Breaking

Showing posts with label Sanksi. Show all posts
Showing posts with label Sanksi. Show all posts

Wednesday, August 3, 2022

Wednesday, August 03, 2022

AS Blacklist Kekasih Putin Gegara Invasi Rusia ke Ukraina


Negaratoto - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan rentetan sanksi terbaru terhadap kalangan elite Rusia terkait invasinya ke Ukraina. Salah satu yang dijatuhi sanksi merupakan mantan pesenam Olimpiade, Alina Kabaeva, yang dikenal sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Rabu (3/8/2022), Departemen Keuangan AS dalam pernyataannya menyebut Kabaeva yang berusia 39 tahun ini memiliki 'hubungan dekat dengan Putin'. Dia merupakan mantan anggota parlemen Rusia, Duma Negara, dan kini menjabat 'kepala Grup Media Nasional' -- kerajaan televisi, radio dan media cetak yang pro-Kremlin.

Departemen Keuangan AS menyatakan Kabaeva dijatuhi sanksi 'karena menjadi atau pernah menjadi pemimpin, pejabat, pejabat eksekutif senior, atau anggota dewan direksi Pemerintah Federasi Rusia'.

Pada April lalu, media terkemuka AS, Wall Street Journal, melaporkan bahwa sanksi untuk Kabaeva tengah dipertimbangkan otoritas AS. Saat itu ada kekhawatiran bahwa langkah semacam itu akan memicu ketegangan baru mengingat kedekatannya dengan Putin.

Kabaeva sebelumnya sudah dijatuhi sanksi oleh Uni Eropa dan Inggris, juga terkait invasi Rusia ke Ukraina.

Selain Kabaeva, Departemen Keuangan AS juga mengumumkan penjatuhan sanksi terhadap sejumlah oligarki atau konglomerat Rusia, sebuah perusahaan produsen baja utama dan dua anak perusahaannya, serta sebuah lembaga keuangan yang dituduh melakukan operasi menghindari sanksi dan direktur umumnya.

Empat pejabat Rusia yang ditunjuk menjadi pejabat di wilayah Ukraina yang diduduki Moskow juga dimasukkan ke dalam daftar sanksi AS.


Para oligarki yang dijatuhi sanksi oleh AS itu diyakini dekat dengan Putin. Salah satunya miliarder Andrey Grigoryevich Guryev, yang merupakan pemilik Witanhurst estate -- estate terbesar kedua di London, Inggris, setelah Buckingham Palace.

Guryev merupakan pendiri dan mantan wakil ketua PhosAgro, pemasok utama pasar pupuk global. Dia dan putranya dijatuhi sanksi finansial, yang melarang bisnis-bisnis AS -- termasuk bank-bank dengan cabang di AS -- untuk melakukan transaksi dengan mereka dan membekukan aset mereka di bawah yurisdiksi AS.

Departemen Keuangan AS juga memasukkan ke dalam blacklist sebuah yacht bernama Alfa Nero milik Guryev, yang berbasis di Karibia dan berukuran panjang 81 meter. Yacht itu berisiko disita oleh otoritas AS.

Sanksi juga dijatuhkan kepada Natalya Popova yang merupakan istri dari Kirill Dmitriev, manajer dana kekayaan negara pemerintah Rusia. Departemen Keuangan AS menyebut Popova bekerja untuk perusahaan teknologi Innopraktika, yang dikelola oleh salah satu putri dari Putin.

"Ketika orang-orang yang tidak bersalah menderita dari perang agresi ilegal Rusia, sekutu-sekutu Putin telah memperkaya diri mereka sendiri dan mendanai gaya hidup mewah mereka," ucap Menteri Keuangan AS Janet Yellen.

"Departemen Keuangan akan menggunakan setiap sarana yang kami miliki untuk memastikan para elite Rusia dan penyokong Kremlin bertanggung jawab atas keterlibatan mereka dalam perang yang menelan banyak korban jiwa," imbuhnya.

Dalam aksi gabungan, Departemen Luar Negeri AS juga menjatuhkan sanksi, termasuk pembatasan visa, terhadap para oligarki Rusia yang 'mengelola perusahaan penghasil pendapatan terbesar'.

Hampir 900 pejabat Rusia yang dimasukkan dalam daftar larangan visa AS, bersama dengan 31 pejabat non-Rusia yang dianggap mendukung pendudukan Rusia di Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu.

"Hari ini, Amerika Serikat mengambil tindakan tambahan untuk memastikan Kremlin dan para penyokongnya merasakan efek gabungan dari respons kita terhadap perang agresi yang tidak beralasan," ucap Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Sunday, July 31, 2022

Sunday, July 31, 2022

Swiss Bakal Sanksi Ekonomi China Jika invasi Taiwan


Negaratoto - State Secretariat for Economic Affairs (SECO) selaku badan Pemerintah Swiss yang menerapkan sanksi ekonomi, tidak ragu-ragu untuk mengadopsi aturan milik Uni Eropa kepada China. Sanksi tersebut akan diberlakukan oleh Swiss apabila China terbukti menginvasi Taiwan.

"Saya sangat percaya bahwa kami akan mengadopsi sanksi semacam itu," ungkap Direktur SECO Marie-Gabrielle Ineichen Fleisch kepada Neue Zürcher Zeitung, seperti diberitakan oleh Reuters, Sabtu (30/7).

Komentar dari Ineichen-Fleisch ini hadir setelah China dilaporkan meningkatkan aktivitas militer di sekitar perairan Taiwan.

Saat proses latihan berlangsung, wilayah perairan tersebut akan diblokade atau tidak bisa dimasuki oleh siapapun.

Terkait hal itu, Pemerintah Taiwan mengatakan bahwa 23 juta rakyat Taiwan berhak menentukan sendiri nasib dan masa depan mereka.

Meski menginginkan perdamaian, mereka akan membela dirinya sendiri jika nantinya diserang.

Sanksi ekonomi yang diberlakukan terhadap China tentu akan menelan berbagai konsekuensi. Menurut Ineichen-Fleisch, konsekuensi tersebut mengharuskan banyak pihak, terutama negara netral, untuk lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan serupa.

