Breaking

Showing posts with label Wisatawan. Show all posts
Showing posts with label Wisatawan. Show all posts

Tuesday, July 26, 2022

Tuesday, July 26, 2022

Kejadian Langka! Nenek 65 Tahun Diserang Beruang yang Haus Darah


Negaratoto - Leah Davis Lokan, nenek berusia 65 tahun diserang beruang. Kejadian langka itu jadi bukti bahwa ternyata ada beruang Grizzly yang haus darah manusia. Hii...

Leah, diserang beruang pada 6 Juli 2021 silam di kota kecil Ovando. Leah ditarik keluar dari tendanya saat sedang berkemah, kemudian dicabik-cabik tak jauh dari aliran sungai Blackfoot.

Ternyata, sebelum menyerang Leah, beruang itu sudah mengintai lebih dahulu tenda yang didiami oleh Leah. Satu jam sebelum penyerangan terjadi, beruang itu mendekati tenda Leah dan mengendus-endusnya.

Saat itu, si beruang Grizzly berhasil diusir oleh Leah dan saudara perempuannya. Namun satu jam berikutnya, Leah tak berhasil selamat dari serangan si beruang.

Beruang Grizzly seberat 189 kilogram itu menyerang Leah sampai meninggal dunia. Leah meninggal dalam kondisi leher dan tulang belakang patah.


Menurut laporan terbaru dari Interagency Grizzly Bear Commitee Board, diketahui bahwa beruang itu ternyata mulai mengenali manusia sebagai sebuah makanan.

Mereka telah belajar, bahwa manusia ternyata bisa dimakan. Darah dan dagingnya dianggap lebih enak dari salmon, makanan yang biasa dikonsumsi beruang Grizzly. Meski tidak semua beruang memiliki kemampuan seperti itu.

"Tidak semua beruang menampilkan perilaku predator seperti itu. Tapi untuk alasan yang tidak kami ketahui, ada yang memicu insting beruang ini," demikian bunyi laporan tersebut, seperti dilansir detikTravel dari AP, Senin (25/7/2022).

"Mungkin saat sedang berteduh di bawah pohon, beruang itu menangkap ada pergerakan dan suara yang dibuat oleh korban. Beruang kemudian bereaksi dan akhirnya membuat Leah meninggal dunia," imbuhnya.

Beruang Grizzly yang membunuh Leah akhirnya ditembak oleh petugas tiga hari kemudian saat sedang menjarah kandang ayam milik warga Ovando. Dari tes DNA didapat kesimpulan, beruang yang ditembak petugas adalah beruang yang sama yang menyerang Leah.

Tuesday, June 21, 2022

Tuesday, June 21, 2022

'Liburan ke Jepang Sekarang Rasanya Seperti ke Korea Utara'


Negaratoto - Jepang memang sudah melonggarkan pembatasan internasionalnya. Banyak turis sudah masuk, tapi agak kecewa nih sama Jepang.

Negeri Sakura memberikan peraturan ketat bagi turis yang masuk ke negaranya. Alasannya sederhana, karena mereka ingin pariwisata kembali bergerak, tapi takut Covid-19 menyebar lagi.

Pemerintah Jepang mengatakan bahwa mereka takut, turis yang datang tidak taat dengan peraturan dan menyebabkan kenaikan di fase yang sudah landai ini.

Alhasil, turis yang masuk harus menggunakan agen tur resmi yang sudah di pilih. Mereka tak boleh kemana-mana sendiri dan ditemani oleh pemandu wisata.

Saat berada di luar ruangan, para kelompok turis harus tetap memakai masker. Satu kelompok haruslah menjaga jarak dengan kelompok lain.

Turis yang sudah ke sana mendapat kesan tersendiri. Dilansir dari Bloomberg, tur dengan pemandu wisata ini dicemooh lewat sosial media. Katanya Jepang jadi mirip dengan Korea Utara.


Sedikit informasi, Korea Utara tak mengizinkan turis masuk ke sana tanpa agen travel resmi dari pemerintah. Turis tidak boleh bepergian tanpa pemandu wisata. Ya, sedikit mirip sih ya Jepang yang sekarang dengan Korea Utara.

Tapi tenang saja, ini bukanlah akhir dari pariwisata Jepang. Pemerintah Jepang masih memilih untuk berhati-hati untuk membuah kebijakan.

Beberapa orang mengatakan bahwa Tokyo begitu lamban dalam mengambil keputusan. Namun pemerintah Kota Tokyo sendiri skeptis bahwa turis akan mengikuti peraturan dengan benar.

Hal ini sudah dirasakan oleh Jepang saat Olimpiade Tokyo 2020. Dari pengalaman saat itu, banyak turis datang namun melanggar peraturan. Sehingga Jepang ini meraih pasar baru, yaitu wisatawan domestik.

Warga Tokyo sendiri sudah jengah dengan ramainya jalanan. Kuil-kuil di Kyoto lebih terasa tenang tanpa padatnya turis yang lalu lalang.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa Jepang harus meningkatkan pariwisata domestik terlebih dahulu. Setelah itu barulah Jepang akan menerima wisatawan internasional.

