Breaking

Showing posts with label Citayam. Show all posts
Showing posts with label Citayam. Show all posts

Monday, August 1, 2022

Monday, August 01, 2022

Tak Lagi Bergaya Di Zebra Cross, Kini Citayam Fashion Week Pindah Di Lokasi Ini

 

Antusiasme Masyarakat Terhadap Citayam Fashion Week Hingga Saat Ini Rupanya Masih Tinggi. Di Samping Itu, Petugas Juga Terus Mengimbau Untuk Tak Memakai Zebra Cross Untuk Fashion Show.

NEGARATOTO - Tak dapat dipungkiri, euforia publik akan Citayam Fashion Week hingga saat ini masih bergejolak. Seperti yang diketahui, CFW awal mulanya hanya lah merupakan sekelompok remaja "SCBD" yakni Sudirman, Citayam, Bojong Gede, dan Depok yang nongkrong di kawasan Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Meski sempat menuai pro kontra lantaran kegiatan adu gaya hingga berjalan bak model alias catwalk di zebra cross kawasa Dukuh Atas dinilai mengganggu pengguna jalan lain hingga lalu lintas, namun kini tampaknya masyarakat sudah mulai akan hal tersebut. Kini, para pengunjung CFW sudah menggunakan trotoar untuk beradu gaya dibandingkan di zebra cross.

Berdasarkan informasi yang didapat dari detikcom, sekitar pukul 19.00 WIB tadi, tepatnya pada Minggu (31/7), tampak masyarakat yang mulai memenuhi CFW. Bahkan kini CFW tak hanya didatangi oleh para remaja, namun juga dari kalangan orang dewasa hingga emak-emak.

Mereka yang hadir di CFW pun tampak hadir dengan pakaian yang trendy. Bahkan tak jarang yang juga berpenampilan nyentrik. Di samping itu, tampak banyak dari mereka yang mulai memanfaatkan trotoar mulai dari membuat konten hingga melakukan kegiatan lainnya.

Meski begitu, tampaknya juga masih ada sebagian masyarakat yang tetap menggunakan zebra cross untuk membuat konten fashion show. Kendati begitu, tampak juga beberapa petugas gabungan yang berjaga di sekitar lokasi, termasuk dalam hal mengamankan zebra cross.

Bahkan para polisi tampak menjaga ketat area zebra cross. Kemudian, melalui pengeras suara, petugas terus mengingatkan masyarakat yang mengunjungi CFW untuk tidak membuat konten di ruas jalan. Hal ini lantaran para pengunjung yang berada di jalan dinilai mengganggu orang lain dan membahayakan dirinya sendiri.

"Zebra cross bukan untuk lenggak-lenggok, bukan untuk membuat konten anda," jelas petugas melalui pengeras suara.

Dalam pemberitaan sebelumnya, disebutkan bahwa kondisi CFW semakin malam yang tambah ramai pengunjung. Terlebih pada weekend seperti hari Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung menjadi semakin ramai dan banyak.

Sunday, July 31, 2022

Sunday, July 31, 2022

Penampilan 'Kpop Dance Cover' Di Citayam Fashion Week Menarik Perhatian, Semakin Malam Tambah Ramai

 

Di Akhir Pekan Seperti Sabtu (30/7) Hari Ini, Citayam Fashion Week Tampak Semakin Dipadati Oleh Pengunjung. Bahkan Kini Juga Ada Penampilan Tarian Ala Korea.

NEGARATOTO - Citayam Fashion Week hingga saat ini rupanya masih mendapat perhatian lebih dari publik. Bahkan pada Sabtu (30/7), tampak beberapa remaja perempuan dan laki-laki yang menarikan tarian ala Korea di area Citayam Fashion Week, tepatnya di dekat kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Mengetahui adanya tarian ala Korea itu, remaja hingga orang dewasa pun tampak berbondong-bondong untuk menyaksikan hal tersebut. Penampilan tersebut bahkan mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari para penontonnya.

Terkait dengan penampilan tersebut, Helena (23) selaku leader komunitas mengatakan bahwa aksi itu dilakukan merupakan proses perekaman sebuah production house (PH). Adapun alasan memilih lokasi di kawasan Dukuh Atas lantaran tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

"Dari pagi jam 10.00 WIB sampai sini, baru mulai dance jam 12.00 WIB," ujar Helena di lokasi dilihat dari Kompas.com, Sabtu (30/7). "Hari ini performers ada tujuh, yang ikut sama kru total 15 orang."