Karena baginya, konsekuensi ekonomi yang akan terjadi memiliki dampak lebih besar, bahkan jika dibandingkan dengan sanksi ekonomi yang telah dijatuhkan kepada Rusia.


"Namun, sanksi dalam kasus China akan menjadi lebih drastis (daripada sanksi terhadap Rusia) karena hubungan ekonomi yang jauh lebih penting," tutur Ineichen-Fleisch.

"Oleh karena itu, mungkin akan ada diskusi yang lebih besar di Uni Eropa, Amerika Serikat, serta di Swiss jika dibandingkan dengan yang terjadi dengan Rusia," imbuhnya.

"Namun saya berharap itu tidak akan pernah terjadi," lanjut Ineichen-Fleisch.

Sebelumnya, Swiss memberlakukan sanksi ekonomi sesuai aturan Uni Eropa terhadap individu dan perusahaan dari Rusia, sebagai buntut invasi dan serangan Rusia ke Ukraina pada Februari lalu.

Dilansir melalui laporan Reuters, Swiss telah membekukan aset keuangan Rusia senilai 6.7 miliar Swiss francs atau setara dengan Rp104,24 triliun (1 swiss francs = Rp15,5 ribu) hingga hari ini. Menurut Ineichen-Fleisch, nilai tersebut tidak akan banyak berubah.

"Di SECO, kami belum menemukan indikasi bahwa masih banyak aset milik orang terkena sanksi yang belum ditemukan," cetusnya.

Sementara itu, hubungan yang terjadi antara China dan Taiwan mulai memanas setelah wacana kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Sejumlah sumber Pemerintah China bahkan mengklaim Beijing sudah mempersiapkan berbagai langkah, termasuk opsi militer, merespons lawatan Pelosi ke Taiwan jika benar-benar terjadi.

Dalam sambungan telepon dengan Presiden Joe Biden pada Kamis (28/7), Presiden China Xi Jinping melayangkan ultimatum kepada AS agar 'tak bermain dengan api' soal Taiwan.

Pelosi sendiri menolak mengonfirmasi kunjungannya ke Taiwan secara publik, tetapi telah mengundang sejumlah politikus untuk menemaninya.

Saturday, May 7, 2022

Saturday, May 07, 2022

Pacar Rahasia Vladimir Putin Akhirnya Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa


Negaratoto - Alina Kabaeva ikut menjadi sasaran sanksi Uni Eropa karena kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Setelah sering jadi perbincangan dunia hingga muncul petisi untuk mengusirnya, akhirnya wanita yang disebut pacar rahasia Putin tersebut direncanakan masuk dalam daftar. Sebelumnya ada kekhawatiran Alina Kabaeva menyimpan aset milik Vladimir Putin selagi bersembunyi di Swiss.

Alina Kabaeva belakangan sudah mulai terlihat muncul di publik. Beberapa waktu lalu ia datang ke gladiresik sebuah acara gimnastik di Moskow, Rusia. Walau berani menampilkan diri ternyata Alina tidak sepenuhnya aman. Laporan terbaru mengatakan jika ia masuk dalam draf proposal sanksi ke-6 Uni Eropa untuk Rusia karena invasi ke Ukraina.

Dalam proposalnya disebutkan bahwa Alina adalah ketua dari dewan direksi National Media Group, sebuah perusahaan yang punya saham di kebanyakan media besar di Rusia. Media-media itu pun dianggap sebagai mesin propaganda Vladimir Putin. Wanita yang dulu seorang atlet dan politisi itu dikatakan dekat dengannya.


Jika proposal tersebut disetujui, Alina Kabeva akan menjadi salah satu dari 1.000 orang-orang penting Rusia yang mendapat sanksi. Beberapa di antaranya adalah larangan untuk bepergian dan aset kekayaan yang dibekukan.

Dilansir The Wall Street Journal, Alina dan keluarganya mendapatkan keuntungan pribadi dari kedekatan mereka dengan orang-orang terdekat Putin. Sebelumnya muncul petisi yang meminta Alina dan anak-anaknya diusir dari tempat persembunyiannya di sebuah vila mewah di Swiss. Selain karena merasa ia dilindungi, wanita itu jadi sorotan karena tidak disanksi dan dikhawatirkan Vladimir Putin menyembunyikan asetnya bersama Alina.

Vladimir Putin sendiri berulang kali membantah gosip mengenai hubungan dengan Alina yang disebut media sebagai 'selingkuhan Rusia' itu. Namun laporan terbaru mengatakan kini mereka sudah memiliki empat anak. Selama invasi Rusia ke Ukraina, Putin disebut melindungi dan menyembunyikan pacar juga anak-anaknya dari bahaya dengan kembali mengirim mereka ke Swiss.

"Putin adalah pria yang sangat tertutup. Dia telah menyembunyikan dua putrinya dengan identitas palsu selama bertahun-tahun," ungkap sumber kepada salah satu media di Moscow.

Wednesday, May 4, 2022

Wednesday, May 04, 2022

Rusia Tinggal Tunggu Waktu Dapat Sanksi Ngeri dari Dunia!


Negaratoto - Uni Eropa (UE) akan segera mengumumkan usulan sanksi baru terhadap Rusia. Sanksi baru tersebut telah dipersiapkan atas tanggapan dari serangan besar-besaran Rusia ke kota Kharkiv di Ukraina kemarin.

Presiden Komisi Eropa Ursula Von Der Leyen diperkirakan akan menyampaikan sanksi baru itu pada hari Rabu (4/5/2022). Adapun sanksi tersebut adalah termasuk larangan impor minyak Rusia pada akhir tahun ini.

Dikutip dari Reuters, (Rabu (4/5/2022), sanksi akan diberikan ketika pasukan Rusia menggempur sasaran di wilayah Ukraina Timur, dengan melepaskan roket ke pabrik baja. Di mana pabrik baja tersebut, merupakan benteng terakhir perlawanan di kota pelabuhan kota Mariupol.


Kota Mariupol juga menjadi target serangan Rusia. Hal itu dilakukan Rusia agar memisahkan Ukraina dari Laut Hitam, sekaligus untuk menghubungkan wilayah yang ingin dikuasai Rusia di Selatan dan Timur Ukraina, yakni kota Donetsk dan Luhansk.

