Showing posts with label Jerman. Show all posts
Showing posts with label Jerman. Show all posts
Friday, July 8, 2022
Jerman
Friday, July 08, 2022
Negaratoto - Pemerintah Jerman hari Rabu (6/7) menyetujui paket reformasi, yang akan membuka prospek hak tinggal bagi orang-orang yang telah lama berada di Jerman tetapi belum memiliki status yang jelas. Mereka berada di Jerman, misalnya karena permohonan suaka mereka belum diputuskan, atau sudah diputuskan namun mereka tidak bisa dikirim kembali ke negaranya. Mereka selama ini mendapat status "Duldung," yang artinya ditoleransi berada di Jerman. Banyak pengungsi dan pemohon suaka yang hanya memiliki status ini.
"Kami adalah negara imigrasi yang beragam. Sekarang kami ingin menjadi negara integrasi yang lebih baik," kata Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser (SPD). Dia menulis di Twitter. "Saya ingin secara aktif membentuk migrasi dan integrasi daripada dengan ogah-ogahan dan enggan mengelolanya, seperti yang telah dilakukan selama 16 tahun terakhir," lanjutnya mengacu pada kebijakan pemerintahan sebelumnya di bawah kanselir Angela Merkel.
Status "Duldung" misalnya diberikan kepada orang-orang yang telah ditolak suakanya tetapi tidak dapat kembali ke negara asal mereka karena berbagai alasan, termasuk ancaman perang atau penangkapan di negara asal mereka, kehamilan atau penyakit serius, atau karena mereka sedang mengikuti pelatihan kerja di Jerman. Secara hukum, status ini membolehkan mereka berada di Jerman untuk sementara waktu, tapi mereka juga bisa sewaktu-waktu diminta meninggalkan Jerman.
Reformasi Aturan Imigrasi
Duldung hanya berlaku untuk waktu yang singkat, tetapi status itu bisa diperpanjang berkali-kali. Di bawah skema baru yang diusulkan Mendagri Nancy Faeser, orang-orang yang telah mendapat status Duldung selama lima tahun, dapat mengajukan permohonan status "izin tinggal sementara" untuk satu tahun. Jika selama waktu itu mereka bisa belajar Bahasa Jerman dan mendapat pekerjaan untuk membiayai kehidupannya, mereka akan mendapat izin tinggal permanen.
Ada beberapa persyaratan untuk skema itu. Siapapun yang pernah dihukum karena kejahatan serius, mengajukan suaka dengan identitas palsu, atau yang telah beberapa kali mengajukan permohonan suaka, tidak mendapat fasilitas itu. Untuk mereka yang terkena hukuman pidana ringan, atau yang berusia muda, akan dikecualikan dari persyaratan.
Karl Kopp, direktur urusan Eropa di organisasi hak-hak pengungsi Pro Asyl mengatakan, dia telah bertemu banyak orang yang "terjebak dalam status Duldung. "Bayangkan Anda memiliki status Duldung, Anda memiliki keluarga, Anda memiliki anak-anak di sekolah di Jerman dan fasih berbahasa Jerman, yang tumbuh di sini," katanya kepada DW, " pada titik tertentu yang Anda inginkan adalah status yang memperjelas bahwa Anda adalah bagian dari negara ini. Yang Anda inginkan hanyalah agar ketidakpastian berhenti."
Dia menerangkan: "Banyak orang yang hidup dengan ketakutan nyata selama bertahun-tahun, bahwa Polisi akan datang untuk mendeportasi mereka. Ini menguras energi mereka dan menyebabkan banyak penderitaan." Karl Kopp juga mengatakan dia mengetahui banyak kasus orang yang mendapat Duldung yang ikut program pelatihan kerja, dan majikan mereka harus berjuang untuk mendapat izin tinggal buat mereka.
Baru langkah awal
Komisaris integrasi pemerintah, Reem Alabali-Radovan, menulis di Twitter, undang-undang baru akan menjadi jembatan menuju kehidupan yang lebih baik bagi sekitar 135.000 warga asing di Jerman. "Kami membuat Jerman sebagai negara imigrasi modern. Langkah penting yang pertama: Dengan peluang izin tinggal, akhirnya akan ada prospek yang adil bagi semua orang yang telah ditoleransi di sini selama 5+ tahun. Kami juga membuka akses ke kursus-kursus integrasi bagi semua."