Saturday, June 11, 2022

Saturday, June 11, 2022

Dituduh Mencuri Benda Antik di Irak, Turis Inggris Dihukum 15 Tahun Penjara


Negaratoto - Seorang turis dari Inggris berusia 66 tahun diganjar hukuman 15 tahun penjara di Irak. Dia didakwa menyelundupkan barang-barang antik yang didapatkan dalam perjalanan wisata ke situs-situs kuno di seantero negara itu.

Pria itu bernama Jim Fitton. Dia seorang pensiunan arkeolog.

Keluarga Fitton terkejut dengan hukuman itu. Mereka khawatir Fitton meninggal dunia saat sedang menjalani hukuman tersebut.

Keluarga Fitton amat kecewa dengan pemerintah Inggris yang dinilai tidak melakukan langkah optimal untuk membebaskan Fitton. Kini, mereka membuat petisi pembebasan Fitton. Mereka yakin, Fitton tidak bersalah. Apalagi, rekan seperjalanannya seorang pria asal Jerman Voker Waldman dibebaskan.


Fitton dan Waldman ditangkap pada 20 Maret 2022 di Bandara Internasional Baghdad. Sebanyak 12 fragmen ditemukan dalam bagasinya oleh petugas bea cukai. Saat ini, fragmen-fragmen itu dikirim ke Museum Nasional Irak untuk dianalisis dan artefaknya diklasifikasi.

Pengacara Fitton, Thair Soud, menyebut kliennya tidak tahu benda ada di dalam kopernya sangat berharga. Dia menemukan di tong sampah dalam perjalanannya di area yang dikunjunginya.

"Kami benar-benar terpukul dengan kabar ini. Pria seperti Jim, di usianya, 15 tahun di penjara Irak itu setara dengan hukuman mati. Khususnya untuk kejahatan yang sepele dan meragukan, kejahatan yang bahkan tidak disadari Jim ketika dia melakukannya," kata Soud.

Soud berencana mengajukan banding.

Friday, May 27, 2022

Friday, May 27, 2022

Indonesia Pamer Keindahan di San Francisco, Turis AS Kepincut


Negaratoto - Indonesia memamerkan keindahan destinasi wisatanya di ajang pameran pariwisata terbesar di California Utara. Banyak turis dari Negeri Paman Sam yang kepincut.

"Minat wisatawan Amerika Serikat ke Indonesia kembali meningkat," ujar Konjen RI San Francisco, Prasetyo Hadi saat menghadiri San Francisco/Bay Area Travel and Adventure Show 2022, pameran pariwisata terbesar di area California Utara.

Pameran wisata itu digelar di Santa Clara Convention Center, California, Amerika Serikat (AS) pada tanggal 21-22 Mei 2022 kemarin.

Nugroho Y Aribhimo, Konsul Ekonomi KJRI San Francisco mengatakan, selama pameran itu berlangsung, booth Indonesia berhasil menarik lebih dari 600 orang pengunjung. Sejumlah pengunjung itu telah memesan tiket ke Bali dan beberapa destinasi pariwisata lainnya ketika pameran berlangsung.

Beberapa pengunjung juga menanyakan paket wisata yang dapat dikunjungi, aturan imigrasi terkini, serta protokol kesehatan yang perlu diketahui. Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia memberikan visa on arrival (VOA) kepada 60 negara, termasuk Amerika Serikat.


Besarnya minat masyarakat pengunjung untuk berwisata ke Indonesia diketahui dari beberapa testimoni dari pengunjung yang menceritakan pengalamannya pernah berkunjung ke Indonesia dan menyatakan akan berwisata kembali ke Indonesia di musim panas terdekat ini.

"Kami pernah berkunjung ke beberapa tempat di Indonesia, seperti Jawa, Kalimantan, Bali, dan Flores. Sangat banyak yang menarik di Indonesia, mulai dari alamnya, budaya hingga makanannya. Kita juga melihat Komodo, salah satu keunikan yang dimiliki Indonesia. Semua hal di Indonesia sangat menarik. Perjalanan berikutnya kami akan berkunjung ke Sumatera," kata Sarah dan Stevan, pasangan yang berasal dari kawasan San Francisco Bay Area (SFBA).

Sedangkan, pasangan pengunjung yang lain, Jim dan istrinya, juga menyebut pengalaman mereka menghabiskan waktu selama sebulan di Bali sangat indah.

"Bagi kami, 3 hal tentang Indonesia, beautiful, wonderful and good food. Kami berpikir untuk kembali berlibur ke Indonesia," kata mereka.

Pameran wisata tersebut dikunjungi lebih dari 2.000 pengunjung setiap harinya. Selain diikuti peserta dari AS, kegiatan pameran ini diikuti pula oleh lebih dari 120 peserta internasional.

Sunday, April 24, 2022

Sunday, April 24, 2022

Naik Balon Udara Mewah ke Luar Angkasa, Berapa Biayanya?


Negaratoto - Sebuah penerbangan mewah siap mengantarkan wisatawan ke luar angkasa. Berapa ya biayanya?

