Breaking

Showing posts with label Vladimir Putin. Show all posts
Showing posts with label Vladimir Putin. Show all posts

Wednesday, August 3, 2022

Wednesday, August 03, 2022

AS Blacklist Kekasih Putin Gegara Invasi Rusia ke Ukraina


Negaratoto - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan rentetan sanksi terbaru terhadap kalangan elite Rusia terkait invasinya ke Ukraina. Salah satu yang dijatuhi sanksi merupakan mantan pesenam Olimpiade, Alina Kabaeva, yang dikenal sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Rabu (3/8/2022), Departemen Keuangan AS dalam pernyataannya menyebut Kabaeva yang berusia 39 tahun ini memiliki 'hubungan dekat dengan Putin'. Dia merupakan mantan anggota parlemen Rusia, Duma Negara, dan kini menjabat 'kepala Grup Media Nasional' -- kerajaan televisi, radio dan media cetak yang pro-Kremlin.

Departemen Keuangan AS menyatakan Kabaeva dijatuhi sanksi 'karena menjadi atau pernah menjadi pemimpin, pejabat, pejabat eksekutif senior, atau anggota dewan direksi Pemerintah Federasi Rusia'.

Pada April lalu, media terkemuka AS, Wall Street Journal, melaporkan bahwa sanksi untuk Kabaeva tengah dipertimbangkan otoritas AS. Saat itu ada kekhawatiran bahwa langkah semacam itu akan memicu ketegangan baru mengingat kedekatannya dengan Putin.

Kabaeva sebelumnya sudah dijatuhi sanksi oleh Uni Eropa dan Inggris, juga terkait invasi Rusia ke Ukraina.

Selain Kabaeva, Departemen Keuangan AS juga mengumumkan penjatuhan sanksi terhadap sejumlah oligarki atau konglomerat Rusia, sebuah perusahaan produsen baja utama dan dua anak perusahaannya, serta sebuah lembaga keuangan yang dituduh melakukan operasi menghindari sanksi dan direktur umumnya.

Empat pejabat Rusia yang ditunjuk menjadi pejabat di wilayah Ukraina yang diduduki Moskow juga dimasukkan ke dalam daftar sanksi AS.


Para oligarki yang dijatuhi sanksi oleh AS itu diyakini dekat dengan Putin. Salah satunya miliarder Andrey Grigoryevich Guryev, yang merupakan pemilik Witanhurst estate -- estate terbesar kedua di London, Inggris, setelah Buckingham Palace.

Guryev merupakan pendiri dan mantan wakil ketua PhosAgro, pemasok utama pasar pupuk global. Dia dan putranya dijatuhi sanksi finansial, yang melarang bisnis-bisnis AS -- termasuk bank-bank dengan cabang di AS -- untuk melakukan transaksi dengan mereka dan membekukan aset mereka di bawah yurisdiksi AS.

Departemen Keuangan AS juga memasukkan ke dalam blacklist sebuah yacht bernama Alfa Nero milik Guryev, yang berbasis di Karibia dan berukuran panjang 81 meter. Yacht itu berisiko disita oleh otoritas AS.

Sanksi juga dijatuhkan kepada Natalya Popova yang merupakan istri dari Kirill Dmitriev, manajer dana kekayaan negara pemerintah Rusia. Departemen Keuangan AS menyebut Popova bekerja untuk perusahaan teknologi Innopraktika, yang dikelola oleh salah satu putri dari Putin.

"Ketika orang-orang yang tidak bersalah menderita dari perang agresi ilegal Rusia, sekutu-sekutu Putin telah memperkaya diri mereka sendiri dan mendanai gaya hidup mewah mereka," ucap Menteri Keuangan AS Janet Yellen.

"Departemen Keuangan akan menggunakan setiap sarana yang kami miliki untuk memastikan para elite Rusia dan penyokong Kremlin bertanggung jawab atas keterlibatan mereka dalam perang yang menelan banyak korban jiwa," imbuhnya.

Dalam aksi gabungan, Departemen Luar Negeri AS juga menjatuhkan sanksi, termasuk pembatasan visa, terhadap para oligarki Rusia yang 'mengelola perusahaan penghasil pendapatan terbesar'.

Hampir 900 pejabat Rusia yang dimasukkan dalam daftar larangan visa AS, bersama dengan 31 pejabat non-Rusia yang dianggap mendukung pendudukan Rusia di Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu.

"Hari ini, Amerika Serikat mengambil tindakan tambahan untuk memastikan Kremlin dan para penyokongnya merasakan efek gabungan dari respons kita terhadap perang agresi yang tidak beralasan," ucap Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Friday, July 22, 2022

Friday, July 22, 2022

Heboh Lagi Rumor Kesehatan Putin Usai Disebut Terlihat Jalan Pincang


Negaratoto - Kondisi kesehatan Presiden Rusia, Vladimir Putin, kembali menjadi sorotan. Warga media sosial kini marak membahas gerak-gerik Putin yang terus-menerus memegang lengan kanannya, sembari berjalan pincang saat kunjungan ke Teheran, Selasa (19/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Putin menemui rekan-rekannya dari Turki dan Iran, Recep Tayyip Erdogan dan Ebrahim Raisi, serta Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

"Ada yang salah dengan langkah Putin," beber jurnalis Middle Eastern Eye Ragip Soylu menanggapi video berisi Putin tengah turun dari pesawat untuk menemui delegasi di bandara Mehrabad, dikutip dari dari Newsweek, Kamis (21/7/).