Salah satu pemimpin Partai Hijau, Omid Nouripour, menyatakan bahwa langkah ini akan membantu meringankan tekanan kelangkaan tenaga kerja terampil di Jerman. "Kami akan membuka prospek baru bagi banyak orang," katanya kepada jaringan media Funke. "Antara lain dengan undang-undang keimigrasian modern yang berbasis sistem poin. Untuk itu, sudah sepatutnya UU yang baru juga mengkonsolidasikan aturan keimigrasian tenaga terampil."
Organisasi pengungsi juga menyambut pendekatan baru pemerintah Jerman, tetapi tetap skeptis terhadap pelaksanaannya. "Kami menyambut niat baik untuk memberikan status reguler kepada lebih dari 100.000 orang," kata Karl Kopp dari Pro Asyl. "Tapi kami juga menunjukkan ada beberapa masalah, di mana kami pikir undang-undang itu perlu lebih cermat lagi."
Komisaris Integrasi Alabali-Radovan menekankan, paket pembaruan keimigrasian ini hanyalah "tonggak pertama," dan bahwa ada lebih banyak rencana yang akan dilaksanakan sampai akhir tahun, termasuk langkah-langkah yang memungkinkan para migran mendapatkan akses yang lebih baik ke pasar kerja dan ke proses naturalisasi untuk mendapat kewarganegaraan Jerman.
Monday, July 4, 2022
Ukraina
Monday, July 04, 2022
Kanselir Jerman: Perang Ukraina Dapat Berlangsung Sangat Lama
Negaratoto - Pertemuan pemulihan Ukraina akan dibuka di Lugano. Para pemimpin dari puluhan negara, organisasi internasional, dan sektor swasta, akan bertemu di Swiss untuk membahas rencana pemulihan Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy akan membawakan pidatonya di pertemuan tersebut secara virtual.
Konferensi selama dua hari tersebut sebenarnya telah direncanakan jauh sebelum Rusia meluncurkan invasinya pada 24 Februari lalu. Awalnya, pertemuan itu dijadwalkan untuk membahas reformasi negara Ukraina, tetapi setelah terjadi konflik, fokus agenda pertemuan pun dialihkan ke rekonstruksi.
Membangun kembali Ukraina setelah perang berakhir diperkirakan akan menelan biaya ratusan miliar dolar. Upaya itu akan membutuhkan "investasi kolosal," kata Zelenskyy pada akhir pekan lalu. Sekolah Ekonomi Kyiv memperkirakan kerusakan yang terjadi pada bangunan dan infrastruktur saat ini hampir mencapai 104 miliar dolar.
Diperkirakan bahwa setidaknya 45 juta meter persegi lahan perumahan, 256 perusahaan, 656 institusi lembaga medis, dan 1.177 institusi pendidikan telah rusak, hancur atau disita, sementara ekonomi Ukraina juga menderita kerugian hingga 600 miliar dolar.
Duta Besar Ukraina untuk Swiss Artem Rybchenko mengatakan bahwa konferensi ini akan membantu menciptakan "peta jalan" pemulihan bagi negaranya.
Scholz: Rusia dapat mengobarkan perang untuk 'waktu yang sangat lama'
Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan bahwa keputusan Rusia untuk menyerang Ukraina telah dibuat "satu tahun sebelum invasi dimulai atau mungkin lebih awal." Scholz juga yakin bahwa Moskow akan "mampu melanjutkan perang dalam waktu yang sangat lama," tambahnya.
Dalam wawancaranya dengan "Face the Nation" dari kantor berita CBS, Scholz juga memberikan pembelaan terkait keterlambatan Berlin dalam mengirimkan senjata ke Ukraina. Dia mengatakan, hal tersebut dikarenakan masih ada kebutuhan dalam melatih tentara Ukraina di Jerman.
"Kami akan selalu melihat bahwa Jerman adalah salah satu negara yang membantu dalam banyak hal, karena apa yang kami kirimkan sekarang adalah teknologi tercanggih yang dapat mereka gunakan," kata Scholz.
Scholz juga mengakui bahwa negara-negara Eropa yang begitu bergantung pada energi Rusia merupakan sebuah kesalahan.
"Kita seharusnya berinvestasi ke seluruh Eropa dalam hal infrastruktur yang dapat memberikan kita kemampuan untuk mengubah pasokan energi kita, dari satu hari ke hari berikutnya," ujarnya. "Ini adalah hal berharga yang telah dipelajari ... persiapan untuk situasi seperti ini."
Inggris menjadi tuan rumah konferensi perencanaan pemulihan Ukraina
Inggris akan menjadi tuan rumah konferensi tahun depan yang difokuskan untuk membantu Ukraina pulih dari kerusakan yang disebabkan oleh invasi Rusia, kata Kementerian Luar Negeri.
Konferensi pemulihan Ukraina tahun ini akan berlangsung di Swiss pada Senin (04/07). Pertemuan tersebut akan mempertemukan perwakilan dari Ukraina dan negara-negara lain serta organisasi internasional dan kelompok masyarakat sipil.
"Kami telah memimpin dukungan untuk Ukraina selama perang dan akan terus memimpin untuk mendukung Rencana Pembangunan dan Rekonstruksi Pemerintahan Ukraina," dalam pernyataan Menteri Luar Negeri Liz Truss.
Kementerian Luar Negeri juga mengatakan bahwa Inggris telah diminta oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk memperjuangkan pemulihan Kyiv dan wilayah sekitarnya.
Tuesday, June 28, 2022
Presiden
Tuesday, June 28, 2022
Bertemu Kanselir Olaf, Jokowi Ajak Jerman Investasi Energi Baru Terbarukan
Negaratoto - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di sela-sela KTT G7 di Elmau, Senin, 27 Juni 2022. Jokowi membahas tentang penguatan kerja sama ekonomi dan terkait Presedensi G20 Indonesia.
"Sebagai ekonomi terbesar di Eropa dan Asia Tenggara, peluang kerja sama ekonomi Indonesia dan Jerman sangat besar. Di sektor energi baru dan terbarukan (EBT), dan di sektor industri teknologi tinggi," ujar Jokowi dalam pernyataan tertulisnya, Senin (27/6/2022).
Di sektor energi baru dan terbarukan, Jokowi berharap Jerman bisa menjadi mitra dalam mengolah potensi 474 Gigawatt (GW) sumber EBT di Indonesia. Jokowi juga mengapresiasi apresiasi Green Infrastructure Initiative Jerman dengan komitmen pendanaan sebesar EUR 2,5 miliar atau Rp 39,2 triliun (kurs Rp 15.700) selama 5 tahun.
Terkait sektor industri teknologi tinggi, Jokowi menyampaikan Indonesia telah menyiapkan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir, yaitu dari pertambangan dan peleburan nikel hingga produksi baterai dan mobil listriknya.
Jokowi melihat potensi kerja sama pengembangan industri semikonduktor dan menjadikan industri ini bagian dari rantai pasok chip global.
"Indonesia juga siap untuk tindak lanjuti kerja sama pembangunan German Industrial Quarter yang nantinya dapat menjadi basis produksi dan rantai pasok global," katanya menambahkan.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menambahkan menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Jerman terhadap Presidensi Indonesia di G20. Di tengah situasi dunia yang sangat kompleks dan sulit, Jokowi berharap Indonesia dan Jerman tetap ingin menjaga G20 agar tetap dapat menjadi katalis pemulihan ekonomi.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.
Thursday, June 23, 2022
VR46
Thursday, June 23, 2022
Awalnya Diremehkan, Adik Valentino Rossi Mulai Unjuk Gigi di MotoGP
Negaratoto - Fabio Quartararo memang jadi topik utama di media-media dunia karena berhasil menjadi kampiun MotoGP Jerman 2022. Tapi adik legenda MotoGP Valentino Rossi, Luca Marini, tak bisa dikesampingkan setelah tampil baik dan mampu finis di urutan kelima MotoGP Jerman.
