Breaking

Showing posts with label blitar. Show all posts
Showing posts with label blitar. Show all posts

Friday, March 31, 2023

Friday, March 31, 2023

Dibungkus Kardus, Mayat Bayi Baru Lahir Dibuang di Pinggir Jalan

 

Negaratoto - Sesosok bayi laki-laki baru lahir ditemukan warga meninggal dalam kardus di pinggir Jalan raya Kediri - Blitar Dusun Galuhan Desa Kandat Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, Kamis (30/3 siang. Warga yang menemukan akhirnya mengevakuasi dan melaporkan ke polsek setempat.

Informasi Kapolsek Kandat, Iptu Rudy Widianto menjelaskan semula sekitar pukul 13.00 WIB, saksi bernama Sugiono melihat terdapat kotak kardus warna cokelat yang mengeluarkan bau menyengat.

Karena penasaran Sugiono menanyakan ke warung dekat penemuan kardus dan namun tak ada yang mengetahuinya. Kemudian saksi bersama beberapa warga setempat membuka kotak kardus tersebut dan ternyata berisi jenazah bayi.

"Bayi itu berada di dalam warung kosong," jelasnya.

Adapun ciri-ciri jenazah bayi laki - laki itu, berumur belum 1 hari, dibungkus dengan kain warna putih, dan selimut bayi warna biru muda, selanjutnya dimasukkan ke dalam kotak kardus warna cokelat dan di lakban.

Usai kejadian tersebut, saksi melaporkan ke Mapolsek Kandat. “Atas laporan warga kita langsung mendatangi TKP dan olah TKP selanjutnya membawa jenazah bayi ke RS Bhayangkara Kota Kediri," pungkas Iptu Rudy



Tuesday, February 21, 2023

Tuesday, February 21, 2023

Ledakan di Blitar, Tim DVI Polda Jatim Bawa 20 Potongan Tubuh dari TKP

 

NEGARATOTO - Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur menerjunkan dua tim untuk menangani kasus ledakan yang terjadi di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Kabid Labfor Polda Jatim Kombes Pol. Sodiq Pratomo mengungkapkan peran dan tugas dari kedua tim tersebut.

"Tim pertama, bertanggung jawab menemukan bahan peledak di sana. Tim kedua, adalah tim DNA yang membantu identifikasi korban yang dilakukan Tim DVI Biddokkes Polda Jatim," kata Sodiq di Surabaya dilansir Antara, Selasa (21/2).

Sodiq mengatakan tim telah berangkat dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (21/2). Dari olah TKP tim menemukan beberapa barang bukti di antaranya tiga panci, wajan, pecahan-pecahan logam dan sebuah puntung rokok.

"Pertama, di TKP juga ditemukan bahan yang masih asli, hanya berbentuk belerang. Jadi mungkin ada proses pembuatan di sana. Belum kami temukan bahan yang lain," katanya.

Sementara, tim DNA membantu tim DVI Biddokkes Polda Jatim yang didukung oleh RS Bhayangkara Kediri dan RSUD Srengat melakukan identifikasi kepada korban.

"Kami membawa 20 potongan tubuh manusia. Ada tulang, ada daging, ada rambut, dan yang lain. Ditambah dua darah dari keluarga korban yang untuk menentukan siapa korban satunya. Karena di antaranya empat meninggal dunia di TKP, tiga sudah bisa diidentifikasi, tinggal satu yang belum diidentifikasi," katanya.

Sodiq mengatakan untuk proses lebih lanjut berkaitan dengan DNA pihaknya membutuhkan waktu lebih karena jumlah barang buktinya yang lumayan banyak dan juga banyak tulangnya.

Hingga kini, terdapat 23 orang yang dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian ledakan yang terjadi di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Minggu (19/2) malam tersebut.

Satu orang masih dirawat di rumah sakit. Selain itu, empat orang meninggal dunia.

Monday, February 20, 2023

Monday, February 20, 2023

"Munkar Nakir" Pelaku Perusakan Puluhan Makam di Blitar Ditangkap

 



Negaratoto - Pelaku perusakan puluhan makam di Glondong, Desa Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar akhirnya terungkap. Pelaku berinisial Mns (51) yang merupakan ketua RW setempat.

Seusai menjalani pemeriksaan Mns langsung ditetapkan sebagai tersangka. "Terduga pelaku sudah kita amankan dan ditetapkan menjadi tersangka," ujar Kasatreskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvita, (19/2).

Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku marah melihat banyak makam di TPU Glondong yang dikijing, yakni memasang bangunan pada pusara. Baginya hal tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan bersama.

Dengan mengendarai sepeda motor, Mns diam-diam mendatangi TPU Glondong. Dengan amer atau martil besar yang sudah disiapkan, kijing makam dipukulinya.

Total ada 60 makam dengan kijing hancur berantakan. Di lokasi, Mns juga menempelkan kertas berisi peringatan yang mengatasnamakan malaikat Munkar dan Nakir.

Menurut Tika Pusvita, semua barang bukti perusakan makam telah diamankan, termasuk pecahan batu nisan atau tanda makam.

"Semua barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Blitar untuk penyelidikan lebih lanjut"

dalam kasus perusakan tersebut, pelaku dijerat Pasal 406 dan 179 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun penjara.

Seperti diberitakan peristiwa perusakan tersebut diketahui sejak Kamis (16/2). Konstruksi sejumlah nisan di area pemakaman berantakan. Pada beberapa bagian nisan rompal, bekas dihantam benda keras. Total nisan yang rusak berjumlah puluhan.

Di lokasi juga ditemukan selembar kertas yang ditempel pada tembok makam. Kertas bertuliskan pesan bernada peringatan.

"Maaf Bapak Juru Kunci/RT/RW/Kamituwo awal kesepakatan, makom/kuburan Glondong dilarang dikijing berupa apapun. Hanya dua batu nisan/maesan saja. camkan! TTD Munkar & Nakir".