"Tangan kanannya juga tidak bergerak. Rekaman yang aneh," sambungnya.

Potongan video tersebut juga menuai respons banyak pengguna media sosial lainnya. Seorang pengguna Twitter, GReg HaRdee, menyorot kejanggalan dalam video tersebut. Pasalnya dalam video tersebut, Putin hanya menggerakan lengan kirinya, sementara Putin tidak kidal.


"Jelas ada semacam masalah mobilitas atau koordinasi. Dia jelas lebih banyak (menggerakan) satu sisi," bebernya.

"Putin hanya menggerakan lengan kirinya (yang) aneh untuk orang yang tidak kidal. Penyakit Parkinsons?" sambung GReg HaRdee.

Namun pakar keamanan Ivana Stradner lewat sebuah tweet-nya menyebut, lengan kanan Putin memang biasanya tidak bergerak banyak. Pasalnya, Putin masih membawa kebiasaan yang diperolehnya semasa menjadi intelijen Rusia. kala itu, satu tangan selalu dekat dengan pistol.

"Jelas, sulit untuk menghilangkan kebiasaan aneh," kata Stradner.

Sebagai informasi, beberapa tahun lalu beredar kabar Putin mengidap penyakit Parkinson. Kabar ini diselidiki dalam sebuah studi pada 2015 oleh ahli saraf. Studi yang kemudian diterbitkan dalam jurnal medis BMJ ini mendukung teori bahwa gaya berjalan Putin yang tidak konvensional berasal dari pelatihan KGB-nya.

Walau penelitian ini telah tujuh tahun berlalu, para ilmuwan mengatakan Putin memiliki 'keterampilan motorik yang sangat baik'. Artinya, ayunan lengan yang terbatas tersebut disebabkan pelatihan layanan keamanan, yang sebenarnya juga dialami mantan perwira dan komandan militer KGB lainnya.

Thursday, July 14, 2022

Thursday, July 14, 2022

Rusia Terus Gempur Ukraina, 5 Orang Tewas di Mykolaiv


Negaratoto - Pasukan Rusia terus melancarkan serangan-serangannya di Ukraina. Sedikitnya lima orang tewas dalam gempuran Rusia di wilayah sekitar kota pelabuhan Mykolaiv, Ukraina, dekat Laut Hitam.

Dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (14/7/2022), wakil kepala staf kepresidenan Ukraina, Kyrylo Tymoshenko mengatakan rentetan 28 serangan roket telah merusak sebuah rumah sakit dan rumah-rumah di beberapa bagian wilayah Mykolaiv.

"Ada juga serangan artileri di distrik Vitovsk dan menurut informasi awal lima warga sipil tewas," katanya.

Gubernur wilayah Mykolaiv, Vitaly Kim mengatakan bahwa beberapa desa digempur pada malam hari tanpa adanya korban.


Mengenai serangan di wilayah tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pihaknya telah menargetkan Mykolaiv dengan "rudal darat-ke-udara presisi tinggi" yang disebutnya menewaskan puluhan tentara di timur kota Mykolaiv.

Mykolaiv merupakan sebuah kota pesisir dengan perkiraan populasi sebelum invasi Rusia sekitar 475.000 penduduk. Mykolaiv terletak di antara pelabuhan terbesar Ukraina di Odessa dan Kherson, sebuah kota yang direbut oleh pasukan Rusia pada awal invasi Februari lalu.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan invasi ke Ukraina sejak 24 Februari lalu, menyebutnya sebagai "operasi militer khusus" untuk mendemiliterisasi Ukraina dan menyingkirkan kaum nasionalis.

Konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua itu telah menewaskan ribuan orang, dan menyebabkan lebih dari 5,5 juta orang Ukraina melarikan diri dari negara mereka.

Kampanye militer Rusia kini difokuskan di Ukraina selatan dan wilayah Donbas, Ukraina timur, yang terdiri dari provinsi Luhansk dan Donetsk. Rusia ingin menyerahkan kendali jantung industri ini kepada separatis pro-Rusia yang telah mendeklarasikan kemerdekaan dari Ukraina.

Friday, July 8, 2022

Friday, July 08, 2022

Putin Sebut Kematian Shinzo Abe Kehilangan Tak Tergantikan


Negaratoto - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan belasungkawa atas kematian mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dalam insiden penembakan. Putin menyebut kematian Abe sebagai "kehilangan yang tak tergantikan."

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (8/7/2022), dalam sebuah telegram yang dikirimkan untuk keluarga Abe, Putin menyebut Abe sebagai "negarawan luar biasa" yang telah melakukan banyak hal untuk mengembangkan "hubungan bertetangga yang baik antara negara kita."

"Saya berharap Anda dan keluarga Anda diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan yang berat dan tak tergantikan ini," kata Putin, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh istana kepresidenan Rusia, Kremlin.

