Negaratoto - Tragedi kerusuhan yang terjadi di Kanjuruhan, Malang, tidak hanya menelan korban jiwa dari masyarakat umum. Namun, ada dua polisi yang sedang bertugas menjadi korban dan gugur dalam menjalankan tugasnya.
Salah satu anggota Polisi yang gugur adalah Briptu Fajar Yoyok Pujiono. Seorang Polisi asal Trenggalek.
Briptu Yoyok sendiri dikatakan sebagai sosok yang berdedikasi tinggi. Ia dimakamkan di tanah kelahirannya yaitu Trenggalek. Berikut ulasannya.
Briptu Fajar Yoyok Pujiono merupakan Polisi asal Trenggalek berusia 27 tahun. Ia gugur dalam tugasnya ketika mengamankan laga Arema FC kontra Persebaya. Jenazahnya tiba ti Trenggalek pada Minggu (2/10).
Dilansir dari laman Polres Trenggalek, Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.O.L. memimpin langsung prosesi pemakaman Briptu Yoyok.
Briptu Yoyok dimakamkan di rumah duka di Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek Jawa Timur.
Sebagai sebuah bentuk penghormatan yang dilakukan instansi Kepolisian kepada Briptu Yoyok yang gugur ketika bertugas, maka tembakan salvo pun diberikan sebagai penghormatan terakhir.
Tembakan itu juga turut mengiringi proses upacara pemakaman almarhum Briptu Yoyok. Ia dikenal sebagai sosok Polisi yang berintegritas dan berdedikasi tinggi.
"Keluarga besar Polres Trenggalek berduka atas gugurnya satu personel pada saat pengamanan sepak bola di stadion Kanjuruhan Malang dan hari ini kita laksanakan prosesi upacara pemakaman secara dinas," Ujar Kapolres Trenggalek.
Belasungkawa sedalam-dalamnya disampaikan berbagai pihak, termasuk Kepolisian kepada Briptu Yoyok karena gugur dalam bertugas. Ratusan personel anggota Polres Trenggalek dan rekan kerjanya tak kuasa menahan air mata.
Mereka turut hadir dalam upacara pemakaman Briptu Yoyok sebagai penghormatan terakhir dari rekan kerja dan teman dekat kepada almarhum.
Kaporles Trenggalek menyampaikan, "Selaku pribadi dan pimpinan, kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya dan bagi keluarga diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan," tutupnya.


No comments:
Post a Comment