Breaking

Showing posts with label dibacok. Show all posts
Showing posts with label dibacok. Show all posts

Friday, March 24, 2023

Friday, March 24, 2023

Pemalak Tewas Dibacok Korban di Palmerah

 



Negaratoto - Seorang warga Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat menjadi korban pembacokan oleh sejumlah orang tak dikenal. Korban yang bernama Baginda Ibrahim Tambunan (36) tewas usai mengalami luka di bagian kepala.

Sebanyak dua dari tiga pelaku berhasil diamankan kepolisian. Motifnya, pelaku memiliki dendam terhadap korban.

"Motifnya karena balas dendam," ujar Kanit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Widy saat dikonfirmasi yang dikutip, Jumat (24/3).

Widy menjelaskan kejadian bermula pada saat Baginda melakukan pemalakan terhadap pelaku di kawasan Jatipulo, Jakarta Barat. Aksi premanisme berujung pemukulan itu membuat pelaku mengadu ke dua rekan lainnya.

"Pelaku, menceritakan kejadian ke temannya yang juga pelaku. Sehingga dua pelaku mendatangi korban," kata Widy.

Satu Pelaku Masih Diburu

Saat mendatangi korban, para pelaku membawa senjata tajam. Ketika bertemu, pelaku melayangkan senjata tajam ke arah korban. Korban pun ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah dengan luka di bagian kepala pada Sabtu (18/3).

"Pelaku melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," sebut Widy.

Kepada penyidik, kedua pelaku mengaku melancarkan aksinya dilatar belakangi balas dendam. Sedangkan satu pelaku lainnya tengah dalam pencarian pihak kepolisian.


Monday, October 24, 2022

Monday, October 24, 2022

Seorang Suami di Medan Bacok Istri hingga Tewas Depan Anaknya

 





Negaratoto - Seorang pria di Kota Medan nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri yakni NS (28) di Jalan Mandala by Pass, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (22/10) sekitar pukul 23.50 WIB. Pembunuhan sadis itu sempat disaksikan warga yang berada di lokasi.

Kapolsek Percut Seituan Kompol M Agustiawan mengatakan, pembunuhan itu berawal saat pelaku dan korban bertemu di Jalan Willem Iskandar, Kota Medan.

"Korban bermaksud mengambil anaknya dari tersangka yang sebelumnya dititipkan di tempat penitipan," kata Agustiawan, Minggu (23/10).

Kemudian, korban dan tersangka terlibat cekcok di lokasi pertemuan pertama. Selanjutnya, korban meninggalkan tersangka dengan menumpangi becak motor sambil membawa kedua anaknya. Namun tersangka mengejar istrinya dengan menggunakan becak motor.

"Tersangka berhasil mengadang becak motor yang ditumpangi korban. Kemudian, tersangka mengambil parang dan langsung membacok istrinya dengan membabi buta," jelas Agustiawan.

Pembacokan yang terjadi di tempat umum sempat dilihat oleh anak-anak korban dan tersangka. Mirisnya, salah satu anak tersangka yang masih berumur 1,5 tahun terkena bacokan.

"Masyarakat sekitar yang melihat kejadian tersebut mencoba melerai. Namun tersangka sempat mengarahkan parang ke arah warga. Lalu dia langsung diamuk massa," ungkap Agustiawan.

Pembacokan itu membuat korban tewas di tempat dengan luka serius di beberapa bagian kepala dan leher. Sementara anak korban dan tersangka mengalami luka sayatan di bagian tangan serta kepala.

"Petugas membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Tersangka juga dibawa ke rumah sakit yang sama setelah diamuk massa di lokasi kejadian," pungkas Agustiawan.

Sampai saat ini belum diketahui motif pembacokan tersebut lantaran tersangka belum dapat memberikan keterangan usai diamuk massa.