Helena menerangkan bahwa ia berangkat bersama rombongannya dari Cikarang, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam penampilan tersebut, para penari perempuan menarikan tarian dengan lagu berjudul "Step Back" milik Girls On Top dari agensi SM Entertainment.

"Mereka melihatnya berbondong-bondong, harapannya bagi orang-orang sekitar semoga terhibur, jadi ada hiburannya juga selain jalan-jalan," terang Helena.

Menurut Helena, kegiatan tersebut merupakan yang pertama digelar di kawasan Dukuh Atas. Dengan begitu, ia berharap agar aksi tersebut bisa menjadi contoh bagi remaja lainnya untuk mengekspresikan diri secara bebas melalui bakat yang mereka miliki.

Di sisi lain, pada akhir pekan, Citayam Fashion Week tampaknya semakin dipadati oleh pengunjung. Berdasarkan informasi yang didapat dari CNNIndonesia.com, pada Sabtu (30/7) pukul 19.24 WIB, beberapa pengunjung tampak hanya nongkrong bersama grupnya masing-masing. Sementara banyak juga yang menonton acara "fashion show" yang diadakan sebuah merek.

Selain itu, Citayam Fashion Week di akhir pekan itu rupanya juga dihadiri oleh sekelompok pemuda yang melakukan aksi cinta lingkungan. Dalam hal ini, para pemuda tersebut berkeliling sembari membawa spanduk sekaligus mengajak pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya.


Wednesday, July 27, 2022

Wednesday, July 27, 2022

Pria Berpakaian Wanita Di Citayam Fashion Week Bakal Ditindak Dinsos-Dimasukkan Ke Panti

 

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Juga Telah Menyuarakan Kekhawatiran Atas Pergaulan Anak Remaja SCBD (Sudirman-Citayam-Bojonggede-Depok) Yang Mulai Berperilaku Menyimpang.

NEGARATOTO - Fenomena "Citayam Fashion Week" di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, menarik perhatian banyak orang. Sejumlah pria yang berpakaian seperti wanita pun turut melenggang di Zebra Cross Citayam Fashion Week.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Dinas Sosial Kota Jakarta Pusat. Dinsos Jakpus mengaku akan menindak para pria yang bertingkah layaknya wanita di Citayam Fashion Week karena mereka termasuk kategori penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

"Kita siap melakukan penindakan terhadap mereka," ujar Kepala Suku Dinas Sosial Jakpus, Abdul Salam, Senin (25/7).

Menurut Abdul Salam, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP terkait penertiban tersebut. Nantinya, mereka akan dimasukkan ke Panti Kedoya dan kemudian dirujuk ke panti lain yang sesuai.

"Mereka akan dimasukkan ke Panti Kedoya, nanti mereka diasesmen. Nanti akan dirujuk ke panti-panti yang memang sesuai dengan jenis PMKS-nya," paparnya.

Pihak Dinsos sendiri kini telah menurunkan petugas untuk berjaga di lokasi Citayam Fashion Week. "Sampai dengan saat ini kami juga sudah menurunkan petugas standby, baik di terowongan Kendal maupun di SCBD," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga telah menyuarakan kekhawatiran atas pergaulan anak remaja SCBD (Sudirman-Citayam-Bojonggede-Depok) yang mulai berperilaku menyimpang. Salah satunya adalah remaja pria di bawah umur yang mengenakan pakaian wanita.

"Itu juga yang menjadi kekhawatiran kita. Ada anak-anak kita di bawah umur, SMP pria menggunakan pakaian wanita," ungkap Riza di lokasi pada Sabtu (23/7) malam. "Ini kita hindari, mereka menggunakan pakaian wanita dengan bangganya."

Lebih lanjut, Riza berjanji Pemprov DKI akan melakukan pembinaan, bimbingan, dan edukasi kepada para remaja SCBD yang nongkrong di Dukuh Atas. Selain itu, Pemprov DKI juga disbeut akan mengantisipasi adanya gejala perilaku penyimpangan seksual di ruang publik.

"Ini mudah-mudahan secara bertahap kita akan lakukan pembinaan, bimbingan, edukasi secara persuasif agar anak-anak ini terjaga," tukasnya. "Dari pergaulan bebas, yang tidak baik, dari potensi gejala LGBT kita hindari segera, akan kita atasi."

