Breaking

Showing posts with label Bill Gates. Show all posts
Showing posts with label Bill Gates. Show all posts

Friday, July 8, 2022

Friday, July 08, 2022

Putri Bill Gates Unggah Foto Dicium Pacar Kulit Hitam, Ramai Komentar Rasis


Negaratoto - Phobe Gates dikenal cukup aktif di media sosial. Anak bungsu dari pendiri Microsoft tersebut baru-baru ini mengunggah foto mesra dengan seseorang yang dilaporkan adalah pacarnya. Postingan tersebut mengundang komentar rasis karena pria tersebut berkulit hitam.

Phoebe memamerkan kemesraannya dengan seorang pria berkulit hitam di Instagram Story baru-baru ini. Tak butuh waktu lama untuk netizen menyimpulkan bahwa mereka adalah pasangan kekasih.

Dalam foto, pria yang tidak diketahui namanya itu tampak mengecup pipi Phoebe Gates dengan suasana romantis ditemani matahari tenggelam. Di unggahan, wanita 19 tahun tersebut juga menambahkan dua emoticon hati seolah menyiratkan hubungan mereka.


Foto tersebut langsung jadi perbincangan. Di Twitter, netizen memperbincangkan Phoebe yang disebut mengencani pria dari ras kulit hitam. Tapi tak hanya sampai situ, mereka juga membuat candaan bernada rasis bahkan menyebut pria tersebut berniat menggunakan Phoebe untuk mengambil uang ayahnya.

"Aku tidak berpikir Phoebe sepadan dengannya," "Bro, kamu akan segera kaya," "Phoebe Gates punya pacar kulit hitam, jangan sia-siakan," "Ini adalah impian yang dimaksud Marthin Luther King," tulis netien.

"Ketika pacar Phoebe Gates dimasukkan ke dalam rekening bersama," kata netizen lain selagi menyertakan video pria kulit hitam sedang menari. "Sekarang kita tahu mengapa Bill Gates mengatakan anak-anaknya tidak akan dapat warisan," kata mereka kepada mahasiswa Universitas Stanford tersebut.

Phoebe Gates tentu bukan orang pertama yang mendapat komentar tidak menyenangkan hanya karena hubungan perbedaan ras. Baru-baru ini anak pebasket LeBron James juga diserang komentar rasis yang sama ketika mengajak gadis kulit putih ke prom.

Sunday, June 19, 2022

Sunday, June 19, 2022

Putri Bungsu Bill Gates Tampil Berbikini, Ungkap Keresahan Ini


Negaratoto - Phoebe Gates, putri bungsu Bill Gates, dalam postingan terbarunya di Instagram tampil berani dengan menggunakan bikini. Hal itu dia lakukan karena sebuah keresahan.

Memang sudah beberapa kali Phoebe tampil berani di media sosial. Namun secara khusus di postingan terbarunya, perempuan yang berusia 19 tahun ini mengungkapkan perlawanan terhadap rencana untuk membatasi aborsi di Amerika Serikat.

"Aku tidak malu tentang tubuhku dan untuk mengatakan pada kalian untuk tidak mencampurinya. Setiap orang berhak pada akses kesehatan seks dan reproduksi," tulisnya di caption.

"Saat ini, pengadilan Supreme Court bersiap untuk mengakhiri hak konstitusional untuk aborsi. Gabung denganku dan jutaan wanita lain dalam perjuangan kita untuk hak asasi manusia mendasar ini," lanjutnya.


Postingan itu mendapatkan hampir 10 ribu Like. Sang kakak, Jennifer Gates juga menyuarakan dukungan di kolom komentar dengan caption 'Yessss'.

Di Amerika Serikat, memang sedang terjadi perdebatan sengit akan hak aborsi. Sebagian menyuarakan aborsi dibatasi dan yang lainnya menilai adalah hak perempuan untuk melakukannya.

Mengenai Phoebe Gates, dia dikenal suka dengan balet dan sudah latihan balet sejak muda di sekolah terkemuka. Mengenai pendidikan formal, dia masuk sekolah swasta super elit, Lakeside School. Kemudian saat ini, dia menempuh kuliah di kampus bergengsi Stanford.

Phoebe sudah punya ratusan ribu follower di Instagram. Dalam postingannya, dia tidak pernah pamer meski anak salah satu orang terkaya dunia. Paling menampakkan fotonya sedang liburan atau bersama pacar dan teman-temannya.

Bahkan beberapa waktu lalu, Phoebe Gates kedapatan menggunakan ponsel Huawei dalam sebuah Instagram Story-nya yang ia posting kala itu. Tentu hal ini menunjukkan kesederhanaan karena bisa saja dia memakai ponsel yang jauh lebih mahal.

Wednesday, June 1, 2022

Wednesday, June 01, 2022

Bill Gates Disebut Luncurkan ASI Buatan, Benarkah?


Negaratoto - Founder Microsoft Bill Gates yang juga merupakan seorang filantropi dikabarkan meluncurkan perusahaan air susu ibu (ASI) buatan. Sebuah unggahan viral di media sosial Facebook itu juga menyinggung soal kemungkinan adanya kesengajaan 'investasi' Gates di vaksin COVID-19.

