Thursday, March 17, 2022

Rusia Balas Dendam! Sita Pesawat Jet Milik Leasing AS dan Eropa

Negaratoto - Rusia mulai melakukan penyitaan terhadap ratusan jet pribadi komersial yang dimiliki perusahaan leasing Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Hal ini merupakan respon atas sanksi yang mereka dapatkan beberapa waktu terakhir karena serangan ke Ukraina.

Dikutip dari CNN disebutkan Presiden Rusia Vladimir Putin telah meneken peraturan terkait penanganan sanksi-sanksi tersebut.

Dalam aturan ini pemerintah akan menahan pesawat yang disewa dari pihak asing yang tetap beroperasi di rute dalam negeri.

Selain itu pemerintah juga mempersulit perusahaan-perusahaan asing itu untuk mendapatkan kembali pesawat mereka.

Sebelumnya AS dan Eropa mengenakan sanksi kepada Rusia dengan mengambil alih semua pesawat yang disewakan ke maskapai Rusia pada akhir bulan ini.

Produsen pesawat seperti Airbus dan Boeing telah memutus akses pasokan suku cadang untuk maskapai Rusia. Saat ini Rusia mengoperasikan 305 pesawat jet Airbus dan 332 jet Boeing.


Selain itu Rusia juga memiliki 83 jet rute domestik pabrikan Bombardier, Embraer dan ATR. Sekarang hanya ada 144 pesawat buatan dalam negeri.

Namun dalam aturan ini tak bisa dipastikan bagaimana perusahaan leasing ini bisa mengambil alih pesawat-pesawat mereka selama masih berada di wilayah Rusia. Apalagi dengan adanya larangan penerbangan pesawat asal Rusia ke negara lain.

Perusahaan leasing ini belum memberikan tanggapan terkait sanksi balasan yang diberikan Rusia terkait penyitaan pesawat. Direktur Pelaksana AeroDynamic Advisory Richard Aboulafia mengungkapkan jika hal ini akan menjadi masalah baru, karena pesawat-pesawat itu akan kehilangan sertifikasi kelaikan udara mereka.

Rusia merupakan negara dengan daratan terbesar di dunia. Bahkan total luas wilayahnya dua kali ukuran benua Amerika.

Dibutuhkan industri penerbangan yang layak untuk menjaga gerak roda perekonomian. "Industri penerbangan merupakan bagian penting dari ekonomi Rusia. Meskipun orang Rusia tak sebanyak orang AS," kata Wakil Direktur GeoEconomics Center di Atlantic Council Charles Lichfield.

Bagi RUsia sektor penerbangan merupakan denyut nadi untuk bisnis negara tersebut. Hal ini juga berpengaruh pada perkembangan ekonomi domestik, sektor energi, sampai pengerjaan ladang minyak yang jaraknya cukup jauh.

No comments:

Post a Comment