"Kami mempertahankan kontak reguler dengan Shinzo, di mana kualitas pribadi dan profesionalnya yang luar biasa ditunjukkan sepenuhnya. Kenangan indah dari pria yang luar biasa ini akan selamanya tetap berada di hati semua orang yang mengenalnya," imbuh Putin.

Pernyataan belasungkawa juga disampaikan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.


"Kami sangat sedih dengan berita dari Jepang dan mengutuk pembunuhan itu dengan tegas," ujarnya.

"Abe adalah seorang patriot yang membela kepentingan Jepang di meja perundingan, karena itu dia memiliki hubungan baik dengan Putin," tuturnya.

Shinzo Abe sedang memberikan pidato di kota Nara, di Jepang barat, ketika insiden penembakan terjadi. Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (8/7/2022), Abe dilaporkan tidak menunjukkan tanda-tanda vital setelah ditembak di sebuah acara kampanye di kota Nara, Jepang barat pada Jumat (8/7).

Media lokal NHK dan Kyodo melaporkan, mantan pemimpin itu tengah menyampaikan pidato singkat di sebuah acara menjelang pemilihan majelis tinggi pada Minggu (10/7) mendatang, ketika suara tembakan terdengar.

Seorang sumber dari partai berkuasa, Partai Demokrat Liberal (LDP) mengatakan kepada kantor berita Jiji, Shinzo Abe (67) pingsan dan mengalami pendarahan di leher.

NHK dan Kyodo sama-sama melaporkan Abe dibawa ke rumah sakit dan tampaknya mengalami henti jantung - istilah yang digunakan di Jepang untuk menunjukkan tidak ada tanda-tanda vital, dan umumnya mendahului sertifikasi formal kematian oleh koroner.

Abe merupakan perdana menteri terlama di Jepang, menjabat pada tahun 2006 selama satu tahun dan kembali menjabat dari 2012 hingga 2020.

Friday, July 08, 2022

Putin dan Macron Berdebat Sengit Sebelum Rusia Menginvasi Ukraina


Negaratoto - Sebuah film dokumenter Prancis mengungkapkan percakapan telepon berisi perdebatan sengit antara Presiden Emmanuel Macron dan Presiden Vladimir Putin, hanya empat hari sebelum invasi Rusia ke Ukraina.

Bocornya percakapan sengit dalam Bahasa Prancis dan Bahasa Rusia ini, memicu reaksi keras dari Menlu Rusia, Sergei Lavrov.

Ia menyebut bahwa "etika diplomatik tidak membenarkan tindakan membocorkan pembicaraan secara sepihak dari rekaman seperti itu".

Film dokumenter berjudul A President, Europe and War, disiarkan di saluran TV France 2 dan mengungkapkan perdebatan dan ketegangan antara kedua pemimpin.

Dalam percakapan telepon, yang disebutkan berlangsung pada 20 Februari, Presiden Macron meledak marah setelah Presiden Putin menyarankan agar Prancis bernegosiasi dengan separatis pro-Rusia di Ukraina.

"Saya tidak tahu di mana pengacara Anda belajar hukum," ujar Presiden Prancis, terdengar gelisah.

Dia melanjutkan: "Dan saya tidak tahu pengacara seperti apa yang memberitahu Anda bahwa di negara berdaulat, undang-undang diusulkan oleh kelompok separatis dan bukan oleh otoritas yang dipilih secara demokratis."


Presiden Putin terdengar langsung menimpali bahwa Pemerintah Ukraina tidak dipilih secara demokratis.

"Mereka berkuasa melalui kudeta berdarah. Ada orang yang dibakar hidup-hidup. Itu adalah pertumpahan darah dan (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelenskyy adalah salah seorang dari mereka yang bertanggung jawab," jawab Presiden Putin.

Dia kemudian melanjutkan: "Dengarkan saya baik-baik ya. Prinsip dialog itu adalah mempertimbangkan kepentingan pihak lain. Ada proposalnya."

"Kaum separatis, seperti yang Anda sebutkan, meneruskan proposal itu ke Pemerintah Ukraina, tapi mereka tidak mendapatkan jawaban apa pun," ujarnya.

"Jadi, di mana dialognya?" kata Presiden Putin lagi.

Presiden Macron kemudian mengusulkan pertemuan puncak di Jenewa dengan Presiden AS Joe Biden tapi tidak disambut Presiden Putin - yang mengakui bahwa dia berencana bermain hoki es dan berada di gym saat percakapan telepon itu.

Percakapan selama sembilan menit yang intensif berakhir,dengan saran dari Presiden Macron untuk tetap menjaga hubungan. "Begitu ada sesuatu, telepon saya," katanya kepada Presiden Putin.

Presiden Rusia itu kemudian mengakhiri percakapan dengan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Macron dalam Bahasa Prancis.

Sunday, July 3, 2022

Sunday, July 03, 2022

Putin Tawarkan Bangun Kereta Api di IKN, Badan Otorita Siap Follow Up!


Negaratoto - Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan bantuan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Rusia tertarik untuk membantu pembangunan di sektor transportasi kereta api.

Hal ini terungkap dalam kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung ke Rusia Kamis 30 Juni kemarin. Rusia punya perusahaan negara bernama Russian Railways. Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang infrastruktur dan pengoperasian kereta penumpang dan barang. Russian Railways bisa membangun transportasi kereta di IKN Nusantara di Kalimantan bagian timur.

