Breaking

Thursday, May 12, 2022

Umat Muslim Di Jepang Kesulitan Temukan Pemakaman Untuk Kubur Jenazah

 

Muslim Jadi Salah Satu Agama Minoritas Di Negara Jepang. Karena Itu, Tak Jarang Umat Islam Di Jepang Kesulitan Untuk Mengubur Jenazah Sesuai Kepercayaan Mereka.

NEGARATOTO - Populasi Muslim terus tumbuh di Jepang. Sayangnya, hanya beberapa pemakaman di negara itu yang menawarkan pengaturan pemakaman berdasarkan agama mereka. Pasalnya, kremasi adalah sebuah norma di Jepang.

Menurut Hirofumi Tanada, profesor emeritus sosiologi di Universitas Waseda, diperkirakan 230.000 Muslim tinggal di Jepang pada akhir 2020. Tetapi hanya tujuh kuburan di Jepang yang menerima penguburan Muslim.

Seluruh wilayah Kyushu tidak memilikinya, terlepas dari upaya Asosiasi Muslim Beppu di Beppu, Prefektur Oita, di pulau utama selatan. Asosiasi tersebut berencana untuk membuka kuburan untuk pemakaman Muslim di kota yang terkenal dengan resor mata air panas “onsen”. Sayangnya, warga sekitar keberatan.

Kelompok itu kemudian mengajukan petisi ke kementerian kesehatan pada Juni tahun lalu. Meminta untuk membuka "pemakaman multikultural" di mana orang dapat dimakamkan berdasarkan agama mereka atau karena alasan lain.

“Bagi umat Islam, kremasi tidak menghormati orang yang sudah meninggal. Gagasan membakar mayat terasa lebih menyakitkan dan menyedihkan daripada meninju mereka," ujar Khan Muhammmmad Tahir, kepala asosiasi dan profesor teknik jaringan komunikasi di Universitas Ritsumeikan Asia Pasifik.

Tahir mengatakan umat Islam menghadapi masalah besar jika tidak ada pemakaman lokal yang mau menerima penguburan mereka. Mengangkut jenazah ke tempat-tempat yang jauh di Jepang atau bahkan di luar negeri secara teknis sulit dan mahal.

Banyak Muslim telah tinggal di Jepang selama beberapa dekade dan sepenuhnya menetap di negara itu. Tahir, misalnya, adalah warga negara Jepang yang dinaturalisasi dengan keluarga di Jepang.

Dia mengatakan bahwa untuk dirinya sendiri dan penduduk Muslim jangka panjang lainnya di Jepang, diangkut ke negara asal mereka setelah mereka meninggal bukanlah pilihan yang realistis.

Salah satu pemakaman di Jepang yang menerima pemakaman umat Islam adalah Honjo Kodama Seichi Reien (Pemakaman Honjo Kodama) di Honjo, Prefektur Saitama. Pemakaman itu memiliki 42 kuburan, beberapa menampilkan batu nisan putih bertuliskan teks Arab.

Pemakaman mulai menerima penguburan Muslim pada Juni 2019. Muslim pertama yang dimakamkan di sini adalah warga Ghana yang tinggal di Soka, Prefektur Saitama.

Pemakaman mulai menerima penguburan Muslim pada Juni 2019. Muslim pertama yang dimakamkan di sini adalah warga Ghana yang tinggal di Soka, Prefektur Saitama.

Sejak itu, umat Islam dari berbagai negara telah dimakamkan di kuburan, menurut catatannya. Mereka termasuk Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Iran, Afrika Selatan, Cina, Saudi, dan Indonesia.

No comments:

Post a Comment