Breaking

Showing posts with label gagal ginjal akut. Show all posts
Showing posts with label gagal ginjal akut. Show all posts

Friday, November 4, 2022

Friday, November 04, 2022

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Sita Bahan Baku dan Produk Obat PT Afi Farma

 

NegaratotoBareskrim Polri melakukan penyitaan barang bukti terkait kasus gagal ginjal akut yang melibatkan perusahaan farmasi PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afi Farma). Diketahui, kasus ini telah naik menjadi penyidikan, pada Selasa (1/11).

"Hari ini masih running ya melakukan pendalaman-pendalaman dengan menyita beberapa sampel dari produk, bahan baku sedang uji lab. Kita akan uji lab lagi terkait bahan baku yang diduga ada pencemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG)," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dir Tipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dihubungi, Kamis (3/11).

Meski sudah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti, penyidik masih berada di Kediri melakukan penyidikan lebih dalam.

"Belum (pulang dari Kediri) masih proses penyidikan," ujarnya.

Dia menyebut, sudah ada beberapa drum yang diberi police line atau garis polisi. Nantinya, bahan-bahan baku yang ada pada drum itu pun akan dilakukan uji laboratorium.

"(Targetnya) Mudah-mudahan minggu ini ada kejelasan, kita kan juga membawa sampel baru juga dari bahan-bahan baku, kan ada beberapa drum yang kita cek. Kan ada beberap drum yang kita amankan sedang kita police line, ini nanti kita ambil sampelnya," sebutnya.

"Dari drum-drum itu misalnya kira-kira 10-10nya melakukan uji sampel. Kemudian nanti mana yang mengandung EG dan DEG, atau cemaran-cemaran lainnya," sambungnya.

Penyidik Bareskrim Polri merampungkan gelar perkara kasus gagal ginjal akut yang menewaskan 159 anak diduga melibatkan tiga perusahaan farmasi. Hasil gelar dilakukan penyidik Bareskim Polri bersama BPOM menaikkan status PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afifarma) dari penyelidikan menjadi penyidikan terkait kasus gagal ginjal akut pada anak..

"Perkara penyidik bareskrim dan BPOM sepakat meningkatkan dari penyelidikan ke penyidikan terhadap PT Afi Farma," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto.

Pipit mengatakan, penyidikan terhadap PT Afi Pharma akan menyasar terkait produksi obat yang mengandung cemaran etilen glikol (EG) melebihi ambang batas yakni parasetamol drop dan sirop buatan.

"Yang diduga memproduksi sediaan farmasi jenis obat sirop merk paracetamol (obat generik) yang mengandung EG melebihi ambang batas yaitu 236,39 mg (yang harusnya 0,1 mg) setelah di uji lab oleh BPOM," ujar dia.

Dalam kasus ini diketahui ada tiga industri farmasi dilaporkan BPOM ke Bareskrim. Tiga industri farmasi itu adalah PT Afi Farma, yakni PT Yarindo Pharmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries (Unipharma).


Thursday, November 3, 2022

Thursday, November 03, 2022

Kemenkes: Dalam Beberapa Pekan Kasus Gagal Ginjal Akut Hampir Tidak Ada

 

Negaratoto Kementerian Kesehatan RI menyebut kasus gagal ginjal akut atipikal pada anak-anak sudah jauh menurun dan hampir tidak ada temuan kasus baru. Sebagai acuan, saat ini layanan medis di RS Persahabatan Jakarta hanya menangani pasien-pasien lama gagal ginjal akut.

"Dalam beberapa minggu hampir kasusnya tidak ada. Saya setiap pagi mengecek ke Persahabatan mungkin satu, dua itu kasus-kasus lama dan terapi," kata Dirjen Farmalkes Kementerian Kesehatan RI, Lucia Rizka Andalusia, di ICE BSD, Tangerang, Kamis (3/11).

Dia menegaskan, saat ini perawatan dan pengobatan bagi anak-anak yang mengalami gangguan gagal ginjal akut dan dirawat di RS menggunakan obat Fomepizole. Pihaknya mengaku juga belum merencanakan untuk memesan kembali dari perusahaan farmasi asal Singapura itu.

"Fomepizole masih dilakukan pada anak-anak yang sedang di rawat. Untuk mengadakan lagi, kita lihat nanti kebutuhannya," ungkap Lucia Rizka Andalusia.

Menurut Dirjen Farmalkes itu, saat ini ketersediaan obat untuk anak-anak penderita gagal ginjal akut itu masih mencukupi yakni sebanyak 246 vial.

"Sekarang kita punya 246 vial, ada donasi dan yang kita beli. Masih cukup kebutuhannya, tapi nanti kita stop untuk emergency," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, 10 anak di Kabupaten Tangerang, diduga alami gagal ginjal akut. Delapan di antaranya meninggal dunia.

Sementara secara keseluruhan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mencatat kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia tembus 325 kasus per (1/11). Dia melaporkan, 178 anak di antaranya meninggal dunia.

"Data kemarin yang kita monitor ada 325 kasus gagal ginjal akut di seluruh Indonesia," kata Budi Gunadi, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/11).

Dia mengungkapkan, penyumbang kasus terbanyak adalah DKI Jakarta. Kemudian disusul oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Aceh, Sumatera Barat, dan Bali.

"Meninggalnya 178 dari 325 sekitar 54 persen. Ini sudah menurun dari kondisi sebelumnya yang sempat mencapai 60 persen," ungkapnya.