Namun sejauh ini, Tim Komunikasi Rencana Pemindahan IKN Sidik Pramono menyatakan pihaknya belum melakukan pembicaraan lanjutan baik dari pihak Rusia maupun Russian Railways soal tawaran Putin. Menurut Sidik, pihaknya masih menunggu diskusi lanjutan soal tindak lanjut tawaran investasi kereta api di IKN.

"Otorita Ibu Kota Nusantara dibantu tim transisi sudah dengar kabar tersebut, soal rencana ketertarikan Rusia di investasi di projek kereta api untuk IKN. Tentu, otorita apresiasi ketertarikan itu dan menunggu pembicaraan lebih detil dan teknis soal rencana tersebut," ungkap Sidik kepada detikcom, Minggu (3/7/2022).


"Kami akan siap untuk lanjutkan ke pembicaraan teknis lebih detil dan bisa ditindaklanjuti ke tahap berikutnya," ujarnya.

Sejauh ini karena belum ada diskusi lanjutan, pihaknya belum bisa berbicara banyak soal rencana Rusia. Termasuk soal tawaran rute dan biaya proyeknya. Namun yang jelas, Sidik mengatakan pihaknya akan membuka lebar pintu masuk bagi perusahaan Rusia untuk melakukan investasi.

Sebelumnya, dalam pernyataan Putin secara lengkap dalam pertemuan dengan Jokowi yang dilansir dari situs resmi Kepresidenan Rusia, Putin mengaku banyak bicara soal bisnis dan cukup substantif.

Dia bilang Rusia dan Indonesia punya banyak potensi kerja sama bisnis dalam pengembangan infrastruktur transportasi dan logistik. Putin pun langsung menawarkan perusahaan pelat merah Russian Railways untuk melakukan pembangunan jaringan kereta api di IKN Nusantara.

"Kami memiliki banyak potensi kerjasama bisnis dalam pengembangan infrastruktur transportasi dan logistik. Misalnya, Russian Railways dapat mengambil bagian dalam mengimplementasikan inisiatif skala besar Indonesia untuk memindahkan ibu kota negara ke pulau Kalimantan," kata Putin yang berdiri di sebelah kiri Jokowi.

Putin mencontohkan hasil kerja Russian Railways yakni kota Moskow sendiri. Nantinya, IKN Nusantara juga bisa seperti Moskow. Putin menyebut proyek IKN Nusantara sebagai proyek ambisius.

Sunday, July 03, 2022

Awal Mula Pemimpin G7 Ejek Foto Telanjang Dada hingga Dibalas Telak Putin


Negaratoto - Foto Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertelanjang dada di atas kuda sempat menjadi bahan olok-olok para petinggi G7 di Jerman. Putin pun dengan telak membalas olok-olok tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Senin (27/6/2022), olok-olok ini bermula saat para pemimpin G7 mengejek citra 'macho' Putin dalam pertemuan yang digelar di Pegunungan Alpen Bavaria, Jerman. Olok-olok ke Putin diawali saat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertanya apakah jaket mereka harus dilepas atau bahkan mereka harus melepas baju mereka.

"Kita harus menunjukkan bahwa kita lebih tangguh dari Putin," kata Johnson yang disambut tawa beberapa koleganya.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau kemudian menimpali. Dia mengatakan mereka harus menunggang kuda sambil bertelanjang dada.

"Menunggang kuda bertelanjang dada," ujar Trudeau.

Olok-olokan itu terus berlanjut. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kemudian mengatakan menunggang kuda merupakan aksi terbaik.

"Oh iya. Menunggang kuda adalah yang terbaik," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Tentang Aksi Putin Menunggang Kuda Sambil Telanjang Dada
Untuk diketahui, Putin, yang membanggakan citra sporty-nya, beberapa kali terekam kamera bertelanjang dada. Foto-foto Putin bertelanjang dada itu dirilis oleh kantor berita Rusia, termasuk foto di mana dia bertelanjang dada saat menunggang kuda.

Dalam foto itu, Putin tampak menggunakan kacamata hitam, kalung emas, dan celana panjang tentara. Putin tampak menunggang kuda berwarna cokelat dengan latar pegunungan.


Olok-olokan para pemimpin G7 itu terlontar saat mereka membahas upaya untuk lebih mengisolasi Rusia atas invasi ke Ukraina. Invasi itu telah menewaskan ribuan orang dan memaksa jutaan orang mengungsi.

Inggris, Kanada, Jepang dan Amerika Serikat mengumumkan langkah untuk melarang impor emas Rusia. G7 juga mencakup Prancis, Italia, dan Jerman.

Putin Balas Sindiran
Putin pun membalas olok-olok para petinggi G7 itu dengan sindiran. Putin membalikan jika para pemimpin G7 yang bertelanjang dada, hal itu akan menjijikan.

"Saya tidak tahu apakah mereka mau telanjang dari pinggang ke atas atau dari pinggang ke bawah, tapi apapun itu saya pikir hal tersebut bakal menjijikkan," kata Putin saat dimintain tanggapan terkait ejekan-ejekan itu.

