Breaking

Showing posts with label Kericuhan. Show all posts
Showing posts with label Kericuhan. Show all posts

Sunday, February 26, 2023

Sunday, February 26, 2023

Kerusuhan Wamena, Korban Meninggal Dunia jadi 12 Orang

 

NEGARATOTO Jumlah korban meninggal dunia pasca kerusuhan di Wamena, Papua bertambah satu orang menjadi 12 orang. Kerusuhan buntut isu penculikan anak.

"Terkait dengan kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia, total sebanyak dua orang korban dari masyarakat sudah diterbangkan ke Jayapura menuju Medan. Dan 10 warga asli Sinakma juga telah di makamkan hari ini di TPU Sinakma," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, dalam siaran pers, Minggu (26/2).

Warga yang sebelumnya mengungsi pascakerusuhan juga sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun masih ada juga warga yang masih mengungsi di rumah saudara dan juga di Polres maupun Kodim.

Saat ini Polres Jayawijaya sedang mendalami peran ke 13 orang sudah ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, korban meninggal dunia akibat kerusuhan di Sinakma, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan bertambah menjadi 10 orang. Kerusuhan yang terjadi pada Kamis (23/2) kemarin itu dipicu isu penculikan anak.

"Korban meninggal dunia 10 orang. Dua merupakan warga masyarakat yang menjadi korban massa anarkis, massa perusuh," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo saat dihubungi, Jumat (24/2).

Sunday, January 29, 2023

Sunday, January 29, 2023

Kronologi Kericuhan hingga Perusakan di Kantor Arema

 

NEGARATOTO Aksi demonstrasi di depan Kandang Singa atau Kantor Arema FC Malang berakhir ricuh. Aksi massa diwarnai ketegangan, sebelum kemudian terjadi pengerusakan Kantor di Jalan Mayjend Panjaitan 42 Kota Malang.

Lemparan bebatuan oleh massa membuat Official Store Arema porak-poranda. Ruang bangunan etalase itu pecah dengan kaca berserakan, begitu pun merchandise yang dipajang di dalamnya.

Aksi massa mendatangi Kantor Arema FC sekitar pukul 11.30 WIB. Massa dengan dresscode hitam awalnya berkumpul di Taman Makam Pahlawan, Jalan Veteran Kota Malang.

Mereka long march dengan membentangkan aneka spanduk dan poster menuju kantor Arema FC, yang berjarak sekitar 1 Km. Ratusan massa tersebut berjalan memenuhi jalan sambil menyanyi-nyanyi dan beberapa di antaranya menyalakan flare.

Massa langsung memasuki pelataran Kantor Arema FC dan beberapa sempat berorasi menyampaikan tuntutan. Namun tidak berselang lama beberapa orang terlibat aksi perang mulut, saling pukul dan dorong di barisan depan.

Menyusul terjadi lemparan bertubi-tubi ke arah toko merchandise tersebut. Dari arah massa aksi melemparkan kayu dan bebatuan hingga terjadi beberapa kali.

Beberapa massa Aremania terlibat aksi bentrok dengan sesama Aremania dan petugas keamanan penjaga kantor Arema FC. Massa juga sempat membakar beberapa material dari sekitar lokasi ke tengah Jalan Mayjen Panjaitan depan Kantor Arema FC.

Akibat kejadian tersebut beberapa bagian Kantor Arema FC rusak, termasuk di antaranya kaca pos satpam. Sementara hampir keseluruhan kaca toko Arema FC rusak.

Barang-barang di dalamnya tampak berserakan, kendati masih berada di tempatnya.

Selain itu tiga orang dari petugas keamanan kantor dan beberapa Aremania yang berjaga di kantor Arema FC terluka. Mereka mengalami luka setelah dikeroyok oleh beberapa suporter yang melakukan aksi massa tersebut.

Petugas kepolisian dari Polresta Malang Kota berjaga dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa tokoh Aremania juga masih berjaga di Kantor Arema FC mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto dan Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Bayu Febrianto Prayoga juga langsung menuju lokasi memimpin langsung pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).