Walikota Mariupol Vadym Boichenko mengatakan lebih dari 200 warga sipil masih tetap berada di pabrik, dan masih ada 100.000 warga sipil yang berada di kota itu. Dipukul oleh sanksi Barat, Rusia sekarang tengah menghadapi langkah-langkah baru dari UE yang akan menargetkan bank dan industri minyaknya.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga telah memberikan ancaman ekonomi, bagi pendukung Barat di kota Kyiv. Putin berencana untuk memblokir ekspor bahan mentah penting, untuk Barat.

Sebelumnya, pasukan Rusia telah mengarahkan senjata terberat mereka ke Timur dan Selatan Ukraina setelah gagal merebut kota Kyiv, termasuk serangan baru di Barat pada hari Selasa kemarin.

Walikota Lviv mengatakan serangan rudal Rusia Itu telah merusak jaringan listrik dan air di kota Barat dekat perbatasan Polandia. Di mana itu adalah tempat pasokan senjata Barat, untuk militer Ukraina.

Wednesday, May 04, 2022

Ngeri... Rusia Dapat Ancaman Baru dari Dunia!


Negaratoto - Kota Kharkiv di Ukraina mendapat serangan tembakan besar-besaran dari Rusia. Rabu (4/5/2022), Russia juga telah menghancurkan beberapa kota yang ada di Ukraina Timur, seperti Donetsk dan Luhans.

Menanggapi kejadian tersebut, Uni Eropa (UE) pun telah menyiapkan sanksi. Salah satu sanksinya ialah tak membeli minyak dari Rusia.

Duta besar dari negara-negara UE juga akan membahas lebih lanjut sanksi yang diusulkan ketika mereka bertemu pada Rabu (4/5) waktu setempat. Diketahui, ekspor energi Rusia ke Eropa sejauh ini sebagian besar dibebaskan dari sanksi internasional.

Di Brussel, Komisi Eropa diperkirakan akan mengusulkan keenam paket sanksi UE Minggu ini untuk Rusia. Sanksi tersebut termasuk kemungkinan kebijakan embargo untuk membeli minyak Rusia.


"Paket ini harus mencakup langkah-langkah yang jelas, untuk memblokir pendapatan Rusia dari sumber daya energi," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dalam pidatonya.

"Kami telah berhasil mencapai situasi di mana Jerman mampu menanggung embargo minyak," kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck.

Kanselir Olaf Scholz bersumpah sanksi tersebut tidak akan dicabut sampai Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani kesepakatan damai dengan Ukraina.

Saat ini, pasukan Rusia juga sedang mempersiapkan serangan ke Severodonetsk dan berusaha untuk merebut kota Rubizhne di provinsi Luhansk.

Berdasarkan laporan kantor presiden Ukraina, Selasa (3/5), sedikitnya ada tiga warga sipil yang tewas dalam penembakan di kota Vuhledar, wilayah Donetsk. Di sisi lain, Ibu Negara Ukraina Olena Zelenska juga meminta negara Barat untuk mempertahankan dukungannya.

"Ukraina membutuhkan senjata, agar para pengungsi Ukraina dapat kembali ke rumah dan membangun kembali ekonomi. Oleh karena itu, kami meminta negara Barat untuk tidak berhenti, mempercepat laju penyediaan senjata," ujar Olena, kepada salah satu tayangan televisi pagi di Inggris.

Thursday, April 28, 2022

Thursday, April 28, 2022

Rusia Balas Jatuhkan Sanksi pada 287 Anggota Parlemen Inggris

Negaratoto - Rusia menjatuhkan sanksi terhadap ratusan anggota parlemen Inggris dalam langkah balasan setelah otoritas Inggris pada Maret lalu menjatuhkan sanksi terhadap 386 anggota parlemennya. Sanksi dari Moskow ini mencakup larangan masuk ke wilayah Rusia.

Seperti dilansir CNN dan AFP, Kamis (28/4/2022), Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa sanksi itu mencakup larangan masuk bagi 287 anggota parlemen Inggris ke wilayah Rusia, setelah Inggris memasukkan nama-nama anggota parlemen Rusia ke dalam daftar hitam terkait invasi Moskow ke Ukraina.

"Merespons keputusan yang diambil oleh pemerintah Inggris pada 11 Maret yang menambahkan 386 deputi Duma ke dalam daftar sanksi, dalam langkah timbal balik, pembatasan pribadi diberlakukan terhadap 287 anggota House of Commons," sebut Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataannya.


Baik anggota parlemen dari Partai Konservatif maupun Partai Buruh masuk ke dalam daftar sanksi Rusia tersebut. Total terdapat 650 anggota dalam House of Commons Inggris.

Moskow menyebut daftar itu terdiri atas para anggota parlemen yang dianggap memainkan 'bagian paling aktif' dalam menyusun sanksi-sanksi anti-Rusia dan berkontribusi terhadap 'histeria Russophobia'.

Nama kepala Staf Downing Street atau kantor PM Inggris Steve Barclay dan Ketua House of Commons Lindsay Hoyle masuk dalam daftar anggota parlemen Inggris yang dijatuhi sanksi oleh Rusia tersebut. Ada juga nama Menteri Brexit Jacob Rees-Mogg dan Menteri Lingkungan George Eustice.

"Orang-orang ini, yang tidak lagi diizinkan memasuki Federasi Rusia, mengambil bagian paling aktif dalam pembentukan instrumen sanksi anti-Rusia di London, dan berkontribusi pada penyebaran histeria Russophobia yang tidak berdasar di Inggris," demikian disebutkan dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

"Retorika permusuhan dan tuduhan tidak masuk akal yang datang dari mulut para anggota parlemen Inggris tidak hanya membenarkan tindakan permusuhan London, yang bertujuan menjelekkan negara kita dan isolasi internasional, tapi juga digunakan oleh para penentang dialog saling menghormati dengan Rusia untuk merusak landasan kerja sama bilateral," imbuh pernyataan tersebut.

Sunday, April 10, 2022

Sunday, April 10, 2022

Waduh! Gara-gara Sanksi AS hingga Eropa, Rusia Kehilangan 79 Pesawat

Negaratoto - Rusia kehilangan 79 pesawat jet komersial, atau hampir 10% dari total maskapai penerbangan mereka. Hal itu terjadi akibat sanksi yang diberikan dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa, atas invasinya ke Ukraina.