Merujuk perkataan sastrawan Rusia, Alexander Pushkin, Putin berujar: "Anda bisa menjadi orang pintar dan berpikir soal kecantikan kuku-kuku Anda."

"Saya jelas sepakat dengan ini: segala sesuatu dalam diri seseorang harus berkembang selaras, baik jiwa dan raga.

"Namun agar semuanya bisa selaras, Anda harus berhenti minum-minum alkohol dan kebiasaan buruk lainnya, lalu berlatih, berolahragalah."

"Kolega-kolega yang Anda sebutkan, saya mengenal mereka secara pribadikami tidak berada pada masa yang baik dalam hubungan kami, ini bisa dipahami.

"Bagaimanapun, mereka semua pemimpin, yang artinya mereka punya karakter. Dan jika mereka mau, mereka jelas akan mencapai kemajuan yang diinginkan.

"Tapi Anda juga harus mengurus diri sendiri. Dan kenyataan bahwa mereka membicarakannya, itu sudah baik, saya akan menyanjung mereka untuk hal ini," tambahnya.

Saturday, July 2, 2022

Saturday, July 02, 2022

Putin Lebih Dekat ke Jokowi Ketimbang Macron di Kremlin? Ini Sebabnya


Negaratoto - Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko membandingkan pertemuan Presiden Vladimir Putin dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan pertemuan Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Putin dan Jokowi terlihat lebih dekat sedangkan Putin dan Macron terlihat berjarak cukup jauh. Ternyata ini lho sebabnya!

Perbandingan Putin-Jokowi dengan Putin-Macron menjadi pembicaraan warganet di media sosial Twitter sampai hari ini, Sabtu (2/6/2022).

Menurut Budiman dengan akun @budimandjatmiko yang mencuit pada Kamis (30/6) lalu, sejarah yang melatarbelakangi kedua negara juga punya peran dalam sikap Putin. Indonesia adalah negerinya Bung Karno yang menjadi sohib Rusia sejak dulu. Sedangkan Macron berasal dari negaranya Napoleon yang pernah menyerbu Rusia. Imbasnya sampai ke jarak pertemuan di Kremlin: Putin-Jokowi dekat dan Putin-Macron jauh.

"Beda saat menerima Presiden Prancis di meja panjang dengan kursi berjauhan, saat jumpa dengan pak @jokowi, Vlad Putin menerimanya di kursi berdekatan," tulisnya.


Kenapa Macron jauh banget? Ini sebabnya!
Putin menemui Jokowi di Kremlin, Moscow, pada 30 Juni kemarin. Kondisi pandemi COVID-19 sudah lumayan mereda. Mereka tidak mengenakan masker.

Keduanya bertatap muka di depan meja kecil seukuran setengah meter saja. Bila tangan Putin dan Jokowi sama-sama diangkat, maka tangan keduanya bisa dengan mudah bertemu.

Namun kondisinya lain saat Putin menemui Macron di Kremlin, Moskow, pada 7 Februari lalu. Saat itu, virus Corona sedang mengamuk di seluruh dunia, varian Delta menjadi biang kerok pagebluk internasional.

Dilansir Reuters, pengamat saat itu terkejut melihat jarak Putin dengan Macron dalam pertemuan kala itu. Mereka terpisah meja sepanjang 4 meter. Ternyata, sebabnya tidak lain dan tak bukan adalah COVID-19. Macron menolak dites oleh Rusia.

Dua sumber yang mengetahui soal protokol kesehatan Macron, mengatakan kepada Reuters bahwa Macron telah diberi pilihan: menjalani tes PCR yang dilakukan oleh otoritas Rusia dan diizinkan untuk mendekati Putin, atau menolak tes dan harus mematuhi aturan jaga jarak yang lebih ketat. Macron tidak mau DNA-nya didapatkan oleh pihak Rusia.

"Kami tahu betul bahwa itu berarti tidak ada jabat tangan dan meja panjang itu. Tetapi kami tidak dapat menerima bahwa mereka mendapatkan DNA presiden," kata salah satu sumber kepada Reuters, merujuk pada masalah keamanan jika pemimpin Prancis itu dites COVID-19 oleh dokter Rusia.

Sumber kedua dalam rombongan Macron mengkonfirmasi bahwa Macron menolak untuk mengikuti tes PCR Rusia. Sumber itu mengatakan Macron telah menjalani tes PCR di Prancis sebelum keberangkatan dan tes antigen yang dilakukan oleh dokternya sendiri di Rusia.

"Kami tahu betul bahwa itu berarti tidak ada jabat tangan dan meja panjang itu. Tetapi kami tidak dapat menerima bahwa mereka mendapatkan DNA presiden," kata salah satu sumber kepada Reuters, merujuk pada masalah keamanan jika pemimpin Prancis itu dites COVID-19 oleh dokter Rusia.

Sumber kedua dalam rombongan Macron mengkonfirmasi bahwa Macron menolak untuk mengikuti tes PCR Rusia. Sumber itu mengatakan Macron telah menjalani tes PCR di Prancis sebelum keberangkatan dan tes antigen yang dilakukan oleh dokternya sendiri di Rusia.

