Petani Di Lampang, Thailand Memberi Makan Ayam Mereka Dengan Ganja. Mereka Mengklaim Bahwa Upaya Itu Bisa Menghasilkan Daging Dan Telur Yang Lebih Baik.
NEGARATOTO - Pemerintah Thailand telah memberikan pelonggaran terkait tanaman ganja sejak Kamis (9/6). Ganja tidak lagi dimasukkan dalam jenis narkoba sehingga warga bisa menanamnya di rumah.
Tak hanya digunakan dalam bidang medis bagi manusia, ganja rupanya juga dilirik untuk digunakan dalam bidang peternakan. Petani di Lampang, Thailand memberi makan ayam mereka dengan ganja sebagai pengganti antibiotik.
Mereka mengklaim bahwa upaya itu bisa menghasilkan daging dan telur yang lebih baik. Menurut The Nation, upaya tersebut merupakan eksperimen yang dilakukan oleh perusahaan komunitas Peth Lanna dan Fakultas Pertanian Universitas Chiang Mai.
Menurut laporan, Presiden perusahaan komunitas Peth Lanna Sirin Chaemthet menilai bahwa ayam mampu mengembangkan kekebalan yang lebih tinggi terhadap penyakit setelah mengonsumsi ganja. Adapun terkait keputusan petani untuk beralih ke ganja dilakukan setelah antibiotik gagal mencegah ayam mereka mengembangkan bronkitis burung.
Sirin juga menambahkan bahwa ayam yang diberi makan ganja akan memenuhi permintaan pelanggan untuk makanan organik. Sementara itu, Presiden Dewan Petani Nasional Prapat Panyachatrak mengatakan bahwa menggunakan ganja alih-alih antibiotik akan memastikan keamanan konsumen dan meningkatkan nilai komersial produk ayam.
Pekan lalu, sebagaimana diketahui, Thailand telah menjadi negara pertama di Asia yang mendekriminalisasi ganja. Artinya, menanam dan memperdagangkan ganja dan produk terkait tidak lagi ilegal, atau menggunakan ganja untuk tujuan kesehatan.
Meski begitu, Menteri Kesehatan Thailand Anutin Charnvirakul memperingatkan bahwa penggunaan ganja untuk rekreasi masih dilarang. Dia mencontohkan misalnya ketika ada turis yang datang karena ingin mendapatkan perawatan medis terkait ganja, itu tidak masalah. Namun yang tidak boleh adalah ketika warga negara asing sengaja datang ke Thailand hanya untuk memakai ganja secara legal.
"Jika (turis) datang untuk perawatan medis atau datang untuk produk yang berhubungan dengan kesehatan maka itu tidak menjadi masalah," kata Anutin kepada CNN. "Tetapi jika Anda berpikir bahwa Anda ingin datang ke Thailand hanya karena Anda mendengar bahwa ganja atau mariyuana itu legal (atau) datang ke Thailand untuk merokok secara bebas, itu salah."
No comments:
Post a Comment