Breaking

Showing posts with label gagal ginjal. Show all posts
Showing posts with label gagal ginjal. Show all posts

Wednesday, November 16, 2022

Wednesday, November 16, 2022

6 Pasien Sembuh, Sumsel Nihil Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

 

NEGARATOTO Provinsi Sumatera Selatan kini dinyatakan bebas pasien gagal ginjal akut pada anak. Hal ini setelah enam pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman mengungkapkan, kasus tersebut sempat mengkhawatirkan karena ada dua pasien anak dengan diagnosa itu meninggal dunia pada bulan lalu. Terlebih pada bulan itu juga ada enam pasien yang dirawat di RSMH Palembang sebagai RS rujukan dengan keluhan yang sama.

"Alhamdulillah, enam anak yang menderita penyakit itu sudah sembuh semuanya dan diizinkan pulang. Artinya sekarang Sumsel bebas pasien gagal ginjal akut pada anak," ungkap Trisnawarman, Rabu (16/11).

Menurut dia, prestasi itu pengaruh positif dari penanganan optimal oleh tim khusus yang dibentuk rumah sakit. Lebih-lebih, distribusi obat dari pusat tercukupi bagi semua pasien.

"Obat-obatan datang tepat waktu dan langsung didistribusikan ke RSMH dan masih ada untuk stok," ujarnya.

Mesti tak ada lagi kasus, pihaknya meminta semua pihak tetap waspada terhadap kasus itu. Orangtua harus sigap dengan membawa anaknya jika mengeluhkan ciri-ciri yang mengarah pada penyakit itu.

"Misal batuk, pilek, dan diikuti penurunan jumlah urine selama 12 jam. Segera berobat ke fasilitas terdekat, selanjutnya akan ditindaklanjuti," pungkasnya.


Sunday, October 23, 2022

Sunday, October 23, 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut di NTT Tambah Jadi Empat, Tiga Meninggal

 

Negaratoto Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melaporkan tambahan dua kasus anak penderita gagal ginjal akut misterius. Satu anak dinyatakan meninggal dunia.

Dua tambahan kasus yang dilaporkan IDAI NTT tersebut berada di RSUD Nagekeo. Sedangkan anak yang baru berusia 1 tahun 10 bulan, dinyatakan meninggal dunia di RSUD Prof WZ Yohanes, Jumat (21/10).

Dengan tambahan dua kasus tersebut, NTT mencatat empat kasus anak dengan diagnosa gagal ginjal akut misterius, dengan korban meninggal dunia tiga orang.

"Sementara ada tambahan dua kasus anak gagal ginjal akut lagi yang dilaporkan semalam, Sabtu (22/10) malam ke Kemenkes," kata Ketua IDAI NTT, dr. Woro Indri Padmosiwi, Minggu (23/10) siang.

Menurut Woro Indri Padmosiwi, pasien anak yang didiagnosa mengalami AKI (acute kidney injury) Apitikal yang meninggal dunia di RSUD Prof WZ Yohanes Kupang adalah laki-laki berinisial AR, Warga Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

"Meninggal di RSUD Prof WZ Yohanes Kupang, Kamis 21 Oktober 2022, jam 17.15 WITA," katanya.

Woro Indri Padmosiwi menjelaskan, kasus gagal ginjal akut lainnya yang juga dilaporkan dialami seorang anak laki-laki, berusia 11 tahun 5 bulan dan merupakan pelajar SD di Kabupaten Nagekeo berinisial MAA.

Pasien anak laki-laki tersebut saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Nagekeo. Pasien merupakan warga Desa Nataute, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Namun Woro Indri Padmosiwi tidak menjelaskan tentang sejak kapan kedua kasus yang baru dilaporkan tersebut menjalani perawatan, termasuk korban meninggal dunia yang dirawat di RSUD Prof WZ Yohanes.

Sebelumnya, IDAI NTT melaporkan dua kasus anak yang didiagnosa mengalami gagal ginjal akut meninggal dunia pada akhir September 2022 dan tanggal 19 Oktober 2022.

Dua kasus tersebut terjadi di Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Sumba Barat. Kedua kasus anak penderita gagal ginjal akut tersebut adalah, anak laki-laki berusia 2 tahun dan anak berusia 1 tahun 10 bulan.