Sanksi dari sejumlah negara itu, mengharuskan perusahaan penyewaan pesawat internasional untuk mengambil alih armada Rusia pada akhir Maret 2022 lalu.

Dikutip dari CNN, Minggu (10/4/2022), menurut data laporan analitik Cirium, ketika Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, maskapai penerbangan Rusia mengoperasikan 861 pesawat komersial, baik jet penumpang maupun kargo. Lebih dari setengah dari pesawat itu, diperkirakan memiliki nilai pasar US$ 9,2 miliar atau setara Rp 13,.5 triliun (kurs Rp 14.300).


Industri penerbangan Rusia bergantung pada pesawat yang dibuat oleh perusahaan leasing AS dan negara Barat, seperti Boeing dan Airbus. Namun, AS dan sebagian besar Eropa telah menutup ruang udara ke Rusia setelah invasinya.

Pemerintah Rusia (Kremlin) mengumumkan bulan lalu, mereka menasionalisasi semua pesawat yang berusaha diambil alih oleh leasing, dan mengambil alih hampir 500 pesawat yang ada di Rusia.

Sebagian besar perusahaan leasing besar, termasuk Air Lease Corp. (AL), Aviation Capital Group, Avolon dan SMBC Aviation Capital, menolak berkomentar mengenai pesawat yang telah mereka sita atau tindakan Rusia untuk menasionalisasi pesawat yang masih ada di Rusia.

Bahkan beberapa perusahaan leasing di negara-negara yang belum memberikan sanksi ke Rusia, seperti China dan Uni Emirat Arab, juga bergerak untuk mengambil alih pesawat mereka dari Rusia.

Sanksi itu juga mengharuskan Boeing, Airbus, dan pembuat mesin seperti General Electric (GE) berhenti menyediakan suku cadang dan dukungan layanan ke Rusia.

Sunday, March 27, 2022

Sunday, March 27, 2022

Rusia Lagi Pikir-pikir Ekspor Migas Bayar Bisa Pakai Bitcoin

Negaratoto - Rusia sedang mempertimbangkan untuk menjual minyak dan gas (migas) ke negara lain menggunakan bitcoin. Rencana itu dilatarbelakangi oleh sanksi dari Barat yang terus meningkat.

Dihadapkan dengan sanksi dari negara-negara Barat atas invasinya ke Ukraina, Rusia sedang mempertimbangkan untuk menerima aset kripto sebagai pembayaran untuk ekspor migas.

Dalam konferensi pers yang direkam dalam video, Ketua Komite Energi Duma Rusia Pavel Zavalny mengatakan negaranya bersedia untuk lebih fleksibel terkait opsi pembayaran untuk negara-negara "bersahabat" seperti China atau Turki.

Zavalny mengatakan bahwa mata uang fiat, serta bitcoin sedang dipertimbangkan sebagai cara alternatif untuk membayar ekspor energi Rusia.

"Kami telah lama mengusulkan ke China untuk beralih ke penyelesaian dalam mata uang nasional untuk rubel dan yuan... Dengan Turki, itu akan memakai lira dan rubel," kata Zavalny disadur dari CNBC, Minggu (27/3/2022).

"Anda juga bisa memperdagangkan bitcoin," sambungnya.


Dia juga menggandakan janji Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meminta negara-negara "tidak ramah" untuk membayar gas menggunakan rubel Rusia.

"Jika mereka ingin membeli, biarkan mereka membayar dalam mata uang keras, dan ini adalah emas untuk kami, atau membayar sesuka kami, ini adalah mata uang nasional," kata Zavalny, dalam komentar yang menggemakan peringatan presiden.

Meskipun AS telah melarang impor minyak Rusia sebagai bagian dari tanggapannya terhadap perang Moskow di Ukraina, sumber mengatakan kepada CNBC bahwa tidak mungkin Uni Eropa akan mengikutinya, mengingat ketergantungannya yang besar pada energi Rusia, sebagian untuk memanaskan rumah selama musim dingin.

"Rusia jelas ingin melakukan diversifikasi ke mata uang lain," kata Nic Carter, salah satu pendiri Coin Metrics.

Dia mengatakan bahwa Rusia telah mempersiapkan transisi semacam itu sejak 2014, ketika mulai melepaskan semua Treasurys AS.

"Tetapi negara itu tidak sepenuhnya siap untuk aset FX asing yang akan dibekukan," kata Carter, yang juga merupakan mitra pendiri Castle Island Ventures, sebuah perusahaan tahap awal yang berfokus pada kripto.

Rusia sekarang tampaknya serius untuk menjauh dari dolar. Menurut Carter, Rusia memiliki sesuatu yang dibutuhkan dunia. Negara tersebut adalah pengekspor gas alam nomor satu secara global.

Rusia berpotensi mengubah cadangan energi menjadi aset keras yang dapat digunakan di luar sistem dolar.

Friday, March 25, 2022

Friday, March 25, 2022

AS Cs Kembali Jatuhkan Sanksi ke Rusia Atas Invasi Ukraina

Negaratoto - Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya menjatuhkan rentetan sanksi terbaru untuk Rusia terkait invasinya ke Ukraina. Sanksi-sanksi baru tersebut menargetkan belasan perusahaan pertahanan Rusia, ratusan anggota parlemen Rusia dan kepala eksekutif dari bank terbesar Rusia.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (25/3/2022), Departemen Keuangan AS juga merilis panduan pada situsnya yang memperingatkan bahwa transaksi emas yang melibatkan Rusia mungkin dikenai sanksi oleh otoritas AS -- langkah yang bertujuan menghentikan Rusia menghindari sanksi-sanksi yang sudah ada.

"Tujuan kami di sini adalah secara metodis menghilangkan keuntungan dan hak istimewa yang pernah dinikmati Rusia sebagai partisipan dalam tatanan ekonomi internasional," tutur seorang pejabat senior pemerintahan AS, yang enggan disebut namanya.

Sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu, AS dan sekutu-sekutunya telah menjatuhkan rentetan sanksi dalam beberapa tahap, termasuk menargetkan peminjam terbesar Rusia dan Presiden Vladimir Putin.


