NEGARATOTO - Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto angkat
bicara soal temuan 1 juta kg minyak goreng oleh Satgas Pangan Sumut. Dia
meminta agar penimbun minyak goreng ditindak tegas.
"Dengan langkanya minyak goreng, telah
membuat masyarakat resah. Khususnya para emak- emak dan pelaku UMKM, dan hal
ini berpotensi tidak baik ke depannya," sebut Hendro kepada wartawan,
Sabtu (19/2/2022).
Hendro mengatakan pihaknya mendapat informasi dari
masyarakat bahwa saat ini harga minyak goreng yang beredar cenderung dipatok di
atas harga yang telah ditentukan dan barangnya kosong. Hal tersebut tentunya
sangat memberatkan masyarakat.
Menurut Hendro, kelangkaan ini merupakan fenomena
yang tak wajar. Dia menyarankan agar pengungkapan itu dibongkar dengan tegaa
dan lugas.
"Jadi cara untuk membongkarnya harus dengan
cara tegas dan lugas, sehingga bisa membuat pelaku yang diduga menimbun minyak
goreng bisa diberikan efek jera dan harganya bisa stabil kembali," ujar
Hendro.
Hendro meminta pihak kepolisian terus mengusut
hingga tuntas masalah ini. Dia meminta pihak-pihak yang diduga terlibat
menimbun minyak goreng juga ditindak.
"Kita minta pihak kepolisian untuk mengusut
tuntas jika ada pihak-pihak yang dengan sengaja menimbun minyak goreng di
wilayah Sumut ini. Kita minta pada KPPU untuk mengusut temuan Satgas Pangan
Sumut, apakah bisa digolongkan dalam dugaan praktek penimbunan minyak
goreng," sebut Hendro.
Hendro berpesan saat ini masih Pandemi COVID-19
dan janganlah ada pihak-pihak yang dengan sengaja berbuat hal yang tak baik,
kasihan masyarakat, kasihan pelaku UMKM. Hendro menilai hal ini bisa berpotensi
menimbulkn inflasi akibat minyak goreng hilang di pasaran.
Satgas Pangan Provinsi Sumut sebelumnya menemukan
adanya tumpukan minyak goreng yang tidak diedarkan dan disimpan di dalam gudang
di wilayah Deli Serdang. Jumlah tumpukan minyak goreng dalam kemasan itu
berkisar 1,1 juta kg.
"Hari ini kita melihat faktanya didapat stok
minyak goreng yang siap dipasarkan sekitar 1,1 juta kilogram minyak goreng
bertumpuk di gudang," kata Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumut Naslindo
Sirait, Jumat (18/2).
Bareskrim Turun Tangan
Dittipideksus Bareskrim Polri mendalami temuan 1
juta kg minyak goreng yang ditimbun di sebuah gudang di Deli Serdang, Sumatera
Utara. Tim dari Bareskrim akan berangkat ke Sumut untuk melakukan pendalaman
hari ini.
"Besok tim dari Dittipideksus Bareskrim akan
mendalami ke Sumut," ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu
Hermawan saat dimintai konfirmasi, Jumat (18/2).
Terpisah, Kasatgas Pangan Polri Irjen Helmy Santika
menjelaskan Subsatgas Gakkum sedang melakukan pendalaman terkait temuan
tersebut. Helmy menjelaskan semua kemungkinan akan didalami oleh Satgas Pangan
Polri.
"Sedang dilakukan pendalaman oleh Subsatgas
Gakkum tentang hal tersebut untuk diketahui lebih mendalam. Semua akan didalami
lebih lanjut," ucap Helmy.


No comments:
Post a Comment