Breaking

Showing posts with label Mariupol. Show all posts
Showing posts with label Mariupol. Show all posts

Tuesday, June 7, 2022

Tuesday, June 07, 2022

Rusia Serahkan Jenazah Tentara Ukraina yang Tewas di Azovstal


Negaratoto - Otoritas Rusia mulai menyerahkan jenazah tentara dan petempur Ukraina yang tewas dalam pertempuran di pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol. Puluhan jenazah dipindahkan dari Mariupol menuju ibu kota Kiev untuk diserahkan kepada otoritas Ukraina.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (7/6/2022), pabrik baja itu sempat menjadi simbol perlawanan invasi Rusia yang berlangsung sejak 24 Februari lalu. Namun ribuan tentara Ukraina yang bertahan di pabrik baja itu akhirnya menyerahkan diri beberapa minggu lalu, dan kota Mariupol kini dikuasai oleh Rusia,

Jenazah-jenazah tentara Ukraina yang tewas pun dievakuasi oleh pasukan Rusia dari area pabrik yang sebelumnya menjadi pertempuran sengit itu.

Menurut seorang pemimpin militer setempat dan juru bicara Resimen Azov, puluhan jenazah yang dievakuasi dari reruntuhan pabrik baja Azovstal telah dipindahkan ke ibu kota Kiev, di mana tes DNA akan dilakukan untuk mengidentifikasi jenazah-jenazah tersebut.

Resimen Azov merupakan salah satu unit militer Ukraina yang mempertahankan pabrik baja Azovstal selama nyaris tiga bulan sebelum menyerahkan diri pada Mei lalu di bawah gempuran tanpa henti dari Rusia baik dari darat, laut dan udara.

Tidak disebutkan secara jelas ada berapa banyak jenazah yang mungkin tersisa di pabrik baja tersebut.


Pertahanan kuat yang diberikan para tentara dan petempur Ukraina di pabrik baja Azovstal diketahui sempat membuat frustrasi Rusia yang menargetkan untuk merebut kota Mariupol dengan cepat dan menahan pasukan Moskow di kota pelabuhan strategis itu.

Nasib tentara dan petempur Ukraina yang menyerahkan diri dan kini ditahan Rusia diselimuti ketidakpastian. Presiden Volodymyr Zelensky menyebut lebih dari 2.500 petempura dari pabrik baja Azovstal kini menjadi tahanan perang dan Ukraina berupaya keras untuk membebaskan mereka.

Penyerahan jenazah tentara Ukraina dari puing-puing pabrik baja Azovstal tidak diumumkan oleh pemerintah Ukraina, dan para pejabat Rusia juga tidak memberikan komentarnya. Namun sejumlah kerabat dan keluarga para tentara itu membahas proses tersebut dengan Associated Press.

Ukraina, pada Sabtu (4/6) lalu, mengonfirmasi untuk pertama kalinya pertukaran jenazah tentara sejak perang dimulai. Disebutkan bahwa Ukraina dan Rusia sepakat untuk saling menukarkan 320 jenazah secara keseluruhan, yang berarti masing-masing pihak mendapatkan 160 jenazah.

Pertukaran jenazah itu dilakukan di garis depan wilayah Zaporizhzhia pekan lalu.

Juru bicara Resimen Azov, Anna Holovko, mengungkapkan 160 jenazah tentara Ukraina yang diserahkan Rusia semuanya berasal dari puing-puing pabrik baja Azovstal. Dia menyebut sedikitnya 52 jenazah di antaranya diduga merupakan anggota Resimen Azov.

Seorang mantan pemimpin Resimen Azov yang kini menjadi komandan unit militer berbasis di Kiev, juga mengonfirmasi bahwa jenazah-jenazah dari Azovstal masuk dalam kelompok jenazah yang diterima dari Rusia dalam pertukaran jenazah itu.

Sementara salah satu saudara laki-laki dari petempur Resimen Azov yang hilan dan dikhawatirkan tewas, menuturkan kepada Associated Press bahwa sedikitnya dua truk berisi jenazah dari Azovstal diserahkan kepada sebuah rumah sakit militer di Kiev untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Tuesday, May 31, 2022

Tuesday, May 31, 2022

Dikuasai Rusia, Begini Kehidupan Warga Mariupol Ukraina Kini


Negaratoto - Warga perlahan mulai kembali ke jalanan kota Mariupol, Ukraina, yang digempur pasukan Rusia selama berminggu-minggu dan sekarang berada di bawah kendali penuh Moskow. Aktivitas tampak mulai kembali di tempat-tempat umum yang sebelumnya sepi dan kosong selama pertempuran berlangsung.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (31/5/2022), warga kota Mariupol tampak mengisi daya perangkat elektronik mereka dari generator dan bertukar makanan juga pakaian di pasar jalanan dadakan pada Senin (30/5) waktu setempat.