Rusia menyebut aksi militernya sebagai 'operasi khusus' untuk melucuti persenjataan dan 'mende-Nazifikasi' Ukraina.

Disebutkan Departemen Keuangan AS bahwa sanksi-sanksi terbaru itu menargetkan lebih dari 40 perusahaan pertahanan, termasuk Korps Rudal Taktis yang dikelola pemerintah Rusia dan 28 perusahaan terkait korps tersebut. Direktur Jenderal dari korps itu juga dikenai sanksi.

Departemen Keuangan AS menyebut tindakan ini selaras dengan langkah-langkah serupa yang diambil Uni Eropa, Inggris dan Kanada.

Dalam pernyataannya, Departemen Keuangan AS juga menyatakan para konglomerat Rusia -- yang telah dijatuhi sanksi oleh Inggris -- yang memproduksi sistem dan senjata Angkatan Laut yang digunakan Rusia terhadap Ukraina, termasuk Kh-31 -- rudal berkecepatan tinggi yang dikerahkan secara ekstensif di Ukraina.

Perusahaan-perusahaan lainnya dalam daftar sanksi terbaru itu mencakup produsen amunisi untuk militer Rusia, warga sipil, dan helikopter militer Rusia, juga drone-drone, yang menurut Departemen Keuangan AS, awalnya dirancang untuk pengawasan namun 'dialihkan penggunaannya' dan digunakan menyerang Ukraina.

Tidak hanya itu, Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap 328 anggota Duma, parlemen Rusia, dan kepada Herman Gref selaku kepala Sberbank, peminjam terbesar Rusia, yang diyakini oleh Departemen Keuangan AS sebagai rekan dekat Putin.

Dalam pernyataan terpisah, Gedung Putih menyebut penjatuhan sanksi terbaru juga menargetkan 17 anggota dewan Sovcombank dan Gennady Timchenko -- sekutu lama Putin -- beserta perusahaan dan anggota keluarganya.

Wednesday, March 16, 2022

Wednesday, March 16, 2022

Rusia Balas Sanksi Joe Biden dkk, Pejabat AS: Kita Tak Akan Pergi ke Rusia!

Negaratoto - Rusia menjatuhkan sanksi larangan masuk ke negaranya kepada sejumlah pejabat di Amerika Serikat (AS), termasuk Presiden AS Joe Biden. Sanksi itu dilakukan sebagai pembalasan terhadap AS.

Melansir CNN, Rabu (16/3/2022), Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan sanksi tersebut "untuk melindungi ekonomi Rusia dan memastikan pembangunan berkelanjutan."

Sementara itu, Rusia telah mengirim sinyal bahwa mereka akan gagal membayar utang. Setengah dari cadangan devisa Rusia atau sekitar US$ 315 miliar telah dibekukan oleh sanksi Barat setelah invasi ke Ukraina. Akibatnya Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mengatakan, Rusia akan membayar utang dari 'negara-negara tak bersahabat' dalam rubel sampai sanksi dicabut.

Lembaga pemeringkat kredit kemungkinan menganggap Rusia gagal bayar jika melewatkan pembayaran atau membayar utang yang diterbitkan dalam dolar atau euro dengan mata uang lain seperti rubel atau yuan China.

Gagal bayar datang paling cepat Rabu ketika Rusia harus menyerahkan US$ 117 juta pembayaran obligasi pemerintah dalam bentuk dolar. Hal itu menurut JPMorgan Chase.


Rusia juga telah mencari bantuan ekonomi dan militer dari China, yang tetap menjaga jarak selama invasi Ukraina. Tetapi tidak jelas apakah China bermaksud membantu Rusia, dan kedua negara telah membantah bahwa Rusia yang membuat permintaan tersebut.

Lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri Rusia menjelaskan, penjatuhan sanksi itu merupakan tanggapan atas langkah AS menjatuhkan sanksi terhadap Rusia dalam beberapa pekan terakhir, yang menjadi bagian dari taktik luas negara-negara Barat untuk menangkal aksi militer Rusia di Ukraina.

Sanksi-sanksi itu, disampaikannya, sebagai konsekuensi yang tidak terhindarkan untuk langkah sangat Russofobia alias Anti-Rusia yang diambil pemerintahan AS saat ini, yang merupakan upaya putus asa mempertahankan hegemoni Amerika, yang mengandalkan, menghilangkan semua kesopanan, pada pembatasan frontal Rusia'.

Pemerintah Rusia menyatakan lebih banyak sanksi akan diumumkan, dengan daftar hitam itu diperkirakan semakin panjang dengan menyertakan 'para pejabat tinggi AS, pejabat militer, anggota parlemen, pengusaha, pakar dan orang-orang media yang Russofobia atau berkontribusi dalam menghasut kebencian pada Rusia.

Ditambahkan juga Kementerian Luar Negeri Rusia bahwa pemerintah Rusia 'tidak menolak untuk mempertahankan hubungan resmi jika memenuhi kepentingan nasional kami, dan jika diperlukan, akan menyelesaikan masalah yang timbul dari status orang-orang yang masuk dalam daftar hitam demi mengatur kontak tingkat tinggi'

Adapun AS menyikapi santai sanksi yang diberikan Rusia. Sekretaris Gedung Putih Jen Psaki menilai sanksi Rusia tersebut tak akan berdampak banyak. AS akan terus maju.

"Tidak ada dari kami yang merencanakan perjalanan wisata ke Rusia, tidak ada dari kami yang memiliki rekening bank yang tidak dapat kami akses, jadi kami akan terus maju," katanya.

Penjatuhan sanksi oleh Rusia menandai eskalasi terbaru dalam ketegangan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dengan negara-negara Barat saat militer Rusia melanjutkan invasi ke Ukraina yang dikecam secara global.

Lebih rinci, selain Biden, sanksi tersebut dijatuhkan kepada pejabat AS lain, seperti Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Menteri Pertahanan Lloyd Austin, Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, Direktur CIA William Burns, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki, Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Daleep Singh, Direktur USAID Samantha Power, Wakil Menteri Keuangan Adewale Adeyemo, dan Presiden Bank Ekspor-Impor AS Reta Jo Lewis.

