Breaking

Tuesday, May 24, 2022

Nikah Sehari, Pria Thailand Patah Hati Ditinggal Janda Kabur Bawa Uang Mahar: Saya Masih Cinta

 

Seorang Pria Di Thailand Bercerita Mengenai Pernikahannya Yang Berlangsung Sangat Singkat. Baru 1 Hari Menikah, Pria Itu Malah Ditinggal Kabur Sang Istri Bersama Uang Maharnya.

NEGARATOTO - Nasib apes menimpa seorang pemuda di Thailand. Dalam kondisi patah hati, pria itu menceritakan kisah tentang bagaimana seorang wanita memikatnya ke dalam pernikahan kemudian kabur dengan uang mahar.

Awal bulan ini, pria berusia 29 tahun itu menikahi seorang perempuan berstatus janda asal Laos berusia 23 tahun di provinsi Leoi, Thailand utara. Keesokan harinya, pengantin wanita kabur dengan uang mahar dan belum menghubungi pengantin pria sejak itu. Dia mengakui dia ditipu oleh wanita itu, tetapi mengatakan dia masih mencintainya dan akan memberinya kesempatan lagi jika dia kembali.

Pengantin pria mengatakan dia hanya mengenal pengantin wanita selama 10 hari sebelum pernikahan. Ia bertemu dengan janda berusia 23 tahun itu melalui pamannya, yang menikahi ibu mempelai wanita dan telah tinggal bersamanya selama dua tahun.

Pengantin pria mengatakan bahwa pada usia 29 tahun, dia tidak pernah memiliki pacar atau keluarga sendiri, dan keluarganya mendesaknya untuk menemukan seseorang untuk dinikahi. Keluarga pengantin wanita menyarankan pasangan itu untuk saling mengenal sejak mereka berdua masih lajang.

“Dia bersikeras menikahi saya, karena dia ingin datang dan tinggal bersama ibunya di Thailand. Paman saya tidak berpikir pernikahan itu ide yang bagus, tetapi saya bertanya apakah dia menyukai saya dan dia menjawab ya, jadi saya mengatur untuk menikahinya pada 18 Mei," ungkap si pria.

Pada 18 Mei, pasangan itu menikah di rumah mempelai pria di distrik Tha Li di provinsi perbatasan utara Loei, dengan dihadiri oleh anggota keluarga mereka. Pernikahan dilanjutkan, dan pengantin pria memberikan mahar kepada pengantin wanita sebesar 36.000 baht (863 pound sterling Inggris).

Setelah acara selesai, mereka tinggal di sebuah ruangan bersama untuk pertama kalinya. Saat memintanya untuk berhubungan seks, istrinya menolak. Dia bilang dia punya tugas untuk dijalankan di pagi hari dan harus mengantar putranya ke sekolah.

Keesokan harinya, pengantin baru dan ibunya berkata bahwa mereka akan pergi ke provinsi Nakhon Phanom selama dua atau tiga hari untuk menjalankan beberapa tugas dan membawa uang mahar bersama mereka. Pada tanggal 20 Mei, hanya dua hari setelah pernikahan, pengantin pria menelepon istrinya tetapi dia tidak mengangkat telepon.

“Ibu mempelai wanita juga merampas barang-barang dan kekayaan paman saya. Saya percaya saya ditipu oleh janda ini, tetapi saya masih mencintainya. Saya akan memberinya waktu 3 hari untuk kembali dan saya akan memberinya kesempatan lagi," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment