Negaratoto - MF, balita laki-laki berusia empat tahun meninggal dunia seketika usai tertabrak dan terlindas mobil berpelat dinas saat asyik bermain di area RS Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam, Jalan Kakap, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (15/5). Kejadian itu dalam penyelidikan polisi.
Kabar kejadian itu justru pertama kali tersebar dan ramai di grup WhatsApp, Selasa (16/5) dini hari. Warga mengira kejadian itu adalah kecelakaan kerja. Sempat dikabarkan korban anak meninggal usai terlindas truk. Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dini hari ini tadi.
Warga sekitar RS, Syamsir Alam, sempat mengecek lokasi kejadian. Keterangan yang dia dapatkan, peristiwa itu justru terjadi siang hari, bukan malam atau dini hari.
"Info awal ada anak usia tiga tahun meninggal terlindas truk. Saya ke lokasi rumah sakit, ternyata kejadiannya siang, dan korban meninggal," kata Syamsir, dikonfirmasi merdeka.com.
Polisi membenarkan peristiwa itu terjadi hari Senin (15/5) siang sekitar pukul 13.00 WITA. Dari rekaman kamera CCTV, sebelum kejadian, terlihat korban sedang bermain bersama dua temannya di dalam area RSJ Daerah Atma Husada Mahakam.
"Iya benar. Korban ada di tengah jalan, dua temannya ini di pinggir," kata Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus kepada merdeka.com.
Saat itu mobil masuk dari luar ke dalam area RS. Setelah melewati belokan ke kanan, mobil Innova abu-abu bernomor polisi pelat dinas KT 1439 BZ lantas menabrak dan melindas korban MF.
"Pemeriksaan sementara, dia (sopir) tidak melihat korban di depannya, cuma melihat dua temannya korban. Iya (korban tertabrak dan terlindas)," ujar Satria.
"Korban anak laki-laki usia 3-4 tahun. Iya, meninggal di tempat. Korban ini anak dari pengelola kantin RS Atma Husada. Sedangkan sopir mobil itu kebetulan pegawai honorer di RS Atma Husada," Satria menambahkan.
Sopir masih dimintai keterangan kepolisian, termasuk orang tua korban. Polisi juga meminta keterangan saksi lainnya saat kejadian itu. "Korban dibawa ke AWS (RSUD Abdul Wahab Syachranie) untuk keperluan visum, dan kemudian dibawa pulang ke rumah duka," terang Satria.
"Jadi dari informasi masyarakat, sore setelah kejadian itu kami ke TKP. Bhabinkamtibmas koordinasi piket Lantas (Satlantas), kemudian koordinasi Polsek Kota," demikian Satria.
Dari video rekaman CCTV yang sempat dilihat merdeka.com, waktu kejadian adalah pukul 13.07 WITA. Korban terlihat seperti sedang berjongkok di tengah jalan. Satu temannya di pinggir jalan, dan satu orang lagi berjalan dari tengah ke pinggir jalan.
Satu motor sempat melintas di belakang korban. Tidak lama, mobil datang langsung menabrak korban yang terlihat sedang berjongkok tadi. Korban sempat terseret di kolong mobil, dan terlindas ban kiri belakang mobil, hingga mobil lantas berhenti. Korban terluka parah di bagian kepala.
No comments:
Post a Comment