Tidak hanya pejabat, non-pejabat juga dimasukkan ke dalam daftar tersebut, antara lain putra Biden, Hunter Biden, dan mantan Menlu AS Hillary Clinton.

Langkah penjatuhan sanksi oleh Rusia ini sebagian besar dinilai simbolis, karena tampaknya sangat tidak mungkin bagi Biden dan jajaran pemerintahannya untuk bepergian ke Rusia dalam waktu dekat. Terlebih AS dan sekutu-sekutunya tengah mengambil langkah-langkah untuk menghukum Putin dan para elit pemerintahannya karena menginvasi Ukraina.

Biden dan pemerintahannya telah mengesampingkan kemungkinan pertemuan langsung dengan Putin. AS bahkan mempertanyakan apakah Putin sungguh-sungguh tertarik pada solusi diplomatik untuk perang di Ukraina.

Bukan cuma AS, sanksi juga diberikan ke Kanada. Perdana Menteri Justin Trudeau, Menlu Melanie Joly dan Menhan Anita Anand dilarang memasuki Rusia.

Tuesday, March 15, 2022

Tuesday, March 15, 2022

Singapura Berondong Rusia dengan Sanksi Finansial!

Negaratoto - Singapura ikut memberikan sanksi kepada Rusia atas invasi yang dilakukan di Ukraina. Bank Sentral Singapura merilis rincian layanan keuangan yang dikecualikan untuk transaksi yang berhubungan dengan Rusia.

Monetary Authority of Singapore (MAS) mengatakan langkah-langkah tersebut berlaku untuk semua lembaga keuangan di negara tersebut. Termasuk bank, perusahaan pembiayaan, asuransi, perantara pasar modal, bursa efek, bahkan hingga penyedia layanan pembayaran kripto.

"Penyedia layanan token pembayaran digital secara khusus dilarang untuk memfasilitasi transaksi yang dapat membantu menghindari tindakan sanksi keuangan kepada Rusia," kata MAS dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Bloomberg, Senin (14/3/2022).

Bank sentral Singapura mengatakan akan mengawasi ketat perusahaan token pembayaran digital dari transaksi Rusia. Termasuk menawarkan pembelian, penjualan atau pertukaran token, baik dengan perantara atau mengatur pembiayaan untuk kesepakatan yang relevan.

"Sanksi ini menambah beban kepatuhan pada perusahaan crypto di Singapura dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan pada lembaga keuangan lainnya," kata Hagen Rooke, mitra di firma hukum Reed Smith LLP di Singapura.

"Hasil utama dari perspektif kripto tampaknya adalah entitas dan individu Rusia tidak dapat menggunakan transaksi kripto untuk menghindari sanksi Singapura yang mereka kenakan," ujarnya.

Tuesday, March 8, 2022

Tuesday, March 08, 2022

Kanada Beri Sanksi 10 Orang yang Terlibat Invasi Ukraina

Negaratoto - Kanada memberikan sanksi kepada 10 orang yang terlibat invasi Ukraina. Salah satunya merupakan pejabat senior pemerintah Kanada.

Dilansir dari BBC, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau 10 orang ini termasuk "mantan dan pejabat senior pemerintah saat ini, oligarki dan pendukung kepemimpinan Rusia".

Pernyataan Tudeau disampaikan dalam konferensi pers bersama perdana menteri Inggris dan Belanda.

Meski begitu belum diketahui siapa saja 10 orang ini.

Pertemuan Putaran Ketiga Ukraina dan Rusia

Pembicaraan ketiga kalinya antara pejabat Rusia dan Ukraina mengenai invasi tengah berlangsung. Pertemuan itu terjadi di perbatasan Belarusia dan Polandia.

Dilansir AFP, Senin (7/3/2022), informasi mengenai pertemuan itu dilaporkan oleh kantor berita Belarusia Belta. Belta juga memposting foto perwakilan Rusia dan Ukarina di Telegram.

Belta juga mengungkap agenda pembicaraan tersebut. Belta menyebut agenda pertemuan itu adalah prosedur untuk mengevakuasi warga Ukraina.

"Koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi (penduduk sipil di Ukraina)," katanya.

Thursday, March 3, 2022

Thursday, March 03, 2022

Miliarder Rusia Panik! Ramai-ramai Pindahkan Kapal Pesiar Biar Tak Disita

Negaratoto - Beberapa mliarder Rusia sedang memindahkan kapal pesiar mewah (superyacht) mereka. Hal itu dilakukan dengan harapan supaya aset-aset mereka terhindar dari penyitaan.

Dilansir Reuters (3/3/2022), para miliarder memindahkan lima kapal pesiar mewah miliknya. Kapal pesiar mewah milik para 'sultan' Rusia itu tengah berlabuh dan berlayar di Maladewa, sebuah negara kepulauan di Samudra Hindia yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Amerika Serikat (AS).

Negara kepulauan itu telah menjadi hotspot bagi wisatawan dari Rusia selama bertahun-tahun. Menteri Pariwisata Maladewa mengatakan invasi Rusia akan berdampak besar pada sektor pariwisatanya dilansir CNN.

Kedatangan superyacht itu di kepulauan lepas pantai Sri Lanka, merupakan salah satu tindakan untuk menanggapi akibat adanya sanksi berat yang diluncurkan negara-negara Barat ke Rusia sebagai pembalasan atas invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022.


Forbes melaporkan bahwa Jerman telah menyita kapal pesiar mewah milik miliarder Rusia, bernama Alisher Usmanov di galangan kapal Hamburg. Usmanov adalah salah satu miliarder Rusia masuk dalam daftar yang akan menghadapi sanksi dari Uni Eropa (UE) pada Senin mendatang.

Berdasarkan tiga sumber dari industri kapal pesiar, bahwa kapal pesiar jenis Dilbar setinggi 512 kaki senilai U$ 600 juta atau setara Rp 8,58 triliun miliknya, telah disita oleh pihak berwenang dari Jerman.

Sebelumnya, superyacht jenis Clio milik miliarder bernama Oleg Deripaska yang disetujui oleh AS pada 2018, telah berlabuh di ibu kota Male, pada Rabu (2/3) kemarin, begitu menurut database pengiriman MarineTraffic.