Friday, July 1, 2022

Friday, July 01, 2022

Rusia Panggil Dubes Inggris Gegara Komentar 'Andai Putin Wanita'


Negaratoto - Otoritas Rusia memanggil Duta Besar (Dubes) Inggris di Moskow untuk menyampaikan protes atas komentar terbaru Perdana Menteri (PM) Boris Johnson soal Presiden Vladimir Putin. Moskow menyebut komentar Johnson soal Putin itu sangat 'menyinggung'.

Seperti dilansir AFP, Jumat (1/7/2022), Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan pihaknya memanggil Dubes Inggris Deborah Bronnert di Moskow pada Kamis (30/6) waktu setempat.

Kepada Bronnert, Rusia menegaskan bahwa pihaknya 'secara tegas' menolak 'komentar yang terang-terangan menyinggung oleh otoritas Inggris terhadap Rusia, pemimpinnya, para pejabatnya juga rakyat Rusia'.

"Dalam masyarakat yang sopan, telah menjadi kebiasaan untuk meminta maaf atas pernyataan semacam itu," demikian penegasan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengecam pernyataan Johnson soal Putin sebagai 'retorika penghinaan yang tidak bisa diterima'.

Diketahui bahwa pada Selasa (28/6) waktu setempat, Johnson menyatakan Putin tidak akan memulai perang di Ukraina jika dia seorang wanita. Dia juga menyebut invasi Rusia ke Ukraina, yang disebut 'operasi militer khusus' oleh Moskow, merupakan 'contoh sempurna dari maskulinitas beracun'.


"Jika Putin adalah seorang wanita, yang tentunya dia bukan (wanita), tetapi jika dia wanita, saya benar-benar tidak berpikir bahwa dia akan memulai perang invasi dan kekerasan yang gila dan macho seperti yang dia telah lakukan," ucap Johnson saat berbicara kepada televisi Jerman, ZDF.

Atas komentar Johnson itu, Putin pun memberikan balasan menohok. Berbicara di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat, dia menyebut komentar Johnson itu 'tidak benar'.

"Saya ingin menunjukkan peristiwa dalam sejarah modern ketika (mantan perdana menteri Inggris) Margaret Thatcher memutuskan untuk melancarkan serangan terhadap Argentina untuk menguasai Kepulauan Falkland pada tahun 1982," cetus Putin.

"Di sana, seorang wanita memutuskan untuk memulai perang, yang berakhir dengan kemenangan Inggris pada tahun yang sama," kata pemimpin Rusia itu.

Selain Johnson, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace juga memicu kemarahan Rusia setelah menuduh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia 'mengancam untuk melancarkan serangan nuklir kepada semua orang atau melakukan sesuatu atau hal lainnya setiap minggu'.

Kementerian Luar Negeri Rusia menggarisbawahi bahwa 'tidak bisa diterima' bagi para pejabat Inggris 'untuk membagikan informasi palsu, khususnya soal dugaan ancaman oleh Rusia untuk menggunakan senjata nuklir'.

Thursday, June 30, 2022

Thursday, June 30, 2022

Sebut Putin Makin Barbar, Inggris Tambah Bantuan Militer ke Ukraina


Negaratoto - Pemerintah Inggris menjanjikan tambahan bantuan militer untuk Ukraina senilai £ 1 miliar guna membantu melawan invasi Rusia, termasuk sistem pertahanan udara dan pesawat tak berawak (drone).

Bantuan baru ini akan membawa total dukungan militer Inggris ke Ukraina sejak dimulainya invasi Rusia pada akhir Februari menjadi £ 2,3 miliar, kata Kantor Perdana Menteri (PM) Inggris, Downing Street dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (30/6/2022).

"Paket itu mencakup sistem pertahanan udara yang canggih, kendaraan udara tanpa awak, peralatan peperangan elektronik baru yang inovatif, dan ribuan peralatan vital untuk tentara Ukraina," ujar Downing Street dalam pernyataannya.

Disebutkan bahwa ini akan menjadi "langkah pertama" untuk memungkinkan Ukraina melampaui upaya "pertahanan yang gagah berani" dan bergerak menuju "peningkatan operasi ofensif" untuk mendapatkan kembali wilayahnya yang kini diduduki pasukan Rusia.


Dalam pernyataan Downing Street tersebut, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan serangan-serangan Vladimir Putin terhadap Ukraina "semakin barbar" karena pemimpin Rusia itu "gagal meraih keberhasilan yang diharapkannya.

"Senjata, peralatan, dan pelatihan Inggris mengubah pertahanan Ukraina melawan serangan gencar ini," kata Downing Street mengutip Johnson.

"Dan kami akan terus berdiri di belakang rakyat Ukraina untuk memastikan Putin gagal di Ukraina," imbuhnya.

Inggris adalah salah satu negara pertama yang memberikan bantuan militer mematikan kepada Ukraina, seperti rudal anti-tank dalam menanggapi invasi Rusia. Mereka juga terlibat dalam pelatihan tentara Ukraina.

Sementara itu, Rusia dilaporkan semakin meningkatkan serangannya di berbagai garis depan medan pertempuran di seluruh wilayah Ukraina saat negara-negara NATO bertemu di Madrid, Spanyol.

Pertemuan puncak atau KTT NATO yang digelar pekan ini di Madrid diketahui juga membahas rangkaian tindakan lebih lanjut untuk melawan tantangan dari Rusia, yang terus menginvasi Ukraina sejak akhir Februari lalu.

