Breaking

Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Tuesday, July 26, 2022

Tuesday, July 26, 2022

Prancis Kutuk Keras Junta Myanmar Eksekusi Mati 4 Tahanan Politik


Negaratoto - Kementerian Luar Negeri Prancis mengutuk keras eksekusi mati terhadap empat tahanan politik oleh junta Myanmar. Prancis menyebut eksekusi mati itu sebagai regresi besar bagi rezim militer negara tersebut.

"Meskipun tidak ada eksekusi yang terjadi di negara itu selama lebih dari 30 tahun, eksekusi ini merupakan kemunduran besar dan fase lain dalam peningkatan kekejaman yang dilakukan oleh junta Burma sejak kudeta," kata sebuah pernyataan dari kementerian luar negeri Perancis seperti dilansir AFP, Senin (25/7/2022)

Junta Myanmar telah mengeksekusi mati empat tahanan termasuk seorang mantan anggota parlemen dari partai Aung San Suu Kyi dan seorang aktivis terkemuka. Media pemerintah melaporkan eksekusi mati ini merupakan penerapan hukuman mati pertama di negara itu dalam puluhan tahun.

Dilansir dari kantor berita AFP, Senin (25/7), surat kabar Global New Light of Myanmar melaporkan keempat tahanan itu dieksekusi mati karena memimpin.

"aksi teror brutal dan tidak manusiawi".


Surat kabar itu mengatakan eksekusi dilakukan "di bawah prosedur penjara" tanpa mengatakan kapan atau bagaimana orang-orang itu dibunuh.

Salah satu yang dieksekusi mati, Phyo Zeya Thaw adalah mantan anggota parlemen dari Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi yang ditangkap pada November tahun lalu. Dia dijatuhi hukuman mati pada Januari lalu karena pelanggaran di bawah undang-undang anti-terorisme.

Phyo Zeya Thaw telah dituduh mengatur beberapa serangan terhadap pasukan rezim, termasuk serangan senjata di kereta komuter di Yangon pada Agustus tahun lalu yang menewaskan lima polisi. Seorang pionir hip-hop yang sajak subversifnya membuat kesal junta sebelumnya, dia dipenjara pada tahun 2008 karena keanggotaan dalam organisasi ilegal dan kepemilikan mata uang asing. Dia terpilih menjadi anggota parlemen yang mewakili NLD dalam pemilu 2015, yang mengantarkan transisi ke pemerintahan sipil.

Aktivis demokrasiKyaw Min Yu - lebih dikenal sebagai "Jimmy" - menerima hukuman yang sama dari pengadilan militer.

Dua pria lainnya dijatuhi hukuman mati karena membunuh seorang wanita yang mereka duga adalah informan junta di Yangon.

Saturday, June 18, 2022

Saturday, June 18, 2022

Usung Ganjar Jadi Bakal Capres, NasDem: Tak Ada Niat Bermusuhan


Negaratoto - Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP, Ganjar Pranowo, menjadi salah satu nama yang diusung NasDem menjadi bakal capres 2024 dalam Rakernas 2022.

Lalu bagaimana cara NasDem untuk menghindari potensi terjadinya gesekan dengan PDIP?
Ketua DPP NasDem Willy Aditiya menyebut potensi gesekan dengan PDIP merupakan suatu hal sangat mungkin terjadi. Namun dia menegaskan NasDem sama sekali tidak berniat untuk bermusuhan.

"Itu sebuah keniscayaan. Tapi kami tidak ada niat untuk bermusuhan, kami berniat untuk bersama-sama untuk membangun republik ini," kata Willy saat konferensi pers di JCC, Jakarta Pusat, Sabtu dini hari (18/6/2022).

Willy menjelaskan Ganjar tidak perlu mesti bergabung menjadi kader NasDem. Partai pimpinan Surya Paloh itu nantinya disebut Willy akan mulai menjalin komunikasi dengan Ganjar.

"Tidak ada kepentingan itu mau di-NasDem-kan, tidak. Sejauh ini yang masih ada dalam benak kami berkomunikasi dengan Pak Ganjar, gitu," ucap Willy.

Lebih lanjut, Willy berkata, NasDem juga akan mulai menjalin komunikasi dengan Anies Baswedan dan Andika Perkasa. NasDem rencanya akan melakukan pendekatan dengan metode dari partai ke personal calon.


"Tentu yang kita tadi ditanyakan setelah ini kita langsung berikan surat keputusan partai. Karena yang kita liat kan figuritas. Jadi memang belum ada komunikasi secara partai ke partai, tapi kita lebih melakukan pendekatan p to p lainnya, party to personal," ungkapnya.

Alasan NasDem Pilih Anies, Ganjar dan Andika
Untuk diketahui, Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo dipilih NasDem menjadi bakal capres di Pilpres 2024. Lalu, apa yang menjadi alasan NasDem memilih ketiga nama tersebut?

Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan nama Anies dan Ganjar dipilih karena memiliki suara dominan di daerah. Sehingga, Steering Committee Rakernas NasDem 2022 tidak ragu untuk memilih nama keduanya.

"Bagaimana 2 nama besar itu hampir di semua survei yang kami lakukan, dalam survei dapil yang kami lakukan 2 nama itu sangat dominan. Sehingga itu menjadi pilihan yang rasional bagi kami partai NasDem," papar Willy saat konferensi pers di JCC, Jakarta Pusat, Sabtu (18/6).

Sementara itu, alasan Andika Perkasa dipilih menjadi bakal capres NasDem ialah karena variabel kualitatif. Di mana, Andika dinilai bisa memberikan keseimbangan antara representasi militer dan sipil.

"Terkait dengan Andika Perkasa, variable yang lebih kualitatif. Bagaimana komitmen menjaga negara bangsa, bagaimana komitmen menjaga stabilitas dan kemudian keseimbangan antara representasi sipil dan militer," ungkapnya.