Breaking

Tuesday, May 31, 2022

Australia Krisis Pengasuh Bayi, Gaji Babysitter Bisa Tembus Rp470.000 Per Jam

 

Mahalnya Tarif Pengasuh Bayi Terjadi Di Tengah Krisis Tenaga Kerja Di Sektor Pengasuhan Anak. Tak Sedikit Para Orang Tua Yang Ditolak Karena Tidak Ada Cukup Staf.

NEGARATOTO - Australia tengah menghadapi kekurangan staf pengasuh anak atau babysitter yang meluas. Berangkat dari situasi ini, pengasuh biasa bisa meminta bayaran hingga 45 dolar Australia (Rp470.000) setiap jamnya.

Sejumlah profil online menunjukkan bahwa banyak babysitter biasanya meminta sekitar 30 hingga 35 dolar Australia per jam di siang hari. Beberapa ada yang meminta bayaran lebih banyak untuk bekerja di malam hari.

Pada skala yang lebih tinggi, seorang pendidik anak usia dini berusia 34 tahun di Melbourne di situs web Find a Babysitter mencantumkan tarifnya 40 dolar (Rp418.000) pada siang hari dan 45 dari jam 6 sore. Seorang wanita berusia 26 tahun di Sydney dengan pengalaman sebagai pengasuh penuh waktu mencantumkan tarifnya sebesar 35 dolar pada siang hari, 40 dolar pada sore hari dan 45 dolar pada malam hari.

Mahalnya tarif pengasuh bayi terjadi di tengah krisis tenaga kerja di sektor pengasuhan anak. Tak sedikit para orang tua yang ditolak karena tidak ada cukup staf. Helen Gibbons, direktur eksekutif pendidikan awal untuk Serikat Pekerja Bersatu, mengatakan gaji yang buruk, beban kerja yang meningkat dan stres memaksa karyawan untuk meninggalkan pekerjaan mereka.

"Sudah ada turnover yang sangat signifikan di sektor ini sebelum pandemi. Pandemi secara besar-besaran meningkatkan jumlah itu," katanya. “Kami melakukan survei terhadap 4000 pendidik tahun lalu dan 37 persen mengatakan mereka berniat untuk meninggalkan pekerjaan ini."

Pada bulan April, iklan pekerjaan mengajar anak usia dini meningkat 40 persen dari tahun ke tahun. Gibbons menjelaskan tingginya biaya babysitter sebagian didorong oleh pasar, tetapi juga karena paling sering mereka harus mengelola pensiun mereka sendiri, cuti sakit, cuti tahunan, dan bekerja di malam hari dan akhir pekan.

"Orang-orang biasanya menyukai pekerjaan mereka tetapi mereka tidak mampu lagi bertahan di sana dan mereka tidak merasa dihargai dan dihormati," kata Gibbons. "Pendanaan yang membayar upah mereka disediakan oleh pemerintah federal atau oleh orang tua."

No comments:

Post a Comment