Mungkin banyak yang skeptis atas kehadiran Luca Marini di MotoGP. Menyandang status saudara Valentino Rossi, banyak orang menilai Marini bisa pindah kelas ke MotoGP karena bantuan dan privilege dari sang kakak.
Marini bergabung ke kelas premier sejak musim 2021. Kala itu ia membalap bersama tim Avintia Esponsorama Racing dengan rekan paddock-nya, Enea Bastianini. Adapun motor yang digunakan adalah Ducati Desmosedici.
Menutup musim MotoGP 2021, Marini finis di urutan ke-19 dengan koleksi 41 poin, sementara Bastianini performanya lebih baik dan bisa finis di posisi ke-11 dengan 102 poin.
Di musim MotoGP 2022, Marini dan Bastianini pisah jalan. Marini bergabung dengan tim balap Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team. Sementara Enea Bastianini bergabung dengan tim Gresini Racing. Meski pisah, keduanya masih tetap disuplai oleh Ducati.
Dari 10 seri MotoGP 2022 yang sudah digelar, penampilan Marini cukup memuaskan. Kendati belum pernah naik podium, sejauh ini Marini bisa mengoleksi 52 poin dan bertengger di urutan ke-13 klasemen sementara.
Dalam empat seri balap terakhir yang sudah digelar, Marini juga tampil konsisten dengan selalu finis di posisi 10 besar. Misalnya di Jerman ia finis kelima, di Catalunya finis keenam, di Italia finis keenam, dan di Prancis finis kesembilan.
Jadi, masih ada yang mau meremehkan Luca Marini?
Sunday, June 19, 2022
Otomotif
Sunday, June 19, 2022
Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman 2022: Bagnaia Pole, Quartararo Kedua
Negaratoto - Babak kualifikasi MotoGP Jerman 2022 telah usai. Pebalap dari tim Ducati, Francesco Bagnaia berhasil start di baris terdepan. Sementara di posisi kedua dihuni oleh Fabio Quartararo.
Setelah melewati sesi free practice ketiga sore tadi, kini seluruh rider telah mengikuti babak kualifikasi yang digelar di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pada Sabtu (18/6/2022) malam WIB. Babak kualifikasi harus molor selama beberapa menit karena ada sejumlah masalah teknis.
Usai kualifikasi digelar, Bagnaia sukses meraih pole position dengan catatan waktu 1 menit 19,931 detik. Sementara posisi kedua dihuni Quartararo yang berhasil mencatatkan waktu 1 menit 20,007 detik.
Kemudian di tempat ketiga diisi oleh Johann Zarco dengan memperoleh waktu 1 menit 20,030 detik. Lalu di belakangnya ada Aleix Espargaro dengan catatan waktu 1 menit 20,120 detik dan berhak menempati urutan keempat.
Fabio di Giannantonio secara mengejutkan berhasil menempati posisi kelima. Pebalap dari tim Gresini Racing itu meraih waktu 1 menit 20,128 detik. Tepat di belakangnya ada Jack Miller yang menorehkan waktu 1 menit 20,150 detik dan berhasil menempati posisi keenam.
Sementara dari posisi 7 hingga ke-10 dihuni oleh Luca Marini, Jorge Martin, Maverick Vinales, dan Takaaki Nakagami.
Hasil lengkap kualifikasi MotoGP Jerman 2022:
1. Francesco Bagnaia
2. Fabio Quartararo
3. Johann Zarco
4. Aleix Espargaro
5. Fabio di Giannantonio
6. Jack Miller
7. Luca Marini
8. Jorge Martin
9. Maverick Vinales
10. Takaaki Nakagami
11. Marco Bezzecchi
12. Joan Mir
13. Pol Espargaro
14. Miguel Oliveira
15. Brad Binder
16. Alex Marquez
17. Enea Bastianini
18. Stefan Bradl
19. Andrea Dovizioso
20. Franco Morbidelli
21. Remy Gardner
22. Raul Fernandez
23. Darryn Binder
Wednesday, June 15, 2022
Senjata
Wednesday, June 15, 2022
Pemerintah Jerman Ingin Perketat Pengawasan Kepemilikan Senjata
Negaratoto - Pemerintah Jerman sedang berusaha memberlakukan aturan pemeriksaan latar belakang yang lebih ketat untuk kepemilikan senjata dalam upaya mencegah para ekstremis politik dan orang-orang yang punya masalah psikologis membeli senjata.