Di hari yang sama pula, ada tiga kapal pesiar mewah para orang kaya Rusia yang juga terlihat berlayar di perairan Maladewa, termasuk superyacht Nirvana setinggi 88 meter (288 kaki) yang dimiliki oleh orang terkaya Rusia Vladimir Potanin.

Selain itu, ada juga superyacht Titan, yang dimiliki oleh salah satu pendiri baja Evraz Alexander Abramov, juga sudah tiba pada 28 Februari yang lalu.

Presiden AS Joe Biden mengatakan akan mengambil tindakan tegas berupa sanksi untuk menyita aset para orang-orang kaya di Rusia. AS akan bergabung dengan sekutu-sekutunya di UE untuk menemukan dan merebut kembali aset-aset mewah seperti kapal pesiar, apartemen mewah, hingga jet pribadi milik konglomerat dan pejabat korup yang mendukung Putin.

Biden telah mengerahkan Departemen Kehakiman AS untuk membentuk satuan tugas khusus untuk memburu kejahatan para konglomerat Rusia.

"Malam ini, saya katakan kepada oligarki Rusia dan para pemimpin korup yang meraup miliaran dolar dari rezim yang kejam ini, tidak ada lagi," ujar Biden dalam pidato kenegaraannya di Gedung Capitol, Washington DC dikutip dari CNN (3/2).

Biden memperingatkan kepada Putin untuk membayar harga yang mahal atas keputusannya menginvasi Ukraina. Ia juga bertekad untuk mengisolasi Putin dari seluruh dunia, dengan menargetkan para konglomerat Rusia.

Sunday, February 27, 2022

Sunday, February 27, 2022

Wajib Baca! Daftar Lengkap Negara yang Beri Sanksi ke Rusia

Negaratoto - Invasi Rusia ke Ukraina telah mendapatkan reaksi dari berbagai pihak berupa sanksi baru dari negara-negara Barat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pun telah memohon bantuan dari berbagai pihak internasional. Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Jepang, Kanada, Taiwan, dan Selandia Baru telah memberikan serangkaian sanksi ke Rusia yang menargetkan bank, kilang minyak, dan ekspor militer.

Sanksi untuk Rusia diberikan atas alasan pasca Presiden Vladimir Putin, mengakui kemerdekaan dua wilayah di Ukraina Timur. Putin juga memerintahkan pengerahan tentara ke Dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina itu.

Selain sanksi, AS juga melakukan reposisi pasukan tambahannya ke negara-negara Baltik di sisi timur NATO yang berbatasan dengan Rusia, pasca pasukan Rusia memasuki daerah-daerah yang separatis.

Lalu apa saja sanksi terbaru bagi Rusia yang diberikan negara-negara lain?

Daftar Sanksi Rusia yang diberikan berbagai Negara:


Dikutip dari laman Al Jazeera (27/2/2022), Berikut adalah daftar sanksi Rusia yang diberikan dari berbagai negara di dunia:

Inggris

Inggris memberikan sanksi ke lima bank Rusia dan tiga miliarder asal Rusia yakni Gennady Timchenko, Boris Rotenberg, dan Igor Rotenberg. Keluarga Rotenberg adalah pemilik dari SGM Group, perusahaan yang membuat infrastruktur minyak dan gas. Sementara, Timchenko adalah pemilik perusahaan investasi swasta Volga Group.

Lima bank yang diberikan sanksi Inggris ke Rusia adalah Rossiya Bank, IS Bank, General Bank, Promsvyazbank dan Black Sea Bank.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan, pihaknya akan siap untuk melangkah lebih jauh, jika Rusia tidak mundur. Pihaknya akan membatasi kemampuan negara Rusia dan perusahaan Rusia untuk mengumpulkan dana di pasar Inggris.

Seperti melarang berbagai ekspor teknologi tinggi, bagian dari industri ekstraktif, dan mengisolasi bank-bank Rusia dari ekonomi global. Tidak hanya itu, Inggris juga akan melarang maskapai penerbangan utama Rusia Aeroflot yang mendarat di Inggris.

Uni Eropa

Uni Eropa beri sanksi ke Rusia dengan berusaha membatasi akses Moskow ke pasar modal dan keuangan negara-negara Uni Eropa. Anggota UE telah menyetujui paket sanksi baru terhadap Rusia dengan tujuan untuk menimbulkan "kerusakan parah" di negara itu.

"Ke-27 anggota UE dengan suara bulat menyetujui langkah-langkah tersebut pada pertemuan informal di Paris di sela-sela forum internasional, kata Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Josep Borrell.

Sanksi Uni Eropa ke Rusia itu akan menargetkan pada anggota parlemen Rusia, yang mendukung pengakuan wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.Targetnya adalah pembekuan aset dan larangan visa termasuk 351 anggota Duma, majelis rendah parlemen Rusia. Bank yang membiayai pembuat keputusan Rusia dan operasi lain di wilayah tersebut juga menjadi sasaran.

UE menyebut tindakan Rusia telah mengancam integritas teritorial, kedaulatan, dan kemerdekaan Ukraina.

Jepang


Jepang akan memperkuat sanksi ke Rusia, untuk memasukkan lembaga keuangan dan ekspor peralatan militer.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan pada konferensi pers bahwa Tokyo, akan membidik lembaga keuangan dan individu Rusia dengan sanksi, hingga menghentikan ekspor barang keperluan militer seperti semikonduktor.

"Jepang harus dengan jelas menunjukkan posisinya, bahwa kami tidak akan pernah mentolerir segala upaya untuk mengubah status quo dengan paksa," kata Kishida.

Kanada

Kanada mengumumkan akan banyak memberi sanksi ke Rusia, dengan menargetkan 62 individu dan entitas, termasuk anggota elit dan bank-bank besar, serta membatalkan semua izin ekspor.

"Hari ini, mengingat serangan militer Rusia yang semaunya dan makin berbahaya, kami memberlakukan sanksi lebih lanjut dan berat," kata Perdana Menteri Justin Trudeau.

"Sanksi ini luas jangkauannya. Mereka akan membebankan biaya besar pada elit Rusia yang terlibat."

Sanksi Kanada ke Rusia lebih menargetkan pada Dewan Keamanan Rusia, termasuk menteri pertahanan, menteri keuangan, dan menteri kehakiman, Trudeau menambahkan.