Tuesday, July 26, 2022

Tuesday, July 26, 2022

Makin Banyak Pilihan Lokasi Pengganti Citayam Fashion Week, Pemkot Jaksel Usul Digelar Di Mal

 

Citayam Fashion Week Baru-Baru Ini Memicu Kontra Lantaran Menimbulkan Kemacetan Di Jalan. Meski Begitu, Banyak Opsi Yang Diperuntukkan Sebagai Lokasi Pengganti CFW.

NEGARATOTO - Euforia terhadap Citayam Fashion Week semakin hari semakin tinggi. Apalagi kegiatan fashion show di zebra cross kawasan Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Hal ini kemudian memicu pro kontra.

Mengingat semakin tinggi dan ramainya publik yang berdatangan di Citayam Fashion Week, hal ini kemudian menyebabkan kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi permasalahan ini, banyak bermunculan pilihan untuk memindahkan lokasi Citayam Fashion Week.

Adapun usulan yang mencuat di antaranya adalah Monas, Kota Tua, hingga disarankan hanya digelar saat Car Free Day alias CFD. Sementara itu, atas kemacetan yang dipicu oleh kegiatan Citayam Fashion Week tersebut, pada Senin (25/7) sore, polisi tampak "memblokade" zebra cross yang biasa digunakan untuk catwalk.

"Mereka itu bukan hanya yang catwalk, tapi yang dokumentasi, yang foto, sudah masuk ke jalan, makanya tidak bisa dilalui," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komaruddin kepada wartawan, Senin (25/7). "Kita normalisasikan dulu sambil kita kasih imbauan supaya mereka peduli pada aktivitas masyarakat lain."

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengusulkan alternatif pengganti lokasi Citayam Fashion Week adalah di Monas hingga Kota Tua. Meski begitu, Riza juga membuka usulan lokasi pengganti kepada remaja yang kerap meramaikan Citayam Fashion Week.

"Kita coba sama-sama berunding. Saya usulkan bisa saja di Monas, ada Plaza Selatan tuh yang baru," tutur Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI, Senin (25/7). "Nah itu ada tribunnya malah bisa duduk di situ, tempatnya luas, itu bisa. Nanti kita diskusikan."

Kemudian, Riza juga mengusulkan ruang publik seperti Lapangan Banteng, Taman Ismail Marzuki, Kemayoran, hingga Sarinah. Lokasi ini pun sesuai dengan yang diusulkan oleh anggota DPRD.

Usulan lain pun juga datang dari Pemkot Jakarta Selatan. Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jaksel diketahui mengusulkan agar Citayam Fashion Week digelar di sejumlah mal. Menurut Kasudin Parekraf Jaksel, Rus Suharto, hal ini agar bisa membuat mal kembali ramai setelah sepi imbas dari pandemi COVID-19.

"Bisa meramaikan mal yang saat ini tampak sepi pengunjung, minimal tenant makanan dan minum bisa laris," tutur Rus dalam keterangannya, dilihat dari detikcom, Selasa (26/7).

Rus mengatakan bahwa nantinya Citayam Fashion Week digelar di area luar mal, bukan di dalamnya. Ia pun menyarankan untuk memberi tanda "area catwalk fashion". "Orang yang lewat area tersebut juga jangan marah bila difoto oleh influencer, fotografer, atau videografer," ungkap Rus.

Saturday, July 23, 2022

Saturday, July 23, 2022

Presiden Jokowi Beri Dukungan Citayam Fashion Week: Asal Tidak Menabrak Aturan

 

Euforia Citayam Fashion Week Semakin Hari Semakin Meluas, Dan Banyak Masyarakat Yang Ikut Andil. Bahkan Fenomena Citayam Fashion Week Ini Juga Mendapat Perhatian Dari Presiden Jokowi.

NEGARATOTO - Fenomena remaja asal "SCBD" yakni Sudirman, Citayam, Bojong Gede, dan Depok yang ramai nongkrong di kawasan Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat, hingga kini masih ramai diperbincangkan. Bahkan public figure hingga tokoh negara tutur menyorotinya.

Remaja "SCBD" yang ramai dijuluki sebagai Citayam Fashion Week itu bahkan berhasil menarik perhatian Presiden Joko Widodo. Jokowi rupanya memberikan dukungan terhadap kegiatan remaja "SCBD" tersebut.

"Asalkan positif, saya kira enggak ada masalah," ujar Jokowi usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di Kebun Raya Bogor, Sabtu (23/7). "Jangan diramaikan lah, hal-hal yang positif itu diberikan dukungan dan didorong. Asal tidak menabrak aturan."