Contoh kasus terakhir yang mendapat sorotan luas adalah aksi pembunuhan di Hanau, Februari 2020. Ketika itu seorang penyerang rasis Tobias R., bukan nama sebenarnya, membunuh sembilan warga berlatar belakang migran, sebelum membunuh ibunya dan dirinya sendiri.
Tobias R ternyata bisa membeli senjata secara legal, meskipun dia telah didiagnosis menderita gangguan psikologis delusi paranoid. Tahun 2002 dia mengatakan kepada polisi bahwa dia sedang dimata-matai dan "diperkosa secara psikologis" melalui outlet listrik di dindingnya. Tobias R. secara sah memiliki tiga senjata pada saat aksi pembunuhan, dan meminjam satu senjata lain dari pedagang senjata.
Sekitar satu juta orang di Jerman secara legal memiliki seluruhnya lebih dari lima juta senjata api. Kebanyakan dari mereka adalah penembak olahraga, pemburu, atau rimbawan. Meskipun kekerasan senjata relatif jarang terjadi di Jerman, rata-rata 155 orang tewas akibat tembakan senjata setiap tahun.
Catatan tentang penyakit mental
Marcel Emmerich, anggota parlemen dari Partai Hijau dan juru bicara politik dalam negeri, yakin bahwa insiden aturan di Jerman untuk kepemilikan senjata perlu diperketat lagi. "Lebih sedikit senjata yang dimiliki secara pribadi, berarti ada lebih banyak keamanan publik," katanya.
Rencana pemerintah antara lain mewajibkan kepolisian yang memberikan izin kepemilikan senjata untuk melakukan pemeriksaan bersama dengan otoritas kesehatan apakah pemohon memiliki catatan penyakit mental.
Tetapi pengawasan soal catatan penyakit mental menimbulkan beberapa masalah, kata Dietmar Heubrock, profesor psikologi forensik di Universitas Bremen. Karena otoritas kesehatan memang tidak diwajibkan memiliki catatan lengkap tentang penyakit mental, seseorang. Dan saat ini tidak ada basis data yang mencakup berbagai masalah psikologis yang dapat menyebabkan Tindakan kekerasan.
"Katakanlah, saya sudah memiliki senjata dan kemudian mengalami krisis pribadi – saya kehilangan pekerjaan, dan saya mulai mengembangkan fantasi kekerasan: Saya ingin membalas dendam pada masyarakat, dan saya ingin pergi keluar dan membunuh semua orang yang saya lihat," katanya kepada DW.
"Tidak ada otoritas kesehatan yang akan tahu tentang itu."
Undang-undang senjata sudah diperketat beberapa kali
Jerman secara konsisten telah memperketat undang-undang kepemilikan senjata setelah terjadi kasus penembakan massal di sekolah di Erfurt pada 2002. Ketika itu batas usia untuk kepemilikan senjata dinaikkan. Lalu setelah aksi penembakan massal di kota Winnenden pada tahun 2009, pemeriksaan acak pada semua pemilik senjata dilakukan, untuk memastikan mereka menyimpan senjata sesuai dengan peraturan.
Setelah terjadi serangan teror di Paris tahun 2015, Uni Eropa mengubah aturan kepemilikan senjata, dan itu diadopsi ke dalam hukum Jerman pada 2020. Otoritas senjata api sejak itu diwajibkan untuk memeriksa bersama badan intelijen apakah pemohon diketahui sebagai seorang ekstremis atau tidak.
Sejak 2020, pihak berwenang juga diwajibkan untuk memeriksa setiap lima tahun, apakah pemilik senjata yang terdaftar di Jerman tetap punya "kebutuhan" yang sah untuk memiliki senjata. Misalnya apakah pemilik senjata itu masih menjadi anggota klub menembak atau tidak, masih memiliki izin berburu atau tidak.