Sunday, June 26, 2022

Sunday, June 26, 2022

Antisipasi Barat, Putin Akan Kirim Rudal Berkekuatan Nuklir ke Belarusia


Negaratoto - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia akan mengirimkan rudal balistik atau rudal jelajah berkekuatan nuklir ke Belarusia untuk mengantisipasi ketegangan dengan pihak Barat. Sistem rudal itu bernama Iskander-M.

Seperti dilansir AFP, Minggu (26/6/2022), Putin menyampaikan itu pada Sabtu (25/6) waktu setempat ketika menerima pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko. Dia menyebut pengiriman itu akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.

"Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan mentransfer sistem rudal taktis Iskander-M ke Belarus, yang dapat menggunakan rudal balistik atau rudal jelajah, dalam versi konvensional dan nuklirnya," kata Putin dalam siaran di televisi Rusia pada awal pertemuannya dengan Lukashenko. di Saint Petersburg.


Kemudian, dia juga menawarkan untuk meningkatkan pesawat tempur Belarusia agar mampu membawa senjata nuklir. Hal ini dilakukan usai meningkatnya ketegangan dengan negara-negara Barat atas Ukraina.

"Banyak Su-25 (pesawat) yang beroperasi dengan militer Belarusia. Mereka dapat ditingkatkan dengan cara yang tepat," kata pemimpin Rusia itu.

Powered by AdSparc
"Modernisasi ini harus dilakukan di pabrik-pabrik pesawat di Rusia dan pelatihan personel harus dimulai sesuai dengan ini," tambahnya, setelah Lukashenko memintanya untuk 'menyesuaikan' pesawat. Kami akan menyepakati bagaimana mencapai ini," lanjut Putin.

Untuk diketahui, Putin telah beberapa kali mengacu pada senjata nuklir sejak negaranya melancarkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, yang dianggap Barat sebagai peringatan kepada Barat untuk tidak campur tangan.

Lukashenko mengatakan bulan lalu bahwa negaranya telah membeli rudal berkemampuan nuklir Iskander dan sistem anti-rudal anti-pesawat S-400 dari Rusia.

Thursday, June 23, 2022

Thursday, June 23, 2022

Dukung Jokowi Temui Putin-Zelensky, Legislator PAN Harap Ada Perdamaian


Negaratoto - Rencana Presiden Jokowi menemui Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, untuk mendorong perdamaian kedua negara didukung anggota Komisi I DPR RI Ahmad Rizki Sadig. Rizki Sadiq mengatakan Indonesia harus ikut berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana amanat pembukaan UUD 1945.

"Saya mengapresiasi Presiden Jokowi yang akan melakukan lawatan ke Ukraina dan Rusia, untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelensky dan Presiden Vladimir Putin," kata Rizki kepada wartawan, Rabu (22/06/22).

"Langkah ini adalah bentuk implementasi Undang-Undang Dasar kita dalam rangka turut menjaga perdamaian dunia," imbuhnya.

Rizki menilai rencana pertemuan Presiden Jokowi dengan Putin dan Zelensky merupakan implementasi kebijakan politik luar negeri 'bebas aktif'. Terlebih, sebut anggota DPR dari Fraksi PAN itu, perang Rusia dengan Ukraina patut diduga menimbulkan banyak masalah bagi dunia internasional.


"Selain itu, konflik Ukraina dan Rusia ini disinyalir telah membawa banyak masalah bagi dunia, baik krisis energi serta kelangkaan pangan yang memicu terjadinya inflasi, yang membuat sejumlah negara di jurang resesi. Tentu kunjungan Jokowi ini diharapkan bisa menjadi titik temu perdamaian dan stabilitas global," sebut Rizki Sadiq.

Lebih lanjut Rizki menuturkan lawatan Jokowi ke Rusia dan Ukraina bakal menjadi sejarah. Sebab, jika pertemuannya terealisasi, Jokowi bakal jadi pemimpin negara Asia pertama yang mengunjungi Rusia dan Ukraina di tengah kondisi perang.

"Saya mengajak masyarakat Indonesia agar tetap mendukung segala bentuk politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif demi mewujudkan perdamaian dunia. Tidak hanya pada konflik Ukraina-Rusia, tetapi juga di titik konflik dengan isu kemanusiaan lainnya, seperti yang terjadi di Palestina," pungkas Ketua DPW PAN Jawa Timur itu.

Diberitakan sebelumnya, Menlu RI Retno Marsudi mengungkapkan rencana Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Lawatan Jokowi ke dua negara itu akan dilakukan setelah menghadiri KTT G7 di Jerman pada 26-27 Juni ini.

Presiden Jokowi direncanakan akan mengunjungi Kiev, Ukraina, dan Moskow, Rusia. Kunjungan ke dua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang tidak normal. Kita paham situasi saat ini masih sangat sangat-sangat complicated," kata Retno dalam press briefing secara virtual, Rabu (22/6).

"Dalam kunjungan ke Kiev dan Moskow, tentunya Bapak Presiden akan melakukan pertemuan dengan Presiden Zelensky dan Presiden Putin," imbuh Retno.

