Adapun KM Ladang Pertiwi Itu Dilaporkan Tenggelam Pada Kamis (26/5), Namun Tim Basarnas Baru Mengetahuinya Pada Sabtu (28/5) Lalu. Kini Tengah Dilakukan Proses Evakuasi Korban, Termasuk Nahkoda.
NEGARATOTO - Pada Kamis (26/5) sekitar pukul 03.30 WITA, sebuah kapal motor (KM) dilaporkan tenggelam di Selat Makassar. Akan tetapi informasi mengenai tenggelamnya KM Ladang Pertiwi itu baru diketahui Basarnas Makassar pada Sabtu (28/5) pagi.
Dalam kapal tersebut, diketahui membawa 43 orang penumpang pada saat kejadian. Adapun kejadian tersebut diduga karena bahan bakar habis di tengah perjalanan.
Kini, nahkoda KM Ladang Pertiwi 02, Suparman (49) yang sebelumnya dilaporkan hilang, kini telah ditemukan selamat oleh tim pencari. "Suparman sudah ditemukan sesuai daftar," ujar Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Komang Suartana dalam keterangannya, Senin (30/5).
Komang mengatakan bahwa Suparman dievakuasi menuju Kota Baru bersama tiga orang lainnya yang juga telah ditemukan. Saat ini, Tim SAR tengah fokus untuk melakukan penyelamatan korban dalam insiden kecelakaan kapal tenggelam itu. Sebab, sejauh ini puluhan orang telah ditemukan dalam keadaan selamat.
"Untuk sementara, kami fokus dalam penyelamatan korban dan melakukan pencarian korban yang belum diketemukan serta berkoordinasi dengan instansi terkait," beber Komang.
Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Penerangan Angkatan Laut, korban yang ditemukan selamat sudah berjumlah 21 orang. Pihak mengatakan bahwa jumlah penumpang sebanyak 42 orang, sehingga masih ada 21 orang yang belum ditemukan.
"Unsur-unsur yang dikerahkan TNI AL dalam mendukung pencarian korban yaitu KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Malahayati - 362, KRI Mandau - 621. KRI Pulau Rupat - 712, dan KAL Suluh Pari II - 6 - 60, serta Pesud Cassa U-6207," ujar Dispen TNI AL dalam keterangan resmi, Minggu (29/5).
Selain itu, pihak TNI AL diketahui juga mengerahkan dua kapal berjenis KRI MDU-621 dan KRI PRP-712 untuk melaksanakan proses bekal ulang sebelum menempati lokasi pencarian (SAR). Kemudian juga terdapat pesawat udara U-6207 yang melakukan patroli untuk mendukung pencarian korban.
Menurut TNI AL, terdapat beberapa tanda di lokasi kejadian yang diduga berasal dari kapal tenggelam itu. "Beberapa tanda-tanda yang dapat ditemukan saat ini di lokasi kejadian adanya serpihan dan tumpahan minyak," beber TNI.


No comments:
Post a Comment