Kebebasan pribadi, privasi, dan hak istimewa
Pihak berwenang saat ini sudah memiliki kewenangan yang relatif luas untuk memeriksa pemohon kepemilikan senjata. Jika mereka memiliki keraguan tentang pemohon, mereka dapat meminta sertifikat kesehatan tambahan.
Torsten Reinwald, juru bicara asosiasi pemburu Jerman DJV, yang mewakili sekitar 250.000 pemburu terdaftar, mengatakan masalahnya bukan soal UU yang tidak memadai, melainkan soal penerapan UU yang sudah ada. Dia mengatakan, wewenang polisi untuk pemeriksaan sekarang saja sudah sudah merupakan "gangguan berat dalam hal kebebasan pribadi."
Hal yang yang dikhawatirkan adalah soal privasi. Partai Liberal Demokrat FDP yang paling sensitif soal pembatasan kebebasan pribadi, sudah menyatakan keprihatinan tentang rencana pengetatan pengawasan.
Anggota parlemen dari Partai Hijau Marcel Emmerich mengakui bahwa pencatatan data medis adalah hal yang "sangat sensitif", dan berjanji bahwa undang-undang yang baru akan mempertimbangkan hal itu. "Tantangannya adalah menangani data secara bertanggung jawab, tetapi juga memastikan bahwa orang-orang tertentu tidak mendapatkan senjata," katanya.
Sejarawan Dagmar Ellerbrock dari Universitas Teknik Dresden mengatakan kepada radio Deutschlandfunk, dalam pandangannya perdebatan tentang pembatasan kepemilikan senjata itu menyesatkan: Memiliki senjata bukanlah hak dasar yang sekarang dibatasi oleh hukum. "Ini adalah hak istimewa," katanya.
"Sebuah hak istimewa yang diberikan kepada orang-orang tertentu. Dan siapa pun yang ingin diberikan hak istimewa ini tentu harus memenuhi persyaratan untuk itu."
Saturday, April 30, 2022
Swimming Pool
Saturday, April 30, 2022
Jerman Izinkan Perempuan Berenang Tanpa Busana di Kolam Renang Umum
Negaratoto - Kota Gttingen akan menjadi kota pertama di Jerman yang akan mengizinkan perempuan untuk berenang tanpa busana di kolam renang umum. Keputusan perenang perempuan bertelanjang dada tersebut diambil setelah terjadi pertikaian identitas gender.
Komite olahraga kota di Lower Saxony telah merekomendasikan bahwa semua perenang di kolam renang dalam dan luar ruangan harus diizinkan berenang tanpa busana pada akhir pekan mulai 1 Mei 2022, kata juru bicara pemerintah setempat.
Fase uji coba
Juru bicara itu menambahkan bahwa fase uji coba akan diberlakukan hingga 31 Agustus 2022.
Rekomendasi tersebut dibuat setelah seorang perenang diminta untuk menutup tubuhnya di kolam renang setempat. Perenang itu memprotes, bagaimanapun, dengan mengatakan dia diidentifikasi sebagai laki-laki. Terlepas dari pernyataan tersebut, otoritas kolam mengusir perenang itu, yang kemudian dilarang datang ke tempat tersebut, kata juru bicara.
Sikap santai Jerman terhadap ketelanjangan
Mayoritas sauna di Jerman menggabungkan antara laki-laki dan perempuan, tetapi masih mengharuskan pelanggan menanggalkan pakaian untuk alasan higienis.
Selain itu, Jerman juga memiliki gerakan nudis populer yang dikenal sebagai "FKK" — yang merupakan singkatan dari Freikrperkultur atau budaya tubuh bebas. Namun, hingga saat ini perempuan di kolam renang umum di seluruh Jerman diharapkan untuk menutupi payudara mereka, dan seperti pria, bagian bawah mereka.
Thursday, March 31, 2022
Vladimir Putin
Thursday, March 31, 2022
Putin ke Kanselir Jerman: Pembayaran Gas Rusia Bisa Berlanjut dengan Euro
Negaratoto - Pemerintah Jerman mengungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Eropa bisa terus melakukan pembayaran gas Rusia menggunakan Euro, bukan Rubel seperti yang diumumkan sebelumnya. Ketentuan terbaru itu disampaikan Putin pada Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam percakapan telepon baru-baru ini.