Sementara di terminal bus yang kosong, layar raksasa yang dibawa pejabat lokal tampak menayangkan siaran televisi pemerintah Rusia.

Lyuba, yang mengenakan kaca mata hitam dan topi untuk melindungi diri dari matahari, menuturkan dirinya pergi ke tempat umum untuk mengisi daya telepon genggamnya. Dia juga menyatakan tidak akan meninggalkan Mariupol, meskipun apartemennya sudah hancur akibat pertempuran.

"Tidak ada aliran listrik, tidak ada air -- semuanya sangat sulit, tentu saja," tuturnya.


Seorang pria bernama Nikolai juga menuturkan dirinya datang untuk mengisi daya ponselnya, karena tidak ada aliran listrik di stasiun kereta yang kini menjadi tempat tinggalnya.

Beberapa warga Mariupol lainnya terlihat mengumpulkan produk-produk penting dalam kotak-kota yang dihiasi huruf Z yang berarti simbol pro-Rusia.

Warga-warga lainnya mendirikan kios-kios untuk menjual -- atau menukar -- produk-produk termasuk sayuran dan sepatu. Satu wanita yang enggan menyebut namanya, menuturkan hanya sedikit produk yang tersisa setelah penjarahan melanda kota tersebut.

Rusia berhasil merebut kendali penuh atas Mariupol sejak awal bulan ini, ketika lebih dari 2.400 petempur Ukraina yang bertahan di pabrik baja Azovstal menyerahkan diri kepada pasukan Moskow.

Dikuasainya Mariupol membantu upaya Rusia mengamankan kendali penuh atas pantai Laut Azov dan menciptakan jembatan darat yang menghubungkan daratan utama Rusia dengan Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menggambarkan Mariupol kini 'hancur total', namun Rusia berjanji akan membangun kembali kota itu.

Baik Rusia maupun Ukraina sama-sama saling menuduh pasukannya menargetkan area permukiman dan bertanggung jawab atas blok-blok apartemen yang hangus dan tidak bisa dihuni -- pemandangan yang banyak terlihat di kota Mariupol.

Tidak diketahui secara jelas ada berapa warga sipil yang masih bertahan di Mariupol.

Saturday, April 23, 2022

Saturday, April 23, 2022

Putin Sebut Ukraina Tak Izinkan Tentaranya Menyerah di Mariupol


Negaratoto - Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Kiev menolak mengizinkan pasukan Ukraina untuk menyerah di kota pelabuhan Mariupol yang terkepung. Hal itu disebut Putin saat berbicara dengan Kepala Uni Eropa Charles Michel.

"Semua prajurit angkatan bersenjata Ukraina, militan dari batalyon nasional dan tentara bayaran asing yang meletakkan senjata mereka dijamin kehidupannya, perawatan yang layak sesuai dengan hukum internasional, dan penyediaan perawatan medis yang berkualitas," kata Putin seperti dilansir AFP Jumat (22/4/2022).

"Tetapi rezim Keiv tidak mengizinkan kesempatan ini digunakan."

Ukraina mengatakan ratusan pasukannya dan warga sipil bersembunyi di dalam pabrik baja Azovstal yang luas di Mariupol. Sementara Kiev telah berulang kali menyerukan gencatan senjata untuk memungkinkan wanita, anak-anak dan orang tua keluar dengan aman dari kota yang hancur itu.


Selama apa yang disebut Kremlin sebagai pembicaraan telepon 'panjang' dengan Michel, Putin juga mengatakan bahwa "banyak kejahatan perang" pasukan Ukraina telah diabaikan.

Putin mengecam "pernyataan yang tidak bertanggung jawab dari perwakilan UE tentang perlunya menyelesaikan situasi di Ukraina secara militer," kata Kremlin.

Kremlin tidak memberikan rincian, tetapi Putin tampaknya merujuk pada pernyataan di Twitter oleh diplomat top Uni Eropa Josep Borrell, yang mengatakan bahwa "perang ini akan dimenangkan di medan perang."

Putin juga mendesak Brussel untuk menekan pasukan Ukraina agar menghentikan serangan 'massa' terhadap permukiman di Ukraina timur dan 'pelanggaran kasar' lainnya terhadap hukum humaniter internasional.

Pemimpin Rusia itu menuduh para pemimpin sebagian besar negara Uni Eropa mendorong 'russofobia terbuka' dalam budaya dan olahraga.
Kremlin menegaskan kembali bahwa pertemuan antara Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bergantung pada hasil pembicaraan yang sedang berlangsung dan menuduh Keiv tidak konsisten dan "tidak siap untuk mencari solusi yang dapat diterima bersama."