjadi pada Selasa (12/4) lalu.

"Dari kasus itu kami menangkap lima orang yang tiga di antaranya perempuan. Para tersangka kami tangkap di rumahnya masing-masing di wilayah Pesawaran dan Palembang," jelas Kapolresta Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Sabtu (23/4).

Ketiga tersangka perempuan adalah S (44) seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, NA (27) seorang IRT, warga Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan. Terakhir, M (32) seorang IRT, warna Desa Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Kota Palembang.

Sementara dua tersangka pria adalah RD (27) dan FR (48). Keduanya warga Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan.

Modusnya, pelaku datang secara pertahap ke toko emas tersebut. Beberapa pelaku kemudian mengalihkan perhatian korban dengan berpura-pura bertanya soal harga emas.

"Sedangkan pelaku lain mengutil emas yang ada di etalase. Pelaku berhasil mengutil tujuh buah kalung emas singapur 22 karat seberat 48 gram senilai sekitar Rp 22 juta," ucap Zain.

Setelah berhasil mengutil kalung emas, para tersangka langsung melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat Pajero. Peristiwa itu terekam kamera CCTV yang kemudian digunakan polisi sebagai bukti petunjuk.

Setelah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil mengidentifikasi mobil Pajero yang digunakan. Mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor Polisi BE-54-NTI diduga milik salah satu tersangka perempuan berinisial S.

"Selanjutnya setelah melakukan kordinasi dan mapping, tim berangkat menuju Lampung dan menangkap para tersangka dan menemukan mobil Pajero yang identik dengan mobil yang digunakan tersangka pencurian emas," beber Zain.

Para tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polresta Tangerang untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara kasusnya masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan ada tersangka lain ataupun sindikat.

"Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," tandas Zain.

Pemilik toko, Toni (41) mengatakan, aksi pencurian itu terjadi pada Selasa, pukul 09.00 WIB. Awalnya ada dua orang ibu-ibu yang berdandan layaknya geng sosialita masuk ke tokonya dan melihat-lihat emas.

"Awal datang dua ibu-ibu turun dari mobil pajero putih, dia lihat-lihat emas kemudian pergi, karena katanya belum ada yang cocok," katanya.

"Semua ngeliat kalung, dan mereka turun dari mobil pajero warna putih, cuma waktu itu saya engga lihat pelat nomornya sama apa enggak, karena posisi toko juga lagi ramai," ujarnya.

Hingga tidak lama kemudian, ia menyadari bila kalungnya menghilang sebanyak tujuh buah. Di sana, Toni langsung memeriksa kamera pengawas atau CCTV. Didapati, ibu-ibu tersebut yang mengambil yang bukan haknya.

"Saya cek emas saya, kok ada tujuh kalung yang hilang dan kalau dirupiahkan totalnya Rp 22 juta, terus saya cek CCTV ternyata ibu-ibu itu yang ambil, dan mereka naik mobil yang sama dengan pelat nomor BE-54-NTI," pungkasnya.

Wednesday, April 20, 2022

Wednesday, April 20, 2022

Kemenag Ungkap Tersangka Yang Cabuli Belasan Anak Di Bawah Umur Di Pangalengan Bukan Guru Pesantren

 

Plt Kepala Biro Humas, Data, Dan Informasi Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, Juga Memastikan Bahwa Kasus Pencabulan Tersebut Dipastikan Tidak Terjadi Di Dalam Pondok Pesantren.

NEGARATOTO - Seorang guru ngaji berinisial S di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat, menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap belasan anak-anak di bawah umur. Kementerian Agama lantas memastikan bahwa tersangka pencabulan tersebut bukanlah guru pesantren.

Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Thobib Al Asyhar juga memastikan bahwa pencabulan tersebut dipastikan tidak terjadi di dalam pondok pesantren. Hal ini disampaikan Thobib berdasarkan konfirmasi dari jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Bandung dan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

"Kami sudah klarifikasi dan konfirmasi, dan memastikan bahwa pelaku bukan merupakan guru pesantren atau lembaga keagamaan Islam," ungkap Thobib, Rabu (20/4).

Thobib mengakui bahwa pelaku memang mengajar sejumlah anak, namun hal itu dilakukan di rumahnya sendiri. Menurut informasi Kankemenag Kabupaten Bandung, tersangka baru berencana untuk mendirikan lembaga pendidikan namun masih belum diproses.

Lebih lanjut, Thobib menyesalkan kejadian tersebut terlebih korbannya adalah anak-anak di bawah umur. Ia pun berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

Sementara itu, Komnas Perlindungan Anak (PA) kini terus mengawal kasus tersebut. Menurut Pembina Komnas PA, Bima Sena, pihaknya terus mengawal kasus itu sejak keluarga melakukan koordinasi bersama Komnas PA.

"Saat ini kita akan bersinergi dan berkoordinasi dengan unit PPA melakukan trauma healing. Jangan sampai nanti kejadian ini terulang, karena korban bisa menjadi pelaku juga nantinya," ungkap Bima.

Komnas PA disebut terus melakukan berbagai upaya dalam melakukan pencegahan. Salah satunya adalah dengan bersinergi dengan berbagai elemen.

"Lakukan kegiatan preventif, khususnya seluruh komponen masyarakat. Pemerintah, bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk dengan keluarga melakukan langkah-langkah preventif," tukasnya.

Selain itu, Bima juga mengapresiasi pihak kepolisian yang telah menangkap tersangka. Apalagi pelaku disebut sempat melarikan diri.

"Ini adalah bukti nyata Polresta Bandung melakukan respons cepat terhadap laporan dari masyarakat langsung melakukan penangkapan, karena pelaku sempat melarikan diri," tukasnya. "Ini bentuk profesional para penyidik, khususnya penyidik PPA Satreskrim Polresta Bandung."