Seperti dilansir AFP, Kamis (31/3/2022), juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Hebestreit, mengungkapkan bahwa Putin memberitahu Scholz jika pembayaran dari Eropa untuk bulan depan 'akan berlanjut dalam Euro dan ditransfer seperti biasa ke Bank Gazprom yang tidak terdampak sanksi'.
Bank tersebut, menurut Putin seperti dikutip Hebestreit, kemudian akan mengkonversi pembayaran ke Rubel, mata uang Rusia.
Hebestreit mengatakan Putin menekankan dalam percakapan telepon dengan Scholz bahwa 'tidak ada yang akan berubah untuk mitra-mitra kontrak Eropa' ketika sistem baru mulai berlaku pada 1 April mendatang. Percakapan telepon itu, disebut Hebestreit, dilakukan atas permintaan Putin.
"Kanselir Scholz tidak menyetujui prosedur ini tapi meminta informasi secara tertulis untuk lebih memahami prosedur ini," jelas Hebestreit.
"Apa yang disepakati G7: pengiriman energi akan secara eksklusif dibayar dalam Euro atau Dolar seperti yang disebutkan dalam kontrak," imbuhnya.
Kremlin atau kantor kepresidenan Rusia sebelumnya merilis isi percakapan telepon antara Putin dan Scholz. Disebutkan Kremlin bahwa Putin memberitahu Scholz jika tuntutan Rusia agar Eropa membayar pasokan gas Rusia dengan Rubel tidak 'memicu memburuknya persyaratan kontrak bagi perusahaan importir Eropa'.
Hebestreit mengatakan Putin menekankan dalam percakapan telepon dengan Scholz bahwa 'tidak ada yang akan berubah untuk mitra-mitra kontrak Eropa' ketika sistem baru mulai berlaku pada 1 April mendatang. Percakapan telepon itu, disebut Hebestreit, dilakukan atas permintaan Putin.
"Kanselir Scholz tidak menyetujui prosedur ini tapi meminta informasi secara tertulis untuk lebih memahami prosedur ini," jelas Hebestreit.
"Apa yang disepakati G7: pengiriman energi akan secara eksklusif dibayar dalam Euro atau Dolar seperti yang disebutkan dalam kontrak," imbuhnya.
Kremlin atau kantor kepresidenan Rusia sebelumnya merilis isi percakapan telepon antara Putin dan Scholz. Disebutkan Kremlin bahwa Putin memberitahu Scholz jika tuntutan Rusia agar Eropa membayar pasokan gas Rusia dengan Rubel tidak 'memicu memburuknya persyaratan kontrak bagi perusahaan importir Eropa'.
Pada Rabu (30/3) waktu setempat, pemerintah Jerman menaikkan level siaga dalam rencana darurat gas di tengah kekhawatiran Rusia memutuskan pasokan jika negara-negara Barat menolak untuk membayar dengan Rubel.
Awal pekan ini, berbicara mewakili Menteri Energi negara-negara G7, Menteri Energi Jerman Robert Habeck menyebut tuntutan Rusia soal pembayaran dengan Rubel sebagai 'pelanggaran sepihak dan terang-terangan terhadap perjanjian yang sudah ada'.
Tuesday, March 29, 2022
Ukraina
Tuesday, March 29, 2022
AS Kirim Pesawat Pengacau Radar ke Jerman untuk Perkuat NATO
Negaratoto - Amerika Serikat (AS) mengirimkan enam pesawat pengacau radar milik Angkatan Lautnya ke Jerman. Pengiriman pesawat pengacau radar itu dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan aliansi NATO di tengah invasi Rusia ke Ukraina.
Seperti dilansir AFP, Selasa (29/3/2022), Pentagon atau Departemen Pertahanan AS mengumumkan pada Senin (28/3) waktu setempat bahwa pesawat-pesawat pengacau radar jenis EA-18G Growler dikirimkan ke Jerman.
Juru bicara Pentagon, John Kirby, menegaskan bahwa pesawat pengacau radar itu 'tidak dikerahkan untuk digunakan melawan pasukan Rusia di Ukraina'.
