Breaking

Showing posts with label Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Kuliah. Show all posts

Thursday, June 2, 2022

Thursday, June 02, 2022

Astronomi ITB Jadi Jurusan Langka di Indonesia, Seperti Apa Prospek Kerjanya?


Negaratoto - Jurusan Astronomi menjadi salah satu jurusan kuliah yang langka di Indonesia dan hanya ada di Institut Teknologi Bandung (ITB). Jurusan Astronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang benda-benda langit. Bagaimana prospek kerja setelah lulus?

Secara garis besar, mahasiswa Astronomi akan memakai ilmu matematika dan fisika agar segala peristiwa yang terjadi di ruang angkasa tidak hanya dapat diamati tapi juga dapat dimengerti dan dimodelkan.

Selain matematika dan fisika, pengembangan perangkat lunak, pemrograman, analisis model, dan statistika juga digunakan dan dilakukan di sini.

Apa Saja yang Ilmu yang Dipelajari?
Mengutip laman resmi ITB, program studi Astronomi sendiri terdiri atas tiga bidang keahlian yaitu Tata Surya, Fisika Bintang, serta Galaksi dan Kosmologi.

Pada proses perkuliahannya, mahasiswa akan mendapatkan banyak ilmu yang menarik, di antaranya:

- Kuliah Lintasan Satelit yang lebih mengarah pada Astronautika

- Pengantar Instrumentasi Astronomi yang memperkenalkan kemajuan teknologi instrumentasi dalam Astronomi

- Sistem Kalender yang nantinya dapat digunakan juga untuk penentuan hilal, yaitu penentuan awal bulan pada sistem penanggalan Islam


- Bidang Tata Surya seperti planet, asteroid, planet kerdil, dan lain-lain

- Bidang Fisika Bintang kita mempelajari evolusi bintang, bagaimana bintang terbentuk dari lahir hingga mati, serta bagaimana spektrum bintang

- Galaksi dan Kosmologi mencakup komposisi dan bentuk galaksi, materi antar bintang, quark hingga pengembangan alam semesta.

Didukung oleh Laboratorium Bosscha
Menariknya, proses perkuliahan di Astronomi ITB juga didukung oleh keberadaan Observatorium Bosscha sebagai laboratorium Astronomi yang sudah berdiri sejak 1928.

Laboratorium bagi mahasiswa Astronomi sendiri sebenarnya adalah ruang angkasa yang tak terbatas dan tak terjamah tangan. Dari situ kita bisa menurunkan data yang tadinya hanya bisa diamati menjadi bisa dihitung.

Prospek Kerja Jurusan Astronomi:

1. Bidang penelitian
Dengan adanya jaringan SEAN (South East Asia Networking) di Asia Tenggara, negara-negara menjadi semakin sadar akan pentingnya Astronomi. Dipercaya bahwa Indonesia akan menjadi pusat SDM untuk jaringan ini karena Astronomi ITB masih merupakan satu-satunya pendidikan formal ilmu Astronomi di Asia Tenggara.

2. Bidang pengajaran
Sama halnya dengan jurusan lain, lulusan Astronomi juga bisa menjadi tenaga pengajar terampil yang dapat meningkatkan minat siswanya untuk mempelajari sains.

3. Media
Sarjana Astronomi dapat menjadi penulis kolom dan editor pada majah-majalah maupun jurnal sains, serta menyampaikan konsep-konsep sains dengan cara yang kreatif.

4. Bidang lain
Selain bidang-bidang di atas, lulusan Astronomi juga dapat berkecimpung di bidang-bidang lain misalnya sebagai analis sistem pengembang perangkat lunak.

Sunday, March 20, 2022

Sunday, March 20, 2022

Ingat! 5 Etika Mahasiswa Akhir saat Berkomunikasi dengan Dosen Pembimbing

Negaratoto - Memasuki masa perkuliahan tingkat akhir, mahasiswa perlu mempersiapkan beberapa hal untuk mengerjakan skripsi. Salah satunya adalah mengetahui etika berkomunikasi dengan dosen pembimbing.

Biasanya, mahasiswa tingkat akhir hanya fokus pada proses skripsi saja. Padahal hubungan dengan dosen pembimbing juga penting diperhatikan demi kelancaran komunikasi. Terlebih pada situasi pandemi, komunikasi online perlu diperhatikan agar tetap lancar.

Merangkum laman resmi Universitas Pasundan (Unpas), berikut ini beberapa etika saat berhubungan dengan dosen pembimbing saat mengerjakan skripsi.


5 Etika Mahasiswa Menghubungi Dosen Pembimbing:

1. Memperhatikan Waktu Pengiriman
Pastikan mahasiswa memperhatikan waktu pengiriman sebelum mengirim pesan. Hindari menghubungi dosen di luar jam kerja, di waktu beribadah, atau saat waktu istirahat.

Mahasiswa juga tidak disarankan menghubungi dosen di akhir pekan (Sabtu/Minggu) dan di atas pukul 17.00 waktu setempat.

2. Memperhatikan Isi Pesan
Sebelum menanyakan keperluan, mahasiswa juga perlu menyusun pesan dengan beberapa langkah, di antaranya:

- Salam Pembuka

Salam pembuka merupakan bukti bahwa kamu sedang melakukan percakapan formal atau setidaknya semi formal.

Kamu dapat mengawali pesan dengan mengucapkan salam, seperti 'Selamat Pagi Bapak/Ibu' atau 'Assalamualaikum Bapak/Ibu'.

- Permintaan Maaf

Permintaan maaf di awal pesan menunjukkan kalau kamu menghargai waktu dosen. Dalam konteks ini, kamu perlu meminta maaf jika pesan atau keperluanmu mengganggu dosen di tengah aktivitasnya yang padat. Misalnya, "Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu."

- Perkenalan Diri

Tidak memperkenalkan diri saat mengirim pesan singkat ke dosen merupakan kesalahan fatal yang harus kamu hindari.

Sebab, dosen tidak mungkin menyimpan seluruh kontak mahasiswanya. Dosen juga mungkin tidak tahu siapa kamu. Oleh karena itu, pastikan untuk menyertakan identitas diri sebelum menyampaikan pesan inti.

Contoh: "Saya Nurul, mahasiswa jurusan Sastra Inggris angkatan 2018. Saya merupakan mahasiswi yang Bapak/Ibu bimbing pada proses skripsi semester ini."

3. Gunakan Bahasa Formal
Mahasiswa harus ingat bahwa bahasa yang digunakan harus bahasa formal. Gunakan tanda baca yang benar agar pesan mudah dimengerti. Jangan pernah menyingkat kata-kata seperti "sy, yg, smt, mhs," dan sejenisnya.

4. Gunakan Kalimat yang Efektif
Saat mengirim pesan ke dosen, tulislah dengan kalimat sederhana yang efektif. Hindari menyampaikan terlalu banyak informasi karena akan terkesan bertele-tele.

Contohnya, jika membutuhkan tanda tangan dosen tersebut, kamu bisa menyampaikannya dengan kalimat "Saya ingin meminta tanda tangan Bapak/Ibu di lembar persetujuan skripsi, apakah Bapak/Ibu dapat saya temui dalam waktu dekat ini?"

5. Gunakan Salam Penutup
Ucapkan salam penutup untuk mengakhiri pesan. Pada umumnya, salam penutup disampaikan dengan ucapan 'terima kasih'.

Itulah 5 etika mahasiswa menghubungi dosen pembimbing saat proses skripsi. Mahasiswa sudah lakukan?