Polri Menyampaikan Laporan Soal Data Kasus Kecelakaan Yang Terjadi Selama Periode Arus Mudik 2022. Tercatat Terjadi 279 Kecelakaan Yang Mengakibatkan Kerugian Mencapai Ratusan Juta.
NEGARATOTO - Pemerintah telah menetapkan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 H jatuh pada Senin (2/5) besok. Arus mudik pun sudah melewati puncaknya. Selama periode arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2022, Polri mencatat telah terjadi sebanyak 279 kecelakaan. Dalam peristiwa itu, sebanyak 39 orang korban meninggal dunia.
"Data kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 279 kejadian dengan 39 orang meninggal dunia," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko dalam konferensi pers pada Minggu (1/5).
Selain itu, Gatot Repli Handoko mengungkap sebanyak 45 orang mengalami luka berat, dan 362 luka ringan. Total kerugian yang diakibatkan dari kecelakaan tersebut ditaksir sekitar Rp 500 juta.
Gatot menyebut selama arus mudik, pihaknya juga telah mencatat ada 18.677 pelanggaran lalu lintas yang terjadi. Dari jumlah itu, 1.954 diberikan sanksi tilang dan 16.733 lainnya diberikan sanksi teguran.
Gatot Repli Handoko juga menyebut terjadi penurunan volume kendaraan yang mengarah keluar Jakarta sebesar 4 persen pada H-2 Lebaran atau pada Sabtu (30/4) kemarin. "Terjadi penurunan sebanyak 4 persen atau 217.081 unit," beber Gatot Repli Handoko .
Jumlah tersebut berdasarkan pendataan di sejumlah gerbang tol (GT). Rinciannya di GT Cikampek Utama arah Trans Jawa sebanyak 98.374 unit. Kemudian, untuk kendaraan yang melintas di GT Tol Kahurip Utama atau mengarah ke Bandung sebanyak 32.973 unit. Lalu, kendaraan yang melintas di GT Cikupa arah Merak sebanyak 51.361 unit dan GT Ciawi arah Puncak berjumlah 34.367 unit.
Sementara itu, Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono menyebut kendaraan yang melewati Tol Jakarta-Cikampek hanya 35.000 unit sehari pada H-1 Lebaran. Jumlah tersebut berada di bawah rata-rata normal yang bisa mencapai 60 ribu kendaraan.
"Hari ini sampai dengan jam sekarang ini, jumlah kendaraan yang melintas Tol Jakarta-Cikampek itu lebih kurang 35 ribu kalau hari ini. Normalnya sehari itu sebanyak 60 ribu," pungkas Komjen Gatot Eddy Pramono pada wartawan di Rest Area KM 57 Tol Japek, Minggu (1/5) sore.


No comments:
Post a Comment