Tak hanya soal ASI buatan dan tuduhan investasi vaksin COVID-19, Gates juga disebut sebagai pemilik lahan pertanian terbesar di Amerika Serikat. Unggahan itu dituliskan dengan nada sindiran.

"Bill Gates luar biasa. Dia meluncurkan ASI buatan tepat saat kekurangan susu formula melanda Amerika; dia adalah investor terbesar di 'V' dan ada wabah; dia adalah pemilik tanah terbesar di Amerika dan ada krisis pangan. Sepertinya dia peramal," tulis postingan tersebut.

Tak perlu lagi membahas soal vaksin (sudah banyak bantahan dan penjelasan sejumlah tuduhan terhadap Gates), kali ini kita akan fokus terhadap pembahasan ASI buatan. Apakah faktanya benar demikian? Benarkah Gates sudah memiliki perusahaan ASI buatan?


Gates, melalui perusahaan investasinya, Breakthrough Energy, telah dua kali menginvestasikan dana di Biomilq, sebuah perusahaan rintisan yang bekerja untuk mereproduksi ASI di luar tubuh. Pendanaan ini dilakukan pada tahun 2020 dan pada tahun 2021.

Seperti yang telah dilaporkan oleh sejumlah pemeriksa fakta lainnya, bisa dibilang menyesatkan untuk menyiratkan bahwa produk Biomilq saat ini merupakan alternatif yang layak untuk susu formula bayi. Tak bisa dikatakan juga Gates telah mendapat untung dari kekurangan susu formula yang baru-baru ini terjadi di AS.

Situs web Biomilq secara eksplisit menjelaskan produknya tetap dalam tahap awal pengembangan. Juru bicara perusahaan mengatakan kepada AFP bahwa saat ini Biomilq tidak memiliki produk di pasar dan tidak akan ada selama empat hingga lima tahun mendatang.

Sementara soal pemilik lahan terbanyak di AS, per Januari 2021 Gates dan mantan istrinya Melinda adalah pemilik lahan pertanian terbesar di Amerika dengan luas sekitar 242.000 hektar.

Seperti yang dilaporkan Snopes, laporan tahun 2021 yang disusun oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat dan Layanan Statistik Pertanian Nasional menyatakan bahwa ada 895.300.000 hektar lahan pertanian di Amerika Serikat, yang berarti lahan Gates menyumbang sekitar 0,03% dari total lahan pertanian.

Setelah perceraian Gates pada Agustus 2021, tidak jelas berapa banyak tanah yang terus dipegang Gates sendiri. Belum lagi terjawab pertanyaan apakah Gates tetap menjadi pemilik lahan pertanian terbesar di Amerika Serikat atau tidak lagi. Demikian mengutip Full Fact.

Wednesday, June 01, 2022

Elon Musk dan Bill Gates Kehilangan Ribuan Triliun, Kenapa?


Negaratoto - Para pentolan teknologi termasuk Elon Musk, Jeff Bezos, Bill Gates sampai Larry Page semuanya kehilangan begitu banyak uang sehingga total kekayaan mereka menurun. Hal itu terjadi antara Januari sampai bulan Mei ini. Apa penyebab di baliknya?

Menurut data yang disusun oleh Bloomberg Billionaires Index, keempat sosok terkenal itu total menurun kekayaannya senilai tembus USD 140 miliar atau lebih dari Rp 2.000 triliun.

Penyebabnya adalah, harga saham para perusahaan teknologi belakangan anjlok terkait kondisi ekonomi makro yang kurang baik pada saat ini, seperti suku bunga tinggi, naiknya inflasi dan perang antara Rusia dan Ukraina.

Seperti dikutip dari Economic Times, Elon Musk selaku orang terkaya di dunia hartanya sudah anjlok sekitar USD 46 miliar dalam 5 bulan terakhir, sedangkan pemilik Amazon Jeff Bezos turun lebih dari USD 53 miliar.


Adapun pendiri Microsoft Bill Gates sejak Januari sudah kehilangan sekitar USD 15 miliar. Co founder Google, Larry Page, anjlok pula di kisaran USD 26 miliar.

Penurunan besar yang dialami oleh Elon Musk tak lepas dari performa buruk saham perusahaan kendaraan listrik Tesla di mana harganya sudah turun lebih dari 33% dalam 6 bulan terakhir.

Elon Musk tercatat memillki sekitar 15,6% saham Tesla. Selain Tesla, kekayaannya juga cukup banyak ditopang oleh kepemilikan sahamnya di perusahaan pesawat antariksa yang dikendalikannya, SpaceX, yang saat ini semakin tinggi valuasinya.

Pentolan teknologi lainnya, yaitu pendiri Facebook Mark Zuckerberg juga mengalami nasib yang sama terkait situasi ekonomi yang semakin tidak ramah. Harta kekayaannya diestimasi sudah turun sekitar USD 53 miliar.