Sunday, June 19, 2022

Sunday, June 19, 2022

Keras! Putin Sindir AS, Sampai Bawa-bawa Utusan Tuhan


Negaratoto - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Amerika Serikat (AS) bertindak seolah-olah mereka adalah utusan tuhan di bumi. Hal itu disampaikannya dalam sebuah pidato di Forum Ekonomi Internasional di St Petersburg.

"Setelah mengklaim kemenangan dalam Perang Dingin, AS menyatakan dirinya utusan Tuhan di bumi, tidak memiliki kewajiban, tetapi hanya kepentingan, dan kepentingan ini suci," kata Putin, dikutip dari TASS, Sabtu (18/6/2022).

Putin tegas mengatakan, tidak ada satu pun negara di dunia yang berlaku seperti AS. Menurutnya, negeri Paman Sam itu memperlakukan negara lain seperti koloni.

Sementara dikutip dari Sky News, Putin menolak upaya barat yang ingin menghancurkan Rusia, yang disebutnya sebagai sanksi "bodoh" meniru "blitzkrieg" dari sisi ekonomi.


Istilah tersebut berasal dari perang dunia kedua, blitzkrieg, yaitu serangan militer cepat dan intens untuk mengejutkan musuh sebagai kunci kesuksesan Jerman saat itu.

Menurut Putin upaya menekan ekonomi Rusia lewat sejumlah sanksi itu belum bisa berhasil. Di tengah kecaman panjang dari AS dan sekutunya, pemimpin Rusia itu mengatakan Barat memilih negara yang salah untuk diisolasi. Pada kesempatan yang sama Putin menyatakan akan melanjutkan operasi militernya di Ukraina. Ucapan itu disambut gemuruh tepuk tangan di dalam aula.

Pemimpin Rusia ini menyebut invasi ke Ukraina adalah upaya untuk membela rakyatnya di wilayah Donbas, yang sebagian besar berbahasa Rusia di timur Ukraina. Namun, barat menganggap hal tersebut sebagai dalih tak berdasar untuk memulai perang.

Pidato Putin dilaksanakan beberapa jam setelah Uni Eropa (UE) mengusulkan Ukraina menjadi anggotanya. Putin menuduh UE telah kehilangan kedaulatan politiknya dan berpotensi rugi lebih dari US$ 400 miliar akibat sanksinya kepada Rusia.

Monday, June 13, 2022

Monday, June 13, 2022

Kim Jong Un Kirim Pesan ke Putin: Dukung Penuh Invasi ke Ukraina


Negaratoto - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menyampaikan dukungan penuh untuk Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun ada kecaman internasional atas invasi Moskow ke Ukraina.

"Warga Rusia telah mencapai keberhasilan besar dalam mencapai tujuan yang adil untuk membela martabat dan keamanan negara mereka ... sambil menghadapi segala macam tantangan dan kesulitan," tulis Kim dalam sebuah pesan untuk Putin seperti dikutip kantor berita resmi Korut, KCNA dan diberitakan kantor berita Korea Selatan, Yonhap dan media Malaysia, The Star, Senin (13/6/2022).

"Rakyat Korea memberikan dukungan dan dorongan penuh kepada mereka," imbuh Kim dalam pesannya yang disampaikan bertepatan dengan Hari Rusia.

Pernyataan Kim Jong Un yang menyebut serangan terhadap Ukraina sebagai "tujuan yang adil" untuk membela keamanan Rusia adalah tanda terbaru yang menggambarkan hubungan bilateral dekat yang telah berlangsung selama beberapa dekade antara kedua negara tersebut.


Pyongyang baru-baru ini menekankan hubungan dekatnya dengan Moskow, meskipun ada kritik dari komunitas internasional atas operasi militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.

Kim juga menyatakan keyakinannya bahwa hubungan persahabatan akan terus menguat di semua bidang dan dalam "perjalanan untuk membela keadilan internasional dan memastikan keamanan global."

Sebelumnya pada tahun 2019, Kim mengadakan pertemuan puncak pertamanya dengan Putin di kota Vladivostok di wilayah timur jauh Rusia.

Rusia telah melancarkan invasi ke Ukraina sejak 24 Februari lalu. Pasukan Rusia kini mengalihkan fokus invasinya ke wilayah Donbas, yang dikuasai separatis pro-Moskow sejak tahun 2014 lalu, setelah pasukannya mundur dari wilayah sekitar ibu kota Ukraina, Kiev.

Pasukan Rusia dilaporkan telah meledakkan sebuah jembatan yang menghubungkan kota Sievierodonetsk di Ukraina, dengan sebuah kota lainnya yang terpisahkan sungai. Hal ini berarti memutus kemungkinan rute evakuasi untuk warga sipil setempat.

Seperti dilansir Reuters, Senin (13/6/2022), kota Sievierodonetsk yang terletak di Provinsi Luhansk menjadi pusat pertempuran sengit selama beberapa waktu terakhir, dengan pasukan Moskow harus bisa menguasainya untuk mencapai target menguasai seluruh wilayah Donbas, Ukraina bagian timur.

Sebagian kota tersebut hancur akibat pertempuran sengit antara pasukan Kiev dan Moskow sejak invasi dilancarkan 24 Februari lalu.