Perusahaan bernama Space Perspective yang menawarkan pengalaman mewah ke luar angkasa telah membagikan interior Spaceship Neptunus. Bentuknya seperti balon udara besar yang berukuran stadion sepak bola!

Spaceship Neptunus akan membawa wisatawan dalam perjalanan pulang pergi selama enam jam ke tepi atmosfer. Pada puncak perjalanan, wisatawan bisa menyaksikan pemandangan 360 derajat dari luar angkasa.

Rencananya, Spaceship Neptunus akan menjadi satu-satunya penerbangan dengan netral karbon dan nol emisi untuk mengunjungi luar angkasa. Lounge ini rencananya akan memulai perjalanan pada akhir tahun 2024

"Misi kami adalah untuk menginspirasi penjelajah ruang angkasa untuk terhubung lebih dekat dengan planet kita dan satu sama lain dan lingkungan di mana mereka bepergian bersama," kata pendiri, Co-CEO dan chief experience officer di Space Prespective, Jane Poynter.


Perusahaan juga mengajak pengusahaan perhotelan dan hiburan, David Grutman sebagai kurator. Menurut David, Tim kelas dunia di Space Perspective sedang dalam misi untuk mengubah persepsi orang tentang apa itu perjalanan petualangan.

"Kami memiliki begitu banyak ide tentang bagaimana kami dapat menyesuaikan perjalanan, mulai dari perayaan ulang tahun, liburan perusahaan hingga menciptakan momen penting yang akan menangkap imajinasi semua orang," tambah Grutman.

Untuk fasilitas, tim mengatakan bahwa lounge akan memiliki kursi bersandar melengkung dan pencahayaan sesuai dengan suasana hati yang bisa disesuaikan, termasuk lampu LED Merah. Ada juga teleskop, layar interaktif bahkan kamar mandi mewah lengkap dengan jendela yang menghadap ke luar angkasa!

"Space Perspective menetapkan standar dalam pariwisata luar angkasa. Kenyamanan dan ketenangan pengalaman Space Lounge yang menggembirakan menawarkan wisatawan kesempatan untuk mengambil gambar fenomenal, melalui pilot ahli dan konten interaktif," kata Poynter.

Meski akan berangkat dua tahun lagi, perusahaan mengatakan bahwa seluruh tiket yang berjumlah sekitar 600 tiket telah terjual. Space Perspective saat ini menerima reservasi untuk tahun 2025 dan seterusnya. Nah, harga tiketnya yaitu sebesar USD 125.000 atau sekitar Rp 1,7 juta miliar per orang!

Tuesday, March 15, 2022

Tuesday, March 15, 2022

Maskapai Ini Ketiban Durian Runtuh Gara-gara Dihukumnya Rusia

Negaratoto - Invasi Rusia ke Ukraina membuat banyak maskapai negara itu dikenai sanksi, sampai berhenti beroperasi. Maskapai AirSerbia pun seperti ketiban durian runtuh.

Aeroflot, maskapai berbendara Rusia akan menghentikan semua penerbangan internasional miliknya. Pemberhentian akan dilakukan mulai 8 Maret. Aksi ini merupakan dampak dari penutupan wilayah udara mereka untuk pesawat-pesawat Rusia

Gara-gara maskapai Aeroflot diboikot, maskapai AirSerbia sekarang jadi seperti ketiban durian runtuh. Mereka jadi sibuk melayani permintaan dari orang-orang Rusia yang berpergian untuk meninggalkan negara mereka.

Dilansir detikTravel dari Bloomberg, Senin (14/3/2022), tingkat keterisian kursi penumpang pesawat AirSerbia pun meningkat hingga lebih dari 50% bila dibandingkan dengan periode sebelum Rusia menyerang Ukraina.

Posisi Serbia yang netral membuat maskapai AirSerbia diperbolehkan untuk melayani penumpang dari Rusia, meskipun negara ini tengah dijatuhi sanksi oleh Uni Eropa.


Meski wilayah udara beberapa kawasan masih ditutup, namun maskapai AirSerbia bisa terbang melalui rute lain via Turki atau pun terbang di atas Teluk Persia.

Kapasitas kursi pesawat AirSerbia untuk tujuan Moskow dan Saint Petersburg pun ditingkatkan hingga dua kali lipat untuk melayani permintaan para traveler dari Rusia. Mereka bahkan sampai menambah Airbus A330 untuk melayani kedua rute itu.

"Kami jadi sebuah hub baru, sungguh tidak disangka. Saya tidak merasa enak mengambil keuntungan dari kemalangan orang lain, tapi ini sungguh luar biasa. Hampir setiap penerbangan full booked dan berapapun harga tiketnya tidak masalah bagi mereka," ujar salah seorang agen perjalanan yang tidak mau menyebutkan identitasnya kepada Bloomberg.

Presiden Serbia, Aleksandar Vucic menyatakan tetap netral, tapi tetap menjalin hubungan baik dengan Moskow karena kedekatan budaya dan etnis.

Meski disanksi Uni Eropa, sebenarnya warga negara Rusia tidak dilarang untuk berpergian ke negara-negara anggota Uni Eropa. Selain naik pesawat, mereka bisa berpergian dengan naik kereta maupun jalan raya.