Lebih lanjut, Jokowi kemudian menegaskan bahwa kegiatan anak-anak dan remaja yang kreatif itu seharusnya tidak dilarang selama tidak melanggar aturan. Meski begitu, ia juga kembali menekankan selama kegiatan-kegiatan yang dilakukan itu tidak menyalahi aturan, maka harus didukung sepenuhnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakpus sebelumnya sempat melarang para remaja tersebut melakukan catwalk atau berjalan bak model di zebra cross, sembari membuat konten media sosial. Pihak Pemkot Jakpus pun meminta agar mereka mematuhi aturan-aturan pemakai jalan dan membantu pengguna jalan lainnya, yang mana disebut ada yang terganggu.

Akan tetapi, Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa tidak ada larangan untuk melakukan catwalk di zebra cross kawasan Taman Dukuh Atas. Menurutnya, peraturan tidak bisa berlaku hanya dari pernyataan dari pejabat. Artinya, dibutuhkan surat aturan resmi untuk menjadi sebuah aturan yang harus dipatuhi.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga menyebut bahwa kegiatan tersebut melanggar UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dalam hal ini yang dimaksudkan adalah menggunakan zebra cross tidak sebagaimana mestinya sesuai dengan fungsinya.

Tidak hanya itu, bahkan Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakpus pun memasang barrier guna mencegah penonton catwalk Citayam Fashion Week tidak turun ke jalanan. Pihaknya pun menegaskan bahwa berdasarkan UU LLAJ zebra cross digunakan bagi pejalan kaki untuk menyeberang.

Thursday, July 21, 2022

Thursday, July 21, 2022

Remaja SCBD Rela Ganti Outfit 5 Kali Demi Mejeng Di Citayam Fashion Week, Pinjam-Beli Di Tanah Abang

 

Beragam Kisah Menarik Dari Fenomena Citayam Fashion Week Bermunculan. Di Antaranya Adalah Terkait Dengan Penampilan Para Remaja 'SCBD' Yang Nyentrik Ketika Nongkrong Di Kawasan Taman Dukuh Atas.

NEGARATOTO - Kawasan Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat, belakangan ini menjadi sorotan publik lantaran banyak remaja asal "SCBD" yakni Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok, yang nongkrong di sana. Bahkan juga tercetus istilah Citayam Fashion Week.

Di balik penampilan eksentrik para remaja "SCBD" yang nongkrong di kawasan tersebut, terselip kisah menarik. Salah satu remaja "SCBD" yang diketahui identitasnya sebagai Angel atau Mami (14) tampil mencolok dengan memakai jumpsuit polkadot berwarna hitam yang dipadupadakan dengan bandana biru ngejreng dan tas kecil.

Remaja pria itu pun tampak tampil penuh percaya diri mejeng di Citayam Fashion Week. Ia pun bergabung dengan remaja lainnya dan memamerkan outfit yang dipakainya itu.

Demi bisa mejeng di Citayam Fashion Week, Mami bahkan rela berganti pakaian atau outfit berulang kali dalam satu hari. "Sehari bisa 5 kali ganti (baju)," ujar Mami kepada Tribun Jakarta, Selasa (19/7).

Mami mengaku hal tersebut dilakukannya demi menjaga penampilannya agar tidak kalah dengan remaja lainnya yang berasal dari pinggiran Jakarta lainnya. Semenjak ia viral, kini menjadi kerap diajak ngonten bareng bersama sejumlah konten kreator.

Meski begitu, Mami mengaku bahwa penampilannya itu biasa-biasa saja, bahkan membelinya di Pasar Tanah Abang. Seperti bandana biru yang dipakainya itu dibeli di Pasar Tanah Abang dengan harga Rp35 ribu. "Kalau sepatu aku baru beli tadi," ungkapnya.

Sepatu berjenis hightop sneaker berbahan kanvas itu diakui Mami dibeli dengan harga Rp350 ribu. Selain itu, demi bisa menjaga penampilannya agar tetap kece, ia pun mengakui juga kerap meminjam dengan teman-teman sebayanya, misalnya baju polkadot yang dikenakannya pada saat itu.

Sebagaimana diketahui, fenomena Citayam Fashion Week itu telah berhasil menyita perhatian publik, tak terkecuali Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diketahui mengaku tak keberatan dengan adanya remaja "SCBD" yang nongkrong di kawasan Taman Dukuh Atas.

Kendati begitu, Anies juga mengimbau agar mereka yang nongkrong di Citayam Fashion Week untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta menjaga ketertiban. Terkait dengan kegiatan adu outfit, Anies menilai hal tersebut merupakan bagian dari bentuk ekspresi anak muda.