"Pesawat-pesawat itu dikerahkan sepenuhnya sesuai dengan upaya-upaya kita untuk meningkatkan kemampuan pencegahan dan pertahanan NATO di sepanjang sisi timur," tegasnya.
Kirby menambahkan bahwa pesawat-pesawat pengacau radar dari AS itu diperkirakan tiba di Pangkalan Udara Spangdahlem di Jerman pada Senin (28/3) waktu setempat. Pesawat-pesawat itu dikirimkan dari Pangkalan Udara Angkatan Laut Whidbey Island di Washington, AS.
Lebih lanjut, Kirby menyebut pesawat yang dikirimkan merupakan jenis modifikasi F/A-18, yang dikhususkan untuk perang elektronik, menggunakan sensor untuk membingungkan radar musuh dan sistem pertahanan udara.
Disebutkan juga oleh Kirby bahwa 240 personel Angkatan Laut AS yang mendampingi pesawat itu turut dikerahkan ke Jerman.
Dalam rencana anggaran yang dirilis Senin (28/3) waktu setempat, Gedung Putih mengungkapkan rencana mengalokasikan dana US$ 6,9 miliar untuk membantu Ukraina melawan invasi Rusia dan mendukung negara-negara anggota NATO.
AS diketahui meningkatkan bantuan untuk Ukraina usai Rusia menginvasi, termasuk bantuan keamanan dan kemanusiaan. Namun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terus menekan negara-negara NATO untuk mengirimkan lebih banyak persenjataan ke Ukraina, termasuk jet tempur canggih, sistem pertahanan rudal, tank-tank, kendaraan lapis baja dan rudal antikapal.
Sejauh ini AS mengesampingkan pengiriman pesawat atau persenjataan berat lainnya ke Ukraina. Presiden Joe Biden menegaskan tidak ingin melanggar batas dalam situasi yang disebutnya bisa memicu 'Perang Dunia III' yang menghadapkan Rusia yang memiliki senjata nuklir dengan NATO.
Thursday, March 3, 2022
Ukraina
Thursday, March 03, 2022
Tambah Lagi, Jerman Kirim 2.700 Rudal Anti-Pesawat ke Ukraina
Negaratoto - Pemerintah Jerman akan menambah pengiriman senjatanya ke Ukraina setelah invasi Rusia. Sumber pemerintah Jerman menyebut bahwa negara itu akan mengirimkan 2.700 rudal anti-pesawat ke Ukraina.
Dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (3/3/2022), sumber tersebut mengatakan, pemerintah Jerman "menyetujui dukungan lebih lanjut untuk Ukraina", yang melibatkan pengiriman rudal anti-pesawat tipe STRELA buatan Uni Soviet, yang sebelumnya digunakan oleh tentara komunis Jerman Timur.
Sebelumnya, Jerman mengatakan pada Rabu (2/3), bahwa pengiriman senjata pertama Jerman sebanyak 1.000 rudal anti-tank dan 500 rudal anti-pesawat lainnya telah dikirim ke garis depan di Ukraina.
Langkah itu dilakukan setelah pemerintah Jerman mengubah kebijakan lama untuk tidak mengirim senjata ke zona konflik, sebuah posisi yang berakar pada kesalahan perang era Nazi di negara itu.
Pada hari Sabtu (26/2) lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengakui bahwa invasi Rusia ke Ukraina mewakili "titik balik dalam sejarah" yang memaksa Jerman untuk memikirkan kembali prioritasnya.
Pemerintah pada hari Sabtu juga menyetujui pengiriman senjata buatan Jerman ke Ukraina dari negara ketiga, termasuk 400 peluncur roket anti-tank yang dikirim oleh Belanda.
Pada saat yang sama, Jerman berjanji untuk menginvestasikan 100 miliar euro untuk membangun angkatan bersenjatanya sendiri dalam menghadapi ancaman Rusia.
Sebelum eskalasi konflik Rusia-Ukraina, Jerman hanya berjanji menyumbangkan helm dan menawarkan bantuan untuk membangun rumah sakit lapangan di Ukraina.




























