Breaking

Showing posts with label Konflik. Show all posts
Showing posts with label Konflik. Show all posts

Thursday, July 21, 2022

Thursday, July 21, 2022

Harga Mie Instan Bakal Naik Imbas Perang Rusia-Ukraina? Bos Indofood Bilang Begini

 

Menurut Kepala Staf Presiden Moeldoko, Pasokan Gandum Yang Terganggu Imbas Konflik Rusia-Ukraina Berpotensi Menaikkan Harga Produk Turunan Gandum Seperti Mie Instan.

NEGARATOTO - Efek dari konflik antara Rusia dengan Ukraina turut dirasakan oleh negara-negara lain. Salah satunya adalah terganggunya pasokan gandum, mengingat Rusia dan Ukraiman merupakan negara penghasil gandum terbesar di dunia.

Akibat perang yang hingga kini masih berlangsung, Rusia dan Ukraina menahan stok gandum mereka untuk tidak dijual ke luar negeri. Menurut Kepala Staf Presiden Moeldoko, hal tersebut berpotensi menaikkan harga produk turunan gandum seperti mie instan.

"Harga Supermie, harga Indomie akan naik. Tidak bisa dihindari," ujar Moeldoko beberapa waktu lalu.

Sebelum itu, Presiden Joko Widodo juga sudah sempat mewanti-wanti kenaikan harga pangan dunia, termasuk gandum. Jokowi mengatakan bahwa Indonesia saat ini mengimpor 11 juta ton gandum untuk kebutuhan dalam negeri.

"Ini hati-hati yang suka makan roti, yang suka makan mie (instan). Bisa harganya naik," ujar Jokowi pada 7 Juli 2022 lalu.

Lantas benarkah harga mie instan akan naik imbas perang Rusia-Ukraina? Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Franciscus (Franky) Welirang, lantas turut angkat bicara terkait isu tersebut.

Menurutnya, kenaikan harga komoditas gandung telah terjadi sejak tahun 2021 hingga saat ini. Harga gandum dunia pada Juni 2022 berada di kisaran USD 459,59 atau setara Rp 6,8 juta per ton. Padahal tahun lalu harganya masih berada di tingkat USD 231 atau setara Rp 3,4 juta per ton.

"Masing-masing usaha ada system costing yang mereka jaga dan semuanya tentu tahu tata cara menanganinya," jelas Franky kepada Tribunnews, Kamis (21/7). "Sampai saat ini semua berjalan lancar dan baik-baik saja."

Franky mengakui bahwa banyak komoditas mengalami kenaikan harga. Meski begitu, ia tidak mengungkapkan strategi pelaku usaha di tengah naiknya harga bahan baku.

"Semua naik, harga plastik naik, harga karton naik, harga minyak goreng naik, harga cabai dan bawang naik, itu semua berdampak," tukasnya.

Thursday, July 14, 2022

Thursday, July 14, 2022

Jokowi Akan Teruskan Misi Damai Ukraina dan Rusia di KTT G20


Negaratoto - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan perihal penyelenggaraan KTT G20 di Bali dalam sambutannya di upacara pelantikan perwira TNI-Polri. Jokowi ingin memanfaatkan forum tersebut untuk membangun ketertiban dunia.

"Bahkan kita tahun ini memimpin G20. Kumpulan 20 negara ekonomi terbesar dunia. Kita akan memanfaatkan untuk membangun ketertiban dunia dan kesejahteraan bersama," kata Jokowi dalam sambutannya seperti dilihat di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (15/7/2022).

Jokowi lantas mengatakan upaya membangun ketertiban itu sudah dia mulai dengan berkunjung ke Ukraina dan Rusia. Jokowi berharap upaya itu membuahkan hasil di KTT G20.

"Kita sudah memulai dengan kunjungan saya ke Ukraina dan Rusia bulan lalu, upaya ini akan terus kita lakukan dengan harapan akan membuahkan hasil di KTT G20 November yang akan datang di Bali," ujarnya.


Presiden Jokowi telah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy atau Zelensky. Kunjungan Jokowi ke dua negara yang berkonflik itu untuk membawa misi damai.

Kunjungan pertama Jokowi bertemu dengan Zelensky di Kyiv, setelah itu bertemu dengan Putin di Moskow. Pada pertemuan dengan Putin, Jokowi menyampaikan pesan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Isu perdamaian dan kemanusiaan selalu menjadi prioritas politik luar negeri Indonesia. Dalam konteks inilah, saya lakukan kunjungan ke Kyiv dan Moskow," kata Jokowi sesuai keterangan tertulis dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (30/6/2022).

Meski situasi saat ini masih sangat sulit, Jokowi mengatakan penyelesaian damai sangat penting untuk terus dikedepankan. Jokowi menyatakan siap untuk menjembatani komunikasi Putin dan Zelensky.

"Saya telah sampaikan pesan Presiden Zelensky untuk Presiden Putin dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara dua pemimpin tersebut," ucap Jokowi.