Breaking

Showing posts with label The Fed. Show all posts
Showing posts with label The Fed. Show all posts

Friday, May 27, 2022

Friday, May 27, 2022

Deg-degan! The Fed Beri Sinyal Naikkan Suku Bunga Lagi


Negaratoto - Bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve bakal melanjutkan pengetatan kebijakan moneternya. Kenaikan suku bunga nampaknya akan terjadi lagi.

Sebelumnya, The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar setengah poin persentase awal bulan ini. Kenaikan itu menjadi yang terbesar dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Dalam notulen rapat bank sentral pada hari Rabu, nampaknya bakal ada kenaikan suku bunga lagi dengan peningkatan sekitar seperempat poin persentase.

"Sebagian besar peserta menilai bahwa kenaikan 50 basis poin dalam kisaran target kemungkinan akan sesuai pada beberapa pertemuan berikutnya," menurut risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal awal Mei ini, dilansir dari CNN, Kamis (26/5/2022).

Pelaku pasar sudah memprediksi hal itu. Bagaimanapun, The Fed sedang mencoba untuk memerangi tingkat inflasi tertinggi dalam 40 tahun.


"Kita akan mengalami dua kali kenaikan 50 basis poin berturut-turut selama beberapa pertemuan berikutnya. Jika kurang, pasar akan berpikir The Fed tidak menganggap serius situasi ekonomi dan inflasi yang tinggi. Jika lebih, pasar akan berpikir itu lebih buruk dari yang kita duga," kata David Rubenstein, salah satu pendiri dan salah satu ketua Carlyle Group.

Naiknya suku bunga The Fed akan memberi goncangan kepada ekonomi dunia. Dengan naiknya suku bunga acuan AS maka akan membuat dolar AS menguat. Nah penguatan dolar AS ini akan membuat barang-barang komoditas yang melawan dolar menjadi mahal. Jika indeks dolar terus meningkat maka pasar akan khawatir adanya resesi.

Pasar keuangan sendiri telah menyaksikan beberapa turbulensi sejak pertemuan Fed pada awal bulan ini. Di sisi lain, data ekonomi, termasuk sentimen konsumen lebih lemah dari yang diharapkan.

Pertemuan The Fed untuk penetapan kebijakan berikutnya dijadwalkan pada pertengahan Juni, akhir Juli, dan akhir September. Ketua Fed Jerome Powell telah berulang kali menekankan bila pihaknya akan memperketat kebijakan moneter.

Selain itu, bank sentral berusaha mendinginkan ekonomi tanpa mendorongnya ke dalam resesi. Itu biasanya disebut sebagai pendaratan yang mulus.

Setelah produk domestik bruto AS, ukuran terluas dari aktivitas ekonomi, menurun pada kuartal pertama tahun ini, para ekonom mulai khawatir bahwa negara tersebut mungkin sudah berada dalam resesi.

Pejabat Fed malah mengaitkan penurunan kuartal pertama dengan kategori tertentu yang cenderung bergejolak dan kemungkinan akan diimbangi oleh kekuatan permintaan, pasar tenaga kerja, dan produksi industri.

Thursday, May 5, 2022

Thursday, May 05, 2022

The Fed Naikkan Suku Bunga 0,5%, Tertinggi Dalam 22 Tahun


Negaratoto - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,5%. Keputusan tersebut merupakan yang tetginggi dalam 22 tahun.

The Fed juga menargetkan suku bunga dana federal berada di kisaran 0,75% hingga 1%.

Dikutip dari Reuters, Kamis (5/5/2022) Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell mengatakan, pembuat kebijakan siap menyetujui kenaikan suku bunga 0,5% pada pertemuan Juni dan Juli.


Kebijakan Powell mencerminkan, inflasi yang tinggi membutuhkan respons The Fed yang kuat. Hal itu untuk menghindari ekonomi ke dalam resesi.

Dia menjelaskan, kenaikan suku bunga tidak akan menyenangkan. Sebab, memaksa orang untuk membayar lebih banyak untuk hipotek rumah, pinjaman mobil, dan mungkin mengurangi nilai aset.

Selain itu, The Fed juga menyatakan akan mengurangi simpanan aset sekitar US$ 9 triliun mulai bulan depan. Langkah tersebut sebagai upaya mengurangi dampak ekonomi karena pandemi Corona.

"Ini sangat tidak menyenangkan," kata Powell.

"Jika Anda adalah orang ekonomi normal, maka Anda mungkin tidak memiliki ... banyak ekstra ... untuk dibelanjakan dan itu segera berdampak pada pengeluaran Anda untuk bahan makanan ... untuk bensin untuk energi dan hal-hal seperti itu," paparnya.