Breaking

Showing posts with label palembang. Show all posts
Showing posts with label palembang. Show all posts

Monday, February 27, 2023

Monday, February 27, 2023

Aniaya Anak Asuh, Pimpinan Panti Asuhan di Palembang Ditangkap Polisi

 



NegaratotoSeorang pimpinan panti asuhan di Palembang, HD, ditangkap polisi karena melakukan penganiayaan terhadap anak asuhnya sendiri. Pelaku pernah mengalami gangguan kejiwaan dan tempramental.

Aksi brutal pelaku direkam anak asuhnya dan videonya menyebar luas di media sosial. Polisi akhirnya meringkus pelaku di panti asuhannya di Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sabtu (25/2) malam.

Dari akun Instagram @plg.live, pelaku memarahi, mengumpat, dan menjewer anak asuhnya yang masih di bawah umur. Pelaku juga menampar anak asuhnya yang lain di tempat berbeda.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengungkapkan, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui motif penganiayaan dan jumlah korban. Sejumlah saksi juga akan dimintai keterangan sebelum menaikkan status menjadi penyidikan dan penetapan tersangka.

"Tadi malam ditangkap di panti asuhan yang dipimpinnya, sekarang masih diperiksa," ungkap Ngajib, Minggu (26/2).

Istri pelaku, RN, menuturkan, suaminya baru sembuh dari gangguan kejiwaan yang diidapnya selama empat tahun. Dia menjalani perawatan dan dinyatakan sembuh sehingga diizinkan pulang.

"Baru satu tahun ini sembuh dan pulang dari rumah sakit, tapi dia masih suka tempramental, belum hilang. Dia kadang tidak sadar apa yang dilakukannya, pas sadar minta maaf," kata dia.

Dia mengakui, penganiayaan itu benar terjadi pada 2 Februari 2023. Namun, kasusnya telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Perekam videonya anak asuh yang lain, memang ada kejadian itu, tapi sudah damai," pungkasnya.


Wednesday, December 21, 2022

Wednesday, December 21, 2022

Tega, Pria di Palembang Perkosa & Sebarkan Foto Bugil Anak yang Berkebutuhan Khusus

 




NegaratotoSeorang pria di Palembang berbuat kejam terhadap putri kandungnya, I (16), yang mengalami kebutuhan khusus. Betapa tidak, dia kerap memperkosa korban, lalu menjualnya ke pria hidung belang dan menyebarluaskan foto bugil anaknya untuk mendapatkan uang.

Kasus ini terungkap setelah istri pelaku atau ibu korban, W (45) melapor ke SPKT Polda Sumatera Selatan, Selasa (20/12). Dia didampingi petugas Dinas Sosial Palembang.

Kepada polisi, W bercerita, kejahatan suaminya diketahui setelah ia dan keluarganya kaget mengetahui foto anaknya menyebat di sejumlah grup WhatsApp. Ia pun menanyakan hal itu kepada anaknya dan baru jujur setelah seringkali ditanyakan.

Dari pengakuannya, I mengaku berulang kali diperkosa ayah kandungnya itu. Tak sampai di situ, korban juga dijual dan diperkosa secara bergilir oleh teman ayahnya.

"Suami saya sendiri yang memperkosa putri saya, sudah sering. Suami saya juga menjual putri saya ke teman-temannya, ramai-ramai begitu," ungkap W.

Tidak diketahui berapa uang yang didapatkan pelaku dari penjualan itu. Namun anaknya mengaku diimingi akan diberikan uang sebanyak Rp100 ribu jika bersedia mengikuti permintaan pelaku.

"Suami saya memukuli anak saya kalau menolak diajak," kata dia.

Sebelum menjualnya, pelaku menawarkan foto bugil putrinya terlebih dahulu ke teman-temannya. Teman-teman pelaku pun bersedia lalu diantar pelaku.

"Biasanya dia membawa anak saya ketika saya kerja siang hari. Waktu saya pulang sore mereka sudah ada di rumah, jadi saya tidak curiga," kata wanita tulang sapu di jalan itu.

Kasubdit IV Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Tri Wahyudi mengatakan, terlapor segera dipanggil untuk pemeriksaan. Jika dua kali mangkir, petugas akan melakukan penjemputan paksa.

"Ada tiga laporan sekaligus, yakni KDRT, penjualan orang, dan pencabulan. Kasus ini sedang lidik," pungkasnya.


Thursday, October 27, 2022

Thursday, October 27, 2022

Sadisnya Kawanan Begal di Palembang, Baru Coba-coba Langsung Bacok Korban

 



Negaratoto Polisi meringkus enam begal sadis di Palembang. Ironisnya, semua pelaku masih berusia 15 dan 16 tahun atau di bawah umur. Keenam pelaku adalah RF (15), JL (15), SA (15), WF (16), AN (16) dan DP (15). Mereka beraksi di kawasan Sako Palembang yang melukai korbannya, Sabtu (22/10) dini hari.

Peristiwa itu bermula saat korban berboncengan sepeda motor. Datang dari belakang kawanan pelaku yang langsung melayangkan bacokan menggunakan celurit.

Bacokan itu membuat penumpang yang dibonceng terluka di bagian punggung sehingga mereka berhenti.
Ternyata hal itu membuat para pelaku sangat mudah melakukan aksinya. Mereka merampas motor korban namun mendapat perlawanan sehingga terjadi tarik menarik.

Tidak ingin aksinya gagal, salah satu pelaku membacok paha korban yang membuat perlawanannya terhenti. Kawanan begal ABG itu pun kabur membawa sepeda motor korban.

Kapolsek Sako Palembang AKP Sulis Pujiono mengungkapkan, penangkapan berdasarkan ciri-ciri yang disebut korban. Kedua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka masing-masing di punggung dan paha.

"Ada enam tersangka yang kami tangkap, semuanya terlibat langsung dalam aksi begal itu. Lima tersangka masih berstatus pelajar dan satunya putus sekolah," ungkap Sulis, Rabu (26/10).

Para tersangka berdalih baru pertama kali membegal dengan motif coba-coba. Hal ini patut diwaspadai karena jika tidak tertangkap memungkinkan kembali mengulangi kejahatan itu.

"Sebagai efek jera, semua tersangka kami tahan dan dijerat pasal begal, hukumannya separuh dari orang dewasa karena masih di bawah umur," tegasnya.