Breaking

Showing posts with label Kementrian Perhubungan. Show all posts
Showing posts with label Kementrian Perhubungan. Show all posts

Wednesday, September 7, 2022

Wednesday, September 07, 2022

Menhub Hitung Dampak Kenaikan Harga BBM, Umumkan Tarif Ojol Pada 7 September 2022

 


Pemerintah Telah Memutuskan Untuk Menaikkan Harga BBM. Hal Ini Tentu Saja Berdampak Kepada Kehidupan Masyarakat, Khususnya Pada Sektor Transportasi Darat Seperti Ojek Online Alias Ojol.

Negaratoto- Pada Sabtu (3/9) lalu, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax. Kenaikan harga BBM ini pun langsung berlaku di hari yang sama.

Dengan adanya kenaikan harga BBM tersebut, tentu saja berdampak pada kehidupan masyarakat, khususnya sektor transportasi darat seperti ojek online alias ojol. Atas hal ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi diketahui tengah menghitung dampak kenaikan harga BBM terhadap tarif angkutan darat, terutama antarkota, antarprovinsi.

Khusus untuk ojol, penyesuaian tarif usai harga BBM naik itu akan diumumkan pada Rabu (7/9) besok. Budi lantas menerangkan dengan kenaikan harga BBM tersebut, Kemenhub mengambil sejumlah langkah, di antaranya melakukan penyesuaian tarif angkutan darat kelas ekonomi, khususnya pada moda transportasi darat.

Budi menuturkan kajian yang akan dilakukan yakni terkait dengan tarif penumpang ekonomi angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP). "Besaran tarif akan ditentukan oleh kajian yang tengah kami lakukan, dan hasilnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat," ujar Budi dalam keterangan resmi, Senin (5/9).

Kemudian untuk langkah selanjutnya, kata Budi, segera menetapkan penyesuaian tarif ojol. Menurutnya, hal ini sekaligus menjawab permintaan asosiasi pengemudi ojol mengenai kenaikan tarif.

"Untuk penyesuaian tarif ojol akan kami umumkan dalam dua hari ke depan (7 September 2022), dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM," terang Budi.

Budi diketahui juga telah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk mengintensifkan komunikasi dengan mitra pengemudi ojol dan pihak aplikator. Hal ini dilakukan agar penerapannya bisa berjalan dengan baik.

Di sisi lain, dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi pada moda transportasi laut, udara, dan kereta api kelas ekonomi disebut tidak terlalu signifikan. Meski begitu, Budi menyampaikan bahwa kajiannya tetap akan dilakukan dan diumumkan dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Budi menuturkan dalam mengkaji dampak kenaikan harga BBM tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, termasuk dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, serta mendengarkan saran dan masukan dari berbagai pihak.

Wednesday, July 20, 2022

Wednesday, July 20, 2022

RI Ajak Malaysia & Singapura 'Pelototi' Selat Malaka biar Aman


Negaratoto - Indonesia berkomitmen menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di Selat Malaka dan Selat Singapura. Indonesia menyatakan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim juga menjadi tanggung jawab Malaysia dan Singapura.

Menurut Direktur Kenavigasian Kementerian Perhubungan, Hengky Angkasawan dukungan dan peran serta International Maritime Organization (IMO) dan negara pengguna diperlukan guna memastikan kedua selat tetap aman, terbuka, dan selamat untuk melaksanakan kegiatan pelayaran.

Hengky mengatakan, Cooperation Forum yang merupakan salah satu dari tiga pilar Cooperative Mechanism, berfungsi sebagai sarana untuk melakukan dialog dan bertukar pandangan mengenai isu-isu seputar Selat Malaka dan Selat Singapura.

Melalui forum tersebut, ide-ide terkait proyek-proyek baru seputar peningkatan keselamatan dan perlindungan lingkungan maritim di Selat Malaka dan Selat Singapura dapat diwujudkan.

"Oleh karenanya, Cooperative Mechanism telah terbukti perannya sebagai sebuah kerangka kerja yang praktis dan efektif untuk kerja sama Internasional di Selat Malaka dan Selat Singapura," kata Hengky dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, Hengky mengajak pemangku kepentingan lainnya untuk berkomitmen dalam mendukung Cooperative Mechanism dan berbagai proyek di bawah kerangkanya.


"Dukungan nyata Anda dapat berperan untuk mendukung arah berani yang telah diambil oleh negara pantai serta menegaskan kembali pentingnya kerjasama internasional dalam memastikan terwujudnya keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di Selat Malaka dan Selat Singapura," tutupnya.

Sebagai informasi, Cooperation Forum adalah pertemuan tahunan di bawah kerangka Cooperative Mechanism yang dilakukan secara bergiliran oleh Indonesia, Malaysia dan Singapura secara urutan alfabetik.

Cooperation Forum memegang peranan penting karena merupakan forum pertemuan pejabat setingkat eselon I/high level (administrasi maritim) dari Indonesia, Malaysia, Singapura, negara pengguna selat,hingga asosiasi dan organisasi internasional untuk meningkatkan dialog terkait isu keselamatan navigasi pelayaran.

Adapun Cooperative Mechanism dibentuk oleh Indonesia, Singapura dan Malaysia dengan dukungan dari IMO. Cooperative Mechanism memiliki tiga komponen utama.

Pertama, Cooperation Forum (CF) atau komponen Cooperative Mechanism yang bertujuan meningkatkan dialog, mengidentifikasi, dan menyusun prioritas proyek dalam rangka peningkatan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan di Selat Malaka & Singapura.

Kedua, Project Coordination Committee (PCC), yaitu komponen Cooperative Mechanism yang mengkoordinasikan implementasi berbagai kegiatan proyek dalam kerangka Cooperative Mechanism.

Ketiga, Aids to Navigation Fund (ANF), yakni komponen Cooperative Mechanism yang menghimpun kontribusi dari user states dan stakeholder dalammengelola dan memelihara sarana bantu navigasi pelayaran di selat Malaka dan selat Singapura. Saat ini, Sekretariat ANF dipegang oleh Indonesia setelah dilakukan serah terima dari Malaysia pada bulan Juni lalu.