Breaking

Showing posts with label Takjil. Show all posts
Showing posts with label Takjil. Show all posts

Monday, April 4, 2022

Monday, April 04, 2022

BBPOM Makassar Akan Uji Sampel Makanan Takjil Saat Ramadhan, Kandungan Ini Yang Diincar

 

Selama Bulan Puasa Berlangsung, Dimanfaatkan Oleh Masyarakat Untuk Menjual Berbagai Hidangan Untuk Berbuka Puasa. Atas Hal Ini, BBPOM Makassar Pun Melakukan Pengawasan.

NEGARATOTO - Saat ini, umat Islam di Indonesia telah memasuki bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah atau 2022. Seperti yang diketahui, saat memasuki bulan suci Ramadhan, banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjual berbagai jenis hidangan untuk buka puasa, salah satunya takjil.

Dengan begitu, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar akan melakukan pengujian terhadap sampel makanan takjil di bulan puasa untuk menghindari bahan-bahan kimia berbahaya. "Kita akan uji sampel-in di lokasi, jangan sampai ada bahan formalin, boraks, dan pewarna kain," ujar Kepala BBPOM Makassar Hardaningsih dalam keterangannya, Sabtu (2/4).

Hardianingsih lantas menerangkan bahwa pengujian makanan takjil itu dilakukan dengan kendaraan uji sampel di pusat-pusat jajanan di Makassar maupun di beberapa daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tidak hanya semata-mata mengawasi makanan takjil yang dijajakan di pinggir jalan atau pasar tradisional, BBPOM Makassar juga akan melakukan hal yang sama di pasar-pasar modern.

"Kita sudah rencana pengawasan makanan baik di saranan distribusinya, kemudian retail-nya sama takjil," jelas Hardianingsih. "Kalau ditemukan adanya unsur bahan yang berbahaya yang dijual oleh pedagang takjil, kita hanya berikan pembinaan saja agar tidak menjual takjil yang mengandung bahan berbahaya itu."

Sementara itu, Pengurus Masjid Al Markaz Makassar, Sulsel, tidak mensyaratkan wajib vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk beribadah salat tarawih di masjid tersebut. "Tapi, diimbau untuk tetap memakai masker," papar pengurus bidang ibadah Maskid Al Markaz Muammar Bakri dalam keterangan, Sabtu (2/4).

"Sekalipun saf boleh dirapatkan, tapi kita minta untuk membawa sajadah masing-masing. Jadi sajadahnya saja dirapatkan, bukan orangnya," lanjut Bakri.

Lebih lanjut, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel itu juga mengimbau masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah salat tarawih di Masjid Al Markaz agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama berada di area masjid. Apabila merasa kurang sehat seperti flu, batuk atau demam, diimbau untuk melaksanakan ibadah di rumah.

Monday, April 04, 2022

Fasilitasi Pasar Takjil, Bupati Ipuk Sebut Momentum Bangkitkan Ekonomi Sektor Kuliner

 

NEGARATOTO - Selama bulan Ramadhan, pasar takjil marak digelar di Kabupaten Banyuwangi. Dikemas dalam balutan 'Street Food Festival', pasar takjil kali ini tak hanya ditemukan di pusat kota, tapi juga tersebar di berbagai kecamatan.

Warga Banyuwangi menyambut Ramadan ini dengan semarak. Pasar-pasar takjil bermunculan hampir di setiap desa di Banyuwangi. Beraneka kuliner dijajakan di sana, mulai makanan khas Banyuwangi, seperti kopyor roti dan pisang precet, juga makanan-makanan kekinian disajikan di sana.

"Ini momentum untuk menggeliatkan perekonomian, khususnya di sektor kuliner. Mudah-mudahan pasar takjil Ramadan ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka salah satu sentra jajanan takjil di Street Food Festival, jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Banyuwangi, Minggu (3/4/2022).

Ada 90 pelaku UMKM yang membuka stan di ruas jalan yang berlokasi di utara kantor DPRD Banyuwangi tersebut. Mereka menjual aneka makanan serta minuman yang biasa disediakan untuk takjil. Mulai makanan ringan seperti patola, kue bagiak, kolak, hingga aneka makanan berat.

Di pasar takjil ini jarak pedagang ditata sehingga tidak sampai berdesakan. Para pengunjung berjalan kaki sehingga lebih tertib. Para penjual makanan juga menyediakan fasilitas pembayaran cashless untuk memudahkan pengunjung. "Meski covid sudah melandai, pastikan pedagang maupun pengunjung di semua pasar takjil tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyempatkan menyapa secara virtual dengan para pedagang pasar takjil di lokasi lain. Salah satunya menyapa penjaja makanan di Pasar Wit-witan, Kecamatan Singojuruh. Pasar yang biasanya dibuka tiap Ahad pagi ini, khusus selama Ramadan dibuka tiap sore hari.

Di kawasan kota sendiri, juga bermunculan pasar takjil Ramadan. Tak kurang ada sepiuluh lokasi sentra jajanan di kawasan perkotaan. "Menyenangkan karena pusat jajanan tumbuh banyak. Jadi kita bisa banyak pilihan, dan tidak harus berdesakan," kata Desi Fahma, salah satu pengunjung.

Ipuk kembali berpesan agar para camat, kepala desa, dan lurah memastikan pelaksanaan pasar takjil di wilayahnya berjalan tertib. "Atur dengan baik. Jangan sampai ada kerumunan. Juga jangan sampai ada penutupan jalan. Karena di sekitar pasar Ramadan juga ada toko dan tempat usaha lain yang juga dimanfaatkan warga untuk mencari rezeki," pintanya.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menekankan kepada seluruh pedagang yang berjualan di pasar takjil agar selalu menjaga kualitas dan higienitas produknya. "Kualitas bahan, proses pengolahan, hingga penyajian harus diperhatikan. Pastikan kuliner yang dijual sehat dan aman. Insha Allah akan lebih laris," papar Ipuk.

Untuk memastikan hal tersebut, Laboratorium Kesehatan Daerah (labkesda) juga turun memeriksa keamanan pangan di berbagai lokasi pasar takjil Ramadan.

"Mobil labkesda rutin turun ke pasar takjil untuk memastikan makanan yang dijual di sana aman dikonsumsi. Jangan sampai ada makanan yang menggunakan bahan kimia berbahaya, misalnya pewarna yang bukan pewarna makanan, dan lain sebagainya," ujar Ipuk.