Breaking

Showing posts with label penemuan mayat. Show all posts
Showing posts with label penemuan mayat. Show all posts

Wednesday, May 24, 2023

Wednesday, May 24, 2023

Warga Bekasi Timur Geger, Ada Penemuan Mayat Pria Membusuk di Kasur

 


NegaratotoWarga Perumahan Durenjaya Permai RT05 RW04, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad pria yang sudah membusuk. Kuat dugaan pria tersebut sudah meninggal selama beberapa hari.

Saat ditemukan, jasad pria berinisial S (40) itu sudah mengeluarkan bau busuk dan tergeletak di kasur. Warga bersama pihak kepolisian terpaksa menjebol pintu samping rumah untuk mengevakuasi korban pada Selasa (23/5) malam.

Peristiwa penemuan jasad yang sudah membusuk ini berawal ketika warga setempat mencium bau busuk yang sangat menyengat. Saat ditelusuri, bau tersebut berasal dari rumah korban.

"Warga curiga, soalnya ada bau busuk, korban juga sebelumnya beberapa hari sudah enggak kelihatan keluar rumah," ucap Ketua RT05, Asep Sumarno, Rabu (24/5).

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, diduga korban meninggal dunia lantaran sakit. Karena sebelumnya korban sempat mengeluh sesak napas.

"Sebelumnya korban sempat mengeluh sesak napas," ucapnya.

Sebelum ditemukan tewas, kerabat korban sempat menghubungi korban sekitar dua minggu yang lalu. Namun tidak ada jawaban.

Jasad korban sempat dibawa ke RSUD Kota Bekasi kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.


Wednesday, May 17, 2023

Wednesday, May 17, 2023

Pria di Parepare Ditemukan Bersimbah Darah, Ada Sayatan pada Leher

 

Negaratoto Warga Jalan Lapesona, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare digegerkan penemuan mayat dalam kondisi bersimbah darah, Selasa malam (16/5). Polisi telah menangkap pelaku di Kabupaten Sidrap.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Parepare, Ajun Komisaris Deki Marizaldi mengatakan identitas mayat yang ditemukan bersimbah darah yakni L (45). Deki mengungkapkan jasad L ditemukan dalam kondisi leher tergerek.

"Jasadnya ditemukan warga pukul 23.00 WITA. Ada sayatan di leher," ujar Deki kepada wartawan, Rabu (17/5).

Meski ada tanda luka sayatan di leher, Deki mengaku saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum dilakukan Inafis. Deki juga belum bisa memastikan motif dan kronologi pembunuhan terhadap korban.

"Pelakunya sudah ditangkap, tapi kita masih lakukan pendalaman untuk mengetahui motif dan kronologinya," tuturnya.

Selain itu, Polres Parepare juga masih mengumpulkan barang bukti terkait kejadian tersebut. Deki juga belum mengungkapkan identitas pelaku pembunuhan yang telah ditangkap.

Hal senada disampaikan Kapolres Parepare Ajun Komisaris Besar Andiko Wicaksono. Ia mengaku saat ini penyidik sedang mendalami dan memeriksa pelaku yang ditangkap di Kabupaten Sidrap.

"Satu orang sudah diamankan terduga pelaku. Sementara didalami keterangannya oleh penyidik," sebutnya.

Meski masih dalam pemeriksaan penyidik, untuk sementara motif pelaku melakukan tindakan kejinya karena tersinggung. Diketahui, korban dan pelaku sempat menghadiri hajatan.

"Dugaan sementara pelaku ini tersinggung saat mereka bertemu di acara hajatan. Kemungkinan ada kata-kata korban yang membuat sakit hati pelaku," ucapnya.

Meski demikian, Andiko meminta untuk menunggu hasil penyelidikan untuk terungkap kronologi kejadian. 

Sunday, April 2, 2023

Sunday, April 02, 2023

Penemuan Mayat Perempuan di Pantai Maruni, Polisi Periksa Delapan Saksi

 



Negaratoto Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari, Papua Barat telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi terkait kasus penemuan mayat seorang perempuan. Mayat itu ditemukan di Pantai Maruni, Distrik Manokwari Selatan pada 29 Maret 2023.

"Kurang lebih kita delapan orang saksi yang kita sudah ambil keterangan," kata Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Nirwan Fakaubun di Manokwari, Sabtu (1/4).

Dia menjelaskan pemeriksaan saksi bermaksud untuk mengungkap motif tewasnya perempuan asal DKI Jakarta berinisial R (29). Selain itu, polisi juga telah menerima hasil visum et repertum dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat dengan sejumlah luka lecet pada tubuh korban.

Nirwan mengungkapkan, luka pada tubuh korban diduga terkena batu karang atau benda tumpul lainnya ketika tenggelam di laut.

"Kita periksa saksi karena sebelum tewas, korban melakukan sejumlah aktivitas dan bertemu beberapa orang," ujarnya.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, kata dia, kepolisian langsung bergerak ke Pantai Maruni dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membuat laporan model A. Dalam proses olah TKP, polisi tidak menemukan barang-barang milik korban seperti handphone dan pakaian.

"Kami masih cari barang-barang milik korban," ungkapnya seperti dilansir dari Antara.

Nirwan menjelaskan, dugaan awal kepolisian adalah korban tewas karena kehabisan nafas namun pengembangan kasus tetap dilakukan dengan mengumpulkan bukti-bukti.

Ia juga tidak mempersoalkan penilaian publik bahwa korban dibunuh seseorang kemudian dibuang ke laut agar dinilai korban tewas saat berenang.

"Publik punya hak berpendapat tapi kepolisian tetap mengacu terhadap prosedur. Alat-alat bukti masih kami kumpulkan," terang dia.

R diketahui sedang hamil sembilan bulan dan jenazahnya pertama kali ditemukan seorang warga sekira pukul 15.00 WIT yang langsung menghubungi petugas keamanan pada Kompleks 55 Maruni.

R merupakan ibu rumah tangga yang baru lima bulan tinggal di Kompleks 55 Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.



Friday, January 6, 2023

Friday, January 06, 2023

Warga Gorontalo Ditemukan Tewas Terdampar di Pantai Kuta Bali

 

Negaratoto Petugas Pos Satgas Pantai Kuta dikagetkan dengan penemuan mayat di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (6/1) sekitar pukul 05.30 Wita. Jasad itu diidentifikasi bernama Rudi Prasetyo (28), warga Jalan Cempaka, Desa Mogikang, Kecamatan Mobagu Barat, Gorontalo.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, mayat ditemukan di bibir pantai di depan Pos Polair Pantai Kuta Badung. "Jenazah terbawa gelombang laut yang pasang dan angin kencang," kata Iptu Sukadi.

Berdasarkan saksi, penemuan mayat itu dilaporkan seorang anak pantai bernama Imam ke Pos Satgas Pantai Kuta. Saat ditemukan, jasad laki-laki itu masih mengenakan baju hitam, celana pendek jins biru.

Mayat kemudian ditarik keluar dari bibir pantai supaya tidak hanyut, lalu diangkat dan diletakkan ke dalam ambulans Balawista Badung. "Selanjutnya jenazah di bawa ke Rumah Sakit Sanglah untuk penanganan lebih lanjut. Tidak ditemukan luka pada jenazah, jenazah masih dalam keadaan segar belum membusuk," ujarnya.