Friday, May 6, 2022

Friday, May 06, 2022

Bill Gates Pertanyakan Tujuan Elon Musk Beli Twitter


Negaratoto - Bill Gates mempertanyakan tujuan Elon Musk membeli Twitter. Ia mengaku khawatir Twitter bisa jadi lebih buruk setelah dibeli Musk seharga USD 44 miliar atau sekitar Rp 634 triliun.

Saat berbicara di CEO Summit yang diselenggarakan Wall Street Journal, Gates mengakui bahwa rekam jejak Musk saat memimpin SpaceX dan Tesla sangat mengagumkan. Gates meyakini Musk telah mengumpulkan tim engineers kelas atas di kedua perusahaan tersebut.

"Saya agak meragukan itu akan terjadi lagi saat ini, tapi kita harus memiliki pemikiran terbuka dan jangan pernah meremehkan Musk," kata Gates, seperti dikutip dari CNBC, Jumat (6/5/2022).

Komentar Gates ini datang tidak lama setelah Musk menuduhnya telah 'shorting' saham Tesla bulan lalu. Musk juga mencuitkan beberapa ejekan kepada Gates lewat Twitter. Tapi co-founder Microsoft itu mengaku ejekan tersebut tidak membuatnya terusik.


Gates kemudian mempertanyakan apa tujuan Musk membeli Twitter dan apakah misinya menegakkan kebebasan berbicara merupakan pendekatan yang tepat.

"Bagaimana perasaannya melihat sesuatu [di Twitter] yang mengatakan 'vaksin membunuh orang' atau 'Bill Gates melacak orang?'" tanya Gates.

"Apa tujuan akhirnya? Apakah itu sama dengan gagasan tentang informasi palsu yang tidak begitu ekstrem menyebar dengan sangat cepat dan teori konspirasi yang aneh? Apakah dia memiliki tujuan itu atau tidak?" imbuhnya.

Musk sendiri telah mengungkapkan beberapa misinya untuk membuat Twitter jadi lebih baik, selain dengan mengutamakan kebebasan berbicara. Salah satunya, Musk mengindikasikan akan membebankan biaya kepada pengguna komersial dan pemerintah untuk menggunakan Twitter.

Selain membicarakan peran Musk, Gates juga menyindir bagaimana media sosial seperti Twitter digunakan untuk menyebarkan misinformasi tentang vaksin dan COVID-19.

Gates juga menjadi target teori konspirasi yang menyebar di internet dan dituduh menggunakan vaksin COVID-19 untuk memasang implan chip 5G ke banyak orang agar lokasi mereka bisa dilacak.

"Itu sangat tidak terduga dan sangat aneh. Sekarang saya kembali ke dunia fisik ... orang-orang datang dan berteriak dan memprotes," ujar Gates.

Saturday, April 16, 2022

Saturday, April 16, 2022

Bill Gates Tampil Lagi di TED Talk, Antivaksin Unjuk Rasa Di Luar

Negaratoto - Bill Gates kembali hadir di TED Talk, tepatnya TED2022. Founder Microsoft itu mengangkat tema soal rencana yang bisa dilakukan untuk mencegah pandemi selanjutnya. Yang mengejutkan, sejumlah antivaksin berdemo di depan area acara yang berlangsung di Vancouver, Kanada.

Dikutip dari Insider, ketika ditanya soal unjuk rasa dari para antivaksin, Gates menjawab ia merasa aneh.

"The Gates Foundation sangat terlibat dalam vaksin, penemuan vaksin baru, pendanaan vaksin, dan kami sangat bangga bahwa, melalui upaya bersama seperti Gavi, itu menyelamatkan puluhan juta nyawa," kata Gates.

"Jadi agak ironis jika seseorang berbalik dan mengatakan kami menggunakan vaksin untuk membunuh orang atau menghasilkan uang atau kami memulai pandemi," lanjutnya.


'Ahli' teori konspirasi telah menargetkan Gates selama pandemi COVID-19, mengklaim tanpa bukti bahwa dia ingin menanamkan microchip untuk melacak orang melalui vaksin. Salah satu hoax bahkan mengutip pembicaraan TED 2015 Gates, di mana miliarder meramalkan pandemi di seluruh dunia akan terjadi, dengan narasi itu adalah bukti bahwa Bill Gates berperan dalam menciptakan COVID-19.

Yang tak terduga, lebih dari 40% Partai Republik dalam jajak pendapat Yahoo News 2020 mengatakan mereka pikir Bill Gates ingin menggunakan vaksin COVID-19 untuk menanamkan microchip pelacakan lokasi pada penerima. Gates pun menjawab soal konspirasi tersebut di TED2022.

"Saya, entah bagaimana, (disebut) ingin melacak lokasi individu karena saya sangat ingin tahu di mana semua orang. Saya tidak yakin apa yang akan saya lakukan dengan informasi itu," ujarnya.

"Semoga, saat pandemi mereda, orang-orang menjadi lebih rasional, (dan berpikir) 'Hei, vaksin adalah keajaiban dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan'," pungkas Gates.