Breaking

Showing posts with label Liga Europa. Show all posts
Showing posts with label Liga Europa. Show all posts

Wednesday, April 20, 2022

Wednesday, April 20, 2022

Fans Frankfurt 'Invasi' Camp Nou, Laporta Salahkan Sistem Komputer

Negaratoto - Joan Laporta bersikeras Barcelona tak menjual karcis lebih ke fans Eintracht Frankfurt. Dia menilai ada kesalahan sistem komputer terkait pembelian tiket.

Penampakan tak biasa terlihat saat Barcelona menjamu Eintracht Frankfurt pada leg kedua perempatfinal Liga Europa, Jumat (15/4/2022). Tribun Camp Nou memutih dengan kehadiran 30 ribu suporter tim tamu.

Fans Eintracht Frankfurt datang langsung dari Jerman demi mendukung langsung timnya. Dukungan dari penggemar menjadi motivasi tambahan Filip Kostic dkk, hingga akhirnya berhasil menumbangkan Barcelona 3-2.

Membludaknya fans Eintracht Frankfurt di Camp Nou membuat geger Barcelona. Jumlah yang hadir melewati kuota yang diberikan Blaugrana untuk penggemar tim tamu, yakni 5 ribu tiket.


Barcelona pun dituding menjual tiket lebih yang dapat dibeli langsung para penggemar Eintracht Frankfurt. Joan Laporta membantah tudingan itu dan menduga fans lawan membeli tiket jatah masyarakat umum, serta dari pemegang tiket musiman Camp Nou.

Paling baru, Laporta menyebut ada tiket yang terjual karena kesalahan sistem komputer. Sistem tersebut kewalahan menghadapi banyaknya permintaan dari penggemar Eintracht Frankfurt dan agen-agen penjualan tiket tidak resmi.

"Klub tidak menjual tiket ke Jerman kecuali 5.000 yang diisyaratkan UEFA. 45 persen tiket VIP dan 238 tiket lainnya terjual karena kesalahan komputer," kata Laporta, dikutip dari Mundo Deportivo.

"Sistem kewalahan menghadapi lebih dari 27.201 permintaan pembelian dari Jerman dan agen-agen tak resmi di luar klub. Mekanisme kontrolnya ketinggalan jaman dan tak efektif," presiden Barcelona itu mengungkapkan.

Joan Laporta mengaku sistem komputer Barcelona saat ini adalah warisan kepengurusan sebelumnya. Sistem tersebut dinilainya menguntungkan agen-agen tidak resmi dan kelompok penjual tiket terorganisir di luar klub.

Saturday, April 16, 2022

Saturday, April 16, 2022

Joan Laporta Bantah Jual Tiket Lebih ke Fans Frankfurt

Negaratoto - Joan Laporta malu melihat puluhan ribu fans Eintracht Frankfurt memenuhi Camp Nou. Presiden Barcelona itu membantah pihaknya menjual tiket lebih ke tim lawan.

Tribun Camp Nou memutih saat Barcelona menjamu Eintracht Frankfurt pada leg kedua perempatfinal Liga Europa, Jumat (15/4/2022). Penampakan itu memperlihatkan 30 ribu suporter tim tamu menyaksikan langsung pertandingan.

Dukungan langsung para penggemar tersebut menjadi motivasi tersendiri buat Eintracht Frankfurt. Filip Kostic dkk berhasil menumbangkan Barcelona 3-2, sekaligus lolos ke semifinal dengan agregat 4-3.

Membludaknya penggemar Eintracht Frankfurt di Camp Nou menghebohkan kubu Barcelona. Bukan apa-apa, angka 30 ribu fans tim tamu yang hadir melewati kuota yang diberikan Blaugrana.


Barcelona hanya memberi jatah 5.000 tiket untuk penggemar Eintracht Frankfurt. Namun, tidak sedikit yang menuding klub asal Catalunya itu menjual tiket lebih yang bisa dibeli langsung fans tim lawan.

Joan Laporta menyanggah tudingan Barcelona memberi jatah tiket lebih ke tim lawan. Dia menduga para penggemar Eintracht Frankfurt mendapatkan karcis yang diperuntukkan bagi masyarakat umum.

"Kami menjual 34.440 tiket dengan batasan tidak dapat dibeli menggunakan kartu kredit Jerman dan jaringan internet Jerman. Pembatasan-pembatasan itu sudah berlangsung selama enam tahun," kata Laporta, dilansir dari Mundo Deportivo.

"Anggota diprioritaskan selama 24 jam dan mereka mendapatkan tiket untuk masyarakat umum. Namun apa yang mereka beli itu dikirim ke orang-orang Jerman, ini menjadi bukti," sambungnya.

Laporta turut menduga para pemilik tiket musiman ikut memberi jatah mereka ke fans Eintracht Frankfurt. Dia berharap kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan.

"Ada juga bukti yang terdeteksi dari 37.746 tiket musiman. Beberapa dari tiket musiman itu jatuh ke tangan fans Jerman. Jadi ada dua tindakan yang tak wajar,".

"Mereka yang mengenal saya tahu bahwa saya selalu memikul tanggung jawab. Apa yang saya lakukan adalah mencari solusi sebab kami tak ingin hal ini terjadi lagi," Joan Laporta mengungkapkan.