Justin juga menegaskan bahwa Kanada akan memprioritaskan aplikasi imigrasi bagi warga Ukraina, yang ingin datang ke Kanada.

Australia

Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah mengumumkan sanksi baru ke Rusia, Jumat (25/2). Sanksi Australia ke Rusia menargetkan "oligarki yang bobot ekonominya memiliki arti strategis bagi Moskow" dan lebih dari 300 anggota Parlemen Rusia yang memilih invasi ke Ukraina.

Australia juga akan bekerja sama dengan Amerika Serikat, untuk menyelaraskan sanksi terhadap individu dan entitas utama Belarusia yang membantu Rusia.

Morrison menyuarakan keprihatinan atas "kurangnya tanggapan yang kuat" dari China dan mengkritik Beijing tentang laporan yang mengurangi pembatasan perdagangan dengan Moskow dengan mengizinkan impor gandum dari Rusia.

Amerika Serikat (US)

Presiden AS Joe Biden mengatakan AS akan kembali memberi sanksi ke Rusia, pada (24/2). Sanksi AS ke Rusia lebih luas dalam upaya memutus Moskow dari ekonomi global.

Biden menyebut hukuman baru akan menargetkan triliunan aset. Termasuk tindakan khusus terhadap elit serta bank-bank termasuk bank umum milik negara (BUMN) Rusia.

Biden juga mengatakan pihaknya sudah berbicara dengan negara G-7. Selain AS, kelompok ini melibatkan Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang dan Inggris.

"Kami sepenuhnya setuju. Kami akan membatasi kemampuan Rusia untuk melakukan bisnis dalam dolar, euro, pound, dan yen untuk menjadi bagian dari ekonomi global," kata Biden

Tidak hanya itu, AS juga akan menargetkan sanksi kepada keluarga yang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Hal itu bertujuan untuk menekan Moskow, mengakhiri serangan militernya.

Departemen Keuangan merilis daftar sanksi AS yang lebih rinci, dengan mengatakan bahwa pembatasannya akan secara drastis melemahkan kemampuan raksasa pemberi pinjaman Rusia Sberbank dan VTB Bank untuk beroperasi.

Sebelumnya, Biden telah memberikan sanksi besar-besaran terhadap bank utama Rusia, EVB dan bank militernya, PSB. Hukuman itu akan melarang lembaga keuangan Amerika memproses transaksi untuk VEB dan PSB.

Bukan hanya itu, sanksi yang diberikan AS ke Rusia akan mencakup ke utang negara Rusia. AS melarang bank-bank Amerika untuk memperdagangkan saham, atau meminjamkan ke dana.

Republik Ceko

Sanksi Republik Ceko ke Rusia adalah melarang maskapai Rusia, terbang ke negara Eropa tengah. Hal ini sedang dipertimbangkan lebih lanjut terhadap Rusia.

Perdana Menteri Petr Fiala mengatakan, Praha juga akan mempercepat keluarnya dari dua bank internasional yang didirikan di Rusia. Sementara Kementerian Keuangan akan menganalisis akses perusahaan milik Rusia ke dana publik Ceko.

Fiala menjelaskan kan sejarah invasi pimpinan Soviet tahun 1968 di Cekoslowakia lalu, membuat sikap negara Ceko lebih keras dibandingkan dengan beberapa mitra Eropa Barat lainya.

"Kami adalah negara yang mengalami kebijakan agresif Rusia, atau Uni Soviet, dan pengalaman sejarah kami yang unik membuat kami jauh lebih sensitif," katanya.

Taiwan

Taiwan beri sanksi ke Rusia dengan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina.

"Kami sangat mengutuk tindakan invasi (serangan Rusia ke Ukraina) semacam itu, dan akan bergabung dengan negara-negara demokratis untuk bersama-sama menjatuhkan sanksi," kata Perdana Menteri Su Tseng-chang, tanpa memberikan rincian.

Ditanya tentang sanksi, Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC), pemasok utama Apple dan perusahaan terdaftar paling berharga di Asia, mengatakan memiliki sistem kontrol ekspor yang kuat dan akan mengikuti aturan.

Namun, seperti pada keterangan sebelumnya pernyataan itu tidak merinci, bagaimana Taiwan akan memberikan sanksi kepada Rusia.

New Zealand (Selandia Baru)


Selandia Baru beri sanksi ke Rusia dengan memberlakukan larangan perjalanan yang ditargetkan ke Rusia, sekaligus melarang perdagangan ke militer dan pasukan keamanannya.

"Dunia sedang berbicara dan mengirimkan pesan yang sangat jelas kepada Rusia, bahwa apa yang telah mereka lakukan adalah salah dan mereka akan menghadapi kecaman dari dunia," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern.

Ardern juga menegaskan bahwa serangan Rusia ke Ukraina itu sangatlah tidak manusiawi, Ia juga mengatakan bahwa jumlah nyawa tak berdosa yang tak terbayangkan bisa saja hilang karena keputusan Rusia serang Ukraina.

Jerman


Jerman Beri Sanksi Ke Rusia dengan menghentikan proses sertifikasi gas Nord Stream 2 dari Rusia. Hal itu diumumkan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Penghentian proses sertifikasi pipa gas Nord Stream 2 dari Rusia adalah kesepakatan menguntungkan yang telah lama dicari oleh Moskow tetapi dikritik oleh AS, karena meningkatkan ketergantungan Eropa pada energi Rusia. Diketahui proyek senilai $11,6 miliar ini dimiliki oleh raksasa gas milik negara Rusia, Gazprom.

Ukraina

Ukraina juga beri sanksi Ke Rusia mencakup pembatasan di hampir semua kegiatan, khususnya larangan masuk ke Ukraina, melarang akses ke aset, modal, properti, lisensi bisnis

Sanksi Ukraina ke Rusia itu juga telah disepakati oleh Parlemen Rusia, terhadap 351 orang Rusia, termasuk anggota parlemen yang mendukung pengakuan kemerdekaan wilayah yang dikuasai separatis dan pengiriman pasukan Rusia di Ukraina timur.

Demikian daftar negara yang beri sanksi ke Rusia atas invasi Rusia ke Ukraina.