Kemenkes Mengungkapkan Bahwa Mayoritas Pasien COVID-19 Subvarian Omicron Yakni BA.4 Dan BA.5 Itu Melakukan Isoman Di Rumah. Sementara Untuk Masa Isomannya Sendiri Dilakukan Selama 10 Hari.
NEGARATOTO - Kasus COVID-19 di Indonesia belakangan ini kembali mengalami tren kenaikan. Salah satu penyebab tren kenaikan tersebut adalah masuknya subvarian Omicron yakni BA.4 dan BA.5 yang kini diketahui juga telah menyebar ke sejumlah wilayah Indonesia.
Dua subvarian tersebut juga dinilai lebih menular dibanding dengan varian lainnya. Meski demikian, dua subvarian ini disebut memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan infeksi varian Delta.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membeberkan bahwa mayoritas pasien yang terpapar mutasi COVID-19 varian Omicron itu menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril.
Syahril mengatakan berdasarkan data yang dimiliki oleh Kemenkes, terlihat dari 143 kasus BA.4 dan BA.5 yang dilaporkan, hanya sekitar 2 pasien Ba.5 yang menjalani rawat inap di rumah sakit. Akan tetapi data ini juga masih bersifat sementara lantaran masih ada puluhan kasus yang masih diverifikasi.
Sementara dari ratusan pasien tersebut, Syahril mengungkapkan bahwa 73 orang berjenis kelamin laki-laki dan 70 orang perempuan. Kemudian dari 143 pasien tersebut juga dapat diidentifikasi status vaksinasinya.
Adapun rinciannya adalah lima orang belum menerima vaksin COVID-19 lantaran masuk kategori anak-anak, lalu tiga orang baru menerima satu dosis vaksin, serta sembilan orang di antaranya menerima vaksin primer lengkap atau dua dosis.
Selanjutnya, ada 35 orang yang sudah menerima vaksin booster atau dosis ketiga, dan satu orang yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) telah menerima vaksin COVID-19 empat dosis. Sedangkan untuk status vaksinasi 90 pasien lainnya masih dalam tahap verifikasi.
Lebih lanjut, berdasarkan data Kemenkes dari Syahril, diketahui dari 123 kasus BA.5 yang dilaporkan, 28 persen atau sekitar 34 orang di antaranya bergejala, lima pasien tidak bergejala, serta sisinya masih dalam tahap identifikasi. Sedangkan pada 20 kasus BA.4 yang dilaporkan, empat orang di antaranya tidak bergejala, lima pasien bergejala, dan sisanya masih dalam tahap identifikasi.


No comments:
Post a Comment